Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PRAKTIKUM OBSERVASI

(PSIKODIAGNOSTIK II)

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Praktikum Mata Kuliah


Psikodiagnostik II

Pembimbing: Yoga Hardianto.,M.Psi

Disusun Oleh:

Achmad Fahri Husaini 7111151082


Nabila Maulani Nurannisa 7111151086
Syifa Fauziyah 7111151090
Qatrunnada Fadhilah 7111151091
Feti Fajarwati Solihah 7111151092

4C

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI

CIMAHI

2017

Laporan Praktikum Observasi


(PSIKODIAGNOSTIK II)

I. IDENTITAS OBSERVEE
Nama : Muhammad Sutan Fahlefi
Jenis Kelamin : Laki-laki
Usia : 6 Tahun

II. IDENTITAS OBSERVER


Nama
Achmad Fahri Husaini 7111151082
Nabila Maulani Nurannisa 7111151086
Syifa Fauziyah 7111151090
Qatrunnada Fadhilah 7111151091
Feti Fajarwati Solihah 7111151092
Dosen Pembimbing : Yoga Hardianto.,M.Psi

III PANDUAN OBSERVASI

1 WHO

Observasi terhadap seorang anak laki-laki berusia 6 tahun.

2 WHERE

Observasi di lakukan di Komplek Cilame Permai Jalan Trisula 1 .Jenis


settingnya adalah contrived/stimulated setting.
3 WHEN

Hari / tanggal : Senin / 24 April 2017


Waktu : 11.05 WIB s.d. 13.00 WIB
Cara pencatatannya adalah Retrospective Recording.

4 WHY

Untuk memenuhi tugas praktikum psikodiagnostik 2 ( Observasi ).


Mengetahui Child Development Milestones - 6 to 8 years.

5 WHAT
Aspek yang akan diobservasi:

GROSS MOTOR

An average child

1. Mengendarai sepeda roda dua

Definisi operasional :

Anak diminta untuk Mengendarai sepeda roda dua (Dari garis start
sampai dengan finish ):

Menaiki sepeda

Mengendarai sepeda

Berhenti di garis finish

2. Terampil dengan sondah dan tali skipping

Definisi opersional:

Anak diminta untuk bermain sondah dengan temannya:

Melompat

Tidak menyentuh garis


Anak diminta untuk bermain skipping :

Melompat/ skip / hop

Kaki tidak menyentuh tali

3. Terampil dengan bola berukuran kecil (dan bisa menangkapnya di satu


tangan)

Definisi operasional :

Anak diminta untuk menangkap dan melempar bola :

menangkap bola kecil

melempar bola kecil

4. Berjalan naik dan turun tangga

Definisi operasional :

Anak diminta untuk naik dan turun tangga :

naik tangga

turun tangga

5. Menikmati partisipasi dalam permainan tim

Definisi operasional :

Anak diminta untuk mengikuti permainan ( pesan berantai ) dimana


observer akan melihat partisipasi dan reaksi non verbal yang
ditampilkan anak tersebut dalam mengikuti permainan dalam tim :

Teman observee diberikan kalimat tertentu oleh observer


dengan cara dibisikan

Teman observee membisikan kalimat tersebut kepada


observee
Observee lari mengambil bola yang diletakan pada tiang

Observee mengucapkan dengan lantang kalimat yang


dibisikan oleh observer kepada temannya

6. Perlahan-lahan sadar akan tubuh dan gerakannya sendiri, dan


bandingkan dengan teman

Definisi operasional :

Anak diminta untuk mengikuti gerakan yang diperagakan oleh


observer, kemudian observee mengikuti gerakan yang dicontohkan :

Observee mengikuti gerakan observer

Sesekali observee melihat gerakan temannya juga

Signs of possible problems

1. Tidak bisa melompat, skip, hop, berlari dengan cara terkoordinasi

2. Menabrak benda (seperti furnitur dan orang), tersandung dan terjatuh

3. Tidak terkoordinasi dengan keterampilan menangkap bola

4. Tidak bisa mengendarai sepeda tanpa pelatih setelah berusia delapan


tahun

5. Mulai lelah dalam melakukan aktivitas

FINE MOTOR

An average child

1. Memegang dan menggunakan pensil dengan mudah

Definisi operasional :

