Anda di halaman 1dari 83

DRAF

LOGO KEMENTERIAN AGAMA


KEMENAG REPUBLIK INDONESIA
2013

BUKU GURU

SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAMG

GB. ILUSTRASI

uru

MADRASAH IBTIDAIYAH ( MI)


KELAS 5
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Pendahuluan
Petunjuk Penggunaan Buku
Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) SKI MI Kelas 5
Pemetaan Kompetensi Dasar

Pelajaran 1

Kisah Petualangan Rasulullah ke Yatsrib


A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa

Pelajaran 2

Nabiku Pahlawanku
A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa

Pelajaran 3

Kemenangan di Kota Mekah

A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa

Pelajaran 4

Aku Rindu Padamu Ya Rasul

A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa
Pelajaran 5

Abu Bakar As-Shiddiq Sang Pembenar

A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa
Pelajaran 6

Umar bin Khattab Sang Pemberani

A; Kompetensi Inti
B; Kompetensi Dasar
C; Indikator
D; Tujuan Pembelajaran
E; Materi Pokok
F; Proses Pembelajaran
G; Penilaian Pengayaan
H; Remidi
I; Interaksi Guru dan Siswa

Penutup
Ikhtisar Buku Pedoman guru
Daftar Pustaka
Glosarium
PENDAHULUAN

Kurikulum 2013 merupakan hasil rekonseptualisasi secara teoritik kurikulum berbasis


kompetensi. Teori mengenai kompetensi dan kurikulum berbasis kompetensi diarahkan
kepada pikiran pokok bahwa konten kurikulum adalah kompetensi, dan kompetensi
diartikan sebagai kemampuan melakukan sesuatu (ability to perform) berdasarkan sikap,
keterampilan, dan pengetahuan.
Kurikulum 2013 disusun untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya dengan
pendekatan belajar aktif berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.
Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah c.q. Kementerian Agama telah melakukan
penyesuaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) pada mata
pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah.
Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan standar kompetensi (SK) sebagai
acuan dalam mengembangkan kompetensi dasar (KD). Sebagai gantinya,
Kurikulum 2013 telah menyusun kompetensi inti (KI). Kompetensi inti adalah
tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus
dimiliki seorang peserta didik pada setiap kelas atau program (PP No. 32/2013).
Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan,
dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam Kompetensi Dasar. Perubahan
perilaku dalam pengamalan ajaran agama dan akhlak mulia menjadi perhatian
utama. Tujuan penyusunan Buku Pegangan Guru ini adalah untuk memberikan
panduan bagi Guru PAI madrasah pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses
pembelajaran .
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menekankan pada kemampuan
mengambil ibrah/ hikmah (pelajaran) dari sejarah Islam, meneladani tokoh-tokoh
berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena sosial, budaya, politik,
ekonomi, iptek dan seni, dan lain-lain, untuk mengembangkan Kebudayaan dan
peradaban Islam pada masa kini dan masa yang akan datang.
Dalam buku ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus,
yaitu: proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedi, dan interaksi guru
dengan orang tua peserta didik. Dengan demikian, tujuan pembelajaran
diharapkan dapat tercapai secara optimal dan selaras dengan tujuan pendidikan
nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta
bertanggung jawab.
Petunjuk Penggunaan Buku

Untuk mengoptimalkan penggunaan buku ini, tahapan berikut sangatlah penting:


1; Bacalah bagian pendahuluan untuk memahami konsep utuh Sejarah
Kebudayaan Islam, serta memahami Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
dalam kerangka Kurikulum 2013.
2; Setiap bab berisi: Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator, Tujuan
Pembelajaran, Materi Pokok, Proses Pembelajaran, Penilaian, Pengayaan,
Remedi, Interaksi guru dengan orang tua.
3; Pada sub bab tertentu penomoran Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
tidak berurutan. Hal itu menyesuaikan dengan tahap pencapaian Kompetensi
Dasar.
4; Guru perlu mendorong peserta didik untuk memperhatikan rubrik-rubrik
yang terdapat dalam Buku Teks Pelajaran, sehingga perhatian peserta didik
menjadi fokus. Rubrik-rubrik tersebut adalah:
; Kegiatan: berisi aktivitas yang harus peserta didik lakukan untuk
memahami materi.
; Insyaallah Aku Bisa: berisi sikap atau perilaku yang diharapkan dilakukan
peserta didik terkait dengan pesan / amanat dalam pembelajaran bermakna.
; Berhati-hatilah: berisi sikap atau perilaku yang diharapkan tidak dilakukan
peserta didik terkait dengan pesan / amanat dalam pembelajaran bermakna.
; Hikmah: berisi pernyataan untuk memperkuat pemahaman konsep,
penekanan sikap, atau penguatan keyakinan peserta didik yang berupa
mutiara hikmah, maqalah, hadits, atau ayat.
; Rangkuman: berisi point-point penting dalam pembelajaran.
; Ayo berlatih: berisi soal-soal untuk mengukur penguasaan peserta didik
terhadap materi yang dibahas.
; Tugasku: berisi tugas yang harus dikerjakan peserta didik di rumah.
; Rubrik Ayo bernyanyi dan Ayo bersalawat: untuk penguatan pembelajaran
yang menyenangkan sesuai perkembangan peserta didik.
Dalam pelaksanaannya di madrasah sangat mungkin dilakukan pengembangan
yang disesuaikan dengan potensi peserta didik, guru, sumber belajar, dan
lingkungan

Kompetensi Inti
dan Kompetensi Dasar
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kelas 5

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar


Semester 1
1.1 Terbiasa untuk selalu berubah menuju
1; Menerima, menjalankan,
kebaikan sebagai bentuk implementasi
dan menghargai ajaran semangat hijrah Rasulullah keYatsrib.
agama yang dianutnya. 1.2 Terbiasa berkorban demi memperjuangkan
kebenaran/kebaikan sebagai implementasi
semangat hijrah Rasulullah ke Yatsrib.
1.3 Meyakini terjadinya peristiwa fathu Makkah atas
pertolongan Allah SWT.
2.1; Menunjukkan hikmah dari peristiwa hijrah Nabi
2; Menunjukkan perilaku
Muhammad SAW ke Yatsrib.
jujur, disiplin, tanggung 2.2; Menunjukkan keperwiraan Nabi Muhammad
jawab, santun, peduli, dan SAW dalam mempertahankan kota Madinah dari
percaya diri dalam serangan kafir Quraisy.
berinteraksi dengan 2.3; Menunjukkan ibrah dari peristiwa Fathu
keluarga, teman, guru, dan Makkah.
tetangganya

3.1; Mengetahui keperwiraan Nabi Muhammad


3; Memahami pengetahuan
SAW dalam mempertahankan kota Madinah dari
faktual dengan cara serangan kafir Quraisy.
mengamati, menanya dan
mencoba berdasarkan rasa 3.2; Mengetahui sebab-sebab terjadinya Fathu
ingin tahu tentang dirinya, Makkah.
makhluk ciptaan Tuhan 3.3; Mengenal upaya yang dilakukan Nabi
dan kegiatannya, dan Muhammad SAW dalam membina masyarakat
benda-benda yang Madinah (sosial, ekonomi, agama, dan
dijumpainya di rumah, di pertahanan).
sekolah dan tempat 3.4; Memahami cara-cara Rasulullah dalam
menghindari pertumpahan darah dengan
bermain
kaum kafir Quraisy dalam peristiwa Fathu
Makkah.

4; Menyajikan pengetahuan 4.1; Menceritakan kronologi Rasul hijrah ke


Yatsrib.
faktual dalam bahasa yang
4.2; Menceritakan kronologi peristiwa Fathu
jelas, sistematis dan logis,
Makkah.
dalam karya yang estetis,
4.3; Mencontohkan keteladanan Nabi
dalam gerakan yang Muhammad SAW dalam Fathu Makkah dengan
mencerminkan anak sehat, tuntutan kehidupan sekarang.
dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku
anak beriman dan
berakhlak mulia

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar


Semester 2
1.1; Meyakini semangat rela berkorban yang
1; Menerima, menjalankan,
ditunjukkan oleh para Khulafaurasyidin sebagai
dan menghargai ajaran bentuk kecintaan pada Allah SWT dan Rasul-
agama yang dianutnya. Nya.
1.2; Meyakini Al-Quran dan Sunah Rasul sebagai
peninggalan Rosulullah SAW.

2.1; Menunjukkan hikmah dari peristiwa akhir hayat


2; Menunjukkan perilaku
Rasulullah SAW.
jujur, disiplin, tanggung 2.2; Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan
jawab, santun, peduli, dan Abu Bakar As Siddiq.
percaya diri dalam 2.3; Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan
berinteraksi dengan Umar bin Khattab.
keluarga, teman, guru, dan
tetangganya

3; Memahami pengetahuan 3.1 Mengetahui dua pusaka yang ditinggalkan


Rasulullah sebagai pegangan kaum mslimin.
faktual dengan cara
3.2 Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari
mengamati, menanya dan
khalifah Abu Bakar as-Shiddiq.
mencoba berdasarkan rasa
3.3 Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari
ingin tahu tentang dirinya, khalifah Umar bin Khattab.
makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan
benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di
sekolah dan tempat
bermain

4; Menyajikan pengetahuan 4.1; Menceritakan peristiwa-peristiwa di akhir hayat


Rasulullah SAW.
faktual dalam bahasa yang 4.2; Menceritakan kepribadian Abu Bakar as-
jelas, sistematis dan logis, Shiddiq dan perjuangannya dalam dakwah
dalam karya yang estetis, Islam.
dalam gerakan yang 4.3; Menceritakan kepribadian Umar bin Khattab dan
mencerminkan anak sehat, perjuangannya dalam dakwah Islam.
dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku
anak beriman dan
berakhlak mulia
PEMETAAN KOMPETENSI DASAR

Mata Pelajaran : SKI


Kelas : 5 ( lima )

Kompetensi Kompetensi
Alokasi
Pelajaran Judul / Tema Inti Dasar
Waktu
( KI ) ( KD )
Petualangan Rasulullah KI-1 1.1, 1.2
1 ke Yatsrib KI-2 2.1 8 JP
KI-4 4.1
2.2
KI-2
2 Nabiku Pahlawanku 3.1 8 JP
KI-3
3.3
KI-1 1.3
Kemenangan di Kota KI-2 2.3
3 16 JP
Mekah KI-3 3.2, 3.4
KI-4 4.2, 4.3
KI-1 1.2
Aku Rindu Padamu Ya
KI-2 2.1
4 Rasul 12 JP
KI-3 3.1
KI-4 4.1
KI-1 1.1
Abu Bakar as-Shiddiq KI-2 2.2
5 12 JP
Sang Pembenar KI-3 3.2
KI-4 4.2
KI-1 1.1
Umar bin Khattab KI-2 2.3
6 12 JP
Sang Pemberani KI-3 3.3
KI-4 4.3
Pelajaran 1
Kisah Petualangan Rasulullah ke Yatsrib
A; Kompetensi Inti (KI)
KI-1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.
KI-4. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.

B; Kompetensi Dasar (KD)


1.1; Terbiasa untuk selalu berubah menuju kebaikan sebagai bentuk
implementasi semangat hijrah Rasulullah keYatsrib.
1.2 Terbiasa berkorban demi memperjuangkan kebenaran/kebaikan
sebagai implementasi semangat hijrah Rasulullah ke Yatsrib
2.1 Menunjukkan hikmah dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
4.1 Menceritakan kronologi Rasul hijrah ke Yatsrib.

C; Indikator
; Menceritakan urutan kejadian ( kronologi ) hijrah Rasul hijrah ke Yatsrib.
; Menunjukkan hikmah dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
; Menunjukkan perilaku terbiasa berkorban demi memperjuangkan
kebenaran/kebaikan.
; Menunjukkan perilaku terbiasa untuk selalu berubah menuju kebaikan.
; Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

D; Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan


mengkomunikasi, peserta didik mampu:

; Menceritakan urutan kejadian ( kronologi ) hijrah Rasul hijrah ke Yatsrib.


