Anda di halaman 1dari 37

Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.

id dan tidak untuk di

SNI 8152:2015
komersialkan

Badan Standardisasi Nasional


Pasar rakyat
Standar Nasional Indonesia

ICS 03.080.99
ar
di
s
a
si
N
a
si
o
n
al
,
C
o
p
y
st
a
n
d
ar
in
i
di
b
u
at
u
nt
u
k
p
e
n
a
y
a
n
g
BSN 2015 a
n
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau
seluruh isi dokumen ini dengan cara dan dalam bentuk apapun serta dilarang mendistribusikan di
dokumen ini baik secara elektronik maupun tercetak tanpa izin tertulis dari BSN w
w
BSN w.
Email: dokinfo@bsn.go.id
www.bsn.go.id b
s
n.
g
o.
id
Diterbitkan di Jakarta d
a
SNI 8152:2015

ar
di
Daftar isi
s
a
si
Daftar isi................................................................................................................................... i N
Prakata.................................................................................................................................... ii a
Pendahuluan........................................................................................................................... iii si
1 Ruang lingkup..................................................................................................................... 1 o
2 Istilah dan definisi............................................................................................................... 1 n
3 Klasifikasi pasar................................................................................................................. 3 al
4 Persyaratan pasar rakyat................................................................................................... 3 ,
4.1 Persyaratan umum..................................................................................................... 3 C
4.1.1 Lokasi pasar................................................................................................... 3 o
4.1.2 Kebersihan dan kesehatan............................................................................. 4 p
4.1.3 Keamanan dan kenyamanan.......................................................................... 4 y
4.2 Persyaratan teknis...................................................................................................... 4 st
4.2.1 Ruang dagang................................................................................................ 4 a
4.2.2 Aksesibilitas dan zonasi.................................................................................. 5 n
4.2.3 Pos ukur ulang dan sidang tera...................................................................... 5
d
4.2.4 Fasilitas umum............................................................................................... 6
ar
4.2.5 Elemen bangunan.......................................................................................... 7
4.2.6 Keselamatan dalam bangunan....................................................................... 7
in
4.2.7 Pencahayaan.................................................................................................. 7 i
4.2.8 Sirkulasi udara................................................................................................ 8 di
4.2.9 Drainase......................................................................................................... 8 b
4.2.10 Ketersediaan air bersih................................................................................. 8 u
4.2.11 Pengelolaan air limbah................................................................................. 8 at
4.2.12 Pengelolaan sampah.................................................................................... 8 u
4.2.13 Sarana telekomunikasi................................................................................. 9 nt
4.3 Persyaratan pengelolaan............................................................................................ 9 u
4.3.1 Prinsip pengelolaan pasar.............................................................................. 9 k
4.3.2 Tugas pokok dan fungsi pengelola pasar........................................................ 9 p
4.3.3 Prosedur kerja pengelola pasar.................................................................... 10 e
4.3.4 Struktur pengelola pasar............................................................................... 10 n
4.3.5 Pemberdayaan pedagang............................................................................ 10 a
4.3.6 Pembangunan pasar.................................................................................... 10 y
5 Penerapan persyaratan pada klasifikasi pasar................................................................. 11 a
Bibliografi.............................................................................................................................. 15 n
g
Tabel 1 - Persyaratan pasar rakyat berdasarkan tipe............................................................11
a
n
di
w
w
w.
b
s
n.
g
o.
id
d
a
BSN 2015 i
SNI 8152:2015

ar
di
Prakata
s
a
si
N
Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015, Pasar rakyat, disusun dengan tujuan sebagai a
pedoman dalam mengelola dan membangun pasar rakyat, serta memberdayakan komunitas si
pasar rakyat. o
n
Dengan dikelolanya pasar rakyat sesuai dengan pedoman ini diharapkan produk yang al
beredar di dalam pasar sesuai ketentuan yang pada akhirnya dapat meningkatkan ,
perlindungan terhadap konsumen. Disamping itu diharapkan pasar rakyat dapat dikelola C
o
secara lebih profesional dan menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat
p
perbelanjaan, pertokoan, mall, plasa, maupun pusat perdagangan lainnya. y
st
Standar ini disusun oleh Komite Teknis 03-03, Jasa bidang perdagangan. Standar ini telah a
dibahas dan disetujui dalam rapat konsensus nasional di Jakarta, pada tanggal 20 November n
2014. Konsensus ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, yaitu d
perwakilan dari produsen, konsumen, pakar dan pemerintah. ar
in
Standar ini telah melalui tahap jajak pendapat pada tanggal 8 Desember 2014 sampai i
di
dengan 8 Februari 2015, dengan hasil akhir disetujui menjadi SNI.
b
u
at
u
nt
u
k
p
e
n
a
y
a
n
g
a
n
di
w
w
w.
b
s
n.
g
o.
id
d
a
BSN 2015 ii
SNI 8152:2015

