Anda di halaman 1dari 9

PRAKTIKUM FISIKA MENENTUKAN PERCEPATAN

GRAVITASI BUMI

1. Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari ilmu fisika, dimulai
dari yang ada dari diri kita sendiri seperti gerak yang kita lakukan setiap
saat, energi yang kita pergunakan setiap hari sampai pada sesuatu yang
berada diluar diri kita, salah satu contohnya adalah permainan ditaman
kanak-kanak, yaitu ayunan. Sebenarnya ayunan ini juga dibahas dalam ilmu
fisika, dimana dari ayunan tersebut kita dapat menghitung perioda yaitu
selang waktu yang diperlukan beban untuk melakukan suatu getaran
lengkap dan juga kita dapat menghitung berapa besar gravitasi bumi di
suatu tempat.

Pada percobaan ini, saya akan mencoba mencari percepatan gaya


gravitasi bumi di SMA Negeri Denpasar. Dalam percobaan ini ayunan yang
dipergunakan adalah ayunan yang dibuat sedemikian rupa dengan bebannya
adalah bandul fisis atau juga bisa menggunakan beban yang lainnya.
Pada dasarnya percobaan dengan bandul ini tidak terlepas dari getaran,
dimana pengertian getaran itu sendiri adalah gerak bolak balik secara
periodia melalui titik kesetimbangan. Getaran dapat bersifat sederhana dan
dapat bersifat kompleks. Getaran yang dibahasntentang bandul adalah
getaran harmonik sederhana yaitu suatu getaran dimana resultan gaya yang
bekerja pada titik sembarangan selalu mengarah ke titik kesetimbangan dan
besar resultan gaya sebanding dengan jarak titik sembarang ketitik
kesetimbangan tersebut. Maka dari itu saya menyelesaikan laporan ini untuk
mendapatkan nilai praktikum fisika dimana saya mencoba mengukur
percepatan grafitasi yang ada di sekitar sekolahan yaitu di SMA Negeri 7
Denpasar sehingga saya dapat mengetahui apakah hasilnya sama seperti
yang ada pada sumber-sumber buku atau literature lain yang menyebutkan
bahwa percepatan gaya gravitasi bumi adalah 9,8 m/s

2. Pendahuluan

A. Rumusan Masalah
1. Bagaimana mencari nilai percepatan gravitasi bumi di SMA Negeri 7
Denpasar dengan menggunakan sebuah beban/bandul?
2. apakah nilai tersebut sesuai dengan nilai konstanta percepatan gravitasi
bumi (g = 9.8 m/s2) atau tidak ?
B. Tujuan
Berdasarkan permasalahan yang ada, maka tujuan dari percobaan ini
adalah untuk mengamati perioda osilasi beban / bandul dan kemudian
menentukan besar percepatan gravitasi bumi di suatu tempat dimana
ditetapkan tempat itu adalah SMA Negeri 7 Denpasar.
C. Manfaat
Kita dapat mengaplikasikan rumus gravitasi dalam kehidupan nyata
dan dapat membuktikan apakah literature pada buku tentang gaya gravitasi
yang ditetapkan sebesar 9,8 adalah benar atau salah.
3. Landasan Teori

Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana


memiliki periode alias waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu
getaran secara lengkap. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila
benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan
kembali lagi ke titik tersebut.
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya
maka benda akan diam di titik kesetimbangan B. jika benda ditarik dari posisi
A lalu di lepas benda akan mulai bergerak dari titik A lalu ke titik B, titik C
dan kembali lagi ke B dan A. Urutannya adalah A-B-C-B-A. Seandainya benda
dilepaskan dari titik C maka urutan gerakannya adalah C-B-A-B-C.
Mencari periode dalam praktikum ini dapat digunakan rumus:
Keterangan:

1. T : Periode
2. t : waktu
3. n : jumlah getaran
Gravitasi adalah gaya tarik menarik yang terjadi antara semua partikel
yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan
gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum
gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang
cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar
menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda
di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi.
Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa,
seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan
manusia.
Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa
gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.
Jadi gerak gravitasi dapat di rumuskan