; Menunjukkan hikmah dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Yatsrib.
Menunjukkan perilaku terbiasa berkorban demi memperjuangkan
kebenaran/kebaikan.
; Menunjukkan perilaku terbiasa untuk selalu berubah menuju kebaikan
; Mengembangkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

E; Materi Pokok
; Kronologi hijrah Rasulullah saw. ke Yatsrib
Kronologi hijrah Rasulullah saw. ke Yatsrib adalah sebagai berikut:
o Rasulullah memerintahkan para sahabat berhijrah setelah menerima
perintah Allah swt. agar berhijrah ke Yatsrib.
o Rasulullah meninggalkan Mekah ditemani Abu Bakar.
o Rasulullah singgah di Quba.
o Rasulullah tiba di Yatsrib

; Hikmah hijrah Rasulullah saw. ke Yatsrib


Hijrah Rasulullah mengandung hikmah bagi penduduk Madinah, kaum
Muhajirin, diri Rasulullah, dan seluruh kaum muslimin.
o Hikmah hijrah bagi penduduk Madinah antara lain:
- Terbinanya persatuan dan kerjasama di antara penduduk
meskipun berbeda suku dan kabilah .
- Terbinanya kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik.
- Bangkitnya perekonomian masyarakat dan meningkatnya
keamanan penduduk.
- Penduduk Madinah dapat menunjukkan kecintaannya kepada
Allah swt. dan Rasul-Nya dengan menolong Rasulullah saw. dan
kaum muhajirin
o Hikmah hijrah bagi kaum muhajirin antara lain:
- Kaum muhajirin dapat hidup damai, aman, dan tenteram.
- Kaum muslimin lebih tenang dan khusyuk dalam menjalankan
ibadah dan syariat Islam.
- Kaum muslimin semakin merasa bersyukur mendapat pertolongan
Allah swt.
- Sebagai bukti ketaatan dan kegigihan kaum muslimin Mekah
dalam menegakkan ajaran agama Islam.
o Hikmah hijrah bagi Rasulullah saw. antara lain:
- Hijrah Rasulullah ke Madinah menjadi tonggak baru sejarah
perkembangan agama Islam.
- Rasulullah dapat menyelamatkan kaum muslimin Mekah dari
tekanan, ancaman, dan penganiayaan kafir Quraisy.
- Rasulullah dapat leluasa berdakwah, meletakkan dasar-dasar
agama dan pemerintahan Islam.
- Menjadikan Rasulullah sebagai pemimpin agama sekaligus
pemimpin negara berlandaskan ajaran agama Islam.
o Hikmah peristiwa hijrah bagi kaum muslimin sesudahnya antara lain:
- Kegigihan kaum muslimin menjadi suri tauladan bagi kaum
muslimin dalam memperjuangkan kebenaran.
- Memberikan pelajaran bagi kaum muslimin untuk selalu siap
berkorban dalam memperjuangkan kebenaran/ kebaikan.
- Memberikan motivasi dan semangat untuk terus berubah ke arah
yang lebih baik.

F; Proses Pembelajaran
1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar
yang relevan dengan materi pembelajaran (melihat
buku teks).
d; Guru meminta peserta didik menceritakan pesan/isi
gambar yang diamati.
e; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara hasil
pengamatan peserta didik dengan materi yang akan dipelajari
f; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang materi
yang akan dipelajari.
g; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran.
h; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
i; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
a; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
b; Pengetahuan tentang konsep Sejarah Kebudayaan Islam harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu mengkomunikasikan
dalam bahasa lisan atau tulisan, ekspresi atau gerakan sehingga
dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan perilakunya
menjadi lebih santun, berbudi dan religius.
2 Pelaksanaan
Sub A. Kronologi Hijrah Rasulullah Saw. ke Yatsrib
a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat gambar
tentang perjalanan para sahabat Nabi Muhammad saw. Hijrah ke
Yatsrib.
b; Guru meminta peserta didik menanyakan tentang gambar yang baru
diamati, misalnya: Siapa mereka, Apa yang mereka lakukan. Apabila
peserta didik tidak ada yang dapat bertanya guru dapat mengarahkan
untuk melihat contoh pertanyaan dalam buku ajar)
c; Guru meminta peserta didik yang lain mengemukakan jawaban atas
pertanyaan temannya.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar
dengan cermat. Di dalam bacaan terdapat pertanyaan-pertanyaan dan
selingan seperti salawat untuk membantu peserta didik memahami
isi bacaan.
f; Guru meminta peserta didik menceritakan kembali kisah tersebut
dan menuliskan ceritanya di dalam buku tugas melalui rubrik
Kegiatan.
g; Guru meminta beberapa peserta didik membacakan ceritanya secara
bergantian di depan kelas.
h; Guru meminta peserta didik yang lainnya menanggapi cerita
temannya.
i; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
cerita yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub B. Hikmah Hijrah Rasulullah Saw. ke Yatsrib


a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat gambar yang
sudah dipersiapkan/ melihat buku ajar.
b; Guru meminta peserta didik setelah menceritakan gambar yang
mereka amati secara bergiliran.
c; Guru bersama peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap
cerita peserta didik .
d; Guru menjelaskan tujuan atau materi pelajaran yang akan dipelajari.
e; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang materi
yang akan dipelajari.
f; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar
dengan cermat . Di dalam bacaan terdapat pertanyaan-pertanyaan
dan gambar-gambar untuk membantu peserta didik memahami isi
bacaan.
g; Guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang hikmah
hijrah Rasulullah ke Yatsrib. Jika peserta didik kesulitan melakukan
diskusi, guru mengarahkan apa yang perlu dilakukan dan apa saja
yang harus dibicarakan. Misalnya: Guru membagi kelas menjadi 3-4
kelompok. Setiap kelompok menunjuk ketua kelompok dan notulen.
Guru disarankan mengarahkan pokok-pokok yang perlu
didiskusikan.
h; Guru meminta peserta didik menuliskan hasil diskusinya di dalam
lembar kerjanya melalui rubrik Kegiatan.
i; Guru meminta peserta didik mewakili kelompok membacakan
catatan hasil diskusinya secara bergantian di depan kelas. Peserta
dalam kelompok lain memberikan tanggapan.
j; Guru meminta peserta didik yang lainnya menanggapi cerita
temannya.
k; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
hasil diskusi yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
l; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
m; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, Aku Bisa dan
Hati-hati.
n; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Kisah Petualangan Rasulullah ke Yatsrib.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik pada
saat pembelajaran dan penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran
sub-sub pelajaran. Penilaian proses pada aspek penguasaan materi dapat
berbentuk latihan menjawab soal, bercerita atau melakukan kegiatan yang
tersedia pada rubrik kegiatan.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada setiap akhir pembelajaran satu
pelajaran. Penilaian hasil berupa tes tertulis, skala sikap, dan penugasan yang
tersedia pada rubrik Ayo Berlatih, atau dapat dikembangkan sendiri oleh guru.
1; Penilaian Proses
Kegiatan 1dan 2
Bercerita dan membaca ( Skala Sikap )
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan logis.
Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan tidak logis.
Cukup : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, tidak jelas, dan tidak
logis.
Kurang : Jika cerita yang disampaikan runtun, tidak relevan, tidak jelas, dan
tidak logis.

Kegiatan 2
Guru melakukan pengamatan pelaksanaan diskusi kelompok dengan
format sebagai berikut:

Nama Aspek Skor Ketuntasan Tindak Lanjut


Nilai
Peserta maks
No
Didik
1 2 3 T TT P R

Aspek dan rubrik penilaian:


1) Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.
2) Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi
skor 30.
b; Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi,
skor 20.

c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.


3) Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 10.
Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.

2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )


Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru
dapat mengembangkan penilaian sendiri dengan melaksanakan ulangan
harian. Ulangan harian dilakukan dalam bentuk tes tulis: pilihan ganda,
isian, uraian, atau menjodohkan.
Pada tes pilihan ganda dan isian guru harus membuat kunci jawaban.
Pada tes uraian guru harus membuat rambu-rambu jawaban dan skor
penilaian.
Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada rubrik Ayo Berlatih.
Pada rubrik Ayo, jawablah guru harus menyiapkan rambu-rambu
jawaban dan pedoman penskoran. Pedoman penskoran dibuat
berdasarkan bobot soal.
Contoh rambu-rambu jawaban dan skor penilaian pada pelajaran 1
seperti tertera pada tabel 1:

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 - Mereka merencanakan menyingkirkan Rasulullah 5


- Mereka akan membunuh Rasulullah
- Mereka berusaha menangkap Rasulullah

2 - Rasulullah mengetahui rencana kafir Quraisy yang 5


akan membunuhnya dari Allah swt.
- Diberitahu oleh Allah swt.

3 Rasulullah meminta Ali bin Abi Thalib untuk tidur di 5


kamarnya.
4 -Karena mereka tertidur pulas ketika Rasulullah 10
keluar rumah.
-Allah swt. memperdaya mereka
5 Penduduk Yatsrib menyambut kedatangan Rasulullah 10
dengan bergembira dan bersuka cita.
Membacakan syair dan menyanyikan lagu-lagu.
6 Kaum Anshor (Penduduk Madinah), kaum Muhajirin, 10
dan Nabi saw. , dan kaum muslimin.
7 3 Hikmah hijrah Rasulullah ke Yatsrib bagi kaum 15
Muhajirin:
o Kaum muhajirin dapat hidup damai, aman, dan
tenteram.
o Kaum muslimin lebih tenang dan khusyuk dalam
menjalankan ibadah dan syariat Islam.
o Kaum muslimin semakin merasa bersyukur
mendapat pertolongan Allah swt.
o Sebagai bukti ketaatan dan kegigihan kaum
muslimin Mekah dalam menegakkan ajaran agama
Islam.

8 3 hikmah hijrah Rasulullah ke Yatsrib bagi penduduk 15


Madinah:
o Terbinanya persatuan dan kerjasama di antara
penduduk meskipun berbeda suku dan kabilah .
o Terbinanya kehidupan sosial masyarakat yang lebih
baik.
o Bangkitnya perekonomian masyarakat dan
meningkatnya keamanan penduduk.
o Penduduk Madinah dapat menunjukkan
kecintaannya kepada Allah swt. dan Rasul-Nya
dengan menolong Rasulullah saw. dan kaum
muhajiri

9 Hikmah hijrah bagi Rasulullah saw. antara lain: 15


o Hijrah Rasulullah ke Madinah menjadi tonggak baru
sejarah perkembangan agama Islam.
o Rasulullah dapat menyelamatkan kaum muslimin
Mekah dari tekanan, ancaman, dan penganiayaan
kafir Quraisy.
o Rasulullah dapat leluasa berdakwah, meletakkan
dasar-dasar agama dan pemerintahan Islam.
o Menjadikan Rasulullah sebagai pemimpin agama
sekaligus pemimpin negara berlandaskan ajaran
agama Islam.

10 Ada, peristiwa hijrah Rasulullah memberikan hikmah 10


bagi kaum muslimin, antara lain:
o Kegigihan kaum muslimin menjadi suri tauladan
bagi kaum muslimin dalam memperjuangkan
kebenaran.
o Memberikan pelajaran bagi kaum muslimin untuk
selalu siap berkorban dalam memperjuangkan
kebenaran/ kebaikan.
o Memberikan motivasi dan semangat untuk terus
berubah ke arah yang lebih baik.

Keterangan :
Skor 5 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 10 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 15 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar
Sedangkan pada rubrik Ayo, tanggapilah guru meminta peserta didik
untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan
terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki boleh
peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut ini:
Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Karakter
Peserta
No Didik Disipilin Tanggung Jawab Percaya Diri

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT
Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-
menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).

Penilaian Tugas
Penilaian tugas pada rubrik Ayo, mengerjakan tugas dengan semangat
dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.

Pada rubrik Ayo belajar berubah guru tidak perlu memberikan penilaian.
Rubrik ini digunakan untuk memantau perkembangan perilaku peserta
didik .
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:
Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 1

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R
H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan yaitu menceritakan urutan kejadian ( kronologi )
hijrah Rasul hijrah ke Yatsrib dan menunjukkan hikmah dari peristiwa hijrah Nabi
Muhammad saw. ke Yatsrib berdasarkan instrumen penilaian yang ada
diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan oleh
guru. Peserta didik ini dapat diminta membaca buku sejarah Islam yang ada
diperpus untuk menambah pengetahuannya terkait materi pembelajaran.

I; Remedi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remedi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan dengan orang


tua atau wali muridnya.Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan
pembinaan terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang
tua menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar balasan dan paraf.