ar
di
Pendahuluan
s
a
si
N
Dengan disahkannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, istilah Pasar a
Tradisional berubah penyebutannya menjadi Pasar Rakyat. Pasar Rakyat merupakan suatu si
lembaga ekonomi yang mempunyai fungsi strategis, diantaranya: (1) simpul kekuatan o
ekonomi lokal; (2) memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah; (3) meningkatkan n
al
kesempatan kerja; (4) menyediakan sarana berjualan, terutama bagi pelaku usaha mikro,
,
kecil dan menengah; (5) menjadi referensi harga bahan pokok yang mendasari perhitungan
C
tingkat inflasi dan indikator kestabilan harga; (6) meningkatkan Pendapatan Asli Daerah o
(PAD); (7) sebagai salah satu sarana keberlanjutan budaya setempat; serta (8) merupakan p
hulu sekaligus muara dari perekonomian informal yang menjadi tulang punggung y
perekonomian Indonesia. st
a
n
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, dapat dipahami bahwa pada saat ini terdapat banyak d
Peraturan yang terkait dengan pembangunan maupun pengelolaan Pasar, misalnya ar
Peraturan Presiden (Perpres) No. 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar in
Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern; Peraturan Menteri Perdagangan No. 48 i
Tahun 2013 tentang Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Distribusi di
Perdagangan; Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 70 Tahun 2013 b
tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan u
Toko Modern; Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan at
Pemberdayaan Pasar Tradisional; Peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 2013 tentang u
Fasilitas Khusus Menyusui dan Memerah ASI; Keputusan Menteri Kesehatan Republik
nt
u
Indonesia No. 519 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat; Peraturan
k
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia No. 29 Tahun 2006 tentang Pedoman p
Persyaratan Teknis Bangunan Gedung; serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 30 e
Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung n
dan Lingkungan. a
y
Untuk memudahkan para pelaku pasar dalam mengelola dan membangun pasar serta a
memberdayakan komunitas pasar, disusunlah standar ini dengan memadukan peraturan- n
g
peraturan tersebut. Standar ini diharapkan dapat menjadi rujukan agar pasar rakyat menjadi
a
rumah ekonomi dan rumah budaya Indonesia yang mempunyai daya saing dengan tetap
n
mempertahankan kearifan lokal. di
w
w
w.
b
s
n.
g
o.
id
d
a
BSN 2015 iii
SNI 8152:2015

ar
di
Pasar rakyat
s
a
si
N
1 Ruang lingkup a
si
Standar ini menetapkan ketentuan dari persyaratan umum, persyaratan teknis dan o
persyaratan pengelolaan yang harus dimiliki oleh pasar rakyat. n
al
Pasar yang memperdagangkan komoditi khusus (pasar tematik), seperti pasar hewan, pasar ,
bunga, dan lain-lain) tidak termasuk dalam cakupan standar ini.
C
o
p
Standar ini meliputi istilah dan definisi, klasifikasi pasar rakyat, persyaratan pasar rakyat, dan y
penerapan persyaratan pada klasifikasi pasar rakyat. st
a
n
2 Istilah dan definisi 2.1 d
pasar ar
lembaga ekonomi tempat bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun in
tidak langsung berupa pusat perbelanjaan, pasar rakyat, pertokoan, mall, plasa, pusat i
perdagangan maupun sebutan lainnya, untuk melakukan transaksi perdagangan di
b
u
2.2
at
pasar rakyat
pasar dengan lokasi tetap yang berupa sejumlah toko, kios, los, dan bentuk lainnya dengan
u
nt
pengelolaan tertentu yang menjadi tempat jual beli dengan proses tawar-menawar
u
k
2.3 p
klasifikasi pasar rakyat e
pengelompokan kelas pasar rakyat untuk penerapan persyaratan umum, persyaratan teknis n
dan persyaratan pengelolaan a
y
2.4 a
persyaratan umum n
kondisi umum yang diperlukan oleh suatu pasar rakyat g
a
2.5 n
persyaratan teknis di
persyaratan yang mengatur teknis (spesifikasi) bangunan atau fisik pasar w
w
2.6 w.
persyaratan pengelolaan b
persyaratan yang mengatur mengenai manajemen dan operasional kegiatan pasar secara s
tepat, efektif, dan efisien n.
g
o.
2.7
pos ukur ulang id
fasilitas untuk melakukan pengukuran ulang (mengukur, menakar, dan menimbang) bagi d
a
konsumen dan pedagang secara mandiri

2.8
sidang tera dan tera ulang
kegiatan melakukan tera dan tera ulang terhadap alat ukur, takar, dan timbangan

BSN 2015 1 dari 15


SNI 8152:2015

ar
2.9 di
toko/kios s
ruang dagang yang mempunyai dinding pemisah a
si
2.10 N
los a
ruang dagang yang bersifat tetap dan terbuka, dapat dilengkapi dengan meja si
o
2.11 n
jongko/konter/pelataran al
ruang dagang yang bersifat temporer ,
C
2.12 o
aksesibilitas p
kemudahan hubungan ke, dari, dan di dalam bangunan pasar yang disediakan bagi semua y
orang termasuk penyandang cacat dan kendaraan st
a
n
2.13 d
zonasi ar
pembagian suatu area sesuai dengan fungsi, tujuan pengelolaan, serta aksesibilitas area
in
secara ekonomi i
di
2.14 b
area parkir u
area yang berfungsi sebagai fasilitas kendaraan untuk pengunjung baik roda empat maupun at
roda dua u
nt
2.15 u
area bongkar muat k
area yang berfungsi sebagai fasilitas yang memudahkan pasokan logistik ke dan dari dalam p
pasar e
n
a
2.16 y
koridor/gangway
a
lahan memanjang yang memisahkan antara kios/los yang berfungsi sebagai ruang
n
pergerakan g
a
2.17 n
kantor pengelola di
sarana yang berfungsi sebagai fasilitas kegiatan pengelola pasar w
w
2.18 w.
toilet/kamar mandi b
ruang yang berfungsi untuk mandi, dan kebersihan diri s
n.
2.19 g
ruang menyusui o.
ruangan yang dilengkapi dengan prasarana menyusui dan memerah ASI yang juga dapat id
digunakan untuk menyimpan ASI perah, dan/atau konseling mengenai menyusui serta ASI d
a
2.20
ruang peribadatan
ruangan yang digunakan untuk melakukan ibadah
BSN 2015 2 dari 15
SNI 8152:2015