Anak diminta untuk memegang dan menggunakan pensil dengan baik :


Memegang pensil
Menggunakan pensil

2. Menggunakan jari untuk menulis dan menggambar daripada


menggunakan seluruh lengan

Definsi operasional :

Anak diminta untuk menulis dan menggambar pada selembar kertas


dengan menggunakan jari :
Menulis/ menggambar menggunakan jari bukan di genggam

3. Belajar untuk menulis di dalam garis

Definisi operasional :

Anak diminta untuk menulis Abjad di dalam kertas bergaris :


Menulis tanpa keluar garis

4. Secara bertahap membuat huruf lebih kecil, lebih rapat dan berbaris

Definsi operasional :

Anak diminta menuliskan huruf yang dicontohkan di papan tulis pada


selembar kertas bergaris :
Menulis huruf di lembar kertas bergaris ( Lebih kecil, lebih
rapat )
Menuliskan huruf berjajar ke bawah
5. Mampu menggunting bentuk tidak beraturan, lem secara akurat, dan
menggunakan stickytape

Definisi operasional :
Anak diminta untuk menggunting kertas warna berbentuk segi empat
menjadi segi tiga :
Memegang gunting
Menggunting
Anak diminta untuk mengelem kertas yang sudah digunting tadi pada
kertas yang sudah disediakan
Memegang lem
Menggunakan lem pada kertas
Anak diminta untuk menggunakan stickytape
6. Tunjukan kemampuan untuk menggunakan pakaian, dan menalikan
sepatu secara mandiri

Definsi operasional :

Anak diminta untuk menggunakan jaket secara mandiri


Menggunakan jaket menggunakan dari tangankanak/ kiri
Anak diminta untuk menalikan sepatu secara mandiri
Menalikan sepatu
Melepas tali sepatu

7. Mampu menggosok gigi dan menyisir rambut secara mandiri

Definsi operasional :

Anak diminta untuk menggosok gigi secara mandiri


Memegang sikat gigi
Menggosok gigi
Anaka diminta untuk menyisir rambut secara mandiri
Memegang sisir
Menyisir rambut

8. Independen dalam semua aspek perawatan diri lainnya

Definsi operasional :

Mandi secara mandiri

9. Sadar akan kiri dan kanan

Definisi operasional :

Anak diminta untuk mengangkat tangan kiri dan kanan

Signs of possible problems


1. Sulit dan melelahkan untuk memegang dan menggunakan pensil

2. Sulit untuk menulis didalam garis

3. Katanya masih besar belum kecil

4. Kesulitan menggunakan gunting

5. Tidak bisa menggunakan tali sepatu dan berpakaian secara mandiri

6. Bergantung pada pengasuh untuk mandi, perawatan dan makan

7. Kebingungan antara kanan dan kiri

TALKING AND UNDERSTANDING


An average child

1. Memahami sinonim dan antonim

Definsi operasional :

Anak diberikan pertanyaan sinonim dan antonim :


Menjawab pertanyaan sinonim
Menjawab pertanyaan antonim

2. Berkomunikasi secara efektif di lingkungan sosial

Definisi operasional :

Melihat anak berkomunikasi bersama temannya :


Menyapa teman
Berkomunikasi verbal/ non verbal

3. Memahami di dalam kelas

Definisi operasional :
Anak diminta untuk menjawab pertanyaan mengenai materi yang
sudah di jelaskan

4. Memahami percakapan diantara 2 anak lain

Anak diminta berkomunikasi mengenai warna kesukaan bersama


temannya

5. Memahami grammar yang lebih kompleks

Anak diberikan pernyataan kompleks kemudian diminta untuk


mengatakan maksud dari pernyataan tersebut.