Pelajaran 2
Nabiku Pahlawanku
A; Kompetensi Inti (KI)

KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,


dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya dan
mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaanTuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah
dan tempat bermain
B; Kompetensi Dasar (KD)
2. 2 Menunjukkan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam
mempertahankan kota Madinah dari serangan kafir Quraisy.
3. 1 Mengetahui keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam mempertahankan kota
Madinah dari serangan kafir Quraisy.
3.3 Mengenal upaya yang dilakukan Nabi Muhammad saw. dalam membina
masyarakat Madinah (sosial, ekonomi, agama, dan pertahanan).

C; Indikator

; Menjelaskan upaya yang dilakukan Nabi Muhammad saw. dalam membina


masyarakat Madinah (sosial, ekonomi, agama, dan pertahanan).
; Menjelaskan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam mempertahankan
kota Madinah dari serangan kafir Quraisy.
; Menunjukkan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam
mempertahankan kota Madinah dari serangan kafir Quraisy dalam
kehidupan sehari-hari.
; Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya

D; Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan


mengkomunikasi, peserta didik mampu:

; Menjelaskan upaya yang dilakukan Nabi Muhammad saw. dalam membina


masyarakat Madinah (sosial, ekonomi, agama, dan pertahanan).
; Menjelaskan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam mempertahankan
kota Madinah dari serangan kafir Quraisy.
; Menunjukkan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam mempertahankan
kota Madinah dari serangan kafir Quraisy dalam kehidupan sehari-hari.
; Mengembangkan perilaku disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

E; Materi Pokok
; Upaya Nabi Muhammad Saw. dalam Membina Masyarakat Madinah
Setelah hijrah di Madinah, Nabi Muhammad saw. segera melakukan
upaya-upaya pembinaan masyarakat Madinah. Baik di bidang agama,
sosial, ekonomi, maupun pertahanan kota.
Di bidang agama dilakukan pembangunan masjid, pengajaran agama di
masjid dan di rumah-rumah penduduk.
Di bidang sosial dilakukan pernikahan antara kaum Muhajirin dan kaum
Anshar, dakwah bersama, berbuat adil dan tidak membedakan status sosial
seseorang, dan bergotong-royong dalam pembangunan masjid.
Di bidang ekonomi dilakukan upaya pertukaran ilmu dan keahlian .
Di bidang pertahanan dilakukan kerjasama dengan kaum Yahudi dalam hal
kebaikan dan pembentukan pasukan pembela negara.
; Keperwiraan Nabi Muhammad Saw. dalam Mempertahankan Kota
Madinah
Keperwiraan Rasulullah saw. dibuktikan dalam berbagai peperangan
mempertahankan kota Madinah dari serangan kafir Quraisy.
Contoh keperwiraan Rasulullah dalam perang di antaranya adalah
keberanian, keyakinan, sikap pantang menyerah, menghargai usul atau
pendapat orang lain, mengutamakan kepentingan bersama, selalu
berlindung kepada Allah.

F; Proses Pembelajaran
1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Peserta didik diminta untuk mengamati sebuah lyrik
lagu yang relevan dengan tema pembelajaran (melihat
buku teks)/ atau diputarkan rekaman
d; Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu
bersama-sama .
e; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari lagu yang mereka
nyanyikan.
f; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara pesan dalam
lagu dengan materi yang akan dipelajari
g; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran saat itu.
h; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
i; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
c; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
d; Pengetahuan tentang Keperwiraan Nabi Muhammad saw. harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu menunjukkan dalam
sikap dan perilakunya menjadi lebih disiplin, tanggung jawab,
santun, peduli, dan percaya diri.

2 Pelaksanaan
Sub A. Upaya Nabi Muhammad Saw. dalam Membina Masyarakat
Madinah
a; Guru menanyakan kepada peserta didik tentang informasi yang akan
dipelajari
b; Guru memberi penguatan terhadap jawaban peserta didik .
c; Guru meminta peserta didik membaca dengan teliti bacaan dalam
buku ajar .
d; Guru meminta peserta didik mendiskusikan materi pelajaran dalam
kelompoknya dan menuliskan kesimpulan dalam diskusinya di
lembar kerja (LK 1 ) yang sudah disiapkan guru melalui rubrik
kegiatan untuk selanjutnya diserahkan kepada guru untuk dinilai.
e; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
kesimpulan hasil diskusi yang dibuat peserta didik.
f; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
g; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah
dan mengajak peserta didik untuk menyanyikan sebuah lagu (lihat
buku siswa).

Sub B. Keperwiraan Rasulullah dalam Mempertahankan Kota Madinah

a; Untuk membangkitkan motivasi peserta didik guru


mengajak peserta didik menyan yikan lagu bersama-sama.
b; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari lagu yang mereka
nyanyikan.
c; Guru memberi penguatan terhadap pendapat peserta didik dan
mengaitkan dengan materi pelajaran.
d; Guru menanyakan kepada peserta didik tentang informasi yang akan
dipelajari.
e; Guru meminta peserta didik membaca dengan teliti bacaan dalam
buku ajar untuk menggali informasi yang dibutuhkan. Di dalam
bacaan terdapat beberapa pertanyaan dan gambar untuk membantu
peserta didik dalam memahami isi bacaan.
f; Guru meminta peserta didik menanyakan hal-hal yang belum jelas
atau belum dipahami.
g; Guru meminta peserta didik lainnya untuk menjawab pertanyaan
temannya.
h; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
jawaban peserta didik.
i; Guru meminta peserta didik untuk menceritakan kembali
keperwiraan Rasulullah dalam mempertahankan kota Madinah dari
serangan kafir Quraisy dan menuliskan ceritanya pada LKnya
j; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
k; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah .

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Nabiku Pahlawanku.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik dan
penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran sub-sub pelajaran.
Penilaian proses pada aspek penguasaan materi ini berbentuk unjuk kerja dan
observasi. Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada akhir pembelajaran satu
pelajaran. Penilaian hasil berupa tes tertulis, skala sikap, dan penugasan yang
tersedia pada rubrik Ayo Berlatih, atau dapat dikembangkan sendiri oleh guru.
1; Penilaian Proses
Kegiatan 1
Guru melakukan pengamatan pelaksanaan diskusi kelompok dengan
format sebagai berikut:

Nama Aspek Skor Ketuntasan Tindak Lanjut


Nilai
Peserta maks
No
Didik
1 2 3 T TT P R

Aspek dan rubrik penilaian:


1) Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.
2) Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi
skor 30.
c; Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi,
skor 20.

c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.


3) Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30.
c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 10.

Menuliskan kesimpulan hasil diskusi ( Penilaian Produk )


Contoh Rubrik Penilaian
Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika hasilnya sesuai , benar, dan rapih.
Baik : Jika hasilnya sesuai , benar, dan kurang rapih..
Cukup : Jika hasilnya sesuai , kurang benar, dan rapih.
Kurang : hasilnya sesuai , kurang benar, dan kurang rapih.

Kegiatan 2
Menceritakan secara tertulis tentang keperwiraan Nabi Muhammad saw.
( Unjuk Kerja)
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika cerita memuat 3 contoh keperwiran, runtut dan logis.
Baik : Jika cerita memuat 2 contoh keperwiran, runtut dan logis..
Cukup : Jika cerita memuat 3 contoh keperwiran, kurang runtut dan logis
Kurang : Jika cerita memuat 1 contoh keperwiran, runtut dan logis.
Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.
2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )

Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru


dapat mengembangkan penilaian ini dengan melaksanakan ulangan
harian. Ulangan harian dilakukan dalam bentuk tes tulis pilihan ganda,
isian, atau uraian. Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada
rubrik Ayo Berlatih. Pada rubrik Ayo Jawablah guru harus
menyiapkan rambu-rambu jawaban dan pedoman penskoran.

Sedangkan pada rubrik Ayo Tanggapilah guru meminta peserta didik


untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Rambu-rambu jawaban pada rubrik Ayo Jawablah pelajaran 2

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 o Dalam bidang agama Nabi saw. telah membangun 30


masjid dan mengajarkan ajaran agama baik melalui
para sahabat maupun beliau sendiri
o Di bidang sosial Nabi saw. melakukan:
- Melakukan pernikahan antara kaum Muhajirin
dan anshar
- Berdakwah dalam satu tempat yang dihadiri oleh
kaum Anshar dan Muhajirin
- Berbuat adil dan tidak membedakan status social
seseorang.
- Melibatkan kaum Muhajirin dan Anshar dalam
membangun Masjid Quba
o Di bidang ekonomi Nabi saw. melakukan pertukaran
ilmu dan keahlian.
o Di bidang pertahanan Rasulullah membuat
perjanjian antar kaum muslimin dan yahudi yang
harus disepakati bersama, yaitu:
- Mempunyai hak bersama untuk menjalankan
agama masing-masing dan saling menghormati
diantara mereka.
- Wajib tolong menolong untuk melawan siapa saja
yang memerangi mereka.
- Wajib saling menasihati dan melaksanakan
kebaikan-kebaikan dan keuntungan bersama
- Wajib menghormati kota Madinah
- Jika terjadi perselisihan harus diserahkan kepada
allah dan rasulnya
- emua penduduk madinah wajib dilindungi, baik
yang tinggal di dalam kota Madinah atau di luar.

2 Keberanian Rasulullah dalam perang Badar, perang 10


Uhud dan perang Khandak
3 Keberanian, keyakinan, sikap tidak gentar dan pantang 10
menyerah, menghargai usul atau pendapat orang lain,
mengutamakan kepentingan bersama, kesabaran dan
kebijaksanaanya dalam memimpin pasukan.
4 Dengan ijin dan mendapat pertolongan Allah swt. Serta 20
strategi Rasulullah menguasai tempat penampungan air
yang sangat dibutuhkan musuh.
5 Menguasai tempat penampungan air. 30
Menempatkan pasukan pemanah di atas bukit.
Membuat parit (khandak)
Politik pecah belah lawan.
Keterangan:
Skor 10 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 20 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 30 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar
Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan
terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki oleh
peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut ini:
Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Karakter
Peserta
No Didik Disipilin Tanggung Jawab Tolong-menolong

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT
Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-
menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
Penilaian Tugas
Penilaian tugas dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:

Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 2:

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R
H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan berdasarkan instrumen penilaian yang ada
diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan oleh
guru. Peserta didik ini dapat diminta membaca buku sejarah Islam yang ada
diperpus untuk menambah pengetahuannya terkait materi pembelajaran.

I; Remedi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remedi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan dengan orang


tua atau wali muridnya.Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan
pembinaan terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang
tua menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar balasan dan paraf.

Pelajaran 3
Kemenangan di Kota Mekah
A; Kompetensi Inti (KI)
KI-1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
KI-3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI- 4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis
dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B; Kompetensi Dasar (KD)


1.3 Meyakini terjadinya peristiwa fathu Makkah atas pertolongan Allah swt ..
2.3; Menunjukkan ibrah dari peristiwa Fath Makkah.

3.2 Mengetahui sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah.


3.4 Memahami cara-cara Rasulullah dalam menghindari pertumpahan darah
dengan kaum kafir Qurais dalam peristiwa Fathu Makkah.
4.2 Menceritakan kronologi peristiwa Fathu Makkah.
4.3 Mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam Fathu Makkah
dengan tuntutan kehidupan sekarang.

C; Indikator
; Menjelaskan sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah.
; Menceritakan kronologi peristiwa Fathu Makkah.
; Menjelaskan cara-cara Rasulullah dalam menghindari pertumpahan darah
dengan kaum kafir Qurais dalam peristiwa Fathu Makkah.
; Mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam Fathu Makkah
dengan tuntutan kehidupan sekarang.
; Menunjukkan ibrah dari peristiwa Fathu Makkah.
; Menunjukkan sikap meyakini terjadinya peristiwa fathu Makkah atas
pertolongan Allah swt..
; Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

D; Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan


mengkomunikasi, peserta didik mampu:
; Menjelaskan sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah.
; Menceritakan kronologi peristiwa Fathu Makkah.
; Menjelaskan cara-cara Rasulullah dalam menghindari pertumpahan darah
dengan kaum kafir Qurais dalam peristiwa Fathu Makkah.
; Mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Fathu Makkah
dengan tuntutan kehidupan sekarang.
; Mengembangkan perilaku disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

E; Materi Pokok
; Sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah
o Adanya perjanjian Hudaibiyah menunjukkan kafir Quraisy semakin
merasa takut terhadap kaum muslimin dan menambah yakin kaum
muslimin untuk membebaskan Mekah.
o Isi perjanjian Hudaibiyah menunjukkan kafir Quraisy mengakui
agama Islam dan memberi peluang kepada Rasulullah dan kaum
muslimin untuk melakukan dakwah Islam. Sehingga kaum muslimin
semakin yakin akan kemenangan membebaskan Mekah.
o Pelanggaran kafir Quraisy terhadap perjanjian Hudaibiyah berarti
kaum muslimin boleh melakukan pembebasan ke kota Mekah.