ar
2.21 di
ruang bersama s
ruangan yang digunakan untuk kegiatan pertemuan a
si
2.22 N
pos kesehatan a
sarana yang menyediakan pertolongan pertama pada kecelakaan untuk menanggulangi si
keadaan darurat
o
n
al
2.23 ,
pos keamanan C
sarana yang digunakan oleh petugas keamanan untuk penjagaan/pengamanan pasar o
p
2.24 y
pengolahan sampah st
tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, daur ulang, a
pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah n
d
2.25 ar
ruang disinfektan in
ruang untuk membersihkan sarana pengangkutan dan peralatan yang digunakan untuk i
unggas di
b
2.26 u
aktivasi pasar at
upaya yang dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pasar dan meningkatkan kegiatan u
ekonomi pasar nt
u
k
p
3 Klasifikasi pasar e
n
Klasifikasi pasar rakyat terbagi menjadi 4 (empat) tipe: a
y
3.1 Tipe I a
Pasar rakyat dengan jumlah pedagang lebih dari 750 orang. n
g
3.2 Tipe II a
Pasar rakyat jumlah pedagang antara 501 sampai 750 orang. n
di
3.3 Tipe III w
Pasar rakyat dengan jumlah pedagang antara 250 sampai 500 orang. w
w.
3.4 Tipe IV b
Pasar rakyat dengan jumlah pedagang kurang dari 250 orang. s
n.
g
4 Persyaratan pasar rakyat
o.
id
d
4.1 Persyaratan umum
a
4.1.1 Lokasi pasar

Lokasi pasar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:


a) Setiap lokasi pasar harus mempunyai bukti dokumen kepemilikan yang sah.
b) Lokasi pasar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah setempat.

BSN 2015 3 dari 15


SNI 8152:2015

ar
c) Untuk pembangunan pasar di lokasi yang baru, terdapat persyaratan lokasi yang harus di
dipenuhi yaitu: s
1) Jalan menuju pasar mudah diakses dan didukung dengan transportasi umum a
sehingga menjamin kelancaran kegiatan bongkar muat dan distribusi. si
2) Terletak di daerah yang aman dari banjir dan longsor. N
3) Jauh dari fasilitas yang berpotensi membahayakan, seperti pabrik atau gudang a
bahan kimia berbahaya, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau tempat si
pembuangan sampah/limbah kimia dengan jarak minimal 10 m. o
4) Tidak terletak pada bekas tempat pembuangan sampah atau bekas pabrik bahan n
kimia. al
,
4.1.2 Kebersihan dan kesehatan C
o
Kebersihan dan kesehatan yang ada di pasar rakyat harus memenuhi persyaratan sebagai p
berikut: y
a) Fasilitas pasar harus memenuhi ketentuan kebersihan yaitu bebas dari binatang penular st
penyakit dan tempat perindukannya (tempat berkembang biak) seperti: lalat, kecoa, a
tikus, dan nyamuk. n
b) Fasilitas dan peralatan ruang dagang harus memenuhi ketentuan kesehatan antara lain: d
1) Tempat penjualan makanan siap saji harus menyajikan makanan secara tertutup. ar
2) Tersedia tempat penyimpanan bahan pangan basah bersuhu rendah (4 10) C, in
khusus untuk ruang dagang bahan pangan basah. i
3) Penyajian karkas daging harus digantung. di
4) Penggunaan alas pemotong (talenan) yang, tidak mengandung bahan beracun, b
kedap air dan mudah dibersihkan, dibedakan untuk bahan mentah dan matang u
5) Pisau untuk memotong bahan mentah dan matang harus berbeda dan tidak berkarat. at
6) Tersedia tempat untuk pencucian bahan pangan dan peralatan. u
7) Tersedia tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air yang mengalir, nt
khususnya di tempat penjualan bahan pangan basah. u
8) Tersedia ruang disinfektan. k
p
4.1.3 Keamanan dan kenyamanan e
n
Keamanan dan kenyamanan yang ada di pasar rakyat harus memenuhi persyaratan sebagai a
berikut: y
a) Penataan sirkulasi yang memudahkan pengunjung dapat bergerak dengan leluasa. a
b) Bahan bangunan hendaknya berupa bahan yang memudahkan perawatan. n
g
4.2 Persyaratan teknis a
n
4.2.1 Ruang dagang di
w
Ruang dagang terdiri atas toko/kios, los dan jongko/konter/pelataran harus memenuhi
w
w.
persyaratan sebagai berikut:
b
a) Toko/kios dibuat tidak menutupi arah angin. s
b) Los harus dibuat modular. n.
c) Jongko/konter/pelataran berada pada area yang sudah ditentukan yang tidak g
mengganggu akses keluar masuk pasar dan tidak menutupi pandangan toko/kios atau
o.
los
id
d
a
BSN 2015 4 dari 15
SNI 8152:2015

