Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN DAN PEMBUANGAN BAHAN

INFEKSIUS DAN BERBAHAYA DI UNIT


RADIOLOGI
No. Dokumen Halaman
No. Revisi
014/TKRSL-RAD/SPO/RSIA-
0 1/2
ZNB/V/2015

Ditetapkan oleh
Tanggal terbit: Direktur,
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL 02 Juni 2015 dr. Nuniek Luthy Naftali, CIMI
NIK: 2013001544

Tata cara penanganan dan pembuangan bahan infeksius dan


PENGERTIAN
berbahaya unit radiologi.
Bahan infeksius dan berbahaya dapat dikelola dengan baik dan
TUJUAN
benar.
Rumah Sakit Ibu Anak Zainab Mengatur penanganan dan
pembuangan bahan kimia B3 bahan berbahaya dan bahan infeksius
KEBIJAKAN dibuang kedalam kloset

(PER-DIR) 128/RSIA-ZNB/PER-DIR/III/2015
PROSEDUR 1. petugas mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim
2. Radiografer / Petugas mengganti cairan pencuci film kurang
lebih setiap 2 x dalam sebulan atau tergantung dari
pencapaian jumlah film tertentu yang sudah digunakan.
3. Cairan yang telah lemah diganti dengan racikan cairan yang
baru yang telah tersedia di dalam jeringan penyimpanan.
4. Cairan yang telah lemah itu di masukkan kedalam jeringan
penampungan lalu diserahkan kepada bagian sanitasi dan
dibuang kedalam kloset
5. petugas mengucapkan Alhamdulillahirabbilaalamin.

Bagan alur

Mulai dengan mengucapkan


Bismillahirrahmanirrahim

Radiografer mengganti cairan


pencuci film
Radiografer mengganti cairan lemah
dengan cairan yang baru pembangkit film
(Developer) dan cairan penetap film
(fixer).

Cairan yang telah lemah kemudian


ditampung di jerigen.

Cairan / limbah tersebut diserahkan


dan dikelola oleh bagian sanitasi
dan dibuang kedalam kloset.

Selesai petugas mengucapkan


Alhamdulillahirrabilalamin

UNIT TERKAIT Radiologi, Sanitasi

Tindakan Nama Jabatan Tandatangan Tanggal

YULIA
Disiapkan Penanggung 15 Mei 2015
LAHOPYTA.Md Rad
Jawab Radiologi
Dr. DIAN
Diperiksa Menejer TKRSL 20 Mei 2015
LARASSATI

dr. NUNIEK LUTHY


Disetujui Direktur 02 Juni 2015
NAFTALI, CIMI