Anda di halaman 1dari 4

Metode Perakitan

Mulai

Persiapan Alat dan Bahan serta


Perlengkapan K3

Perakitan Rangka Jembatan

Finishing

Selesai

a) Persiapan Alat dan Bahan serta Perlengkapan K3


Sebelum melakukan perakitan Jembatan Baruna Jalapati ini maka perlu
dilakukan persiapan bahan-bahan yang digunakan yaitu, kayu balsa dengan dimensi
10mm x 10mm x 1000mm sejumlah 25 batang, lem perekat, tali untuk mengikat dan
memperkuat sambungan pada jembatan. Kemudian persiapan alat-alat yang yang akan
digunakan untuk perakitan dan juga perlengkapan K3 untuk menghindari kecelakan
pada saat pengerjaan jembatan.

b) Perakitan Rangka Jembatan


Setelah semua bahan dan peralatan telah siap maka selanjutnya adalah tahap
perakitan jembatan. Langka-langkah perakitan jembatan sebagai berikut :
1. Perakitan Rangka Utama dan Gelagar Melintang
Perakitan rangka utama dan gelagar melintang dilakukan seraca bersamaan, tim
saling membagi tugas dengan membagi tugas anggota tim menjadi 2 yaitu
perakitan rangka utama dan perakitan gelagar melintang. Hal ini dilakukan agar
waktu pengerjaan efisien. Untuk gelagar manjang dimensi kayu balsa yang
digunakan adalah 10mm x 20mm dangkan rangka utama dan gelagar melintang
10mm x 10mm.

2. Pemasangan Rangka
Selanjutnya adalah pemasangan rangka utama dengan gelagar bawah yang tadi
telah dibuat. Pemasangan menggunakan lem perekan dan juga tali.
3. Pemasangan Bresing Atas
Setelah menggabungkan rangka utama dengan gelagar bawah maka selanjutnya
adalah pemasangan bresing atas. Bresing atas nerdimensi 10mm x 110mm.

4. Pemasangan Deck Jembatan


Untuk deck terbuat dari bahan karton yang memiliki ketebalan 2mm sesuai
dengan ketentuan yang ada pada buk panduan Bridge Design Competition PNJ
2017 dengan dimensi 1000mm x 110mm.

5. Finishing
Pada tahap finishing dilakukan pengecatan pada jembatan rangka dan pengecekan
kesulurah rangka jembatan.

Beri Nilai