ar
4.2.2 Aksesibilitas dan zonasi di
s
a
4.2.2.1 Aksesibilitas
si
N
Aksesibilitas harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a
a) Seluruh fasilitas harus bisa diakses dan dimanfaatkan oleh semua orang, termasuk si
penyandang cacat, dan lansia. o
b) Akses kendaraan bongkar muat barang, harus berada di lokasi yang tidak menimbulkan n
kemacetan.
al
c) Pintu masuk dan sirkulasi harus disediakan untuk menjamin ketercapaian semua
,
fasilitas di dalam pasar, baik ruang dagang maupun fasilitas umum, termasuk untuk
menanggulangi bahaya kebakaran. C
o
p
4.2.2.2 Zonasi y
st
Penataan zonasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a
a) Dikelompokkan secara terpisah untuk bahan pangan basah, bahan pangan kering, siap n
saji, non pangan, dan tempat pemotongan unggas hidup. d
b) Memiliki jalur yang mudah diakses untuk seluruh konsumen dan tidak menimbulkan ar
penumpukan orang pada satu lokasi tertentu. in
c) Tersedia papan nama yang menunjukkan keterangan lokasi zonasi. i
di
4.2.2.3 Area parkir b
u
Area parkir harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: at
a) Tersedia area parkir yang proporsional dengan area pasar. u
b) Tersedia pemisah yang jelas antara area parkir dengan wilayah ruang dagang. nt
c) Memiliki tanda masuk dan keluar kendaraan yang jelas dan dibedakan antara jalur u
masuk dan keluar. k
d) Area parkir dipisahkan berdasarkan jenis alat angkut, seperti: mobil, motor, sepeda, p
andong/delman dan/atau becak. e
e) Memiliki area yang rata, tidak menyebabkan genangan air dan mudah dibersihkan. n
a
4.2.2.4 Area bongkar muat y
a
Area bongkar muat sebaiknya terpisah dari tempat parkir pengunjung. Khusus setelah n
digunakan untuk kegiatan bongkar muat hewan hidup, area yang digunakan harus g
dibersihkan dengan metode tertentu. a
n
4.2.2.5 Koridor/gangway di
w
w
Koridor/gangway harus dapat memberikan kemudahan untuk sirkulasi pedagang dan
w.
pembeli, termasuk penyandang cacat, dalam melakukan kegiatan transaksi dan keluar b
masuk barang dari area bongkar muat ke toko/kios, los, maupun jongko/konter/pelataran. s
n.
4.2.3 Pos ukur ulang dan sidang tera g
o.
Pos ukur ulang dan sidang tera harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: id
a) Tersedia alat ukur, takar, dan timbang yang sudah ditera/ tera ulang dan masih berlaku, d
serta ada penandaan untuk digunakan konsumen dan/atau pedagang secara mandiri a
guna memeriksa barang yang dibeli dan/atau diperdagangkan.
b) Tersedia ruangan permanen atau menggunakan fasilitas lainnya yang memiliki lantai
datar dan terlindung dari hujan untuk menyelenggarakan kegiatan sidang tera/ tera
ulang.

BSN 2015 5 dari 15


SNI 8152:2015

ar
4.2.4 Fasilitas umum di
s
a
4.2.4.1 Kantor pengelola
si
N
Kantor pengelola pasar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a
a) Merupakan ruangan tetap yang dapat berada di area pasar atau di luar area pasar. si
b) Lokasi kantor pengelola harus mudah dicapai oleh pengunjung maupung pedagang. o
c) Tersedia Standard Operating Procedures (SOP) yang mendeskripsikan tugas, cara kerja n
dan alur kerja setiap jabatan. SOP terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses oleh
al
pihak yang berwenang.
,
C
4.2.4.2 Toilet/kamar mandi o
p
Toilet dan kamar mandi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: y
a) Tersedia toilet laki-laki dan perempuan yang terpisah dilengkapi tanda atau simbol. st
b) Toilet terjaga kebersihannya dan letaknya terpisah dari tempat penjualan. a
c) Pada toilet tersedia jamban leher angsa dilengkapi dengan tempat penampungan air. n
d) Tersedia ventilasi dan pencahayaan yang memadai. d
e) Penampungan air yang disediakan harus bersih dan bebas jentik ar
f) Tersedia tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun dan air mengalir.
in
g) Limbah toilet/kamar mandi dibuang ke septic tank atau lubang peresapan yang tidak
i
mencemari air tanah.
h) Lantai dibuat tidak licin dan mudah dibersihkan. di
i) Tersedia tempat sampah yang kedap air, tertutup dan mudah diangkat. b
u
at
4.2.4.3 Ruang menyusui
u
nt
Ruang menyusui harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
u
a) Tersedia ruangan tersendiri yang nyaman dan tertutup.
b) Tersedia fasilitas untuk menyimpan ASI.
k
c) Tersedia wastafel dengan air mengalir untuk cuci tangan dan mencuci peralatan. p
d) Lantai ruangan memiliki permukaan yang rata, tidak licin, tidak mudah retak, mudah e
dibersihkan dan terbuat dari bahan yang kedap air. n
e) Memiliki ventilasi dan sirkulasi udara. a
f) Penerangan dalam ruangan cukup dan tidak menyilaukan. y
a
4.2.4.4 CCTV n
g
Pemasangan CCTV harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a
n
a) Ditempatkan di lokasi yang dapat memantau seluruh kegiatan pasar.
b) Pemantauan CCTV hanya dapat diakses oleh pengelola pasar.
di
c) Tidak ditempatkan pada wilayah yang bersifat pribadi misalnya toilet, kamar mandi, dan w
ruang menyusui. w
w.
4.2.4.5 Ruang peribadatan
b
s
n.
Tersedia ruang untuk melakukan ibadah yang memadai pada area pasar.
g
o.
4.2.4.6 Ruang bersama id
d
Tersedia ruang bersama yang digunakan untuk kegiatan komunitas pasar. a
BSN 2015 6 dari 15
SNI 8152:2015

