Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA USIA KEHAMILAN DENGAN


DERAJAT KEPARAHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI
PUSKESMAS MEDOKAN AYU DAN PUSKESMAS JAGIR SURABAYA

Wardatul Mufida
Fakultas Universitas Hang Tuah Surabaya
E-mail : wiwitmufida11@gmail.com

ABSTRAK
Pendahuluan : Nyeri punggung bawah pada ibu hamil merupakan keluhan yang sering dialami oleh
ibu hamil pada saat kehamilannya. Nyeri punggung bawah seringkali dirasakan pada usia kehamilan
trimester 2 dan 3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia kehamilan dengan
derajat keparahan nyeri punggung bawah pada ibu hamil di Puskesmas Medokan Ayu dan Puskesmas
Jagir Surabaya.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain Cross-sectional
pada 97 pasien ibu hamil pada bulan November-Januari 2016/2017 di Puskesmas Medokan Ayu dan
Puskesmas Jagir Surabaya. Keparahan nyeri punggung bawah diukur menggunakan Comperative Pain
Scale dengan melalui wawancara.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan ibu hamil trimester 1 dengan tidak nyeri punggung
sebesar 17 (17.5%), sedangkan yang mengalami nyeri punggung bawah ringan 13 (13.4%) dan yang
mengalami nyeri sedang 2 (2.1%), sedangkan ibu hamil pada trimester 2 yang tidak mengalami nyeri
(tidak nyeri) sebesar 3 (3.1%) dan yang mengalami nyeri ringan sebesar 25 (25.8%) dan yang
mengalami nyeri sedang sebesar 5 (5.2%), dan ibu hamil trimester 3 yang tidak mengalami nyeri
sebesar 4 (4.1%) dan yang mengamai nyeri ringan sebesar 7 (7.2 %) dan yang mengalami nyeri sedang
sebesar 21 (21.6 %). Setelah dilakukan analisis data biruvat menggunakan uji korelasi spearmen,
didapatkan nilai koefisien= 0.558 artinya korelasi positif. Sedangkan nilai signifikan (p)= 0.000 < (a) =
0.005 yang berarti H1 diterima H0 ditolak.
Kesimpulan : Terdapat hubungan usia kehamilan dengan derajat keparahan nyeri punggung bawah
pada ibu hamil di puskesmas Medokan Ayu dan puskesmas Jagir Surabaya.

Kata kunci : Usia kehamilan, nyeri punggung bawah, ibu hamil.

PENDAHULUAN dengan perubahan fisiologis dan bertambahnya


LATAR BELAKANG berat badan ibu hamil akan menyebabkan
Nyeri punggung merupakan keluhan perubahan postur tubuh dan cara berjalan ibu
yang sering dijumpai pada kehidupan sehari- hamil yang berubah secara menyolok. Jika ibu
hari. Diperkirakan hampir semua orang pernah hamil tidak memberi perhatian yang penuh
mengalami nyeri punggung semasa hidupnya terhadap postur tubuhnya maka ia akan
(Liza et al., 2010).Nyeri punggung terjadi di berjalan dengan ayunan tubuh ke belakang
masyarakat saat ini dan sangat umum selama akibat peningkatan lordosis (Helen, 2006).
kehamilan. Tujuh puluh persen dari semua Perut yang membesar juga akan
wanita akan mengalami sakit punggung selama menyebabkan ibu hamil kehilangan
kehamilan.Selama kehamilan wanita keseimbangannya, ibu hamil akan menarik
mengalami perubahan fisik punggung ke arah belakang dan
(Sabino & Grauer, 2008). melengkungkan leher. Posisi tubuh seperti ini
Wanita mengalami berbagai macam akan menyebabkan punggung melengkung dan
ketidaknyamanan selama kehamilan. otot-otot punggung akan tertarik sehingga
Kebanyakan dari ketidaknyamanan ini menimbulkan rasa nyeri punggung
berhubungan dengan perubahan anatomi dan (Pujiningsih, 2010).
fisiologis yang terjadi, sedangkan yang lainnya Lower Back Pain (Nyeri punggung
berhubungan dengan aspek-aspek emosi dalam bawah) adalah nyeri yang terasa di bagian
kehamilan (Patree & Walsh, 2007). Seiring bawah manusia yang mungkin berasal dari
otot, saraf, tulang, sendi, atau struktur lainnya data non paramterik menggunakan uji
dalam tulang belakang. Rasa sakit mungkin Spearman.
bersifat konstan atau intermitten, yang terasa
pada satu tempat atau merujuk atau menyebar
ke daerah lain, dengan tanda rasa nyeri atau HASIL PENELITIAN
sensasi tajam atau menusuk atau seperti Penelitian ini dilakukan di Puskesmas
terbakar (Robinson, 2001). Nyeri di Jagir Surabaya terletak di jalan Bendul merisi
definisikan sebagai suatu kondisi subjektif N0 1, Jagir, Wonokromo, kota Surabaya, Jawa
yang tidak menyenagkan meliputi pengalaman Timur 60244 dan Puskesmas Medokan Ayu
sensorik maupun emosional, aktual maupun terletak di Jalan Medokan Asri Utara IV
potensial yang menandakan terjadinya No.31, Rungkut, Medokan Ayu, Surabaya
kerusakan jaringan (IASP, 2012). Nyeri pada bulan November-Januari. Berdasarkan
merupakan suatu pengalaman subjektif yang hasil penelitian di dapatkan ibu hamil usia 20-
dialami individu, hanya orang yang mengalami 30 tahun, dimana ibu hamil dengan usia 20-25
nyeri yang dapat merasakannya tahun sebanyak 34 (35.1%), dan ibu hamil
(Potter & Purba 2011). usia 26-30 tahun sebanyak 63 (64.9%). Pada
Lamanya kehamilan mulai dari ovulasi data usia kehamilan didapatkan 32 (33%) ibu
sampai partus adalah kira kira 280 hari (40 hamil trimester 1, 33 (34%) trimester 2, dan
minggu) (Prawirohardjo, 2007). Selama 32(33%) trimester 3. Setelah dilakukan
kehamilan ibu hamil akan mengalami berbagai wawancara tentang nyeri punggung bawah
macam perubahan fisiologis dan selama kehamilan didapatkan 24 (24.7%) ibu
anatomis.Perubahan muskuloskeletal sering hamil tidak mengeluh nyeri punggung bawah
menyebabkan ibu merasakan nyeri pada selama kehamilan, dan sekitar 73 (75.3%) ibu
daerah punggung terutama daerah punggung hamil mengeluh nyeri punggung bawah selama
bawah (Patree & Walsh 2007).Insiden nyeri kehamilan dan tentang derajat keparahan nyeri
pungung mencapai puncak pada minggu ke-24 punggung bawah didapatkan sekitar 24
sampai dengan minggu ke-28, tepat sebelum (24.7%) tidak mengalami nyeri, 45 (46.4%)
pertumbuhan abdomen mencapai titik mengalami nyeri ringan dan 28 (28.9%)
maksimum (Mander, 2004). mengalami nyeri sedang.
Hasil penelitian tentang hubungan
RUMUSAN MASALAH antara usia kehamilan dengan nyeri punggung
Adakah hubungan antara usia bawah adalah didapatkan nilai p = 0.000 nilai
kehamilan dengan derajat keparahan nyeri korelasi (r) = 0.382 berarti nilainya lemah dan
punggung bawah pada ibu hamil di Puskesmas bernilai positif yang artinya semakin
Medokan Ayu dan Puskesmas Jagir Surabaya ? meningkat usia kehamilan semakin tingginya
angka kejadian nyeri punggung bawah.
TUJUAN UMUM Kemudian, Hasil penelitian tentang hubungan
Untuk mengetahui hubungan antara antara usia kehamilan dengan derajat
usia kehamilan dengan derajat keparahan nyeri keparahan nyeri punggung bawah pada ibu
punggung bawah pada ibu hamil di Puskesmas hamil di Puskesmas Medokan Ayu dan
Medokan Ayu dan Puskesmas Jagir Surabaya. Puskesmas Jagir adalah nilai p=0,000 dan nilai
korelasi (r) = 0.558 yang berarti kekuatan
METODELOGI PENELITIAN hubungannya sedang dan semakin
meningkatnya usia kehamilan maka semakin
Jenis penelitian ini adalah penelitian
meningkat derajat keparahan nyeri punggung
observasional analitik dengan metode cross
bawah yang dialami oleh ibu hamil.
sectional. Populasi penelitan ini adalah semua
pasien Ibu hamil trimester I,II,III yang datang
PEMBAHASAN
di puskesmas Medokan Ayu dan puskesmas
Dari penelitian yang dilakukan di
Jagir pada bulan : November- Januari
dapatkan ibu hamil dengan usia 20-30 tahun,
2016/2017. Penelitian ini adalah 97 ibu
dengan ibu hamil usia 20-25 tahun sebanyak
hamil di Puskesmas Medokan Ayu dan
34 (35.1%), dan ibu hamil usia 26-30 tahun
Puskesmas Jagir Surabaya menggunakan
sebanyak 63 (64.9%). Dalam kurun reproduksi
rumus Purposive sampling. terdapat 2
sehat dikenal bahwa usia aman untuk
variabel yaitu variabel bebas adalah usia
kehamilan dan persalinan adalah 20-30 tahun
kehamilan ibu hamil di puskesmas Medokan
(Sarwono, 2008).
Ayu dan puskesmas Jagir Surabaya dan
Pada usia tersebut merupakan usia yang
variabel terikat adalah derajat keparahan nyeri
aman untuk melahirkan dan masa kesuburan
punggung bawah ibu hamil di puskesmas
sedang dalam kondisi puncak. Dimana secara
Medokan Ayu dan puskesmas Jagir
teori usia < 25 tahun secara biologis mentalnya
Surabaya.Analisi data yang digunakan adalah
belum optimal dengan emosi yang cenderung 2. Pada trimester 1 dengan nyeri
labil, mental yang belum matang sehingga punggung bawah ringan sebanyak 13
mudah mengalami keguncangan yang orang dan yang mengalami nyeri
mengakibatkan kurangnya persiapan pada ibu sedang sebanyak 2 orang, sedangkan
hamil, kemungkinan usia yang matang ibu hamil pada trimester 2 yang
sekalipun untuk hamil yaitu usia 25-35 tahun mengalami nyeri ringan sebesar 25
(Fahriansyah, 2009). orang dan yang mengalami nyeri
Dari hasil penelitian didapatakan sedang sebesar 5 orang, dan ibu hamil
trimester 1 yang mengalami nyeri punggung trimester 3 yang mengamai nyeri ringan
bawah dengan presentase 15.5%, sedangkan sebesar 7 orang dan yang mengalami
presentase nyeri punggung bawah di trimester nyeri sedang sebesar 21 orang.
2 sebesar 30.9%, dan pada trimester 3 yang 3. Angka kejadian nyeri punggung bawah
mengalami nyeri punggung bawah sebesar pada trimester 1 adalah 15 orang ,
28.9%. Hasil uji analisis menggunakan trimester 2 sebanyak 30 orang dan
spearman didapatkan nilai koefisien (r) = trimester 3 sebanyak 28 orang.
0.382 artinya korelasinya positif yaitu semakin
bertambahnya usia kehamilan maka semakin SARAN
tinggi terjadinya nyeri punggung bawah dan
1. Dapat dilakukan penelitian lebih dalam
kekuatan korelasinya rendah/lemah. Nyeri
punggung bawah pada saat kehamilan mengenai hubungan usia kehamilan
biasanya dimulai antara usia kehamilan
dengan nyeri punggung bawah, dengan
minggu ke 20 dan minggu ke 28, atau bisa
terjadi pada onset sebelumnya mempertimbangkan beberapa faktor
(Katonis et al., 2011).
yang mempengaruhi nyeri punggung
Pada penelitian ini didapatkan ibu
hamil trimester 1 dengan nyeri punggung bawah selama kehamilan.
bawah ringan sebanyak 13 (13.4%) dan yang
2. Dapat dilakukan penelitain lebih lanjut
mengalami nyeri sedang sebanyak 2(2.1%),
ibu hamil pada trimester 2 yang mengalami dengan menggunakan metode
nyeri ringan sebesar 25 (25.8%) dan yang
penelitian yang berbeda, yaitu metode
mengalami nyeri sedang sebesar 5 (5.2%), dan
ibu hamil trimester 3 yang mengamai nyeri kohort prospektif sehingga peneliti
ringan sebesar 7 (7.2%) dan yang mengalami
dapat memantau derajat keparahan
nyeri sedang sebesar 21(21.6%). Hasil uji
spearman didapatkan hasil nilai koefisien (r) = nyeri punggung bawah tiap trimester
0.558 artinya korelasi positif yaitu semakin
pada masing-masing responden.
bertambahnya usia kehamilan maka derajat
keparahan nyeri punggung bawah akan
meningkat dan kekuatan korelasi sedang.
DAFTAR PUSTAKA
Sedangkan nilai signifikan (p) =0,000 p<
(0,01), yang artinya terdapat hubungan antara Casagrande, D. et al., 2015. Low back pain
usia kehamilan dengan derajat keparahan nyeri
and pelvic girdle pain in pregnancy.
punggung bawah pada ibu hamil. Nyeri
punggung bawah biasanya dimulai sekitar 18 American Academy Of Orthopaedic
minggu kehamilan dan memuncak nyerinya
Surgeons Advance Access, pp.16.
pada minggu ke 24 dan 36
(Casagrande et al. 2015). Available at:
http:/hwmaint.jaaos.org/cgi/doi/10.5435/
KESIMPULAN
Dari serangkaian analisa data JAAOS-D-14-00248.
serta pembahasan yang telah diuraikaN
Helen, V., 2006. Buku Ajar Asuhan
pada bab sebelumnya, diperoleh kesimpulan
sebagai berikut : Kebidanan, jakarta: EGC.
1. Terdapat hubungan yang signifikan
Katonis, P. et al., 2011a. Pregnancy-related
antara usia kehamilan dengan derajat
keparahan nyeri punggung bawah pada low back pain. Hippokratia, 15(3),
ibu hamil di puskesmas Medokan Ayu
pp.205210.
dan puskesmas Jagir Surabaya dengan
kekuatan hubungan 0.558 yang berarti Liza, F.., Djauhar.Ismai & Huriah, T., 2010.
kekuatan hubungannya sedang.
Medula Spinalis Belt (MSB) Terhadap
Penurunan Nyeri Penderita Nyeri Sabino, J. & Grauer, J.N., 2008. Pregnancy
Punggung Bawah pada Pekerja Batu and low back pain. Current reviews in
Bata. Medula Spinalis Belt (MSB) musculoskeletal medicine, 1(2), pp.137
Terhadap Penurunan Nyeri Penderita 41.
Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja
Batu Bata, pp.5160.
Mander, R., 2004. Nyeri persalinan. In jakarta:
EGC.
Patree, B. & Walsh, V.., 2007. Buku Ajar
Kebidanan Komunitas, jakarta: EGC.
Potter & Purba, 2011. Basic Nursing Seventh
Edition, st. Louis Missouri: Mosby
Elsevier.
Prawirohardjo, S., 2007. ilmu kebidanan
Sarwono Prawirohardjo, jakarta: PT.
Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Available at: PT. Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo.
Robinson, J., 2001. Evaluation of Function
and Disabillity, Lippincott Williams
Wilkins.