Anda di halaman 1dari 2

Status

Dokumen Induk Salinan No.Distribusi

SOP/PROTAP
Hiperemi Pulpa

No Dokumen No Revisi Halaman


PDTP-Gunung
Kencan GIGI-0

UPT Puskesmas
DTP Gunung
Kencana
Kepala UPT Puskesmas
PROTAP Tanggal Terbit DTP Gunung Kencana
POLI GIGI Februari 2017

H,NURHASAN, SKM
NIP. 196209021985011002

Pengertian 1. Kerusakan (berlubang/karies) sudah mengenai lapisan dentin


gigi dan bias atau tidak menimbulkan keluhan
2. Sebagai tatalaksanakasus Hiperemi pulpa

Tujuan Sebagai acuan kerja untuk mendapatkan diagnosis yang tepat pada
kasus iritasio pulpa

Kebijakan Dilakukan oleh dokter gigi dan perawat gigi terlatih dalam
menangani kasus Hiperemi pulpa

Referensi 1. Standar Pelayana Medis Kedokteran Gigi


2. Adyamaka Andreas 1998 tata kerja pelayananasuhan
kesehatan gigi dan mulut depkes RI
3. Adyamaka Andreas 1992 Standar pelayanan professional
kedokteran gigi
Prosedur 1. Persiapan alat dan bahan
1.1. Kaca mulut
1.2. Sonde
1.3. Excavator
1.4. Pinset
1.5. Neerbeken
1.6. Chlor Ethil
1.7. bur
2. Menyapa pasien dengan ramah
3. Anamnesa
3.1. Menanyakan dan mencatat identitas pasien
3.2 Menayakan Keluhan utama
3.1.1. Lokasi gigi yang sakit
3.1.2. Mulai kapan dirasakan
3.1.3. Sakitnya sering/tidak
3.1.4. Sekarang sakit/tidak
3.1.5. Untuk mengunyah makanan sakit/tidak
3.1.6. Bila sakit sudah minum obat/belum
3.1.7. Bagaimana riwayat gigi tersebut , pernah
ditambal/tidak
3.1.8. Apakah gigi tersebut goyang/tidak

4. Pemeriksaan klinis
EO : Memeriksa ada pembengkakan/tidak
IO : 1. Kavitas pada gigi kedalaman dentin atau dentin
dengan
sondase (+/-), CE (+), Perkusi (-), palpasi (-)
2 Gigi karies sampai dentin
5. Diagnosa
Hiperemi Pulpa
6. Terapi
6.1. Bersihkan kavitas dan lakukan pembuangan jaringan
karies
6.2. Bila sudah dalam (ditumpat tergantung kedalamannya:
direct/indirect pulp capping),kemudian diberi semen dan
tumpatan tetap
6.3. Tumpatan amalgam, glass ionomer
7. Memberikan Penyuluhan
7.1. Untuk membersihkan gigi secara teratur dan benar
7.2. Control kembali bila ada keluhan

Unit Terkait -