Anda di halaman 1dari 6

MODUL 7

METODE, MEDIA, DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR IPS


KELAS 5 DAN 6

KEGIATAN BELAJAR 1
MERANCANG DAN MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE
PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN KOGNITIF

A. PENGERTIAN PENDEKATAN KOGNITIF


Pendekatan kognitif adalah suatu pendekatan yang menekankan pada
kecakapan intelektual. Aspek yang termasuk kognitif adalah pengetahuan,
pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi. Pendekatan kognitif
menekankan cara individu memberi respon yang datang dari lingkungan
dengan cara mengorganisasikan data, memformulasikan masalah, membangun
konsep dan rencana pemecahan masalah dengan simbol verbal dan nonverbal.

B. CARA MERANCANG PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS


SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN KOGNITIF
Salah satu metode pembelajaran yang berlandaskan pendekatan
kognitif adalah latihan inkuiri. Metode latihan inkuiri didasarkan atas
terjadinya konfrontasi intelektual. Guru mengajukan suatu situasi teka teki
dan siswa memecahkannya. Guru harus mampu menyajikan peristiwa yang
membangkitkan siswa untuk agar terjadi konfrontasi intelektual.
Tahap tahap penerapan latihan inkuiri :
1. Menyajikan masalah
Guru mengajukan masalah dan menentukan prosedur inkuiri yang akan
ditempuh siswa.
2. Mengumpulkan data dan verifikasi data
Siswa mengumpulkan informasi tentang masalah yang diajukan.
3. Mengumpulkan unsur baru
Guru dan siswa mengadakan eksperimen dan pengumpulan data.
4. Merumuskan penjelasan
Guru dan siswa merumuskan penjelasan secara mendetail, rapi dan
sistematis.

5. Menganalisis terhadap proses inkuiri


Tahap ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana proses inkuiri
telah dilaksanakan dan mememukan kekurangan untuk diperbaiki secara
sistematis.

C. MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS SD


YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN KOGNITIF
Melalui penerapan metode inkuiri diharapkan siswa memiliki
keterampilan dalam proses ilmiah, dan menguasai strategi penelitian secara
kreatif.

KEGIATAN BELAJAR 2

MERANCANG DAN MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE


PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN SOSIAL

A. PENGERTIAN PENDEKATAN SOSIAL


Pendekatan sosial berangkat dari dua asumsi. Pertama, masalah masalah
sosial diidentifikasi atas dasar kesepakatan yang diperoleh dalam proses sosial
dan menggunakan prinsip sosial. Kedua, proses sosial yang demokratis perlu
dikembangkan untuk memperbaiki masyarakat.
Salah satu metode pembelajaran yang berlandaskan pendekatan sosial adalah
inkuiri sosial. Terdapat 3 ciri poko metode inkuiri sosial, yaitu :
1. Adanya aspek aspek sosial dalam kelas yang dapat menumbuhkan
terciptanya situasi diskusi
2. Adanya penetapan hipotesis
3. Adanya fakta fakta sebagai bahan pembuktian hipotesis.

Tahap tahap penerapan inkuiri sosial :

1. Tahap orientasi
2. Tahap hipotesis
3. Tahap defenisis
4. Tahap eksplorasi
5. Tahap pembuktian hipotesis
6. Tahap generalisasi.

B. MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS DI SD


BERLANDASKAN PENDEKATAN SOSIAL
Penggunaan metode pembelajaran IPS SD harus membantu siswa
untuk mengembangkan kemampuan hubungan dengan masyarakat, yang pada
gilirannya kelak akan mampu membangun masyarakat dan mampu
mengadakan hubungan antar pribadi.

KEGIATAN BELAJAR 3

MERANCANG DAN MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE


PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN
PERSONAL
A. PENGERTIAN PENDEKATAN PERSONAL
Pendekatan personal adalah suatu pendekatan yang menekankan pada
usaha siswa untuk mengembangkan dirinya dan pembentukan sikap.

B. CARA MERANCANG PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN


YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN PERSONAL
Setiap individu mempunyai karakteristik berbeda pula. Oleh karena
itu, menuntut pendekatan yang berbeda pula. Salah satu contoh pendekatan
personal adalah metode penemuan kelas.
Metode pertemuan kelas menurut Glasser dibedakan menjadi tiga tipe yaitu :
1. Tipe penemuan pemecahan masalah sosial
Siswa berusaha tanggung jawab untuk belajar dan memecahkan
masalahnya didalam kelas.
2. Tipe pertemuan terbuka
Siswa diberi kebebasan dalam memikirkan dan menjawab pertanyaan dari
guru
3. Tipe pertemuan terarah dan terbuka
Sama dengan tipe ke 2 tetapi permasalahannya diarahkan kehal yang
sedang dipelajari.