ar
4.2.4.7 Pos kesehatan di
s
a
Tersedia fasilitas pelayanan kesehatan untuk pengguna pasar dalam menanggulangi
si
keadaan darurat, minimal Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). N
a
4.2.4.8 Pos keamanan si
o
Tersedia pos keamanan yang memadai pada area pasar. n
al
4.2.4.9 Area merokok ,
C
Tersedia ruang untuk merokok yang memenuhi syarat kesehatan. o
p
y
4.2.4.10 Ruang disinfektan st
a
Tersedia ruang untuk membersihkan sarana pengangkutan dan peralatan yang digunakan n
untuk unggas. d
ar
4.2.4.11 Area penghijauan in
i
Area penghijauan yang memadai harus tersedia pada area pasar. di
b
u
4.2.5 Elemen bangunan
at
u
Elemen bangunan pasar harus mengikuti persyaratan bangunan terkait yang sudah
nt
ditetapkan, dengan memenuhi ketentuan khusus untuk pasar rakyat yaitu: u
a) Pertemuan lantai dengan dinding, serta pertemuan dua dinding harus berbentuk k
lengkung (conus). p
b) Bilamana bangunan berlantai dua memiliki ketinggian anak tangga maksimal 18 cm. e
c) Lantai yang selalu terkena air harus mempunyai kemiringan ke arah saluran n
pembuangan air sehingga tidak terjadi genangan a
d) Meja tempat penjualan mempunyai permukaan yang rata, tepi meja berbentuk lengkung,
y
mudah dibersihkan, dan dilengkapi dengan lubang pembuangan air sehingga tidak
a
menimbulkan genangan.
e) Meja tempat penjualan untuk zonasi pangan harus memiliki tinggi minimal 60 cm dari
n
lantai serta terbuat dari bahan tahan karat dan bukan dari kayu. g
a
n
4.2.6 Keselamatan dalam bangunan di
w
Keselamatan dalam bangunan pasar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: w
a) Memiliki prosedur keselamatan pengguna bangunan dari kondisi darurat w.
b) Tersedia jalur-jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point) untuk kondisi darurat b
sesuai standar keselamatan pada bangunan. s
c) Tersedia sistem pencegahan bahaya kebakaran. n.
d) Untuk bangunan baru, perencanaan bangunan harus mengakomodasi kemungkinan g
melokalisasi bagian bangunan yang terbakar untuk melindungi bagian bangunan
o.
lainnya.
id
d
4.2.7 Pencahayaan a
Bangunan harus memiliki pencahayaan alami atau pencahayaan buatan, termasuk
pencahayaan darurat sesuai dengan fungsinya dengan persyaratan tertentu untuk
pencahayaan umum, area sekitar tangga, serta area toilet dan kamar mandi.

BSN 2015 7 dari 15


SNI 8152:2015

ar
4.2.8 Sirkulasi udara di
s
a
Sistem sirkulasi udara harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
si
a) Bangunan harus mempunyai ventilasi alami atau buatan sesuai dengan fungsinya. N
b) Bukaan saluran ventilasi harus dirancang untuk menghindari gangguan hewan.
a
c) Teknis sistem ventilasi harus terdiri dari bukaan permanen, seperti jendela, pintu atau
si
sarana lain yang dapat dibuka.
o
n
4.2.9 Drainase al
,
Drainase harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: C
a) Ditutup dengan kisi sehingga saluran mudah dibersihkan. o
b) Memiliki kemiringan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga mencegah p
genangan air. y
c) Tidak ada bangunan los/kios di atas saluran drainase. st
a
4.2.10 Ketersediaan air bersih n
d
Penyediaan air bersih harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: ar
a) Jaringan air bersih harus disediakan untuk melayani kebutuhan pengguna dan in
kapasitasnya harus dihitung menurut jenis dan jumlah pengguna. i
b) Tersedia air bersih secara berkesinambungan dan/atau tempat penampungan air di
dilengkapi dengan kran supaya air bisa mengalir. b
c) Tersedia instalasi air bersih pada area bahan pangan basah. u
d) Pemeriksaan kualitas air bersih dilakukan melalui pengujian secara berkala. at
u
4.2.11 Pengelolaan air limbah nt
u
Pengelolaan air limbah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: k
a) Direncanakan dengan mempertimbangkan jenis dan tingkat bahayanya serta p
memisahkan pembuangan air limbah yang mengandung bahan beracun dan berbahaya e
dengan air limbah domestik. n
b) Limbah cair harus diolah terlebih dahulu dengan persyaratan tertentu sebelum dibuang a
ke saluran pembuangan umum. y
c) Tersedia saluran pembuangan limbah tertutup yang tidak melewati area penjualan. a
d) Pemeriksaan kondisi limbah cair dilakukan melalui pengujian secara berkala. n
g
4.2.12 Pengelolaan sampah a
n
Persyaratan pengelolaan sampah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: di
a) Sistem pembuangan sampah direncanakan dan dipasang dengan mempertimbangkan w
fasilitas penampungan dan jenisnya. w
b) Tersedia fasilitas pewadahan yang memadai, sehingga tidak mengganggu kesehatan w.
dan kenyamanan. b
c) Tersedia tempat sampah yang kedap air, tertutup dan mudah diangkat serta dipisahkan s
antara jenis sampah organik dan non organik. n.
d) Tersedia tempat sampah yang terpisah antara sampah kering dan basah dalam jumlah
g
yang cukup.
o.
e) Tempat sampah harus terbuat dari bahan kedap air, tidak mudah berkarat, kuat,
tertutup, dan mudah dibersihkan. id
f) Tersedia alat angkut sampah yang kuat, mudah dibersihkan, dan mudah dipindahkan. d
g) Tersedia Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara yang kedap air, kuat, mudah a
dibersihkan, serta mudah dijangkau petugas pengangkut sampah.
h) Lokasi TPS terpisah dari bangunan pasar dan memiliki akses tersendiri yang terpisah
dari akses pengunjung dan area bongkar muat barang
BSN 2015 8 dari 15
SNI 8152:2015

