Anda di halaman 1dari 1

Pipiku sudah seperti ini

tak karna sakit gigi

Lalu tawamu, dengan pipi merona


Tiba-tiba mencairkan segala
Udara dingin di sela-sela jemari

Kukira hanya berhenti di sana


Namun kau lanjutkan kata-katamu
Dan suara-suara menggema
Tawa-tawa mengisi kekikukan

Kita,
menertawakan luka
sakit yang kusimpan rapat-rapat
serapat bibirku yang terkunci
senyuman yang sampai hari ini.