4. METODE PRAKTIKUM
A. Alat dan Bahan
1. Beban
2. statip
3. Benang 1 m
4. Stopwatch
5. Alat tulis
B. Langkah Kerja
1. Gantungkan tali sepanjang 1m pada statip
2. Ayunkan beban dengan simpangan kira-kira 5 cm
3. Cari waktu yang diperlukan untuk beberapa getaran. Jika titik B adalah titik
keseimbangan ayunan dan titik A adalah simpangan terjauh beban, maka
perhitungan 1 getaran adalah diawali dari A melalui B ketitik yang lain C
(misalnya) kembali melalui C dan berakhir di titik A lagi )lihat gambar
diatas).
4. Catat dan masukkan ke dalam table data, pada lembar data yang telah
tersedia.
5. Tentukan periode untuk masing-masing ayunan dengan rumus yang
tersedia
6. Tentukan harga percepatan grafitasi g dengan rumus yang tersedia
V. 5. Hasil Percobaan & Pembahasan
A. Hasil Percobaan
Banyak Wakt
Periode g
No. getaran u
(T) (cms2)
(n) (t)
1.
2.
3.
Rata-Rata

VI. 6. Kesimpulan
Ruang di sekitar benda bermassa disebut medan gravitasi. Medan
gravitasi ditimbulkan oleh benda-benda bermassa . Sebuah benda yang
dipengaruhi medan gravitasi akan mendapatkan gaya gravitasi.
Percobaan diatas juga didukung dengan tingkat ketelitian yang tinggi
yang berkisar antara 100% yang sesuai dengan hasil analisis data sehingga
dapat menjamin bahwa data hasil pengamatan tidak terjadi kesalahan dalam
penghitungannya.
Jika kita mengukur mungkin pada penghitungan atau pengukuran dilakukan
dengan teliti maka hasilnya akan tepat.Ternyata hasil dari praktikum yang
saya lakukan saat mengukur percepatan grafitasi di lingkungan sekolah yaitu
SMA Negeri 7 Denpasar dapat membuktikan teori yang ada pada sumber-
sumber buku atau literatur yang lain yang mengatakan bahwa percepatan
gravitasi bumi adalah 9,8 m/s2 walaupun harus mencoba beberapa kali
hingga mendapat ketelitian data yang tepat.

http://fuzailqaris.blogspot.com/2013/03/praktikum-fisika-menentukan-
percepatan.html
Menentukan Percepatan Gravitasi Dengan Metode Bandul Matematis

A. Pelaksanaan Praktikum
1 Tujuan praktikum : - Mengetahui prinsip kerja gerak periodik
- Menetukan percepatan gravitsi dengan metode bandul
matematis.
B. Landasan Teori
Bandul sederhana adalah bandul ideal yang terdiri dari sebuah titik massa, yang di
gantungkan pada tali ringan yang tidak dapat mulur. Jika bandul ditarik kesamping dari posisi
seimbangnya dan dilepaskan, maka bandul akan berayun dalam bidang bertikal karena pengaruh
gravitasi. Gerkannya merupakan osilasi dan perodik. Untuk sudut yang kecil (simpangan yang
kecil) keadaannya mendekati gerak dalam garis lurus, periode bandul sederhana adalah T = 2 .
Dimana periode ini tidak tergantung kepada massa partikel yang digantungkan (Hallidey,
2005:459-460).
Gerak bolak balik pendulum sederhana dengan gerakan yang dapat di abaikan
menyerupai gerak harmoni sederhana. Pendulum berosilasi sepanjang busur sebuah lingkaran
dengan amplitude yang sama disetiap sisi titik seimbang dan sementara menuju titik seimbang
lainnya bernilai maksimum. Simpangan pendulum sepanjang pendulum sepanjang busur
dinyalakan dengan X = 1a, gerak tersebut adalah harmonic sederhana (giancoli, 2001:375-376).
Bandul matematis tlah lama digunakan untuk mengukur nilai gravvitasi mutlak di suatu
titik di permukaan bumi. Pengukuran ini didasarkan pada perubahan poeriode ayunan bandul
matematis terhadap panjang lainnya. Pengukuran gravitasi mutlak dengan bandul matematis
dapat di lakukan dengan teliti jika pengukuran waktu juga sangat teliti (Bakti, 2007:18).
C. Alat dan Bahan

