Anda di halaman 1dari 6

6

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Di kalangan mahasiswa PKN STAN yang mayoritas berasal dari
berbagai daerah di Indonesia, bahasa yang mereka gunakan untuk
berkomunikasi adalah bahasa Indonesia. Mereka menggunakan bahasa
Indonesia untuk aktivitas perkuliahan, kegiatan kampus, dan memulai
interaksi karena bahasa Indonesia merupakan bahasa yang dapat dimengerti
oleh mayarakat Indonesia. Tidak jarang, penggunaan bahasa Indonesia saat
berkomunikasi berubah menjadi bahasa daerah tertentu karena mahasiswa
tersebut berasal dari daerah yang memiliki kesamaan bahasa.
Penggunaan bahasa daerah menjadi sangat kental saat para
mahasiswa berada di luar jam perkuliahan dan berkumpul bersama teman-
teman yang mayoritas memiliki bahasa daerah yang sama. Bahasa daerah
yang telah mereka gunakan sejak kecil akan terus melekat dalam diri mereka
meskipun mereka telah berada dalam lingkungan yang kaya akan perbedaan
bahasa daerah dan budaya dari seluruh Indonesia.
Atas pernyataan tersebut, kami menjadi terdorong untuk melakukan
penelitian yang berjudul PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN
MAHASISWA PKN STAN. Kami tertarik memilih judul tersebut karena kami
ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bahasa yang digunakan mahasiswa
PKN STAN dalam berkomunikasi.

1.2 Masalah
Bangsa Indonesia memiliki keanekaragaman bahasa dan budaya
berbeda-beda di berbagai daerah. Keanekaragaman tersebut merupakan ciri
khas bangsa Indonesia dan merupakan kekayaan yang harus dilestarikan.
Penggunaan bahasa daerah selalu melekat pada setiap masyarakat, mereka
cenderung mengutamakan bahasa daerah yang mereka miliki daripada
menggunakan bahasa Indonesia saat berkomunikasi dengan orang lain. Hal
tersebut terjadi karena tidak banyak masyarakat yang tidak memahami
penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kebiasaan masyarakat
yang lebih mengutamakan bahasa daerah akan berpengaruh terhadap
perkembangan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa resmi negara
Indonesia.

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN


6

1.3 Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengutamaan bahasa
daerah di kalangan mahasiswa PKN STAN tanpa mengesampingkan bahasa
Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.

1.4 Metodologi
Dalam melakukan penelitian tentang pengutamaan bahasa daerah di
kalangan mahasiswa PKN STAN, kami menggunakan teknik kuisioner dalam
mengumpulkan data. Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang
digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan
tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui. Kuesioner digunakan untuk
menyebut metode maupun instrumen. Jadi dalam menggunakan metode
angket atau kuesioner instrumen yang dipakai adalah angket atau kuesioner.
Kami memilih langsung sampel acak yang berasal dari mahasiswa PKN STAN
yang berjumlah 20 orang. Dengan menggunakan teknik tersebut, data yang
kami peroleh merupakan data yang otentik karena kami mengajukan
beberapa pertanyaan yang dijawab langsung oleh para mahasiswa.

1.5 Rumusan Masalah


1. Bagaimana pengutamaan bahasa daerah di kalangan mahasiswa PKN
STAN?
2. Bagaimana solusi meningkatkan kualitas berbahasa Indonesia di kalangan
mahasiswa PKN STAN tanpa menggeser bahasa daerah untuk menjaga
keanekaragaman budaya?

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN


6

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Penggunaan Bahasa Daerah di Kalangan Mahasiswa PKN STAN


Keanekaragaman budaya di PKN STAN merupakan penyebab
mahasiswa menggunakan bahasa daerah yang berbeda di lingkungan PKN
STAN. Sering kali mahasiswa PKN STAN berbicara menggunakan bahasa
daerah asal mereka ketika berada di lingkungan kampus, khususnya
berbicara dengan teman sedaerah yang memiliki persamaan bahasa,
budaya, dan lingkungan.
Kami melakukan survei terhadap beberapa responden yang
merupakan mahasiswa PKN STAN mengenai penggunaan bahasa daerah di
lingkungan PKN STAN. Dari 20 responden yang kami berikan angket atau
kuesioner, menghasilkan data sebagai berikut:

No
Pertanyaan Ya Tidak
.
1. Apakah Anda lebih sering berbicara
menggunakan bahasa daerah dengan teman 70% 30%
sedaerah di lingkungan kampus?
2. Apakah Anda lebih nyaman dan terbiasa
menggunakan bahasa daerah daripada bahasa 45% 55%
Indonesia?
3. Apakah Anda lebih mencintai dan bangga
terhadap bahasa daerah daripada bahasa 20% 80%
Indonesia?
4. Apakah Anda tetap berbicara menggunakan
beberapa kata bahasa daerah dengan teman 10% 90%
yang berbeda daerah di lingkungan kampus?
5. Apakah Anda lebih mengutamakan bahasa
daerah daripada bahasa Indonesia di lingkungan 0% 100%
kampus?