ar
i) Sampah diangkut minimal 1 x 24 jam. di
j) Terdapat kegiatan pengelolaan sampah berdasarkan prinsip 3R reduce, reuse, dan/atau s
recycle (misalnya bank sampah, pembuatan kompos) yang mempunyai nilai ekonomi. a
si
N
4.2.13 Sarana telekomunikasi
a
si
Sarana telekomunikasi yang berfungsi sebagai penunjang ketersediaan informasi harus o
tersedia di kantor pengelola. n
al
4.3 Persyaratan pengelolaan ,
C
4.3.1 Prinsip pengelolaan pasar o
p
Prinsip pengelolaan suatu pasar rakyat adalah: y
a) Efisien, dalam hal penggunaan sumber daya secara terukur, terkendali, rasional dan st
wajar. a
b) Efektif, dalam hal pelaksanaan kegiatan operasional sesuai dengan tujuan pengelola. n
c) Produktif, dalam hal meningkatkan pendapatan pedagang. d
d) Akuntabel, dalam hal pengelolaan administrasi, teknis, maupun keuangan dengan hasil ar
yang dapat dipertanggungjawabkan. in
e) Kepentingan umum, dalam hal pelaksanaan kegiatan untuk ikut mendukung i
peningkatan kesejahteraan masyarakat. di
f) Berwawasan lingkungan, dalam hal pelaksanaan kegiatan operasional agar selaras b
dengan pengelolaan lingkungan. u
g) Tanggung jawab sosial, dalam hal alokasi dana untuk pemberdayaan komunitas pasar. at
h) Gotong royong, dalam hal menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan u
pasar. nt
u
4.3.2 Tugas pokok dan fungsi pengelola pasar k
p
Pengelola pasar mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam hal melaksanakan pelayanan e
umum di bidang pengelolaan area pasar, membina pedagang pasar, ikut membantu n
stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang dan jasa di pasar. Fungsi pengelola pasar a
mencakup hal-hal sebagai berikut: y
a
a) Perencanaan, pembangunan, pemeliharaan dan perawatan area pasar.
n
b) Penyediaan, pemeliharaan dan perawatan sarana kelengkapan area pasar.
c) Pengawasan dan pengendalian pemanfaatan area pasar. g
d) Pengelolaan dan pengembangan area pasar. a
e) Pembinaan pedagang dalam rangka pemanfaatan area pasar. n
f) Bantuan terhadap stabilitas harga barang. di
g) Bantuan terhadap ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa. w
h) Pelaksanaan dan pengembangan kerjasama. w
i) Pengendalian keamanan dan ketertiban area pasar. w.
b
Pengelola pasar mempunyai tugas antara lain: s
a) Melaksanakan tugas rutin, misalnya pendataan pedagang, pendaftaran wajib retribusi n.
pasar, penagihan retribusi pasar, potensi pendapatan, pembukuan, pelaporan g
pendapatan pasar, o.
b) Memberikan pelayanan informasi kepada konsumen, seperti nama pedagang, nomor id
dan letak los atau kios, jenis komoditi yang diperdagangkan di pasar, d
c) Menyediakan informasi mengenai zonasi pasar yang dipampang secara jelas dan a
terbuka,
d) Menyediakan informasi kisaran harga komoditas tertentu yang dipampang secara jelas
dan terbuka,
BSN 2015 9 dari 15
SNI 8152:2015

ar
e) Menyelenggarakan program pengembangan dan aktivasi pasar melalui diversifikasi di
kegiatan pasar seperti penambahan jam buka dengan aktivitas baru, festival pasar, dan s
promosi. a
f) Menyelenggarakan program pembinaan dan pemberdayaan pedagang serta komunitas si
pasar. N
g) Melakukan pengawasan terhadap produk sesuai ketentuan, berkoordinasi dengan a
instansi terkait. si
h) Menyelenggarakan sidang tera dan tera ulang minimal 1 kali dalam setahun, o
berkoordinasi dengan instansi terkait. n
al
4.3.3 Prosedur kerja pengelola pasar ,
C
Tersedia prosedur kerja atau Standard Operating Procedures (SOP) yang mendeskripsikan o
tugas, cara kerja dan alur kerja setiap jabatan. SOP terdokumentasi dengan baik dan mudah p
y
diakses meliputi:
st
a) Pengenaan retribusi dan pajak pasar, a
b) Keamanan dan ketertiban,
n
c) Kebersihan dan penanganan sampah,
d) Pemeliharaan sarana pasar,
d
e) Penataan pedagang pasar, ar
f) Penanggulangan kebakaran, in
g) Penataan parkir di area pasar, i
h) Penataan reklame di area pasar, di
i) Mekanisme pengaduan dan penanganan pengelolaan pasar, b
j) Pemakaian ruang dagang, u
k) Sanksi dan peringatan, at
l) Pengawasan untuk memastikan tersedianya barang dagangan yang aman, sehat, dan u
bebas dari bahan berbahaya serta memenuhi ketentuan yang berlaku. nt
u
4.3.4 Struktur pengelola pasar k
p
Struktur pengelola pasar adalah sebagai berikut: e
a) Kepala Pasar, n
b) Bidang Administrasi dan Keuangan, a
c) Bidang Ketertiban dan Keamanan, y
d) Bidang Pemeliharaan dan Kebersihan, a
e) Bidang Pelayanan Pelanggan dan Pengembangan Komunitas. n
g
4.3.5 Pemberdayaan pedagang a
n
Pemberdayaan pedagang dilakukan dengan cara: di
a) Mengupayakan sumber alternatif permodalan pedagang pasar, w
b) Mengupayakan sumber pasokan dan ketersediaan barang untuk menjaga stabilitas w
harga, w.
c) Peningkatan kompetensi, pengetahuan, dan kapasitas pelayanan pedagang pasar, b
d) Memprioritaskan kesempatan memperoleh ruang dagang bagi pedagang pasar existing s
apabila dilakukan revitalisasi atau relokasi; n.
e) Memperkuat relasi sosial berdasarkan kepercayaan dan gotong royong. g
o.
4.3.6 Pembangunan pasar id
d
a
Pembangunan pasar rakyat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a) Persyaratan pembangunan pasar berlaku untuk pembangunan pasar di lokasi existing
maupun di lokasi yang baru,
BSN 2015 10 dari 15
SNI 8152:2015