Stop watch

Mistar

Penggaris busur

Seperangkat bandul matematis

Tali

D. Langkah Kerja

1. Menyiapkan alat dan bahan praktikum yang diperlukan

2. Menimbang salah satu massa bandul

3. Mengatur panjang tali pada 6 panjang tali yang berbeda, mulai dari panjang tali yang
terbesar yang bisa diukur sampai panjang tali sebesar l = 15cm

4. Mengikat bandul dengan tali yang telah ditentukan panjangnya, kemudian


menggantungkannya pada statif.

5. Memberikan simpangan pada bandul kurang dari 300 menggunakan busur derajat, lalu
melepaskannya sehingga bandul berayun/berorientasi.

6. Mengamati bandul dan mencatat waktu ayunan bandul setelah 20 kali osilasi pada table
hasil pengamatan

7. Melakukan percobaan selanjutnya untuk 20 ayunan dengan massa bola bandul yang
berbeda, tetapi panjang tali bandul sama.

8. Membuat grafik T2 terdadap l, mencari garis lurus yang cocok dengan titik-titik hasil ukur
dan menentukan kemiringan dari garis tersebut.

E. Hasil Pengamatan

Table hasil pengamatan (untuk m = 35,5 mm)


Masa bola bandul 35,5 gram
Panjang tali (cm) 20 cm 19 cm 18 cm 17 cm 16 cm 15 cm
Waktu untuk 20
18,15 18,12 17,46 17,17 16,11 16,03
ayunan (s)
Periode T (s) 0,91 0,91 0,87 0,86 0,81 0,80
T2 (s) 0,8281 0,8281 0,7569 0,7396 0,6561 0,64

Table hasil pengamatan (untuk m = 68,70 gram).

Masa bola bandul 68,70 gram


Panjang tali (cm) 20 cm 19 cm 18 cm 17 cm 16 cm 15 cm
Waktu untuk 20
18,22 18,20 17,34 17,17 16,43 16,13
ayunan (s)
Periode T (s) 0,91 0,91 0,87 0,86 0,82 0,81
T2 (s) 0,8281 0,8281 0,7569 0,7396 0,6724 0,6561

Table hasil pengamatan (untuk m = 69,06 gram)

Masa bola bandul 69,06 gram


Panjang tali (cm) 20 cm 19 cm 18 cm 17 cm 16 cm 15 cm
Waktu untuk 20
18,40 18,19 17,48 17,04 16,76 16,39
ayunan (s)
Periode T (s) 0,91 0,91 0,87 0,85 0,84 0,82
T2 (s) 0,8464 0,8281 0,7569 0,7225 0,7056 0,6724