Signs of possible problems

1. Kekhawatiran guru tentang kemampuan ekspresif anak

2. Frustrasi di dalam kelas/ taman bermain karena tidak bisa


mengeksprekspresikan diri dengan benar

3. Kesulitan menemukan kata yang tepat

4. Kalimat yang salah secara tata bahasa

5. Kurangnya kesadaran akan apa yang pendengar sudah tahu

6. Kekhawatirn guru tentang pemahaman anak

SOCIAL

An average child

1. Berpartisipasi dalam permainan grup berbasis aturan dengan baik

Definisi operasional :

Anak diminta untuk mengikuti permainan ( pesan berantai ) dimana


observer akan melihat partisipasi dan reaksi non verbal yang
ditampilkan anak tersebut dalam mengikuti permainan dalam tim :
Teman observee diberikan kalimat tertentu oleh observer
dengan cara dibisikan

Teman observee membisikan kalimat tersebut kepada


observee

Observee lari mengambil bola yang diletakan pada tiang

Observee mengucapkan dengan lantang kalimat yang


dibisikan oleh observer kepada temannya

2. Menyelesaikan konflik tanpa mencari intervensi orang dewasa

3. Memahami kekuatan dan minat individu anak lainnya

Signs of possible problems

1. Lebih suka bermain sendiri.

2. Tidak ada keterampilan pemecahan masalah jika frustrasi, atau tidak


mendapatkan jalan mereka sendiri

3. Kurang minat pada anak lain atau bermain

4. Fokus yang dipusatkan pada diri sendiri (masalah selalu merupakan


kesalahan orang lain)

INTELLECTUAL

An average child

1. Bisa memberitahu ke kanan dan kiri, hari-hari dalam seminggu

Definisi operasional :

Anak diminta untuk mengangkat tangan kiri dan kanan


Anak diminta untuk menyebutkan nama-nama hari

2. Mampu mengulang tiga digit ke belakang


Anak diminta untuk mengulangi ke belakang angka yang disebutkan
oleh observer

3. Mampu menghitung mundur dari 20

Anak diminta untuk menghitung mundur dari angka 20

4. Memahami waktu dan bagaimana cara memberitahu waktu

Anak diminta untuk memberitahu waktu

Signs of possible problems

1. Perjuangan dengan harapan kurikulum awal

2. Kekhawatiran guru (misalnya saran mengulang kelas satu)

3. Anak frustrasi belajar atau kelas

6 HOW
Observasi ini dilakukan dengan cara partisipan observation yaitu observe
ikut terlibat aktif didalam proses pencatatan observasi dan dengan
menggunakan teknik pencatatan narrative.

III. LAPORAN HASIL PRAKTIKUM OBSERVASI

Status Praesen
Lefi adalah seorang anak berusia 6 tahun. Lefi memiliki bentuk tubuh
Displastis yaitu kurus dan agak pendek. Subjek memiliki berat badan 20 kg dan
tinggi badan 105 cm, dan memiliki warna kulit sawo matang.

Subjek memiliki bentuk wajah oval. Memiliki mata yang bulat, dengan
ukuran matanya sedang. Subjek memiliki hidung tidak mancung. Pipi terlihat
normal. Pada bibir terlihat tipis, dengan ukuran yang kecil. Subjek mengenakan
kaos sablon berwarna abu-abu dan biru tua, dengan celana pendek warna biru
muda. Subjek mengenakan alas kaki berupa sendal berwarna hitam.

Subjek memiliki potongan rambut pendek tidak teratur, rambutnya terlihat


agak ikal. Warna rambutnya adalah hitam.

Subjek menggunakan bahasa Indonesia yang terkadang bercampur dengan


bahasa Sunda. Intonasinya sedang dengan artikulasi yang jelas.

Narasi Descriptive

GROSS MOTOR

Mengendari sepeda roda dua ( tanpa dilatih ) :


