Anda di halaman 1dari 4

Ada Apa dengan Sungai kita ?

Bumi yang kita tempati sekarang ini berbeda dengan bumi dua puluh
tahun yang lalu. Bumi kita yang dulu tampak hijau,indah dan bersih,kini
berubah menjadi bumi yang panas,banyak bencana alam,kotor,dan gersang. Itu
semua karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab karena telah merusak
bumi ini.

Akibat dari itu banyak bencana alam,salah satunya adalah banjir. Banyak
di kota-kota besar pada musim hujan terkena banjir seperti di Jakarta. Baru
hujan sebentar saja,sudah ada genangan air di jalan bahkan memasuki rumah
warga. Bahkan ada juga yang hingga mengungsi karena air yang menggenang
terlalu tinggi dan membahayakan bagi para warga yang tinggal di daerah
tersebut. Akibatnya sektor apa pun lumpuh karena banjir,termasuk sisi
pemerintahan.

Sebenarnya jika kia telusuri bersama,penyebab dari banjir tersebut adalah


berbagai macam,seperti :

1. Karena Hutan yang Gundul

Maraknya orang yang menginginkan membuat rumah,maka


hutan menjadi korbannya. Hutan-hutan digunduli guna membuka
lahan untuk membuat rumah,selain dari itu pohon-pohon ditebangi
untuk dijual dan tanpa ada penanaman kembali (reboisasi). Selain
pohon,hewan-hewan menjadi korban juga,hewan-hewan punah
karena habitat yang mereka tempati diambil oleh manusia yang
tidak bertanggung jawab. Dan jika hewan-hewan marah,maka
mereka akan memasuki pemukiman warga dan meminta
makanan,bahkan tinggal di sekitar perkampungan tersebut.
Misal,ada seekor harimau sumatra yang masuk ke perkampungan
warga dan memakan hewan ternak milik warga. Saat musim hujan
tiba,pohon-pohon yang biasanya menyimpan air untuk
pertumbuhannya,kini tidak ada,maka air langsung turun,dan dapat
membuat tanah menjadi longsor. Dari longsor tersebut dapat pula
menjadi banjir.

2. Pembuangan Sampah yang Sembarangan

Selain penebangan hutan,pembuangan sampah sembarangan


dapat juga menyebabkan banjir. Hampir semua penyebab banjir
disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
Sebenarnya pemerintah sudah menyediakan tempat sampah untuk
membuang sampah sehari-sehari,namun sebagian warga tetap
membuang sampah ke sungai. Warga tidak mengetahui akibat dari
membuang sampah di sungai,mereka merasakan saat datangnya
musim hujan dan pemukiman mereka terendam air. Sampah-
sampah yang mereka buang ke sungai,dapat menganggu jalannya
air,saat sampai di pintu air,maka sampah-sampah yang sebagian
non organik tersebut akan mengumpul jadi satu ditengah. Maka di
beberapa sungai di Jakarta,sudah disiapkan alat berat untuk
mengambil sampah-sampah yang menganggu jalannya air.
Sementara di Jogjakarta,masih ada sungai yang airnya masih bersih
dan digunakan sebagai tempat beternak ikan,namun dibeberapa
sungai juga tercemar sampah,bahkan sungai dipakai untuk tempat
membuang hajat manusia. Saat hujan maka sungai yang penuh
dengan sampah tidak sanggup menahan air yang begitu banyak,air
akan meluap dan memasuki jalan bahkan pemukiman warga.

3. Pembuangan limbah

Pembuangan limbah di sungai dapat menyebabkan banjir. Di


Jogjakarta salah satu sungai yang digunakan untuk membuang
limbah yaitu,Sungai Code,limbah tersebut berasal dari salah satu
rumah sakit di Jogjakarta. Limbah yang dibuang tersebut kadang
membuat aliran agak terganggu.
4. Bencana Alam lainnya

Di kota kelahiran kami,di Jogjakarta jarang terjadi banjir. Air


sungai kadang naik itu karena intensitas air hujan yang naik di
daerah hulu. Selain dari itu,karena kiriman material dari Gunung
Merapi. Saat terjadi bencana di Gunung Merapi,air sungai terlihat
naik hingga hampir meluap,sementara pada saat hari-hari biasa air
sungai normal. Ini membuktikan bahwa sungai tersebut
dipengaruhi oleh keadaan di sekitar Gunung Merapi.

Itu beberapa penyebab banjir,maka dari itu sebaiknya kita mencegah banjir
tersebut dengan :

A. Penggalakan penanaman kembali (reboisasi)

Cara ini berguna agar air diserap tumbuhan dan tidak menyebabkan
banjir. Dan jika saat musim kemarau,panas tidak terasa menyengat. Jika
akan menebang pohon,sebaiknya menggunaan metode tebang pilih,jadi
tidak semua pohon dapat ditebang.

B. Penanaman dengan sistem holtikultura

Karena lahan yang semakin sempit makasetiap rumah sebaiknya


menyisakan beberapa meter guna untuk menanam tumbuhan,selain di
tanah tumbuhan juga dapat ditanam di pot. Itu salah satu langkah guna
tetap bisa menanam walau dengan lahan yang sempit.

C. Membuang sampah pada tempatnya

Sebaiknya kegiatan ini digunakan saat usia dini. Adanya sosialisasi untuk
membuang sampah pada tempatnya juga perlu dilakukan untuk menekan
pembuangan sampah di sungai. Jika perlu,ada juga undang-undang yang
mengatur dilarang membuang sampah di sungai. Sebenarnya itu semua
tergantung pada setiap individu,seharusnya pemerintah yang menegur dan
berikap tegas terhadap pembuangan sampah di sungai,agar sungai tidak
dipenuhi dengan sampah.
D. Pembuatan daur ulang

Sampah-sampah yang sulit dihancurkan oleh tanah,daripada dibuang ke


sungai,sebaiknya di daur ulang. Seperti plastik sabun,plastik
minuman,plastik pewangi. Barang-barang tersebut dapat dijadikan tas
belanja untuk menggantikan plastik yang biasanya dipakai. Caranya
dengan menggunting sesuai pola dan menjahitnya. Di kota kami,sudah
melakukan hal tersebut guna menekan sampah yang sulit hancur di tanah.
Selain bisa menekan sampah,juga dapat menambah sumber pendapatan.
Biasanya hal tersebut dilakukan oleh para ibu rumah tangga.

E. Disediakannya pembuangan khusus limbah

Sebaiknya smpah-sampah yang berupa limbah dibuang ke suatu


daerah,atau ditimbun dengan tanah,karena jika dibuang ke sungai maka
ekosistem yang berada di sungai juga akan terganggu dengan limbah-
limbah tersebut.

Marilah kita sayangi bumi kita terutama sungai,sebagai urat nadi suatu kota.
Menjaga bumi dan merawat yang harus dilakukan oleh manusia. Allah sudah
menunjuk bumi sebagai tempat untuk menetap manusia,hendaknya manusia
pula menjaga bumi ini. Manusia yang merusak dan manusia pula yang harus
merawatnya kembali. Karena manusia di bumi ini hidupnya sangat
berdampingan dengan alam,jika kita tidak ramah dengan alam maka alam pun
juga tidak ramah dengan kita. Jika kita merawat bumi dengan baik,maka kita
juga akan memetik hasilnya.