Langkah langkah penerapan metode pertemuan kelas, yaitu :


1. Menciptakan iklim yang mengundang keterlibatan
Tugas guru adalah mendorong setiap siswa untuk berperan serta dalam
kegiatan belajar mengajar dan menyeleksi pendapat siswa tanpa disertai
dengan celaan dan penilaian.
2. Menyajikan masalah untuk diskusi
Tugas siswa dibantu guru adalah mengajukan, mengemukakan,
mendeskripsikan masalah, mengidentifikasi konsekuen dan
mengidentifikasi norma sosial.
3. Mengembangkan pertimbangan nilai pribadi
Siswa harus mengidentifikasi nilai dari masalah perilaku dan norma sosial,
dan membuat pertimbangan pribadi terhadap norma sosial yang dapat
mengarah kepada pemilihan perilaku dan nilai perilaku yang ditemukan.
4. Mengidentifikasi alternatif tindakan
Siswa mengidentifikasi alternatif prilaku dan sepakat menaatinya.
5. Merumuskan kesepakatan
Siswa secara bersama menentukan kesepakatan
6. Perilaku tindak lanjut
Mengukur efektifitas kesepakatan dan perilaku baru.

C. MENERAPKAN PENGGUNAN METODE PEMBELAJARAN IPS SD


YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN MODIFIKASI PERSONAL
Penggunaan metode pembelajaran ips yang berlandaskan pendekatan
personal dititikberatkan pada usaha penggalian nilai nilai peristiwa yang
terjadi, kemudian siswa menyeleksi dan mencoba untuk menerapkannya
dalam menyikapi masalah sosial yang ada.

KEGIATAN BELAJAR 4

MERANCANG DAN MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE


PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN
MODIFIKASI PERILAKU

A. PENGERTIAN PENDEKATAN MODIFIKASI PERILAKU


Pendekatan modifikasi perilaku adalah cara mengajar yang bertujuan
mengusahakan terjadinya perilaku siswa.
1. Rumpun pendekatan perilaku
Dapat dibedakan menjadi enam yaitu :
a. Pendekatan pengelolaan kontingensi menurut skinner, menekankan
kepada penguasaan fakta, konsep, skill yang dijadikan dasar
pengubahan tingkah laku.
b. Pendekatan mawas diri menurut skinner, menekankan bentuk tingkah
laku sosial dan keterampilan mawas diri
c. Pendekatan relaksasi menurut david c. Rimm dan john c. Master,
menekankan pembentukan pribadi yang dapat menanggulangi stres
dan kecamasan
d. Pendekatan reduksi stress menurut david c. Rimm dan john c. Master,
menekankan cara menghadapi kecemasan dalam sosial.
e. Pendekatan assertive training menurut j. Welpe, alnorld a. Lazarus dan
a. Salter, bersifat langsung, spontanitas ekspresif dalam perubahan
sosial.
f. Pendekatan direct training menurut robert gagne, karl. U. Smith dan
margaret foltz smith, menekankan pembentukan pola tingkah laku dan
keterampilan.
B. CARA MERANCANG PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS
DI SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN MODIFIKASI
PERILAKU
Salah satu pendekatan modifikasi perilaku adalah pendekatan mawas diri,
melalui 5 tahap yaitu :
1. Tahap pengenalan prinsip tingkah laku
2. Tahap menetapkan data dasar
3. Tahap menyiapkan program yang realistis
4. Tahap pelaksanaan program
5. Tahap evaluasi dan tindak lanjut
C. MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS SD
BERLANDASKAN PENDEKATAN MODIFIKASI PERILAKU
Setelah menerapkannya diusahakan terjadinya perubahan dalam
perilaku siswa dan perubahan perilaku tersebut haruslah dapat diamati secara
jelas.

KEGIATAN BELAJAR 5

MERANCANG DAN MENERAPKAN PENGGUNAAN METODE


PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN
EKSPOSITORI

A. PENGERTIAN PENDEKATAN EKSPOSITORI


Adalah pendekatan yang menekankan pada pengolahan materi
pelajaran yang telah jadi atau siap disampaikan kepada siswa. Dalam kegiatan
belajar mengajar dengan pendekatan ekspositori yang penting adalah
menentukan informasi apa yang akan diberikan kepada siswa. Salah satu
metode yang berlandaskan pendekatan ekspositori adalah metode ceramah.
B. CARA MERANCANG PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS
DI SD YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN EKSPOSITORI
Metode ceramah baik digunakan jika :
1. Bahan yang diberikan merupakan bahan baru
2. Jumlah siswa banyak
3. Siswa dapat memahami informasi yang disampaikan melalui kata kata.

Langkah langkah dalam melaksanakan metode ceramah adalah :

1. Melakukan kegiatan pendahuluan


a. Menjelaskan tujuan
b. Mengemukakan pokok materi
c. Memancing pengalaman siswa
2. Menyajikan bahan pelajaran dengan memperhatikan faktor faktor:
a. Perhatian siswa
b. Menjelaskan materi
c. Kegiatan pembelajaran yang bervariasi
d. Umpan balik dari siswa ke guru
e. Motivasi

3. Menutup pelajaran:
a. Menarik kesimpulan
b. Memberi kesempatan siswa menanggapi kembali bahan pelajaran
c. Melaksanakan penilaian akhir
d. Tindak lanjut.

C. MENERAPAKAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN IPS SD


YANG BERLANDASKAN PENDEKATAN EKSPOSITORI
Setelah menerapkan metode ini diharapkan siswa lebih aktif dan siap
dalam mencari, menemukan dan memecahkan masalah secara sendiri.