Observee menaiki sepeda diawali dengan meletakkan kedua tangan pada
stang dan ditopang oleh kaki dari garis start menuju garis finish, ketika
mendekati garis finish observee berhenti mengayuh dan langsung menarik
handle rem sampai sepedanya yang kiri dan observee duduk di jok. Setelah
itu, observee mengayuh sepeda berhenti digaris finish.
Terampil bermain sondah dan skipping :
Observer memberi instruksi kepada observee untuk menggunakan
skipping. Observee memulainya dari belakang ke depan dengan
menggunakan kaki kanan di depan dan kaki kiri dibelakang secara bergantian,
lalu observee melakukannya dengan cukup stabil, loncatannya stabil. Dan
pada saat loncatan 20 observee berhenti karena skipping tersebut mengenai
kaki kirinya.
Terampil dengan bola berukuran kecil (dan bisa menangkapnya dengan
satu tangan) :
Observer menginstruksikan observee untuk bermain lempar bola, observee
terlihat penuh antusias. Lalu, observer memerintah observee untuk mundur
agar ada jarak dan tidak terlalu dekat dalam melempar dan menangkap bola.
Saat observer melemparkan bola ke observee, observee sudah bersiap-siap,
lutut agak ditekuk sedikit, berusaHa menangkap bola dengan posisi kedua
tangan di depan dada, pandangan matanya melihat kearah bola datang
dan tidak ada reaksi untuk menghindari bola, kaki kiri berada didepan
dan kaki kanan berada dibelakang berusaha untuk menangkap bola
dengan mengerakan tangan kearah datangny a bola. Ketika bola dilempar,
observee tidak berhasil menangkapnya dengan satu tangan, melainkan dengan
dua tangan. Namun ketika observee melempar bola, observee mampu untuk
menggunakan dengan hanya dengan satu tangan dengan cukup terkordinasi
dan melambung cukup baik.
Berjalan naik dan turun tangga:
Ketika observer memberi instruksi untuk kepada observee untuk naik dan
turun tangga, observee sedikit mengeluh karena kelelahan. Namun akhirnya,
observee bersedia mengikuti instruksi tersebut. Observee menaiki tangga
dengan cepat dan menggunakan satu kaki ketika menaiki masing-masing anak
tangga. Begitu pula, ketika observee turun dari tangga. Dan ketika observee
sampai dibawah, pandangannya melihat ke arah kakinya dan tangannya
diangkat.
Menikmati partisipasi dalam permainan tim :
Observer member instruksi kepada observee untuk mengikuti permainan
rantai kata. Observee memperhatikan setiap instruksi yang diberikan oleh
observer yaitu permainan ini akan dimulai dengan membagi 2 tim yang terdiri
dari 2 anggota pada setiap tim. Satu anggota bertugas untuk mendengarkan
kalimat kompleks yang dibisikkan oleh observer, kemudian satu anggota lagi
bertugas untuk menerima kalimat yang sudah dibisikkan oleh observer
kepada temannya. Dan mengambil bola serta mengatakan dengan lantang
kalimat tersebut. Observee sangat antusias dengan permainan ini, sesekali
observee memberikan senyuman.
Perlahan-lahan sadar akan tubuh dan menggerakannya sendiri dan
dibandingkan dengan temannya. :
Observer memperagakan gerakan sambil menyanyikan lagu Open
Banana dan meminta untuk observee untuk meingikutinya. Selama
mengikuti gerakan tersebut, observee sesekali melihat ke arah temannya,
kemudian kembali melihat ke arah observer, tetapi sejauh observer
memperagakan gerakan tersebut, observee mampu mengikuti gerakannya.

Signs of possible problems

Menabrak benda (seperti furnitur dan orang), tersandung dan terjatuh :

Observee sesekali melewati pola garis sondah ketika meloncat, dan pada
saat skipping loncatan ke 20 kaki observee mengenai tali skipping.

Tidak terkoordinasi dengan keterampilan menangkap bola :

Observee tidak mampu untuk menangkap bola berukuran kecil dengan 1


tangan, dia terus menerus mencobanya namun tetap tidak bisa. Setiap kali
observee mencoba untuk menangkap dengan 1 tangan bola tersebut selalu
jatuh dan membuat tubuhnya menjadi sedikit tidak seimbang.

FINE MOTOR

Memegang dan menggunakan pensil dengan mudah :


Observer meletakkan beberapa pensil dihadapan observee dan
memberikan instruksi untuk diambil oleh observee, lalu observee mengambil
satu pensil dengan cepat menggunakannya tangan kanannya yaitu dengan jari
telunjuk, jari tengah, dan ibu jarinya. Kemudian, observee menggunakan
pensil dengan tekanan.
Menggunakan jari untuk menulis dan menggambar dari pada
menggunakan seluruh jari :
Observer memberikan instruksi kepada observee untuk menggambar dan
menuliskan apa yang digambar. Lalu, observee menggambar. Ketika
menggambar, dia menggunakan pensil dengan jari telunjuk, jari tengah, dan
ibu jarinya, bukan dengan cara menggenggam.
Belajar menulis dalam kertas bergaris :
Observer memberikan isntruksi kepadsa observee untuk menuliskan nama
dirinya di kertas bergaris, observee mampu menulis nama dirinya di antara
garis tanpa keluar garis.
Secara bertahap membuat huruf lebih kecil, lebih rapat, dan berbaris :
Observer memberikan contoh angka yang ditulis di papan tulis dengan
ukuran yang cukup besar, kemudian diminta untuk menuliskan angka yang
dicontohkan tadi kedalam kertas secara berjajar kebawah sebanyak 10 baris.
Observee mampu untuk menulis lebih kecil dan lebih rapat dari ukuran dan
jarak angka yang dicontohkan di papan tulis. Dan obsevee mampu
menuliskan angka berjajar cukup rapih pada baris-baris awal, namun pada
baris ke enam, angka tersebut mulai melenceng dari baris yang berada di
atasnya.
Mampu menggunting bentuk tidak beraturan, lem secara akurat, dan
menggunakan stickytape :
Observer memberikan instruksi kepada observee untuk menggunting bentuk
segitiga berwarna hitam didalam kertas berbentuk persegi, observee mampu
memegang gunting dengan baik menggunakan jari telunjuk, jari tengah, dan
ibu jari. Kemudian, observee menggunting cukup rapih pada beberapa sisi, dan
di sisi lainnya terdapat bagian yang digunting kurang rapih. Dan menggunakan
waktu yang cukup lama untuk mengguntingnya. Kemudian, observer meminta
observee untuk mengelem bentuk tadi ke kertas yang sudah berisi garis yang
berbentuk segitiga. Observee mampu mengelem dengan rapi.
Kemudian, observer meminta observee untuk memperlihatkan bagaimana
cara dia untuk menggunakan stickytape. Observee menggunakan stickytape
dengan kedua tangannya.
Tunjukkan kemampuan untuk menggunakan pakaian dan menalikan
sepatu dengan mandiri :
Observer memberikan instruksi kepada observee untuk menggunakan
jaket, lalu observee mengambil jaket tersebut dan menggunakan jaketnya.
Dimulai dari tangan yang sebelah kiri lalu yang sebelah kanan. Observee
sedikit kesulitan ketika memasangkan resleting, dan saat melepaskan jaket
tersebut observee dapat melakukannya dengan cepat.
Observee diminta untuk mencoba mengikat tali sepatu, awalnya observee
sangat antusias untuk melakukannya. Dia menalikan sepatu dengan tali mati,
bukan tali simpul. sehingga ketika dia berjalan sesekali tali sepatunya terinjak
atau menyentuh tanah.
Mampu menggosok gigi dan menyisir rambut secara mandiri :
Observee diminta untuk menyisir rambut, kemudian observee menyisir
rambutnya menggunakan tangan kiri ke arah kiri.
Observer membujuk observee untuk menggosok gigi, lalu observer
memberikan sikat gigi kepada observee dan observee antusias untuk
menggosok giginya, sehingga ia berlari menuju kamar mandi. Setelah itu
observee mengambil selang air lalu menyemprotkan air ke dalam mulutnya
untuk berkumur. Kemudian observee mengambil pasta gigi dan mengoleskan
pasta gigi ke sikat gigi nya. Namun saat observee sedang menggosok gigi nya
sesekali observee melihat ke arah temannya. Saat menggosok gigi bagian
samping kiri, observee menggosok giginya menyerong ke atas dan ke bawah.
Lalu saat menggosok gigi bagian depan, observee menggosok giginya secara
horizontal. Pada saat observee menggosok gigi bagian samping kanan,
observee menggosok gigi nya dengan cara yang sama seperti pada saat
menggosok gigi bagian samping kirinya. Dan pada saat menggosok gigi bagian
dalam, observee menggosok dengan cara menggosok ke atas, bawah, kiri dan
kanan secara bergantian.
Independen dalam semua aspek perawatan diri lainnya :
Observer meminta observee untuk menggunting kuku, namun observee
tidak bisa melakukannya. Kemudian, observee diminta untuk mencuci
tangannya, dia mampu mencuci tangan menggunakan sabun ke sela-sela jari
selama 20 detik.
Sadar akan kiri dan kanan :
Observer meminta observee untuk memperlihatkan antara tangan kanan
dan kiri secara bergantian. Observee mampu menyebutkannya dengan tepat.

Signs of possible problems

Tidak bisa menggunakan tali sepatu :


Observee menalikan sepatu dengan tali mati, bukan tali simpul sehingga
ketika dia berjalan sesekali tali sepatunya terinjak atau menyentuh tanah.
Bergantung pada pengasuh untuk mandi :
Observee mampu untuk mandi secara mandiri namun sesekali dia masih
bergantung kepada Neneknya untuk memandikannya.
TALKING AND UNDERSTANDING

Memahami sinonim dan antonym :


Observer memberikan contoh persamaan kata, kemudian observee
memperhatikan. Setelah itu, observer memberikan pertanyaan persamaan
kata, dia mampu untuk menjawab beberapa pertanyaan dengan benar namun
untuk kata yang bisa dimaknakan oleh dua bahasa ( buruk ) dia menjawab
dengan salah.
Observer memberikan contoh lawan kata, kemudian observee
memperhatikan. Setelah itu, observer memberikan pertanyaan lawan kata. Dia
mampu untuk menjawab beberapa pertanyaan dengan benar dan spontan.
Namun, untuk pertanyaan lainnya dia membutuhkan waktu yang cukup lama
dan terkadang harus diberikan clue terlebih dahulu.
Berkomunikasi secara efektif di lingkungan social :
Observee cukup aktif di lingkungan sosialnya. Dia seringkali mengajak
temannya untuk berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal. Secara
verbal dia berkomunikasi menggunakan bahasa sunda dan bahasa indonesia.
Dia seringkali nimbrung ketika orang lain sedang berbicara. Secara non
verbal dia sesekali tersenyum dan tertawa.
Memahami di dalam kelas :
Observer memberikan pengetahuan bahasa inggris mengenai warna-
warna. Lalu observer bertanya kepada observee apa yang sudah diajarkan
oleh observer. Pada awalnya observee dapat menjawab pertanyaan seperti
bahasa inggrisnya merah apa? dan observee dapat menjawab red, tapi
lama kelamaan si observee mulai lupa dengan apa yang diajarkan oleh
observer.
Memahami percakapan diantara dua anak lainnya :
Ketika observasi sedang berlangsung terjadi percakapan antara H dan R.
mereka membicarakan tentang warna kesukaan mereka masing-masing.
Kemudian observer menanyakan kepada observee apa warna kesukaan H?
dan observee dapat menjawab dengan tepat sesuai dengan apa yang H dan R
bicarakan tadi.
Memahami grammar yang lebih kompleks :
Observer mengatakan sebuah kalimat yang cukup kompleks saya akan
mendapat nilai yang baik jika saya belajar denga giat kemudian oberver
bertanya berkali-kali kepada observee kita akan mendapat nilai yang baik
jika?. Tetapi observee tidak dapat menjawab dan memahami nya.

SOCIAL

Berpartisipasi dalam permainan berbasis aturan dengan baik :


Observer member instruksi kepada observee untuk mengikuti permainan
rantai kata. Observee memperhatikan setiap instruksi yang diberikan oleh
observer yaitu permainan ini akan dimulai dengan membagi 2 tim yang terdiri
dari 2 anggota pada setiap tim. Satu anggota bertugas untuk mendengarkan
kalimat kompleks yang dibisikkan oleh observer, kemudian satu anggota lagi
bertugas untuk menerima kalimat yang sudah dibisikkan oleh observer
kepada temannya. Dan mengambil bola serta mengatakan dengan lantang
kalimat tersebut. Observee sangat antusias dengan permainan ini, sesekali
observee memberikan senyuman.
Menyelesaikan konflik tanpa meminta bantuan kepada orang lain :
Observer meminta observee untuk menyikat gigi nya dan observee diberi
satu sikat gigi yang masih terbungkus dengan plastik. Awalnya dia
kebingungan untuk membuka, namun dia tidak meminta bantuan dari orang
lain. Dia berusaha membukanya sendiri. Akhirnya terbukalah bungkus sikat
gigi tersebut.
Memahami kekuatan dan minat individu anak lainnya :
Observer membisikkan kalimat kepada teman observee pada permainan
pesan berantai. Dan teman observee diminta untuk mendengarkan dengan
baik apa yang telah disampaikan oleh observer. Kemudian pesan tersebut
dibisikkan kepada observee. Observee percaya akan apa yang dibisikan oleh
temannya tersebut.

INTELLECTUAL

Bisa memberitahu hari-hari dalam seminggu :


Observee mampu menyebutkan nama-nama hari dalam seminggu beserta
jumlahnya. Observee sangat antusias menyebutkan nama hari dengan lantang
dan cepat.
Mampu mengulang tiga digit ke belakang :
Observee cenderung menyebutkan angka yang berada di tengah terlebih
dahulu kemudian diikuti oleh angka yang berada di awal dan akhir.
Mampu menghitung mundur dari angka 20 ke angka 1 :
Observee mampu menyebutkan angka 1 sampai 20 bahkan sampai 30
dengan berurutan secara cepat dan tepat.

Memahami waktu dan bagaimana memberitahu waktu :


Observee diminta untuk menunjukkan waktu. Awalnya observee
menjawab secara spontan dan tidak tepat. Observee mengikuti jawaban teman
yang sebelumnya. Tetapi ketika observer menanyakan lebih detail menganai
arah jarum jam tersebut, observee mampu menjawab dengan tepat letak jarum
pendek dan panjang. Tetapi observee tidak bisa menyebutkan waktu yang
tepat.
I. IV KESIMPULAN

Dari hasil observasi Child Development Milestones - 6 to 8 years tersebut dapat

disimpulkan bahwa observee cukup mampu dalam beberapa aspek perkembangan

yaitu

1. Gross Motor ( motorik kasar, ) dia mampu Mengendari sepeda roda dua
( tanpa dilatih ) , Terampil bermain sondah dan skipping , Terampil dengan
bola berukuran kecil , Berjalan naik dan turun tangga, Menikmati
partisipasi dalam permainan tim ,Perlahan-lahan sadar akan tubuh dan
menggerakannya sendiri dan dibandingkan dengan temannya
Dan masalah yang muncul pada aspek ini adalah ketika observee bermain
skipping dia menyentuh tali, saat sondah sesekali menyentuh garis dan
saat menangkap bola dia tidak mampu menggunakan satu tangan

2. Fine Motor ( motorik halus ) dia mampu Memegang dan menggunakan


pensil dengan mudah , Menggunakan jari untuk menulis dan menggambar
dari pada menggunakan seluruh jari , Belajar menulis dalam kertas
bergaris , Secara bertahap membuat huruf lebih kecil, lebih rapat, dan
berbaris , menggunting bentuk tidak beraturan, lem secara akurat, dan
menggunakan stickytape , menggunakan pakaian dengan mandiri ,
menggosok gigi dan menyisir rambut secara mandiri , Sadar akan kiri dan
kanan
Dan masalah yang muncul pada aspek ini adalah Tidak bisa menggunakan
tali sepatu , Bergantung pada pengasuh untuk mandi dan membutuhkan
waktu yang cukup lama untuk menggunting.

3. Talking And Understanding, dia mampu Memahami sinonim dan


antonym , Berkomunikasi secara efektif di lingkungan social , Memahami
di dalam kelas , Memahami percakapan diantara dua anak lainnya ,
Dan masalah yang muncul pada aspek ini adalah dia tidak Memahami
grammar yang lebih kompleks
4. Social, dia mampu Berpartisipasi dalam permainan berbasis aturan dengan
baik , Menyelesaikan konflik tanpa meminta bantuan kepada orang lain ,
Memahami kekuatan dan minat individu anak lainnya

5. Intellectual , dia mampu memberitahu hari-hari dalam seminggu dengan


lantang dan cepat. mengulang tiga digit ke belakang , menghitung mundur
dari angka 20 ke angka 1 , Memahami waktu.
Dan masalah yang muncul pada aspek ini adalah dalam memahami waktu
dia hanya paham jarum pendeknya saja.