Anda di halaman 1dari 5

NAMA: PURWANTO

NIM: 1404120757
KELAS: BDP-A
1. Jelaskan !

a. Pengertian Benih dalam definisi pengelolaan pembenihan ikan?


Benih merupakan organisme air (ikan) yang berukuran kecil yang sudah

mengalami perkembangan organ (menyerupai induknya) yang di hasilkan dari proses

pemijahan hingga proses pendederan.


b. Apa perbedaan utama fungsi balai benih swasta dan pemerintah?
o Perbedaan utama fungsi BBI swasta dan BBI pemerintah BBI swasta akan

mengutamakan profit.
o Sedangkan BBI pemerintah menggunakan standar operasional prosedur dan

menggunakan prinsip cara pembenihn ikan yang baik agar menghasilkan

produk benih dengan kualitas yang baik pula, serta BBI pemerintah juga

membuka pelatihan pembenihan kepada petani ikan dan menerima sebagai

tempat magang.
c. Bagaimana peranan balai benih ikan pengembangan akuakultur di indonesia?
o Menyediakan benih ikan sepanjang tahun dan kualitas benih yang semakin

meningkat, sehingga dengan demikian membuka peluang bagi masyarakat

untuk mengembangkan usaha untuk membudidayakan ikan.


o Dapat menyelamatkan ikan-ikan yang hampir punah dengan cara

membudidayakannya.
d. Jelaskan bagaimana mengukur sebuah pembenihan ikan efisien?
o Konversi makanan : Jumlah pakan yang diberikan sebanding dengan bobot ikan
o Jumlah benih per m3 : wadah pemeliharaan.
o Biaya minimum per ekor benih atau per kg benih
o Jumlah benih (kg, ekor) per orang tenaga kerja

2. Sebutkan-Rincikan !
a. Pertimbangan Umum pemilihan Lokasi Pembenihan ikan?
o Harus berlokasi dekat dengan sumber air : Sehingga kebutuhan air dalam hatchery

dapat terpenuhi, sumber air dapat berupa Air permukaan (Surface water) seperti

sungai, danau, laut. Air mata air (Spring water). Air tanah (Well water; air dangkal;

sumur bor). Air artesis (sumber air dalam > 100 m).
o Memerlukan mutu air yang sangat baik
o Memerlukan tenaga keahlian yang tinggi
o Memerlukan akses sepanjang tahun
o Dekat dengan sumber induk
NAMA: PURWANTO
NIM: 1404120757
KELAS: BDP-A
o Memerlukan perencanaan yang berjangka panjang
o Dekat dengan lokasi budidaya masyarakat
b. Pertimbangan Teknis dan sosial ekonomis pemilihan Lokasi Pembenihan ikan?
o Pertimbangan Teknis :
1. Sumber air merupakan parameter yang sangat menentukan keberhasilan

pembenihan ikan. Beberapa sumber air untuk hatchery:


1. Air permukaan (Surface water) seperti sungai, danau, laut.
2. Air mata air (Spring water).
3. Air tanah (Well water; air dangkal; sumur bor).
4. Air artesis (sumber air dalam > 100 m).
2. Mutu air harus memliliki kualitas yang baik dan harus selalu dijaga dan

diperhatikan seperti:
1. Salinitas, tergantung jenis yang akan di pemlihara (30-32 ppt).
2. Bahan terlarut (Suspended solid < 50 ppm).
3. Dissolved Organic Matter (DOM < 5 ppm).
4. Solid (benda terlarut), diperlukan penyaringan.
5. Total Organic Carbon (< 10 ppm).
6. Suhu air, tergantung jenis organisme airnya (26-320C)
7. pH ; 6,5-8,2.
8. Dan logam dalam kadar yang normal.
3. Karakteristik Lahan harus dilakukan peninjauan, pemilihan serta merancang

agar tempat hatchery yang akan dibangun dapat kokoh dan dapat bertahan

dalam waktu yang lama, seperti; topografi, tanah (soil), tekstur tanah, dan

indikator mutu kimia tanah.


4. Cuaca dan Iklim : rata-rata suhu bulanan, curah hujan bulanan, kelembapan,

evaporasi, intensitas cahaya, arah dan kecepatan arus, serta pasang-surut.


5. Daya jangkau : Terjangkau sepanjang tahun melalui jalan darat, berpengaruh

terhadap mobilisasi bahan dan alat yang digunakan oleh BBI, berpengaruh

terhadap pemasaran produk, dan sarana komunnikasi yang baik.


o Pertimbangan Sosial Ekonomis :
1. Tipe fasilitas
2. Pemasaran
3. Sumber dana-investasi
4. Keselamatan dan keamanan
5. Pertimbangan sosial
c. Pertimbangan Biologis dan legalitas pemilihan Lokasi Pembenihan ikan?
o Pertimbangan Biologis :
1. Pemiliha jenis > ketersediaan induk disekitar lokasi, jenis yang banyak

dipelihara oleh masyarakat, teknologi pembenihan tersedia, pertumbuhan

cepat, dan toleransi tinggi.