; Kronologi peristiwa Fathu Makkah


o Rasulullah mempersiapkan 10.000 pasukan setelah terjadi
pelanggaran perjanjian Hudaibiyah oleh Kafir Quraisy.
o Rasulullah memberangkatkan Pasukan yang telah disiapkan menuju
ke Mekah untuk membebaskan kota suci tersebut.
o Menyusun strategi sebelum masuk kota.
o Rasulullah dan kaum muslimin memasuki kota dan mengamankan
kota.
o Rasulullah dan kaum muslimin menguasai kota Mekah
o Membersihkan Kakbah dari berhala.

; Strategi dalam Fathu Makkah


o Mengumandangkan kalimat thayibah sehingga mampu menggetarkan
hati yang mendengar.
o Melakukan penyerangan dari empat arah berlawanan sehingga
membuat lawan gentar tidak berani melawan.
o Melarang pasukannya untuk membunuh musuh jika tidak melawan.
o Melarang pasukannya untuk tidak merampas senjata kecuali yang
digunakan untuk menyerang.
o Melakukan diplomasi agar tidak terjadi parlawanan.
o Memohon pertongan Allah swt. Yang Maha Pemberi kemenangan

; Keteladanan dalam Fathu Makkah


Peristiwa Fathu Makkah mengandung suatu teladan bahwa untuk meraih
kemenangan diperlukan kesabaran, siasat dan strategi, semangat dan
optimis (yakin) akan pertolongan Allah, persatuan, dan kebijaksanaan. Di
samping itu juga menjadi ibrah bagi kaum muslimin agar:
o Menjadi orang pemaaf dan tidak pendendam,
o Menjadi pemimpin yang arif dan bijaksana; melindungi wanita dan
anak-anak, tidak membunuh lawan yang tidak berdaya,
o Berani mencegah kemungkaran dan kebatilan,
o Selalu bersyukur atas nikmat dan pertolongan Allah.

F; Proses Pembelajaran

1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar
yang relevan dengan materi pembelajaran (melihat buku
teks)/ tayangan dalam VCD.
d; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari gambar/ VCD.
e; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara hasil
pengamatan peserta didik dengan materi yang akan dipelajari
f; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran.
g; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
h; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
e; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
f; Pengetahuan tentang konsep Sejarah Kebudayaan Islam harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu mengkomunikasikan
dalam bahasa lisan atau tulisan, ekspresi atau gerakan sehingga
dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan perilakunya
menjadi lebih santun, berbudi dan religius.

2 Pelaksanaan
Sub A. Sebab-sebab Terjadinya Fathu Makkah
a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat dan
menceritakan gambar yang telah disediakan guru atau melihat bahan
ajar.
b; Guru memberi tanggapan cerita peserta didik.
c; Guru dan peserta didik bertanya tentang informasi yang akan
dipelajari.
d; Guru meminta peserta didik yang lain mengemukakan jawaban atas
pertanyaan temannya.
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar untuk
menggali informasi yang dibutuhkan .
f; Guru meminta peserta didik mengerjakan soal untuk mengetahui
penguasaan materi peserta didik melalui rubrik Kegiatan 1.
g; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
cerita yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
h; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
i; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
j; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub B. Kronologi Peristiwa Fathu Makkah.

a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat dan


menceritakan gambar yang telah disediakan guru atau melihat bahan
ajar.
b; Guru memberi tanggapan cerita peserta didik.
c; Guru dan peserta didik bertanya tentang informasi yang akan
dipelajari.
d; Guru meminta peserta didik yang lain mengemukakan jawaban atas
pertanyaan temannya.
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar untuk
menggali informasi yang dibutuhkan .
f; Guru meminta peserta didik mengerjakan soal untuk mengetahui
penguasaan materi peserta didik melalui rubrik Kegiatan 2.
g; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
cerita yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
h; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
i; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
j; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub C. Strategi Rasulullah dalam Fathu Makkah

a; Guru meminta peserta didik mendengarkan dengan cermat cerita


guru tentang strategi bangsa Indonesia dalam menghadapi musuh
(misalnya: sistem gerilya, janur kuning, dsb)
b; Guru mengaitkan ceritanya dengan materi yang akan dipelajari.
c; Guru dan peserta didik bertanya tentang informasi yang akan
dipelajari.
d; Guru meminta peserta didik yang lain mengemukakan jawaban atas
pertanyaan temannya.
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar untuk
menggali informasi yang dibutuhkan .
f; Guru meminta peserta didik menjelaskan kembali materi yang telah
dipelajari untuk mengetahui penguasaan materi peserta didik
melalui rubrik Kegiatan 3.
g; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
cerita yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
h; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
i; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
j; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub D. Keteladanan Rasulullah dalam Fathu Makkah

a; Guru atau peserta didik menanyakan informasi yang akan dipelajari.


b; Peserta didik mengungkapkan jawaban secara bergiliran.
c; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta .
d; Guru meminta peserta didik membaca dengan cermat bacaan dalam
buku ajar secara bergiliran .
e; Guru meminta peserta didik menanyakan hal-hal terkait isi bacaan
yang belum jelas.
f; Guru menanggapi pertanyaan peserta didik dan memberikan
penjelasan tambahan terkait isi bacaan.
g; Guru meminta peserta didik kegiatan dalam rubrik Kegiatan 4.
h; Guru meminta peserta didik menuliskan jawaban pada LKnya .
i; Guru meminta peserta didik mengumpulkan pekerjaannya di depan
kelas untuk diberikan penilaian.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah,

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Kemenangan di Kota Mekah.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik dan
penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran sub-sub pelajaran.
Penilaian proses pada aspek penguasaan materi dapat berbentuk latihan
menjawab soal, cerita atau melakukan kegiatan yang tersedia pada rubrik
kegiatan.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada setiap akhir pembelajaran satu
pelajaran. Penilaian hasil berupa tes tertulis, skala sikap, dan penugasan yang
tersedia pada rubrik Ayo Berlatih.

1; Penilaian Proses
Kegiatan 1, 2, 3, dan 4
Kegiatan 1, 2, 3, dan 4 ini digunakan untuk mengukur penguasaan
materi pelajaran. Dalam kegiatan ini guru disarankan menyusun soal,
kunci jawaban dan pedoman penskoran. Misalnya:
a; Soal dapat dikembangkan sendiri oleh guru atau melihat buku ajar.
b; Kunci jawaban disiapkan guru berdasarkan soal
Pedoman penskoran dibuat berdasarkan bobot soal.
Nilai perolehan berdasarkan perolehan skor : skor maksimal dikali 100.
Contoh rambu-rambu jawaban dan skor kegiatan 1

No. Soal Skor


Rambu-rambu jawaban
maks.

1 o Adanya perjanjian Hudaibiyah menambah motivasi3


kaum muslimin,
o Isi atau kesepakatan Hudaibiyah menguntungkan
kaum muslimin,
o Pelanggaran terhadap perjanjian Hudaibiyah oleh
kaum Quraisy memberi peluang kaum muslimin
untuk melakukan pembebasan kota Mekah.

2 o Kaum muslimin dan kaum Quraisy tidak akan 4


menyerang selama 10 tahun.
o Kaum muslimin tidak diperkenankan memasuki kota
Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah
tahun ini, kecuali tahun berikutnya. Kemudian
ketika berhaji atau berumrah tidak boleh membawa
senjata dan tidak boleh tinggal di Mekah lebih dari
tiga hari.
o Kaum Quraisy yang melarikan diri dari pihak
quraisy kepada Muhammad bin Abdullah supaya
dikembalikan. Tetapi jika kaum muslimin yang
datang kepada kaum Quraisy tidak dikembalikan.
o Semua kabilah Arab bebas bersekutu dengan kaum
muslimin atau kaum Quraisy. Kabilah yang
bersekutu dengan salah satu pihak merupakan
bagian dari pihak tersebut.

3 Dari pihak Islam oleh Nabi Muhammad saw. dari pihak2


kafir Quraisy oleh Suhail bin Amru

4 Amar bin Salim Al-Khuzai 1

5 Karena sebelumnya kafir Quraisy sudah sering4


melanggar perjanjian dan Rasulullah pun sudah
memberikan pilihan dari akibat pelanggaran itu.

Contoh penskoran pada kegiatan 1:

Jawaban Soal nomor Skor Keterangan

1 3 jawaban benar dan lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

2 4 jawaban benar dan lengkap

3 jawaban benar dan agak lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

3 2 jawaban benar dan lengkap


1 jawaban benar dan tidak lengkap

4 1 Jawaban benar

5 4 jawaban benar dan lengkap

3 jawaban benar dan agak lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

Contoh rambu-rambu jawaban dan skor kegiatan 2:

No. Soal Skor


Rambu-rambu jawaban
maks.

1 Untuk membebaskan kota Mekah dari kekuasaan kafir 3


Quraisy.
2 10.000 -12.000 pasukan 2

3 Di Murrul Dahram 1

4 o Barang siapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan 4


berarti aman;
o Barang siapa yang masuk ke Masjidilharam berarti
aman; dan
o Barang siapa yang menutup rumahnya berarti aman.

5 o Tawaf tujuh kali 4


o Membersihkan Kakbah dari berhala-berhala
o Melaksanakan salat berjamaah bersama kaum
muslimin

Contoh penskoran pada kegiatan 2:

Jawaban Soal nomor Skor Keterangan

1 3 jawaban benar dan lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

2 2 jawaban benar dan lengkap

1 jawaban benar dan tidak lengkap


3 1 jawaban benar

4 4 jawaban benar dan lengkap

3 jawaban benar dan agak lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

5 4 jawaban benar dan lengkap

3 jawaban benar dan agak lengkap

2 jawaban benar dan tidak lengkap

1 jawaban salah

Di dalam kegiatan 3 dan 4 guru menyiapkan LK untuk masing-masing


peserta didik.
Contoh Lembar Kerja Kegiatan 3 :
Jelaskan kembali strategi Rasulullah dalam peristiwa Fathu Makkah
ke dalam Lembar kerja berikut!

Nama Peserta didik :


No. Absen :

Strategi Maksud atau tujuan


Guru harus menyiapkan Pedoman penilaian pada LK, contohnya:
A : jika jawaban lengkap, logis, dan sistematis.
B : jika jawaban lengkap, logis, dan kurang sistematis.
C : jika jawaban lengkap, kurang logis, dan kurang sistematis
D : jika jawaban kurang lengkap, kurang logis, dan kurang sistematis

Contoh Lembar Kerja Kegiatan 4 :


Sebutkan contoh keteladanan yang dapat kamu petik dari peristiwa
Fathu Makkah! Bagaimana cara melaksanakan contoh itu dalam
kehidupan sekarang?
Tulis jawabanmu pada lembar kerja berikut!

Nama Peserta didik :


No. Absen :

Contoh keteladanan peristiwa Fathu Makkah Cara melaksanakan dalam


kehidupan sekarang

Guru harus menyiapkan Pedoman penilaian pada LK, contohnya:


A : jika jawaban lengkap, logis, dan sistematis.
B : jika jawaban lengkap, logis, dan kurang sistematis.
C : jika jawaban lengkap, kurang logis, dan kurang sistematis
D : jika jawaban kurang lengkap, kurang logis, dan kurang sistematis

Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.

2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )

Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru


mengembangkan penilaian ini dengan melaksanakan ulangan harian.
Ulangan harian dilakukan dalam bentuk tes tulis pilihan ganda atau
uraian. Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada rubrik Ayo
Berlatih. Pada rubrik Jawablah guru harus menyiapkan kunci jawaban
dan pedoman penskoran.