Berikut penjelasan yang dapat diterangkan dari data diatas:


1. Intensitas penggunaan bahasa daerah
Dari data diatas, didapatkan sebanyak 70% responden mengatakan
bahwa penggunaan bahasa daerah sering dilakukan dengan teman se-
daerah di lingkungan kampus. Hal ini terjadi karena persamaan bahasa,
budaya, dan lingkungan yang dimiliki antara responden dengan teman

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN


6

sedaerah. Data diatas membuktikan bahwa intensitas penggunaan


bahasa daerah di lingkungan kampus masih banyak.
2. Kenyamanan dan kebiasaan menggunakan bahasa daerah
Dari data diatas, didapatkan sebanyak 45% responden mengatakan
bahwa mereka lebih nyaman dan terbiasa menggunakan bahasa daerah
daripada bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena pengaruh lingkungan
daerah asal responden yang biasanya berinteraksi menggunakan bahasa
daerah. Data diatas membuktikan kenyamanan dan kebiasaan peng
gunaan bahasa daerah dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
3. Rasa cinta dan bangga terhadap bahasa daerah
Dari data diatas, didapatkan sebanyak 20% responden mengatakan
bahwa mereka lebih mencintai bahasa daerah daripada bahasa
Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa rasa cinta dan bangga terhadap
bahasa Indonesia sangat tinggi di kalangan mahasiswa PKN STAN.
4. Penggunaan bahasa daerah di lingkungan heterogen
Dari data diatas, didapatkan sebanyak 10% responden yang mengatakan
bahwa mereka masih berbicara menggunakan bahasa daerah dengan
teman yang berbeda daerah. Hal ini terjadi karena penggunaan bahasa
daerah yang tidak sesuai dengan kondisi dan situasi, sebaliknya
sebanyak 90% responden menggunakan bahasa daerah sesuai dengan
kondisi dan situasi.
5. Pengutamaan bahasa daerah
Dari data diatas, didapatkan seluruh responden lebih mengutamakan
penggunaan bahasa Indonesia daripada bahasa daerah. Hal ini
membuktikan bahwa kesadaran responden akan pentingnya penggunaan
bahasa Indonesia di lingkungan kampus.

2.2 Solusi Meningkatkan Penggunaan Bahasa Indonesia


Tidak bisa dipungkiri bahwa di lingkungan PKN STAN pun masih banyak
pelajar yang menggunakan bahasa daerahnya ketika berkomunikasi bersama
dengan teman-temannya. Untuk saat ini yang bisa kelompok kami lakukan
agar pelajar di PKN STAN lebih mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia
adalah dengan menyadarkan pelajar PKN STAN bahwa bahasa Indonesia
sebagai bahasa nasional harus diutamakan penggunaannya. Penggunaan
bahasa daerah boleh saja digunakan, asalkan tetap mengutamakan bahasa
Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bisa diwujudkan dengan saling
mengingatkan satu sama lain.

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN


6

Namun untuk kedepannya yang dapat kami lakukan agar para pelajar
lebih mengedepankan penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan kampus
adalah dengan mengadakan kegiatan rutin yang berpusat pada penggunaan
bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini bisa diwujudkan dengan
mengadakan kegiatan Penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan kampus.
Karena melalui kegiatan rutin ini kami yakin dan percaya bahwa pelajar di
PKN STAN akan lebih mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia
dilingkungan kampus dibanding dengan menggunakan bahasa daerahnya.
BAB III
PENUTUPAN
3.1 Simpulan
Dari pembahasan pada bab sebelumnya kami menyimpulkan bahwa
mahasiswa PKN-STAN yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia lebih
sering menggunakan bahasa daerahnya bila bertemu dengan teman
sedaerah. Namun, saat berkumpul dengan teman yang berasal dari berbagai
daerah lain siswa masih tetap memilih menggunakan bahasa Indonesia.
Penggunaan bahasa daerah di lingkungan PKN-STAN menurut survei kami
digunakan sesuai dengan kondisi dan lawan bicara. Bila dalam kondisi yang
lebih formal dan dengan lawan bicara yang lebih tua tetap menggunakan
bahasa Indonesia.

3.2 Saran
Penggunaan bahasa daerah tidak dilarang, hanya saja digunakan pada
situasi yang sesuai dan jangan sampai mengesampingkan pengutamaan
bahasa Indonesia karena kita sebagai warga negara dan bangsa Indonesia
menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN


6

DAFTAR PUSTAKA
Afandi, Andri. 10 Oktober 2015. Peranan Bahasa Daerah dalam Perkembangan
Bahasa Indonesia. http://afandiandri.blogspot.co.id/2015/10/peranan-bahasa-
daerah-dalam.html

Arifin, E. Zainal dan S. Amran Tasai. 2009. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta:
Akademika Pressindo

https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_daerah

PENGUTAMAAN BAHASA DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA STAN