NAMA: PURWANTO
NIM: 1404120757
KELAS: BDP-A
2. Predator > Umumnya sumber air potensi sebagai habitat dari beberapa

predator ikan seperti; ular, berang-berang, biawak, burung dll.


o Pertimbangan legalitas :
1. Izin pendirian usaha
2. Tata ruang dan perencanaan daerah
3. Trittmen air/buangan limbah
4. Penggunaan zat kimia beracun
5. Studi AMDAL
d. Pertimbangan khusus pembenihan ikan air tawar?
o Sumber air
o Tingkat keamanan dari banjir
o Elevasi tanah
e. Pertimbangan khusus pembenihan ikan air laut?
o Pasang surut
o Sumber air
3. Jelaskan !
a. Perlunya Rencana Kapasitas atau ukuran Hatchery ditentukan
Sangat diperlukan bagi seorang pengusaha pembenih sebagai target produksi tahunan.

Dimana target ini akan membantu untuk merancang fasilitas hatchery yang diperlukan

dengan tepat. Target produksi tahunan sebuah hatchery diukur dengan jumlah benih

yang diproduksi per tahun. Berapa besar target produksi tahunan yang harus

diproduksi ditentukan oleh permintaan petani ikan dan permintaan pasar. Rencana

kapsitas hatchery merupakan persyaratan dasar sebelum melangkah encari lokasi yang

cocok, merancang hatchery dan rencana investasi.


b. Asumsi-asumsi yang dipakai dalam menghitung kapasitas atau ukuran sebuah

hatchery ikan MAS


1. Culling faktor (benih cacat)
2. SR benih
3. SR post-larva
4. Hatching Rate
5. Fertilization rate
6. Fekunditas
7. Spawning ratio

c. Acuan yang dipakai dalam menentukan volume air dan ukuran bak pematangan

induk, bak penetasan, bak pemeliharaan larva, bak pakan alami (fitoplankton)
Volume air (V) yang diperukan dalam jangka panjang pemelihraan induk dapat

dihitung berdasarkan poin-poin berikut :


NAMA: PURWANTO
NIM: 1404120757
KELAS: BDP-A
1. Total berat induk betina (fbw), yang tergantung pada kwantitas telor

(fekunditas).
2. Total berat induk jantan (mbw), tergantung pada sex ratio.
3. SR larva
4. Padat tebar D (kg/m3)
5. Pola produksi (gonochoric atau hermaphrodit).
6. Jumlah pemijahan per tahun S.
RUMUS : VA=[(fbwA)+mbwA):DA]+SA

d. Fasilitas dan peralatan dalam sebuah hatchery ikan :


1. Fasilitas Administrasi : Kantor, Bahan dan peralatan kantor, Sistem kearsipan.
2. Fasilitas Produksi
o Induk : kolam, bak, akuarium, keramba
o Inkubasi : wadah, bak, aquarium, tabung/jar, kolam
o Pemeliharaan larva : kolam, bak, happa, aquarium
o Pembesaran : kolam, keramba, bak, race way
o Pakan : 1. Pakan alami > bak, tabung, karboy, pupuk. 2. Pakan buatan.
3. Fasilitas Air : Pompa, pipa/ saluran air, filter
4. Fasilitas Oksigen dan Hawa : Meningkatkan kandungan oksigen dalam air. Ada 3

cara: pergantian air baru, aerasi, suntikan oksigen murni.


5. Fasilitas Energi : - Sumber energi: PLN, generator sendiri
- Sistem intalasi: kebutuhan energi
4. Sebutkan dan Jelaskan !
a. Sistem-sistem yang ada di sebuah hatchery :
A. Unit Pemeliharaan dan Pematangan Induk (Broodstock UNIT)
Fasilitas unit :
1. Fasilitas luar (outdoors) : pemeliharaan jangka panjang, perawatan

kesehatan induk, pemulihan dan domestikasi untuk ikan baru ditangkap di

alam.
2. Fasilitas dalam (indoors) : pemijahan, pematangan gonad dan

overwintering.
Volume air untuk unit pemeliharaan induk :
VA=[(fbwA)+mbwA):DA]+SA
Bak Pemijahan :
Berbentuk bulat atau segi empat bersudut bundar, terbuat dari beton,

FRP atau PVC (Fiber), kedalaman bervariasi.


B. Unit Pemeliharaan Pakan Alami :
Fasilitas pemeliharaan fitoplankton dan rotifera stok murni dan bag culture,

kultur massal rotifer, produksi artemia naupli, pengayaan dan labor.


C. Unit Pemeliharaan Larva :
NAMA: PURWANTO
NIM: 1404120757
KELAS: BDP-A
Pertimbangan bentuk dan ukuran bak larva : Efisiensi manajemen bak,

sirkulasi air, ekonomis, dan pencegahan resiko.


D. Unit Pendukung :
Stasion pompa air, ruang generator, workshop, ruang pakan, laboratorium,

area cleaning, kantor, dan perumahan.


b. Pentingnya sebuah Rencana Bisnis pembenihan ikan
o Banyak petani ikan sukar mendapat pendaaan.
o Pemodal mungkin kurang famiiar dengan bisnis akuakultur.
o Membantu membuat kesalahan dan memecahkan masalah sebelum terlambat.
o Meminimalisir resiko yang berhubungan dengan pasar, produksi dan pembiayaan.
c. Komponen-komponen sebuah rencana bisnis hatchery
1. Deskripsi lokasi dan sistem produksi.
2. Recana pemasaran.
3. Analisis finansial.
4. Biodata pemilik (pembenih).
4M
1. Material = lokasi, fasilitas, peralatan, sistem produksi
2. Market = pasar, harga, produksi
3. Money = modal, biaya, profit
4. Man = petani, pembenih, petani, pemodal.