Sedangkan pada rubrik Tanggapilah guru meminta peserta didik


untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Rambu-rambu jawaban pada rubrik Ayo Berlatih pelajaran 3:

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 o Adanya perjanjian Hudaibiyah menunjukkan kafir15


Quraisy semakin merasa takut terhadap kaum
muslimin dan menambah yakin kaum muslimin
untuk membebaskan Mekah.
o Isi perjanjian Hudaibiyah menunjukkan kafir
Quraisy mengakui agama Islam dan memberi
peluang kepada Rasulullah dan kaum muslimin
untuk melakukan dakwah Islam. Sehingga kaum
muslimin semakin yakin akan kemenangan
membebaskan Mekah.
o Pelanggaran kafir Quraisy terhadap perjanjian
Hudaibiyah berarti kaum muslimin boleh
melakukan pembebasan ke kota Mekah.

2 Kaum muslimin bersumpah setia dan siap membela 5


Rasulullah sampai darah penghabisan.
3 Rasulullah menerima kesepakatan Hudaibiyah, karena5
menurut beliau kesepakatan itu akan tetap memberikan
keuntungan bagi kaum muslimin dan dakwah Islam.

4 o Kaum muslimin dan kaum Quraisy tidak akan15


menyerang selama 10 tahun.
o Kaum muslimin tidak diperkenankan memasuki
kota Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan
umrah tahun ini, kecuali tahun berikutnya.
Kemudian ketika berhaji atau berumrah tidak boleh
membawa senjata dan tidak boleh tinggal di Mekah
lebih dari tiga hari.
o Kaum Quraisy yang melarikan diri dari pihak
quraisy kepada Muhammad bin Abdullah supaya
dikembalikan. Tetapi jika kaum muslimin yang
datang kepada kaum Quraisy tidak dikembalikan.
o Semua kabilah Arab bebas bersekutu dengan kaum
muslimin atau kaum Quraisy. Kabilah yang
bersekutu dengan salah satu pihak merupakan
bagian dari pihak tersebut

5 Karena mereka marah Bani Khuzaah menjadi sekutu5


umat Islam
6 o Persiapan 10.000 pasukan setelah terjadi15
pelanggaran perjanjian Hudaibiyah oleh Kafir
Quraisy.
o Pemberangkatan Pasukan yang telah disiapkan
menuju ke Mekah untuk membebaskan kota suci
tersebut.
o Penyusunan strategi sebelum masuk kota.
o Memasuki kota dan mengamankan kota
o Rasulullah dan kaum muslimin menguasai kota
Mekah
o Pembersihan Kakbah dari berhala.

7 o Mengumandangkan kalimat thayibah sehingga10


menggetarkan hati yang mendengar.
o Melakukan penyerangan dari empat arah
berlawanan sehingga membuat lawan gentar tidak
berani melawan.
o Melarang pasukannya untuk membunuh musuh jika
tidak melawan.
o Melarang pasukannya untuk tidak merampas senjata
kecuali yang digunakan untuk menyerang.
o Melakukan diplomasi agar tidak terjadi parlawanan.
o Memohon pertongan Allah swt. Yang Maha Pemberi
kemenangan

8 Tidak boleh menyerang kecuali terpaksa, tidak boleh10


menyakiti perempuan dan anak-anak, tidak boleh
merampas senjata kecuali yang digunakan untuk
menyerang.
9 Membersihkan Kakbah dari berhala, melakukan salat,10
menerima bagi yang mau masuk Islam, dan
mempersilahkan pergi bagi yang tidak mau masuk
Islam.
10 Untuk meraih kemenangan diperlukan kesabaran, siasat10
dan strategi, semangat dan optimis (yakin) akan
pertolongan Allah, persatuan, dan kebijaksanaan.
Keterangan:
Skor 5 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 10 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 15 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar
Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan
terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki boleh
peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut ini:
Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Kriteria
Peserta
No Didik Disipilin Tanggung Jawab Percaya Diri

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT

Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-


menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).

Penilaian Tugas
Penilaian tugas dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:
Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 1

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R

H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan berdasarkan instrumen penilaian yang ada
diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah
disiapkan oleh guru. Peserta didik ini dapat diminta membaca buku sejarah
Islam yang ada diperpus untuk menambah pengetahuannya terkait materi
pembelajaran.

I; Remedi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remedi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan dengan orang


tua atau wali muridnya. Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan
pembinaan terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang
tua menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar balasan dan paraf.

Pelajaran 4
Aku Rindu Padamu Ya Rasul
A; Kompetensi Inti (KI)
KI-1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
KI-3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI- 4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis
dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B; Kompetensi Dasar (KD)


1. 2 Meyakini Al-Quran dan Sunah Rasul sebagai peninggalan Rasulullah saw..

2. 1 Menunjukkan hikmah dari peristiwa akhir hayat Rasulullah saw..


3. 1 Mengetahui dua pusaka yang ditinggalkan Rasulullah sebagai pegangan kaum
mslimin.
4.4; Menceritakan peristiwa-peristiwa di akhir hayat Rasulullah saw..

C; Indikator
; Menjelaskan dua pusaka yang ditinggalkan Rasulullah sebagai pegangan
kaum mslimin.
; Menceritakan peristiwa-peristiwa di akhir hayat Rasulullah saw..
; Menunjukkan hikmah dari peristiwa akhir hayat Rasulullah saw..
; Menunjukkan sikap meyakini Al-Quran dan Sunah Rasul sebagai peninggalan
Rasulullah saw..
; Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

D; Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan


mengkomunikasi, peserta didik mampu:

; Menjelaskan dua pusaka yang ditinggalkan Rasulullah sebagai pegangan


kaum mslimin.
; Menceritakan peristiwa-peristiwa di akhir hayat Rasulullah saw..
; Menunjukkan hikmah dari peristiwa akhir hayat Rasulullah saw ..
; Meyakini Al-Quran dan Sunah Rasul sebagai peninggalan Rasulullah saw.
; Mengembangkan perilaku disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

E; Materi Pokok
; Peristiwa Menjelang Akhir Hayat Rasulullah
Menjelang akhir hayatnya Rasulullah melaksanakan haji Wada pada
tahun 10 H bersama lebih dari 124.000 kaum muslimin
Pelaksanaan ibadah haji yang dilakukan Rasulullah pada haji Wada
menjadi pedoman ibadah haji bagi kaum muslimin hingga sekarang.
Pada saat haji Wada Rasulullah menyampaikan khutbah yang berisi
pesan-pesan untuk selalu menyembah kepada Allah, melaksanakan rukun
Islam, mentaati para pemimpin, berbuat baik kepada sesama, tidak
menyakiti sesama muslim, dan menghindari perbuatan-perbuatan yang
dapat merugikan orang lain.
Pada saat haji wada Allah swt. telah menurunkan wahyu terakhir, yaitu
Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 3.
Sebelum wafat Rasulullah mengalami sakit selama 13 hari. Tiga hari
terakhir pada saat sakit, Rasulullah menunjuk Abu Bakar untuk mewakili
beliau menjadi imam salat. Rasulullah wafat pada hari Senin, tanggal 12
Rabiul Awal tahun 11 H. Beliau dimakamkan di rumah Aisyah r.a. di
tempat beliau wafat yang berada di dalam masjid Nabawi.
Kaum muslimin sangat berduka atas wafatnya Rasulullah.

; Keteladanan Rasulullah dalam Fathu Makkah


Peristiwa akhir hayat Rasulullah saw. memiliki hikmah yang sangat
bermanfaat bagi kaum muslimin. Seperti kesabaran di saat menerima
musibah, kepedulian sebagai seorang pemimpin, kasih sayang kepada
keluarga dan kaum muslimin, dan tanggung jawab.

; Dua Pusaka Peninggalalan Rasulullah Saw.


Rasulullah meninggalkan dua pusaka yaitu Kitab Allah ( Al-Quran) dan
Sunnah Rasul (Al-Hadits) sebagai pegangan kaum muslimin.

F; Proses Pembelajaran
1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar
yang relevan dengan materi pembelajaran (melihat buku
teks)/ tayangan dalam VCD.
d; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari gambar/ VCD.
e; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara hasil
pengamatan peserta didik dengan materi yang akan dipelajari
f; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran.
g; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
h; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
a; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
b; Pengetahuan tentang konsep Sejarah Kebudayaan Islam harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu mengkomunikasikan
dalam bahasa lisan atau tulisan, ekspresi atau gerakan sehingga
dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan perilakunya
menjadi lebih santun, berbudi dan religius.

2 Pelaksanaan

Sub A. Peristiwa Menjelang Akhir Hayat Rasulullah


a; Guru meminta peserta didik mengamati dan menceritakan gambar
yang relavan dengan tema pembelajaran.
b; Guru menanyakan Peserta didik tentang informasi yang akan
dipelajari.
c; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar . Di
dalam bacaan terdapat beberapa pertanyaan untuk membantu peserta
didik memahami materi bacaan.
d; Guru meminta peserta didik mendiskusikan materi pelajaran dan
menuliskan hasil diskusi ke dalam LK yang sudah disiapkan guru
sesuai rubrik Kegiatan 1.
e; Peserta didik diminta membacakan hasil diskusinya di dapan kelas
untuk ditanggapi peserta didik yang lainnya.
f; Guru memberikan penguatan dan penjelasan tambahan terhadap
tanggapan peserta didik atau dibacakan peserta didik.
g; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
h; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran .
i; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran .

Sub B. Akhir Hayat Rasulullah saw..

a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat gambar


dalam buku ajar atau yang sudah disiapkan .
Seperti: gambar makam Rasulullah
b; Peserta didik mengungkapkan perasaannya setelah mengamati
gambar.
c; Guru menanyakan peserta didik tentang informasi yang akan
dipelajari.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik .
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik menjawab pertanyaan untuk mengukur
penguasaan materi sesuai rubrik Kegiatan 2.
g; Peserta didik menuliskan jawabannya buku tugas.
h; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
i; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui .
j; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran.

Sub C. Dua Pusaka Peninggalan Rasulullah

a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat gambar yang


relevan dengan tema yang dipelajari. (lihat buku ajar atau guru dapat
menyiapkan gambar lain yang relevan)
b; Guru menanyakan peserta didik tentang gambar yang baru diamati.
Contohnya: lihat buku ajar.
c; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik dan
mengaitkan dengan materi pembelajaran saat itu.
d; Guru menanyakan beberapa informasi yang akan dipelajari kepada
peserta didik.
e; Guru meminta peserta didik membaca dengan cermat bacaan dalam
buku ajar secara bergiliran .
f; Guru meminta peserta didik menanyakan hal-hal terkait isi bacaan
yang belum jelas.
g; Guru meminta peserta didik menjawab pertanyaan temannya.
h; Guru menanggapi pertanyaan dan jawaban peserta didik dan
memberikan penjelasan tambahan terkait isi bacaan.
i; Guru meminta peserta didik untuk mencari ayat tentang fungsi Al-
Quran dan menuliskannya di buku catatan melalui rubrik
Kegiatan 3. Jika peserta didik kesulitan guru dapat membantu
dengan menyiapkan kartu ayat yang sudah dipilih.
j; Guru meminta peserta didik membacakan hasil pekerjaannya di
depan kelas untuk diberikan penilaian.
k; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
l; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan Hati-
hati. Seperti himbaun agar selalu membaca Al-Quran
j; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pelajaran 4 melalui rubrik Hikmah dan
mengajak peserta didik untuk menyanyikan sebuah lagu (lihat buku
siswa).

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Aku Rindu Padamu Ya Rasul.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik dan
penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran sub-sub pelajaran.
Penilaian proses pada aspek penguasaan materi pelajaran ini berbentuk
menyusun laporan diskusi, menjawab pertanyaan, dan melakukan pencarian,
sesuai kegiatan yang tersedia pada rubrik kegiatan.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada setiap akhir pembelajaran satu
pelajaran. Penilaian hasil berupa tes tertulis, skala sikap, dan penugasan yang
tersedia pada rubrik Ayo Berlatih.

1; Penilaian Proses

Kegiatan 1
Guru melakukan pengamatan (observasi) pelaksanaan diskusi
kelompok dengan format sebagai berikut:

Nama Aspek Skor Ketuntasan Tindak Lanjut


Nilai
Peserta maks
No
Didik
1 2 3 T TT P R

Aspek dan rubrik penilaian:


1) Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.
2) Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi
skor 30.
d; Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi,
skor 20.

c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.


3) Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 10.

Membacakan hasil diskusi ( Skala Sikap )


Contoh Rubrik Penilaian
Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan logis.
Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan tidak logis.
Cukup : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, tidak jelas, dan tidak
logis.
Kurang : Jika cerita yang disampaikan runtun, tidak relevan, tidak jelas, dan
tidak logis.

Untuk memberikan penilaian produk tulisan tentang hasil diskusi guru harus
menyediakan lembar kerja.

Kegiatan 2
Kegiatan 2 berupa kegiatan menjawab. Guru harus membuat rambu-
rambu jawaban dan pedoman penskoran.
Contoh rambu-rambu jawaban dan pedoman penskoraniatan kegiatan 2

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 Supaya dapat melihat kaum muslimin yang sedang 20


salat subuh di masjid.

2 Beliau membasahi wajahnya dan mengucapkan 30


kalimah tahlil lalu berdoa agar dipertemukan dengan
kekasih Allah.
3 Mereka banyak yang tidak percaya 10

4 Umar tidak percaya, bahkan bersumpah akan 30


memotong tangan dan kaki orang yang berkata bahwa
Nabi telah wafat.

5 Di rumah Aisyah r.a. 10

Kegiatan 3
Kegiatan 3 berupa kegiatan pencarian . Pada kegiatan ini guru harus
menyiapkan rubrik penilaian dan pedoman penskoran.
Contoh:
Contoh Rubrik Penilaian Pencarian Ayat

No Nama Katagori
Peserta Didik

Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika ayatnya benar, tulisannya benar, dan membacanya benar.
Baik : Jika ayatnya benar, tulisannya benar, dan membacanya kurang benar..
Cukup : Jika ayatnya benar, tulisannya kurang benar, dan membacanya benar
Kurang : Jika ayatnya benar, tulisannya kurang benar, dan membacanya kurang
benar.

Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.

2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )

Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru


dapat mengembangkan penilaian ini dengan melaksanakan ulangan
harian. Ulangan harian dilakukan dalam bentuk tes tulis pilihan ganda
isian, dan uraian. Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada
rubrik Ayo Berlatih. Pada rubrik Jawablah guru harus menyiapkan
rambu-rambu jawaban dan pedoman penskoran.

Sedangkan pada rubrik Tanggapilah guru meminta peserta didik


untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Contoh rambu-rambu jawaban pada rubrik Ayo Berlatih pelajaran 4

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 Pada musim haji tahun 10 H 10

2 Umat Islam agar selalu menyembah Allah, mendirikan 30


salat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan,
melaksanakan ibadah haji, dan menaati para pemimpin.
Dst.

3 30

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu


agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-
Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu.

4 Al-Quran dan Al-Hadits 20

5 Abu Bakar As-Shiddiq 10

Keterangan:
Skor 10 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 20 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 30 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar
Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan
terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki boleh
peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut ini:
Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Karakter
Peserta
No Didik Disipilin Tanggung Jawab Peduli

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT

Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-


menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).

Penilaian Tugas
Penilaian tugas dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:
Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 4:

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R

H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan yaitu menjelaskan dua pusaka yang ditinggalkan
Rasulullah sebagai pegangan kaum mslimin, menceritakan peristiwa-peristiwa di
akhir hayat Rasulullah saw., menunjukkan hikmah dari peristiwa akhir hayat
Rasulullah saw. dengan jelas berdasarkan instrumen penilaian yang ada
diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan oleh
guru. Contohnya, peserta didik dapat diminta membimbing temannya
mempelajari kembali riwayat tentang peristiwa akhir wafat Rasulullah saw..

I; Remedi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remedi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan dengan orang


tua atau wali muridnya. Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan
pembinaan terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang
tua menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komsentar balasan dan paraf.

Pelajaran 5
Abu Bakar Ash-Shiddiq Sang Pembenar
A; Kompetensi Inti (KI)
KI-1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
KI-3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI- 4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis
dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B; Kompetensi Dasar (KD)


1. 1 Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah SWT dan Rasul-Nya.
2. 2 Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq.

3. 2 Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Abu Bakar as-Shiddiq.


4. 2 Menceritakan kepribadian Abu Bakar as-Shiddiq dan perjuangannya dalam
dakwah Islam.

C; Indikator
; Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Abu Bakar as-Shiddiq.
; Menceritakan kepribadian Abu Bakar as-Shiddiq dan perjuangannya dalam
dakwah Islam.
; Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq.
; Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah SWT dan Rasul-Nya.
; Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

D; Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan


mengkomunikasi, peserta didik mampu:

; Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Abu Bakar as-Shiddiq.


; Menceritakan kepribadian Abu Bakar as-Shiddiq dan perjuangannya dalam
dakwah Islam.
; Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq.
; Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah swt. dan Rasul-Nya.
; Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

E; Materi Pokok
; Riwayat dan Silsilah Abu Bakar As-Shiddiq
; Kepribadian Abu Bakar As-Shiddiq
; Perjuangan Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq dalam Berdakwah
; Contoh Nilai Positif Sikap Khalifah Abu Bakar

F; Proses Pembelajaran
1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar
yang relevan dengan materi pembelajaran (melihat buku
teks)/ tayangan dalam VCD.
d; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari gambar/ VCD.
e; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara hasil
pengamatan peserta didik dengan materi yang akan dipelajari
f; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran.
g; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
h; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
a; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
b; Pengetahuan tentang konsep Sejarah Kebudayaan Islam harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu mengkomunikasikan
dalam bahasa lisan atau tulisan, ekspresi atau gerakan sehingga
dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan perilakunya
menjadi lebih santun, berbudi dan religius.

2 Pelaksanaan
Sub A. Riwayat dan Silsilah Abu Bakar As-Shiddiq

a; Guru meminta peserta didik mengamati dengan cermat gambar


sesuai sub tema ( melihat buku ajar/ disiapkan guru)
b; Guru meminta peserta didik menanyakan informasi yang akan
dipelajari.
c; Guru meminta peserta didik yang lain mengemukakan jawaban atas
pertanyaan temannya.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik menyimpulkan isi bacaan dan
menuliskannya pada LK sesuai rubrik Kegiatan. Jika peserta didik
mengalami kesulitan guru membimbing mereka dengan
menunjukkan poin-poin penting.
g; Guru meminta beberapa peserta didik membacakan kesimpulannya
secara bergantian di depan kelas.
h; Guru meminta peserta didik yang lainnya menanggapi kesimpulan
temannya.
i; Guru memberikan penguatan dan penjelasan tambahan terhadap
kesimpulan yang yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
j; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
k; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub B. Kepribadian Abu Bakar As-Shiddiq

a; Guru meminta peserta didik mengamati dan menceritakan gambar


tentang perilaku yang baik yang sudah dipersiapkan atau melihat
buku ajar.
b; Guru mengarahkan peserta didik untuk bertanya tentang informasi
yang akan dipelajari.
c; Peserta didik diminta menjawab petanyaan (kuis) di atas.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik .
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang bagaimana
kepribadian Abu Bakar. Jika peserta didik kesulitan melakukan
diskusi, guru mengarahkan apa yang perlu dilakukan. Misalnya:
Guru membagi kelas menjadi 3-4 kelompok. Setiap kelompok
menunjuk ketua kelompok dan notulen. Guru mengarahkan poin-
poin penting yang perlu didiskusikan.
g; Guru meminta peserta didik menuliskan hasil diskusinya di dalam
buku catatannya melalui rubrik Kegiatan.
h; Guru meminta peserta didik mewakili kelompok membacakan
catatan hasil diskusinya secara bergantian di depan kelas. Peserta
dalam kelompok lain memberikan tanggapan.
i; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
hasil diskusi yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub C. Perjuangan Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq dalam


Berdakwah

a; Guru meminta peserta didik mengamati dan menceritakan gambar


yang relevan yang sudah dipersiapkan atau melihat buku ajar.
b; Guru mengarahkan peserta didik untuk bertanya tentang informasi
yang akan dipelajari.
c; Peserta didik diminta menjawab petanyaan (kuis) di atas.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik .
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang perjuangan
Abu Bakar dalam berdakwah. Jika peserta didik kesulitan melakukan
diskusi, guru mengarahkan apa yang perlu dilakukan. Misalnya:
Guru membagi kelas menjadi 3-4 kelompok. Setiap kelompok
menunjuk ketua kelompok dan notulen. Guru mengarahkan poin-
poin penting yang perlu didiskusikan.
g; Guru meminta peserta didik menulis hasil diskusinya pada LK
melalui rubrik Kegiatan.
h; Guru meminta peserta didik menyerahkan tulisannya kepada guru
untuk dinilai.
i; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
hasil diskusi yang ditulis peserta didik.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub D. Contoh Nilai Positif Sikap Abu Bakar As-Shiddiq

a; Guru meminta peserta didik membaca kembali materi pembelajaran


b; Peserta didik diminta menunjukkan contoh nilai positif sikap Abu
Bakar.
c; Guru memberikan tanggapan dan penguatan terhadap contoh yang
ditunjukkan peserta didik
d; Peserta didik diminta membandingkan jawabannya dengan isi
bacaan.
e; Peserta didik membaca dengan cermat bacaan dalam buku ajar
secara bergiliran .
f; Peserta didik menanyakan hal-hal terkait isi bacaan yang belum
jelas.
g; Guru menanggapi pertanyaan peserta didik dan memberikan
penjelasan tambahan terkait isi bacaan.
h; Guru meminta peserta didik menuliskan contoh nilai positif sikap
Abu Bakar As-Shiddiq di buku tulisnya sesuai dengan rubrik
Kegiatan.
i; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
j; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
k; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah,
misalnya dengan meyakinkan kepada peserta didik bahwa kebenaran
harus diperjuangkan dengan rapih dan tertata.

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Abu Bakar As-Shiddiq Sang Pembenar.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik dan
penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran sub-sub pelajaran.
Penilaian proses pada aspek penguasaan materi berupa membuat kesimpulan,
mendiskusikan materi pelajaran, atau melakukan kegiatan yang tersedia pada
rubrik kegiatan.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada setiap akhir pembelajaran satu
pelajaran. Penilaian hasil berupa tes tertulis, skala sikap, dan penugasan yang
tersedia pada rubrik Ayo Berlatih.

1; Penilaian Proses
Kegiatan 1 dan 4
Menyimpulkan materi pembelajaran ( Unjuk Kerja)
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika kesimpulannya lengkap, urut, dan logis
Baik : Jika kesimpulannya lengkap, urut, dan kurang logis
Cukup : Jika kesimpulannya lengkap, logis, dan kurang urut
Kurang : Jika kesimpulannya urut, logis, dan kurang lengkap
Membacakan kesimpulan ( Skala Sikap )
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan logis.
Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan tidak logis.
Cukup : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, tidak jelas, dan tidak
logis.
Kurang : Jika cerita yang disampaikan runtun, tidak relevan, tidak jelas, dan
tidak logis.

Kegiatan 2 dan 3

Guru melakukan pengamatan pelaksanaan diskusi kelompok dengan


format sebagai berikut:

Nama Aspek Skor Ketuntasan Tindak Lanjut


Nilai
Peserta maks
No
Didik
1 2 3 T TT P R

Aspek dan rubrik penilaian:


1) Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.
2) Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi
skor 30.
e; Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi,
skor 20.

c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.


3) Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 10.
Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.

2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )

Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru


mengembangkan penilaian ini dengan melaksanakan ulangan harian.
Ulangan harian dilakukan dalam bentuk tes tulis pilihan ganda atau
uraian. Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada rubrik Ayo
Berlatih. Pada rubrik Jawablah guru harus menyiapkan rambu-rambu
jawaban dan pedoman penskoran.

Sedangkan pada rubrik Tanggapilah guru meminta peserta didik


untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Contoh rambu-rambu jawaban pada rubrik Ayo Berlatih pelajaran 5

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 Karena Abu Bakar selalu membenarkan dan 10


mempercayai ucapan Rasulullah
2 Kepribadian Abu Bakar mulia dan terpuji, yaitu: 30
o Memiliki kemauan yang sangat kuat.
o Memuliki sifat-sifat terpuji
o Ia seorang sahabat yang sangat setia terhadap
Rasulullah.
o Seorang pembesar Quraisy yang sangat disegani
dan dihormati
o Ia seorang pemimpin yang sangat jujur, tegas,
dan hati-hati
o Ia seorang pedagang yang sangat giat ( pekerja
keras) dan jujur .

