Anda di halaman 1dari 6

Fisiografi

Ciri khas permukaan bumi Amerika Tengah mencerminkan sejarah geologisnya yang rumit. Ciri
permukaan yang paling menonjol ialah Plato Tengah Mexico, suatu bongkah yang menjulang
dengan ketinggian 2.500 m di selatan (Peg. Mesa Central) untuk kemudian melandai ke utara
sampai ketinggian 1.225 m. Di bagian selatan plato terdapat gunung yang bersekat-sekat, terdiri
dari batuan kristalin, yang menjulang melebihi ketinggian 2.200 m. Poros kegitan vulkanis di
selatan Mexico ditampilkan oleh adanya sederet rangkaian gunung dengan punggung yang
berkontur sangat kasar, dan cekungan-cekungan yang berselang seling melintasi Guatemala, El
Salvador, dan Nicaragua. Ada dua susunan utama, yakni susunan utara, yang muncul di Mexico
selatan dan melajur ke arah timur melintasi Guatemala dan Honduras, untuk muncul lagi di
Cuba, Hispaniola, dan Puerto Rico; dan susunan selatan, yang melajur dari Nicaragua melintasi
Costa Rica dan Panama sampai Colombia barat, tempat bermula tulang punggungpegunungan
Amerika Selatan. Deretan Pegunungan Selatan ini dipisahkan oleh sebuah depresi celah di
Nicaragua yang berbentuk kawasan tanah rendah dan memiliki dua danau yang besar berair
tawar, yakni D, Managua dan D. Nicaragua.

Kepulauan luar, gugus Windward dan Leeward, terdiri dari dua lengkungan yang terbentuk pada
Kala Miosen sekitar 10 juta tahun yang lampau. Lengkung sebelah dalam, terdiri dari puncak-
puncak vulkanid, berlereng terjal dan dataran pesisir sempit, melajur dari Saba (Antila Belanda)
sampai Grenada (Antila Kecil). Lengkung kepulauan luar merupakan puncak deretan
pegunungan di dasar laut. Lengkung yang terdiri dari pulau-pulau datar dan kecil ini melajur dari
Kep. Virgin sampai Guadaloupe. Antila kecil memiliki sejumlah besar gunung berapi yang
kadang kala aktif. Salah satu yang terkenal ialah Montagne Pelee (1.397) di P. Martiinque yang
meletus pada tahun 1902. Gerakan tanah yang menyebabkan timbulnya pulau-pulau ini juga
menghasilkan palung raksasa di dasar laut, yakni Palung Cayman, yang membentang antara
Cuba dan Semenanjung Yucatan.

Iklim

Karena bentang lintang georafisnya yang besar dan adanya dua kawasan laut yang besar
(Samudra Pasifik dan L. Karibia) dan relief yang variasinya sangat besar, Amerika Tengah
memiliki bentang iklim yang besar pula. Sebagian besar kawasan ini terletak pada garis balik
utara sehingga tidak ada pola yang berbeda secara khusus di antara musim panas dan musim
dingin. Beda antara bulan yang paling panas dan yang paling sejuk hanyas sekitar 80C.
Variasi ketinggian letak sangat mempengaruhi iklim seluruh kawasan ini. Ada gradasi menonjol
pada zona suhu yang berkaitan dengan ketinggian, khususnya pada tebing-tebing terjal yang
membatasi Plato Tengah Mexico dengan kawasan pegunungan Amerika Tengah. Tiga zona suhu
ialah: tierra calienta (di bawah 750 m), tierra templada (antara 750-1.800m), dan tierra helada
(kawasan beku) yang hanya terdapat pada gunung yang sangat tinggi. Sedangkan Kepulauan
Karibia hanya terpengaruh oleh iklim yang yang bedanya tidak seberapa besar.

Kebanyakan kawasan ini menerima pengaruh faktor maritim. Baik kawasan Pasifik di Barat
maupun kawasan Karibia mendapat pengaruh arus hangat samudera (Arus Balik Ekuator Pasifik
dan Arus Balik Ekuatorial Atlantik Utara), dan massa udara tropis muncul di atas perairan ini
untuk memindahkan udara panas ke pulau-pulau dan pantai Amerika Tengah.

Pada umumnya, semakin mendekati khatulistiwa curah hujan semakin meningkat. Angin pasat
timurlaut, bertiup melintasi kawasan karibia sambil membawa hujan.