ar
b) Proses pembangunan pasar meliputi proses studi kelayakan (termasuk UKL, UPL, di
AMDAL), perencanaan teknis, konstruksi, dan pengoperasian pasar, s
c) Proses perencanaan teknis harus bersifat partisipatif dengan melibatkan pemangku a
kepentingan, si
d) Rencana untuk pembangunan pasar harus mendapatkan izin dari pihak-pihak yang N
berwenang. a
si
o
5 Penerapan persyaratan pada klasifikasi pasar n
al
,
Persyaratan teknis dan persyaratan pengelola untuk setiap tipe pasar rakyat secara rinci
C
dapat dilihat dalam Tabel 1. o
p
Tabel 1 - Persyaratan pasar rakyat berdasarkan tipe y
st
a
No. Kriteria Tipe I Tipe II Tipe III Tipe IV
n
Jumlah d
1. pedagang > 750 orang 501 750 orang 250 - 500 orang < 250 orang ar
terdaftar in
Persyaratan Teknis i
di
Ukuran luas Minimal Minimal Minimal Minimal b
2. 2 2 2 2
ruang dagang 2m 2m 2m 1m u
at
Jumlah Pos u
3. Minimal 2 Pos Minimal 2 Pos Minimal 2 Pos Minimal 1 Pos
Ukur Ulang
nt
Pangan u
Pangan Pangan Pangan basah k
basah basah basah Pangan p
Pangan Pangan Pangan kering e
kering kering kering Siap saji
4. Zonasi n
Siap saji Siap saji Siap saji Non
Non pangan Non pangan Non pangan
a
pangan
Tempat Tempat Tempat Tempat
y
pemotongan pemotongan pemotongan pemotonga a
unggas hidup unggas hidup unggas hidup n unggas n
hidup g
Proporsional Proporsional Proporsional Proporsional a
5. Area parkir dengan luas dengan luas dengan luas dengan luas
lahan pasar lahan pasar lahan pasar lahan pasar
n
di
Area bongkar w
6. Tersedia khusus Tersedia khusus ada ada
muat barang
w
Akses untuk w.
7. masuk dan ke- Terpisah Terpisah ada ada b
luar kendaraan s
Lebar koridor/ n.
8. Minimal 1,8 m Minimal 1,8 m Minimal 1,5 m Minimal 1,2 m
gangway g
o.
Kantor di dalam lokasi di dalam lokasi di dalam lokasi id
9. ada
pengelola pasar pasar pasar
d
a
BSN 2015 11 dari 15
SNI 8152:2015

ar
Tabel 1 - lanjutan di
s
a
No. Kriteria Tipe I Tipe II Tipe III Tipe IV si
N
Lokasi toilet dan
Minimal berada Minimal berada Minimal berada
a
Kamar mandi Minimal berada si
10. pada 4 lokasi yang pada 3 lokasi pada 2 lokasi
(terpisah antara pada 1 lokasi o
berbeda yang berbeda yang berbeda
pria dan wanita)
n
Minimal 3 toilet Minimal 2 toilet Minimal 1 toilet
11.
Jumlah toilet Minimal 4 toilet pria
pria dan 3 toilet pria dan 2 toilet pria dan 1 toilet al
pada satu lokasi dan 4 toilet wanita ,
wanita wanita wanita
Tempat C
penyimpanan o
bahan pangan p
12. ada ada -- --
basah bersuhu y
rendah / lemari
pendingin
st
Minimal berada Minimal berada Minimal berada a
Tempat cuci Minimal berada n
13. pada 4 lokasi yang pada 3 lokasi pada 2 lokasi
tangan pada 1 lokasi
berbeda yang berbeda yang berbeda d
Ruang
ar
14. Minimal 2 ruang Minimal 1 ruang ada ada in
Menyusui
i
Minimal berada Minimal berada
Minimal berada di
15. CCTV pada 2 lokasi yang pada 2 lokasi --
berbeda yang berbeda
pada 1 lokasi b
u
Ruang at
16. Minimal 2 ruang Minimal 1 ruang Minimal 1 ruang ada
peribadatan
u
17. Ruang bersama ada ada ada -- nt
u
18. Pos kesehatan ada ada ada ada
k
19. Pos keamanan ada ada ada ada p
e
20. Area merokok ada ada ada ada n
Ruang
a
21.
disinfektan
ada ada ada -- y
a
Area n
22. ada ada ada ada
penghijauan g
Tinggi anak a
tangga n
23. Maksimal 18 cm Maksimal 18 cm Maksimal 18 cm Maksimal 18 cm
(untuk pasar di
dengan 2 lantai) w
Tinggi meja w
tempat w.
24. penjualan dari Minimal 60 cm Minimal 60 cm Minimal 60 cm Minimal 60 cm
lantai, di zona b
pangan s
n.
Akses untuk
25.
kursi roda
ada ada -- -- g
o.
id
26. Jalur evakuasi ada ada ada ada d
a