3 Menyadarkan kaum murtad dan para nabi palsu. 30


Menyadarkan para pembangkang zakat.
Memperluas dakwah Islam ke luar jazirah arab
Mengumpulkan Al-Quran menjadi Mushaf.
4 Umar bin Khattab. Karena banyaknya para penghafal 10
Al-Quran yang tewas di peperangan dikhawatirkan Al-
Quran tidak akan sampai kepada umat Islam dengan
utuh.
5 Contoh nilai-nilai positif khalifah Abu Bakar as- 20
Shidiq : memiliki keyakinan sangat kuat, rendah hati,
suka menolong, dermawan, sederhana, sabar , dan
bijaksana.

Keterangan:
Skor 10 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 20 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 30 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar

Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan
terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki boleh
peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut ini:

Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Karakter
Peserta
No Didik Jujur Tanggung Jawab Peduli

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT

Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: tolong-


menolong, disiplin, jujur, sopan santun, dan lain-lain
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).

Penilaian Tugas
Penilaian tugas dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:
Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 5

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R

H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan yaitu menceritakan kepribadian Abu Bakar As-
Shiddiq dan perjuangannya dalam dakwah Islam dan mengetahui contoh nilai-nilai
positif dari khalifah Abu Bakar As-Shiddiq dengan jelas berdasarkan instrumen
penilaian yang ada diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah
disiapkan oleh guru. Peserta didik ini dapat diminta menggambar peta
wilayah kekuasaan Islam pada masa kekhalifahan Abu Bakar As-Shiddiq.
I; Remedi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remedi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah sebaiknya dikomunikasikan dengan orang


tua atau wali muridnya.Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan
pembinaan terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang
tua menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar balasan dan paraf.

Pelajaran 6
Umar bin Khattab Sang Pemberani
A; Kompetensi Inti (KI)
KI-1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
KI-3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KI- 4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis
dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B; Kompetensi Dasar (KD)


1. 1 Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah swt. dan Rasul-Nya.

2. 3 Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan Umar bin Khattab.


3. 3 Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Umar bin Khattab.
4. 3 Menceritakan kepribadian Umar bin Khattab dan perjuangannya dalam dakwah
Islam.

C; Indikator
; Menceritakan kepribadian Umar bin Khattab dan perjuangannya dalam dakwah
Islam.
; Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Umar bin Khattab.
; Menunjukkan nilai-nilai positif dari kekhalifahan Umar bin Khattab dalam
perilaku sehari-hari.
; Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah swt. dan Rasul-Nya.
; Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.

D; Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan
mengkomunikasi, peserta didik mampu:
; Menceritakan kepribadian Umar bin Khattab dan perjuangannya dalam dakwah
Islam.
; Mengetahui contoh nilai-nilai positif dari khalifah Umar bin Khattab.
; Memiliki nilai-nilai positif dari kekhalifahan Umar bin Khattab.
; Meyakini semangat rela berkorban yang ditunjukkan oleh para
Khulafaurasyidin sebagai bentuk kecintaan pada Allah SWT dan Rasul-Nya.
; Mengembangkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya.
E; Materi Pokok
; Riwayat dan Silsilah Umar bin Khattab
; Kepribadian Umar bin Khattab
; Perjuangan Khalifah Umar bin Khattab dalam Berdakwah
; Contoh Nilai Positif Sikap Khalifah Umar bin Khattab

F; Proses Pembelajaran
1; Persiapan
a; Peserta didik harus selalu siap menerima pelajaran. Guru
mengucapkan salam dan berdoa bersama, atau membaca basmalah
bersama peserta didik sebelum pelajaran dimulai. Guru disarankan
selalu menyapa peserta didik. Misalnya dengan kalimat : Selamat
pagi, Anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini. Atau untuk
melatih berbahasa Arab dapat menggunakan kalimat: Sabahul
Khair. Kaifa halukum? Dst.
b; Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
c; Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar
yang relevan dengan materi pembelajaran (melihat buku
teks)/ tayangan dalam VCD.
d; Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif tentang
pesan/informasi yang dapat ditangkap dari gambar/ VCD.
e; Guru menguraikan secara singkat hubungan antara hasil
pengamatan peserta didik dengan materi yang akan dipelajari
f; Guru menyampaikan tujuan atau materi pembelajaran.
g; Media/alat peraga/alat bantu berupa gambar mudah dilihat/dibaca)
atau menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
h; Untuk menguasai kompetensi ini salah satu model pembelajaran
yang cocok di antaranya model direct instruction (model
pengajaran langsung) yang termasuk ke dalam rumpun model
sistem perilaku (the behavioral systems family of model). Direct
instruction diartikan sebagai instruksi langsung; dikenal juga
dengan active learning atau whole-class teaching mengacu kepada
gaya mengajar pendidik yang mengusung isi pelajaran kepada
peserta didik dengan mengajarkan memberikan koreksi, dan
memberikan penguatan secara langsung pula. Model ini dipadukan
dengan model artikulasi (membuat/mencari pasangan yang
bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik).
Catatan:
a; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat dilaksanakan di
luar kelas, antara lain melalui wawancara dengan ahli sejarah/
ulama yang memiliki kompetensi di bidang ini.
b; Pengetahuan tentang konsep Sejarah Kebudayaan Islam harus
dapat mendorong peserta didik untuk mampu mengkomunikasikan
dalam bahasa lisan atau tulisan, ekspresi atau gerakan sehingga
dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan perilakunya
menjadi lebih santun, berbudi dan religius.
2 Pelaksanaan
Sub A. Riwayat dan Silsilah Umar Bin Khattab

a; Guru meminta peserta didik mendengarkan bunyi ayat Al-Quran


( Q.S. Thaha: 1-3) yang dibacakan guru. Peserta didik menirukan
bersama-sama. ( melihat buku ajar/ disiapkan guru)
b; Peserta didik diminta mengungkapkan perasaannya setelah membaca
ayat tersebut.
c; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik dan
mengaitkannya dengan tema pembelajaran.
d; Guru mengarahkan peserta didik untuk bertanya tentang informasi
yang akan dipelajari.
e; Guru mengarahkan peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik menyimpulkan isi bacaan dan
menuliskannya pada LK sesuai rubrik Kegiatan. Jika peserta didik
mengalami kesulitan guru membimbing mereka dengan
menunjukkan poin-poin penting.
g; Guru meminta beberapa peserta didik membacakan kesimpulannya
secara bergantian di depan kelas.
h; Guru meminta peserta didik yang lainnya menanggapi kesimpulan
temannya.
i; Guru memberikan penguatan dan penjelasan tambahan terhadap
kesimpulan yang yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
j; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
k; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub B. Kepribadian Umar Bin Khattab

a; Guru meminta peserta didik mengamati dan menceritakan gambar


tentang perilaku yang baik yang sudah dipersiapkan atau melihat
buku ajar.
b; Guru mengarahkan peserta didik untuk bertanya tentang informasi
yang akan dipelajari.
c; Peserta didik diminta menjawab petanyaan (kuis) di atas.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik .
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang bagaimana
kepribadian Umar bin Khattab. Jika peserta didik kesulitan
melakukan diskusi, guru mengarahkan apa yang perlu dilakukan.
Misalnya: Guru membagi kelas menjadi 3-4 kelompok. Setiap
kelompok menunjuk ketua kelompok dan notulen. Guru
mengarahkan poin-poin penting yang perlu didiskusikan.
g; Guru meminta peserta didik menuliskan hasil diskusinya di dalam
buku catatannya melalui rubrik Kegiatan.
h; Guru meminta peserta didik mewakili kelompok membacakan
catatan hasil diskusinya secara bergantian di depan kelas. Peserta
dalam kelompok lain memberikan tanggapan.
i; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
hasil diskusi yang ditulis atau dibacakan peserta didik.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub C. Perjuangan Khalifah Umar Bin Khattab dalam Berdakwah

a; Guru meminta peserta didik mengamati dan menceritakan gambar


yang relevan yang sudah dipersiapkan atau melihat buku ajar.
b; Guru mengarahkan peserta didik untuk bertanya tentang informasi
yang akan dipelajari.
c; Peserta didik diminta menjawab petanyaan (kuis) di atas.
d; Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik .
e; Guru meminta peserta didik membaca bacaan dalam buku ajar .
f; Guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang perjuangan
Abu Bakar dalam berdakwah. Jika peserta didik kesulitan melakukan
diskusi, guru mengarahkan apa yang perlu dilakukan. Misalnya:
Guru membagi kelas menjadi 3-4 kelompok. Setiap kelompok
menunjuk ketua kelompok dan notulen. Guru mengarahkan poin-
poin penting yang perlu didiskusikan.
g; Guru meminta peserta didik menulis hasil diskusinya pada LK
melalui rubrik Kegiatan.
h; Guru meminta peserta didik menyerahkan tulisannya kepada guru
untuk dinilai.
i; Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap
hasil diskusi yang ditulis peserta didik.
j; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
k; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
l; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah

Sub D. Contoh Nilai Positif Sikap Umar Bin Khattab

a; Guru meminta peserta didik membaca kembali materi pembelajaran


b; Peserta didik diminta menunjukkan contoh nilai positif sikap Abu
Bakar.
c; Guru memberikan tanggapan dan penguatan terhadap contoh yang
ditunjukkan peserta didik
d; Peserta didik diminta membandingkan jawabannya dengan isi
bacaan.
e; Peserta didik membaca dengan cermat bacaan dalam buku ajar
secara bergiliran .
f; Peserta didik menanyakan hal-hal terkait isi bacaan yang belum
jelas.
g; Guru menanggapi pertanyaan peserta didik dan memberikan
penjelasan tambahan terkait isi bacaan.
h; Guru meminta peserta didik menuliskan contoh nilai positif sikap
Umar bin Khattab di buku tulisnya sesuai dengan rubrik Kegiatan.
i; Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap materi
pembelajaran.
j; Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang baru dilaksakan dengan merenungkan apa yang
seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait dengan
makna pembelajaran melalui rubrik Insyaallah, aku bisa dan
Berhati-hatilah.
k; Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman dan keyakinan
peserta didik akan makna pembelajaran melalui rubrik Hikmah,
misalnya dengan meyakinkan kepada peserta didik bahwa kebenaran
harus diperjuangkan dengan rapih dan tertata.

Rangkuman
Pada kolom Rangkuman, guru menyampaikan poin-poin penting dalam
pembelajaran Umar Bin Khattab Sang Pemberani.
Catatan:
Setiap akhir pembelajaran pada setiap pertemuan guru disarankan :
; memberikan tugas sebagai tindak lanjut yang bobotnya tidak melebihi 40
% dari beban belajar tatap muka.
; Menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
; Menutup pelajaran dengan doa atau dengan membaca hamdalah bersama.

G; Penilaian
Penilaian dilakukan dalam bentuk penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian proses dapat berupa pengamatan terhadap sikap peserta didik dan
penguasaan konsep pada setiap akhir pembelajaran sub-sub pelajaran.
Penilaian proses pada aspek penguasaan materi pelajarn ini berupa kegiatan
diskusi dan membuat kesimpulan sesuai yang tertera pada rubrik kegiatan.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan pada akhir pembelajaran satu pelajaran.

1; Penilaian Proses

Kegiatan 1 dan 4
Menyimpulkan materi pembelajaran ( Unjuk Kerja)
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika kesimpulannya lengkap, urut, dan logis
Baik : Jika kesimpulannya lengkap, urut, dan kurang logis
Cukup : Jika kesimpulannya lengkap, logis, dan kurang urut
Kurang : Jika kesimpulannya urut, logis, dan kurang lengkap
Membacakan kesimpulan ( Observasi )
Contoh Rubrik Penilaian

Nama Katagori
No Peserta Didik
Amat Baik Baik Cukup Kurang

Keterangan:
Amat Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan logis.
Baik : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, jelas, dan tidak logis.
Cukup : Jika cerita yang disampaikan runtun, relevan, tidak jelas, dan tidak
logis.
Kurang : Jika cerita yang disampaikan runtun, tidak relevan, tidak jelas, dan
tidak logis.