Kendati terdapat interaksi yang rumit dari semua faktor pengaruh iklim ini, secara kasar dapat
dibedakan empat macam kawasan iklim, yakni pantai Karibia Amerika Tengah dan
kepulauannya; plato tinggi Mexico tengah; gurun di utara; dan kawasan Pasifik di sebelah barat
negara-negara kawasan tengah.

Vegetasi

Bentang iklim dicerminkan dalam vegetasi Amerika Tengah yang bervariasi, disertai kontras
yang mencolok antara vegetasi yang tumbuh di barat dan yang tumbuh di timur. Karibia, mulai
dari Mexico selatan sampai Panama, memiliki hutan hujan tropis dengan pepohonan yang hijau
sepanjang tahun serta berdaun lebar. Kadang-kadang di selingi dengan kawasan terbuka yang
ditumbuhi rumput, dan hutan pinus tropis, misalnya di sepanjang pesisir pantai Nicaragua dan
Honduras di sebelah L. Karibia.

Di pantai pasifik, adanya musim kemarau menyebabkan tumbuhnya hutan tropis luruh-daun, dan
di kawasan yang beriklim kering, mulai dari Guatemala sampai Panama, tumbuh vegetasi
campuran antara hutan dengan pohon luruh-daun dengan semak berduri dan tanah berumput.
Penduduk

Jauh sebelum Columbus tiba, kawasan Amerika Tengah telah mempunyai peradapan yang tinggi.
Peradapan pertama ialah peradapan Olmec (sekitar 1000 SM-1100 SM) yang berkembang di
sepanjang pesisir Teluk Mexico, dengan peninggalan berupa batu giok berukir. Lebih canggih
lagi ialah peradaban Teotihuacan (sekitar 200 SM-700 SM) dengan peninggalan piramide,
topeng batu, dan lukisan dinding. Selain itu bangsa Maya telah mencapai puncak tertinggi
peradapannya sekitar tahun 300 SM dan 900 M. Bangsa ini berpusat di wilayah yang kini dikenal
dengan sebagai Guatemala, Yucatan, dan kawasan di dekatnya. Lalu muncul bangsa Toltek yang
gemar perang, dan selama pertengahan abad ke 13 muncul bangsa Aztek yang imperiumnya
dimusnahkan oleh penakluk Hernando Cortez.

Penaklukan Spanyol dan penjajahan kolonial di Amerika Tengah membawa akibat yang
mendalam, baik pada bangsa, agama, maupun pada pola budaya. Selam 300 tahun pengaruh
Spanyol, muncul suatu perbauran antara cara dan pandangan hidup Indian pribumi dan Spanyol.
Di kawasan Mexico, Panama dan Costa Rica, kebudyaan Spanyol bersifat dominan dan
mengubah pola kehidupan sebelumnya. Di kawasan terasing, seperti Tanah Tinggi Guatemala
dan Honduras, suku Indian masih tetap asli karena tidak berbaut dengan para penakluk Spanyol.
Di bagian pulau, dampak pengaruh Spanyol terhadap bangsa Indian Arawak dan Carib berakibat
fatal. Penyakit dan kerja paksa telah mengambil korban jiwa yang besar di antara mereka.

Dengan membanjirnya para pendatang Spanyol, bersama para paderi Katolik Roma, agama
Katolik menjadi agama mayoritas di seluruh Amerika Tengah.

Namun bukan hanya orang Spanyol yang datang, sebab menyusun pula orang Inggris, Prancis,
dan Belanda yang juga mendirikan jajahan di Hindia Barat, dan Inggrispun menginjakkan
kakinya di Amerika Tengah, yakni British Honduras yang kini disebut Belize. Kini bahasa
Spanyol merupakan bahasa utama di sebagian wilayah utama Amerika Tengah, Cuba, Puerto
Rico, dan Republik Dominika; bahasa Inggris banyak di pergunakan di Belize dan kepulauan
yang semula merupakan wilayah Hindia Barat Inggris; bahasa Prancis banyak dipergunakan di
Haiti, Martinique dan Guadeloupe; dan bahasa Belanda merupakan bahasa resmi di Antilla
Belanda.

Evolusi Politik
Orang mengenal Amerika Tengah sebagai kawasan kemelut politik. Suatu ciri yang menonjol
pada sejarah Amerika Tengah ialah, bahwa kendati bahasa dan kebudayaan Spanyol tersebar
luas, kenyataan itu tidak mendatangkan kesatuan ketatanegaraan, akan tetapi kelahiran sejumlah
negara kecil. Pada permulaan abad ke 17 terdapat dua pembagian ketatanegeraan: kerajaan
Spanyol baru yang meliputi wilayah Mexico sampai Costa Rica; dan Panama yang tercakup
dalam Kerajaan Peru. Masing-masing kerajaan ini dikepalai oleh seorang raja muda yang
mewakili raja Spanyol. Kecuali Mexico, propinsi-propinsi Spanyol Baru terdiri dari (negara-
negara bagian) Mexico sekarang ini. Karena daerah-daerah jajahan ini tersekat satu dengan yang
lain, maka timbullah kecenderungan masing-masing wilayah jajahan untuk mengembangkan
kepentingan politik, ekonomi, dan kebudayaan masing-masing. Dengan demikian, maka lahirlah
sejumlah negara kecil, seperti Guatemala, Nicaragua, Costa Rica dan Honduras.

Pemerintahan

Sistem pemerintahan negara-negara di Amerika Tengah sangat beragam, mulai dari kediktatoran
sanak-keluarga seperti pernah terjadi di Nicaragua serta Cuba di masa lampau dan belum lama di
Haiti, sampai pemerintah komunis Cuba dan Nicaragua yang revolusioner, dan bentuk yang
cenderung demokratis seperti Mexico, Costa Rica dan sejumlah negara lainnya. Negara-negara
yang semula merupakan Hindia Barat Inggris memiliki konstitusi yang mencermikan sistem
demokrasi parlementer Inggris.

Setelah perang dunia II telah dilakukan usaha untuk menyatukan Jamaica, Trinidad dan Tobago,
dan gugus Kepulauan Windward dan Leeward, milik Inggris, ke dalam suatu Federasi Hindia
Barat.

Ada beberapa kawasan yang memiliki status khusus, yakni Puerto Rico, yang tergabung dalam
Persemakmuran Amerika Serikat, dan penduduknya pun menjadi warga negara Amerika Serikat.
Guadeloupe dan Martinique merupakan propinsi seberang lautan Perancis, dan Antilla Belanda
merupakan bagian dari kerajaan Belanda, sedangkan Belize merupakan koloni Inggris yang
otonom.

Ekonomi

Pertanian merupakan landasan perekonomian negeri-negeri di Amerika Tengah yang menyerap


lebih dari 66 persen angkatan kerja. Di sebagian besar kawasan Amerika Tengah, budidya
palawija merupakan penghasilan utam suku Indian. Di samping itu, tanaman komersial seperti
kopi, pisang dan kapas, merupaka 90 persen dari nilai ekspor namun hanya menempati 10 persen
dari seluruh wilayah pertanian.
Kopi terutama berpusat di Guatemala, Elsavador, dan Costa Rica, sedangkan gula merupakan
tanaman perkebunan tambahan di Kepulauan Karibia. Cuba adalah produsen gula terkemuka,
dan hasil produksinya diekspor ke Uni Soviet dan negara-negara Eropa Timur.

Kehutanan dan perikanan

Hutan-hutan di Amerika Tengah telah dieksploitasi selama 400 tahun dan kini banyak berkurang,
akan tetapi kayu keras seperti mahoni dan aras masih dapat ditemukan di Semenanjung Yucatan,
Guatemala utara, Belize, dan Nicaragua. Pohon-pohon pinus di dataran tinggi Amerika Tengah
dan di hutan Mexico tengah, Honduras utara serta Nicaragua telah dibabat sedemikian rupa
sehingga hampir punah.

Perikanan masih terkebelakang. Mexico memiliki industri perikanan terbesar dan sebagian besar
hasil tuna serta sardinnya diekspor ke Amerika Serikat, yang juga merupakan pasaran utam bagi
udang Mexico, Guatemala, El Savador dan Panama.

Bahan mineral dan Industri

Yang paling kaya bahan mineral ialah Mexico. Dikawasan ini terdapat perak, timbal, tembaga,
seng, batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Negara-negara kecil hanya memiliki sedikit deposit
mineral.

Perkembangan industri yang paling menonjol berlangsung di Mexico, yang mampu berkembang
berkat adanya energi minyak bumi dan gas alam. Negara-negara kecil di Amerika Tengah
kebanyakan masih bertaraf industri pabrik untuk menghasilkan tekstil dan pengolahan makanan
dan minuman. Puerto Rico mulai maju dalam industri ringan berkat bantuan dan teknologi
Amerika Serikat.

Pariwisata
Sektor ini sangat menunjang penghasilan kebanyakan negara-negara Amerika Tengah, tetapi
sangat rawan karena mudah terpengaruh resesi yang melanda Amerika Utara, sumber para
pelancong dan wisatawan.