Anda di halaman 1dari 1

Infertilitas pada wanita

Dr Inu

Sperma masuk ke ampula tuba, ovarium mengalami ovulasi -> ovum keluar
ditangkap fimbriae masuk ampulla tuba ketemu sperma terjadi fertilisasi. Ovum
di ampula tuba digerakkan oleh silia di ampula tuba karena ovum tidak punya
ekor dll jadi tidak bisa jalan sendiri. Sindroma kartagener tidak punya silia di
tuba karena kelainan genetik. Embrio -> morula , blastula nempel di
endometrium -> implantasi tumbuh menjadi yg besar.

Usia 8 minggu kelamin mulai dibentuk. Minggu ke 20 sudah sempurna.

Ini yang normal.harus ada sperma yg baik. Tuba fallopi harus paten. Paten ada
saluran. Kalau tersumbat berarti inpatent

Endometriosis, infeksi

Sel teca mengubah kolesterol menjadi androstenendion. Sel granula mengambil


androstenedion menjadi estradiol. Estrogen ada E1, E2, E3. E1= estron,
E2=Estradiol E3 Esrtriol.

Androgen jadi stradiol enzim aromatase

Estradiol naik sesuaiperjalanan perkembangan oosit. Pada kenaikan ini


adafeedback positif. Tapi ada feedback negatif mengakibatkan turunnya fsh,.
Feedback negatif ini mengakibatkan naiknya LH. LH meningkat menghasilkan
prostaglandin, proteolitik dll -> ovulasi. Progesteron naik . lendir vagina
diproduksi.

Progesteron menurun terjadi menurun, estrogen menurun feedback negatif di


hipotalamus fsh naik menstimulasi folikel di ovarium. Sel teca akan
mengambil kolesterol jadi androgen. Androgen dari selteca diambil sel granulosa
diubah jadi estradiol (estrogen) e1 estron , e2 estradiol, e3 estriol. Folikel
tambah besar granulosa tambah besar. Hasilkan estradiol. Kenaikan estradiol
mengakibatkan feedback positif naiknya LH. LH surge akan memicu
diproduksinya progesteron lendir vagina diproduksi. Dari kering kering
basah( masa subur).

Hari ke 20-24 (endometrium siap untuk bayi)