Kegiatan 2 dan 3
Guru melakukan pengamatan pelaksanaan diskusi kelompok dengan
format sebagai berikut:

Nama Aspek Skor Ketuntasan Tindak Lanjut


Nilai
Peserta maks
No
Didik
1 2 3 T TT P R

Aspek dan rubrik penilaian:


1) Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.
2) Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi
skor 30.
f; Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi,
skor 20.

c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.


3) Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas
dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas
dan tidak rapi, skor 10.
Catatan :
Pertanyaan atau perintah dalam rubrik Insyaallah Aku Bisa tidak
perlu dinilai seperti penilaian di atas . Guru cukup mengetahui sikap,
keyakinan, atau kesungguhan peserta didik untuk memberikan motivasi
agar berubah lebih baik.

2; Penilaian Hasil ( Ayo Berlatih )


Penilaian hasil dilakukan setelah menyelesaikan satu pelajaran. Guru
mengembangkan penilaian ini dengan melaksanakan ulangan harian.
Ulangan harian dapat dilakukan dalam bentuk tes tulis pilihan ganda,
isian, atau uraian. Guru dapat menggunakan contoh penilaian pada
rubrik Ayo Berlatih. Pada rubrik Jawablah guru harus menyiapkan
rambu-rambu jawaban dan pedoman penskoran.
Sedangkan pada rubrik Tanggapilah guru meminta peserta didik
untuk menyalin tabel yang ada pada buku siswa, selanjutnya peserta
didik mengerjakan sesuai petunjuk pengisian tabel dan mengumpulkan
hasilnya kepada guru untuk diberikan penilaian.
Pada rubrik ini guru harus menyiapkan pedoman penskoran skala sikap,
contohnya:
S ( Setuju ) : skor 2
TS ( Tidak Setuju ): skor 1
TT ( Tidak Tahu ) : skor 0
Skor maksimal 20 dan skor minimal 0.
Baik : Jika skor yang diperoleh 14 20
Sedang : Jika skor yang diperoleh 6 13
Kurang : Jika skor yang diperoleh 0 5
Contoh rambu-rambu jawaban pada rubrik Ayo Berlatih pelajaran 6:

No Rambu-rambu jawaban Skor


Soal maks

1 Karena ia adalah orang yang mampu membedakan10


antara yang benar dan yang batil.
2 Umar adalah seorang yang pemberani, tegas, suka30
berbicara apa adanya, berkemauan kuat, dan sedikit
keras. Dia tidak pernah takut berhadapan dengan siapa
pun.
3 30
o Mendirikan Lembagalembaga yang Mengatur
Masalah Sosial dan Hukum.
o Mendirikan Baitul Mal
o Menetapkan Tahun Hijriyah
o Membuat mata uang
o Membangun angkatan perang
o Mengatur gaji pegawai dan tentara
o Memberantas kebatilan dengan berani dan bijaksana
o Memperluas kekuasaan wilayah Islam

4 Orang yang punya ide dan mengusulkan pertama 10


pengumpulan Al-Quran.
5 Contoh nilai-nilai positif sikap khalifah Umar bin 20
Khattab : rendah hati, sederhana, peduli terhadap kaum
muslimin, memegang teguh amanah, berfikir kritis,
adil dan tegas.

Keterangan:
Skor 10 : Jika jawaban memuat 1 jawaban benar
Skor 20 : Jika jawaban memuat 2 jawaban benar
Skor 30 : Jika jawaban memuat 3 jawaban benar
Catatan :
Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter
yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran .
Catatan terkait dengan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki
boleh peserta didik dapat dilakukan dengan tabel atau rubrik berikut
ini:

Contoh Rubrik penilaian sikap:

Nama Karakter
Peserta
No Didik Disipilin Tanggung Jawab Suka menolong

MK MB MT BT MK MB MT BT MK MB MT BT

Aktivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti sikap: peduli,


jujur, santun, dan lain-lain.
MK = membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang
dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
MB = mulai berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MT = mulai terlihat (apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator namun belum konsisten).
BT = belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indikator).

Penilaian Tugas
Penilaian tugas dapat menggunakan skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada
waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya
benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang
ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada
kekurangan, nilai 80.
Guru harus memiliki catatan penilaian kompetensi yang diharapkan yang
menggambarkan keseluruhan penilaian yang dilaksanakan selama
kegiatan pembelajaran. Catatan penilaian tersebut dapat disajikan ke
dalam tabel atau rubrik sebagai berikut:
Contoh Rubrik Penilaian Kompetensi Dasar / Pelajaran 6:

Capaian Tindak
Kegiatan Lanjut
Nama Peserta
No
Didk UH Tugas Jml NA KKM
1 2 3 4 5 T TT P R

H; Pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, bagi peserta didik yang sudah mencapai


kompetensi yang ditentukan yaitu menceritakan kepribadian Umar bin Khattab
dan perjuangannya dalam dakwah Islam dan mengetahui contoh nilai-nilai positif
dari khalifah Umar bin Khattab dengan jelas berdasarkan instrumen penilaian
yang ada diminta untuk mengerjakan materi pengayaan yang sudah
disiapkan oleh guru. Peserta didik ini dapat diminta menggambar peta
wilayah kekuasaan Islam pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab.

I; Remidi
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi, guru terlebih dahulu
mengidentifikasi hal-hal yang belum dikuasai. Berdasarkan itu, peserta didik
kembali mempelajarinya dengan bimbingan guru, dan melakukan penilaian
kembali. Pelaksanaan remidi dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang
sesuai dengan keadaan, misal 30 menit setelah jam belajar selesai.

J; Interaksi Guru dengan Siswa

Aktivitas peserta didik di madrasah dikomunikasikan dengan orang tua atau


wali muridnya. Komunikasi ini berguna untuk keterpaduan pembinaan
terhadap peserta didik. Secara teknis, madrasah (guru) dan orang tua
menyediakan buku penghubung. Peserta didik diminta memperlihatkan
komentar guru pada buku penghubung kepada orang tuanya dengan
memberikan komentar balasan dan paraf.
PENUTUP

Penutup
Al-Hamdulillh , semoga buku ini dapat membantu memudahkan dan memberikan
panduan bagi Guru Pendidikan Agama Islam Madrasah Ibtidaiyah Mata Pelajaran
Sejarah Kebudayaan Islam dalam merencanakan,melaksanakan, dan penilaian
terhadap proses pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat meningkatkan
kreativitas guru dalam mengembangkan berbagai pendekatan, model, metode,
strategi, dan teknik pembelajaran yang diperkaya dengan inovasi dalam
menciptakan media pembelajaran.

Akhirnya penulis mengharapkan hasil proses pembelajaran dapat mewujudkan


perubahan sikap yang lebih baik bagi kemajuan Bangsa Indonesia pada masa yang
datang. Amin...
Ikhtisar Buku Pedom
IKHTISAR BUKU PEDOMAN GURU
an Guru

Buku Guru ini memberikan panduan kepada Guru Pendidikan Agama Islam MI
Pada Mata pelajaran SKI dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan
penilaian terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam MI Pada Mata
pelajaran SKI. Dalam buku ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat
perhatian khusus, yaitu: proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedi, dan
interaksi guru dengan orang tua peserta didik. Dengan demikian tujuan
pembelajaran diharapkan dapat tercapai secara optimal dan selaras dengan tujuan
pendidikan nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis
serta bertanggungjawab.

DAFTAR PUSTAKA
Abdul Muthalib, Sejarah Kebudayaan Islam, Jilid I, Dirjen Binbaga Islam Depag
RI dan Universitas Terbuka, Jakarta, 1993

Al-Usairy, Ahmad, Sejarah Islam Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX, Ja-
karta: Akbar Media, 2003.
An-Nur, Tim, Sejarah Kebudayaan Islam untuk MI Kelas V, Semarang, Aneka
Ilmu, 2007
Bina Karya Guru, Tim, Bina Sejarah Kebudayaan Islam Untuk Madrasah
Ibtidaiyah Kelas V, Jakarta, Erlangga, 2009.
Bina Karya Guru, Tim, Bina Sejarah Kebudayaan Islam Untuk Madrasah
Ibtidaiyah Kelas VI, Jakarta, Erlangga, 2009.
Bokhari, Raana, dan Seddon, Mohammad, Ensiklopedia Islam, Jakarta: Erlangga,
tt.
Cholil, Munawar, Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, Jil. I, Jakarta: Gema
Insani Press, 2003.
Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemahnya Edisi Baru, surabaya,
Karya Utama, 2005

Falzurrahman, Muhammad Sebagai Pedagang, Jakarta: Yayasan Swarna Bhumy,


1997.

Haekal, Muhammad Husein, Sejarah Hidup Muhammad, Jakarta: Litera Antar


Nusa, 1990.

Hamidy, Zainuddin dkk., Terjemah Hadits Shahih Bukhari, Jakarta: Widjaya,


1992.
Hamka, Sejarah Umat Islam, Jil. I, Jakarta: Bulan Bintang, 1981.
Hasjmy, A., Sejarah Kebudayaan Pendidikan Islam, Bulan Bintang, Jakarta, 1995.
Jabar, Umar Abdul, Khulashah Nurul Yaqin fi Sirati Sayyidil Mursalin, Surabaya:
Salim Nabhan, tt..
Kementerian Agama RI, Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan
Agama Islam dan Bahasa Arab MI, Jakarta: Kemenag RI, 2013.

Khalid, Khalid Muhammad, Kehidupan Para Khalifah Teladan, Terj. Zaid Husein
Alhamid, Jakarta: Pustaka Amani, 1995.
Lapidus, Ira. M., Sejarah Sosial Umat Islam, Jil. I. Jakarta: Rajawali Pers, 1999.
Nuruddin, Amiur, Ijtihad Umar ibn al-Khaththab; Studi tentang Perubahan
Hukum dalam Islam, Jakarta: CV. Rajawali, 1991.
Osman, Latif, Ringkasan Sejarah Islam, Jakarta: Widjaya, 2001.

Sugiharto, Sugeng, Bingkai Sejarah Kebudayaaan Islam 3 untuk Kelas V


Madrasah Ibtidaiyah, Solo, Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2007.

Sugiharto, Sugeng, Bingkai Sejarah Kebudayaaan Islam 4 untuk Kelas VI


Madrasah Ibtidaiyah, Solo, Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2008.

Sulendraningrat, S., Sejarah Cirebon, Jakarta: Balai Pustaka, 1985.


Syalabi, Ahmad, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jil. I, Jakarta: Pustaka AlHusna,
1994.
Yahya, Fathurrahman, dkk. (ed), Antara Mekkah dan Madinah,
JakarAfzalurrahman, Muhammad Sebagai Seorang Pedagang, Jakarta:
Yayasan Swarna Bhumy, 1997.
Yaqub, All Mustafa, Sejarah dan Metode Dakwah Nabi, Jakarta: Pustaka, 2000.
Yatim, Badri, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Rajawali Pers, 1999.

GLOSARIUM

Yatsrib : Nama kota Madinah sebelum hijrah


Hijrah : Perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain
dengan tujuan untuk menetap dan mencari rida
Allah
Sahabat : Teman atau kawan
Kafir : Orang yang tidak beriman kepada Allah
Quraisy : Nama sebuah suku di Mekah
Mekah : Nama kota di jazirah Arab tempat lahir Nabi saw.
Madinah : Nama lain dari Yatsrib
Stabil : Mantap, tenang, tidak goyah
Gua Tsur : Nama sebuah Gua 5 km dari Mekah
Quba : Nama sebuah perkampungan di antara Mekah-
Madinah
Hikmah : Manfaat, kebaikan
Stabilitas : Ketenangan
Keperwiraan : Keberanian, kepahlawanan
Strategi : Rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk
mencapai sasaran tertentu.
Perang Badar : perang antara kaum Muslimin dengan kafir
Quraisy di desa Badar
Perang Uhud : perang antara kaum Muslimin dengan kafir
Quraisy di gunung/ bukit Uhud
Perang Khandak : perang antara kaum Muslimin dengan kafir
Quraisy dengan menggunakan siasat parit
Pahlawan : Orang yang menonjol karena keberanian dan
pengorbanannya dalam membela kebenaran.
Fathu Makkah : Kemenangan atau kebebasan kota Mekah dari
kekuasaan kaum Quraisy jahiliyah
Perjanjian Hudaibiyah : