Anda di halaman 1dari 18

Promosi Kondom

Tugas Dasar Promosi Kondom

Memberikan informasi dan pendidikan tentang kebutuhan menghindari


risiko IMS dan HIV dalam hubungan seks.
Mendiseminasikan informasi faktual tentang kualitas, keandalan dan
efektifitas kondom dalam mencegah KTD, IMS dan HIV
Meyakinkan dan memotivasi perilaku seks yang bertangung jawab
Mempromosikan manfaat kesehatan dan cara menggunakan kondom
secara konsisten dan benar
Mempromosikan penggunaan kondom sebagai normal dan bebas stigma
Menginformasikan populasi sasaran tentang ketersediaan kondom
(dimana, harga, kapan harus sedia kondom)

2
Media Promosi

Mading, wall
chart, papan Leaflet, Poster,
pengumuman, Small Media Flipchart,
Sticker,
banner, sign- Media KPP Keychain, dll
board, buletin
internal, game
Penyuluhan di
ruang tunggu,
Konseling, PE, Tatap Special lomba-lomba,
kuis /angket
PMO, PHN, Muka Event berhadiah,
hotline
sportainment,
edutainment3
Jangan Lupa Media Sosial Ya

Murah, mudah, aman, menyenangkan,


berbasis komunitas/pasien, ada keterlibatan
pasien, rasa memiliki tinggi. 4
Tips Mengembangkan Strategi Promosi
Perilaku apa yang ingin kita ubah, perilaku apa yang tidak ingin kita
ubah dari kelompok sasaran kita terkait kondom?
Apa sikap, keyakinan, mitos dan miskonsepsi kelompok sasaran tentang
kondom?

Apa hambatan sosial, budaya dan psikologis yang mempengaruhi


penggunaan kondom diantara kelompok sasaran?
Apa dan kapan cara paling efektif berkomunikasi dengan kelompok
sasaran selama di Puskesmas?
Apa yang hal-hal paling ingin diketahui kelompok sasaran terkait
kondom?
Siapa pihak-pihak yang paling mempengaruhi pendapat dan perilaku 5
kelompok sasaran dalam hal pemakaian kondom?
Dapat menjadi entry point
mempromosikan kondom dan
memetakan mitos yang masih ada.
Menghindarkan kesan bahwa
pencegahan HIV hanya dengan
kondom saja.
Membantu pencapaian target
MDGs poin 6A
6
Condom Promotional and Educational Kit

Dildo

Sebuah kit berisi alat- Kondom


alat berikut ini perlu
selalu tersedia di
setiap unit layanan
yang menyediakan Kartu Instruksi Kondom
kondom:

Flipchart/Media KIE
7
Prinsip-Prinsip Pendidikan Pasien

Educating is caring
Ases pengetahuan pasien
FIFO = First Important, First Out
Sampaikan apa dan bagaimana
dulu. Hindari mulai dg mengapa
Sederhanakan materi, gunakan
sudut pandang pasien
Pecah materi kompleks menjadi
beberapa bagian
Minta pasien mempraktekkan/
mengulang
Beri kesempatan pasien bicara
8
Roleplay

Menggunakan Media KIE


Untuk Promosi/Pendidikan
Pasien Tentang Kondom 9
Skenario I

Pasien ini adalah seorang pekerja seks laki-laki


(kucing). Ia telah 3 kali berobat ke Puskesmas dengan
keluhan IMS yang sama, Condiloma. Dia sudah disa- Sebagai Nakes,
rankan dokter untuk selalu menggunakan kondom. bagaimana cara
Anda mempromosi-
Namun pasien ini tidak percaya kemampuan kondom
kan kondom pada
dalam mencegah IMS. Menurutnya kondom bisa
pasien seperti ini?
ditembus virus Condiloma, jadi percuma saja pakai 10
kondom
Skenario II

Pasien ini adalah seorang WPS . Pengetahuan IMS,


HIV dan AIDS-nya sudah bagus. Namun herannya dia
masih percaya mitos minum antibiotik dan jamu Sebagai Nakes,
sebagai pencegahan IMS. Akibatnya dia hanya pakai bagaimana cara
Anda mempromosi-
kondom kalau antibiotknya habis atau lupa minum
kan kondom pada
jamu pada sore harinya.
pasien seperti ini?
11
Skenario III

Pasien ini adalah seorang LBT. Dia sudah pernah kena GO


dan Klamidia. Dia tahu dirinya berisiko. Tapi dia belum
bisa menghentikan perilaku jajannya karena dia sering Sebagai Nakes,
bawa truk ke Sumatera antara 2-3 minggu lamanya. Ia bagaimana cara
Anda mempromosi-
ingin menggunakan kondom ketika berhubungan seks
kan kondom pada
dengan istrinya, tetapi dia takut istrinya menolak dan
pasien seperti ini?
malah dinterogasi macam-macam. Karena itu, sampai 12
saat ini dia belum menggunakan kondom.
Skenario IV

Pasien ini adalah seorang Waria. Dia percaya bahwa


agar tidak tertular HIV maka harus pilih pelanggan
yang brondong dan bersih. Oleh kerana itu setiap kali Sebagai Nakes,
mendapat pelanggan brondong dan bersih, dia tidak bagaimana cara
Anda mempromosi-
pakai kondom
kan kondom pada
pasien seperti ini?
13
Visibiltas Kondom

Mengapa Penting?

Tidak visible = tidak


diketahui = tidak
dikenal = tidak ada
kondom = tidak ada
pemakaian kondom

14
Jika Kondom Tidak Visibel

Pasien tidak menemukan kondom yang mereka butuhkan,


orang akan kembali ke keputusan/pilihan yang sudah
diketahui/kebiasaan sebelumnya: tidak pakai kondom.

15
Meningkatkan Visibilitas: apa yang perlu dilakukan?

Visual yang menarik


Packaging yang menarik
Tempat display yang menarik dan
nyaman
Lokasi, lokasi, lokasi (penempatan
kondom)
Papan petunjuk
Alat promosi yang menarik
16
Apa Yang Bisa Dilakukan Di Puskesmas?

Memperbanyak condom
jar/condom display
Mempercantik visual condom jar
Membuat banner promosi yang
menarik di dekat setiap condom
jar
Packaging kondom yang lebih
menarik
Menempatkan condom jar di
lokasi-lokasi potensial lain:
tempat parkir, pos satpam, toilet

17
TERIMA KASIH
18