F. Pembahasan
Pada praktikum bandul matematis, kami melakukan tiga kali percobaan sejenis, dengan
panjang tali (l), dan sudut simpang ( ) yang sama, tetapi massa bola bandul yang berbeda. Pada
masing-masing percobaan, jumlah ayunan yang kami berikan sama yaitu 20 ayunan. Dari tiap-
tiap percobaan yang dilakukan, kami memperoleh data-data yang akan dibahas lengkap pada
bagian analisis data.
Percobaan bandul matematis dilkukan untuk menentukan besarnya percepatan gravitasi pada
suatu tempat. Bandul matematis adalah benda yang digantung pada tali ringan ang tidak mulur.
Jika bandul dimiringkan dengan sudut 0 dari titik seimbangnya, lalu dilepaskan, maka dandul
akan berayun secara vertical karena pengaruh gravitasi. Pada percobaan ini, bandul akan
berayun-ayun apabila tali dimirngkan dengan sudut 15 0 . hal ini disebabkan karna adanya gaya
yang bersarnya sebanding dengan jarak dari suatu titik, sihingga selalu menuju titik
keseimbangan. Penggunaan panjang tali berpengaruh terhadap waktu yang diperlukan untuk 20x
ayunan.
Berdasarkan hasil percobaan pada praktikum ini, diketahui bahwa semakin pendek
tali, maka ayunan akan semakin cepat dan waktu yang dibutuhkan sedikit, begitu
juga sebaliknya apabila tali yang digunakan panjang, maka ayunan akan semakin
pelan dan waktu yang dibutuhkan lebih banyak. Hal ini sesuai dengan persamaan
periode pada bandul, yaitu : T = 2 dimana, periode atau waktu ayunan
berbanding terbalik dengan panjang tali. Selain itu, ayunan pada bandul akan
mengalami gerak rotasi pada beban yang diperngaruhi oleh gaya gravitasi. Gaya
yang bekerja pada beban adalah gaya berat m.g dan tegangan tali T dalam tali.
Komponen radial dari gaya-gaya yang bekerja memberikan percepatan sentripetal
yang diperlukan agar bergerak pada busur lingkaran. Komponen tangensil (arah mg
sin ) adalah gaya pembalik pada beban yang cenderung mengembalikan massa
kepada posisi seimbang. Nilai perceaptan gravitasi oleh periode, panjang tali dan
beban.

Pada percobaan kali ini, kami mencari dan menghitung besar dari nilai gravitasi pada
masing-masing percobaan yang dilakukan. Kemudian dari hasil perhitungan pada analisis data,
dihhasilkan bahwa nilai gravitasi pada beban pertama adalha 12,36 kemudian pada percobaan
kedua, nilai percepatan gravitasi yang dihasilkan adalah 9,86 dan pada percoaan terakhir, nilai
gravitasinya 39,44. Sebenarnya, jika dilihat dari hasil gravitasi yang diperoleh, terdapat
perbedaan dengan besarnya nilai grabitasi yang telah kita ketahui sebesar 9,8 m/s 2. Hal ini bisa
disebabkan karena adanya gesekan antara tali dengan udara (angin), sehingga benda yang
berosilasi gerak bolak-baliknya tida tepat sama. Beberapa factor lainnya juga ikut mempengaruhi
kejadian tersebut, diantranya sepertikurang ketilitian kami dalam mengukur, dalam hal ini
menyangkut ketidak tepatan dalam menghitung waktu, adanya gaya tambahan pada saat
melkukan ayunan bandul dan terbentuknya bandul pada meja / tinak statif.
Pemberian sudut simpang juga mempengaruhi terjadinya kesalahan dalam melakukan
percobaan, karena permberian sudut simpang dan pengukuran panjang tali (l) beropengaruh
langsung dalam perhitungan.
Pada praktikum kali ini, selain mencari nilai gravitasi, kami juga mencari tingkat
keberhasilan praktikum. Tingkat keberhasilan (kp) yang kami peroleh adalah 88,57% dari 3 kali
percobaan yang dilakukan. Kesalahan relative pada praktikum kali ini adalah 11,53%. Hal ini
menunjukkan bahwa data yang didapat serta perhitungan perode dan frekunsi sedikit mendekati
akurat.
G. Kesimpulan dan Saran
Dari hasil pengamatan dan analisis data, kami dapat menyimpulkan bahwa :

Semakin panjang tali bandul, maka waktu yang digunakan untuk berayun semakin besar
dan begitu pula sebaliknya.

Pengukuran panjang tali (l) dan dapat mempengaruhi besarnya nilai dari gravitasi.

Percepatan gravitasi tidak dipengaruhi oleh massa beban yang digunakan, namun
dipengaruhi oleh panjang tali (l) yang berdampak pada periode yang dihasilkan.

http://bromadona.blogspot.com/2013/08/menentukan-percepatan-gravitasi-
dengan.html