BSN 2015 12 dari 15


SNI 8152:2015

ar
Tabel 1 - lanjutan di
s
a
No. Kriteria Tipe I Tipe II Tipe III Tipe IV si
N
Tabung a
27. pemadam ada ada ada ada si
kebakaran o
n
28. Hidran air ada ada -- --
al
Pengujian ,
29. kualitas air Setiap 6 bulan Setiap 6 bulan Setiap 1 tahun Setiap 1 tahun C
bersih o
Pengujian p
30. Setiap 6 bulan Setiap 6 bulan Setiap 1 tahun Setiap 1 tahun y
limbah cair
st
setiap
setiap toko/kios/
setiap toko/kios/ setiap toko/kios a
toko/kios/
los/jongko/konter/
los/jongko/ /los/jongko/
los/jongko/ n
Ketersediaan konter/ konter/ d
31. pelataran konter/
tempat sampah pelataran pelataran
setiap fasilitas pelataran ar
setiap fasilitas setiap fasilitas
pasar setiap fasilitas in
pasar pasar
pasar i
32.
Alat angkut
ada ada ada ada di
sampah b
Tempat u
pembuangan at
33. ada ada ada ada
sampah u
sementara
Pengelolaan
nt
34. sampah ada ada ada ada u
berdasarkan 3R k
p
Sarana
35.
telekomunikasi
ada ada ada ada e
n
a
Persyaratan Pengelolaan
y
Informasi a
36. identitas ada ada ada ada n
pedagang g
Informasi
a
37. ada ada ada ada n
kisaran harga
di
Informasi w
38. ada ada ada ada
zonasi pasar w
w.
Prosedur Kerja b
39. ada ada ada ada
/SOP
s
n.
g
o.
id
d
a
BSN 2015 13 dari 15
SNI 8152:2015

ar
Tabel 1 - lanjutan di
s
a
No. Kriteria Tipe I Tipe II Tipe III Tipe IV si
N
Kepala Pasar,
Kepala Pasar a
Bidang Kepala
Administrasi
Bidang Kepala Pasar si
Pasar,
Administrasi, Bidang o
dan Keuangan, Administrasi,
Keuangan, Administrasi, n
Bidang Keuangan,
Pelayanan Keuangan, al
Ketertiban dan Pelayanan
Pelanggan dan Pelayanan
Keamanan, Pengembangan Pelanggan dan
Pelanggan ,
Struktur Bidang dan C
40. Komunitas Pengembangan
Pengelola Pemeliharaan Pengembang o
Bidang Komunitas
dan an Komunitas
Ketertiban dan Bidang p
Kebersihan, Bidang
Keamanan; Ketertiban,
Ketertiban, y
Bidang Bidang Keamanan,
Pelayanan Keamanan, st
Pemeliharaan Pemeliharaan, a
Pelanggan dan Pemeliharaa
dan dan
Pengembanga Kebersihan.
n, dan n
Kebersihan. Kebersihan.
n Komunitas. d
ar
41.
Jumlah
Minimal 5 orang Minimal 4 orang Minimal 3 orang Minimal 2 orang
in
pengelola i
Pelaksanaan di
Minimal 1 kali Minimal 1 kali Minimal 1 kali Minimal 1 kali
42. sidang tera/ tera b
dalam 1 tahun dalam 1 tahun dalam 1 tahun dalam 1 tahun
ulang u
Program at
pengembangan ada ada ada ada u
43.
dan aktivasi
pasar
nt
Program u
pemberdayaan ada ada ada ada k
44.
komunitas p
pasar e
n
a
y
a
n
g
a
n
di
w
w
w.
b
s
n.
g
o.
id
d
a
BSN 2015 14 dari 15
SNI 8152:2015

ar
di
Bibliografi
s
a
si
N
[1]. SNI 7331:2007 Gudang Komoditi Pertanian a
si
[2]. SNI 03-6572-2001 Tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian o
udara pada bangunan gedung n
al
[3]. Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung ,
C
[4]. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
o
p
y
[5]. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan st
a
[6]. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 112 Tahun 2007 tentang Penataan n
dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern d
ar
[7]. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 36 Tahun 2005 tentang in
Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung i
di
b
[8]. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 48 Tahun 2013 tentang
u
Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Distribusi Perdagangan at
u
[9]. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 70 Tahun 2013 tentang nt
Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan u
Toko Modern k
p
[10]. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 15 Tahun 2013 tentang e
n
Fasilitas Khusus Menyusui dan Memerah ASI
a
y
[11]. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan a
Pemberdayaan Pasar Tradisional n
g
[12]. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 53 Tahun 2008 tentang a
Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan toko n
Modern di
w
w
[13]. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 519 Tahun 2008 tentang w.
Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat b
s
[14]. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia No. 29 Tahun 2006 n.
tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung g
o.
[15]. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia No. 30 Tahun 2006 id
d
tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan
a
Lingkungan
[16]. Surat Keputusan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri No. 72 Tahun 2009
tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pos Ukur Ulang

BSN 2015 15 dari 15

Anda mungkin juga menyukai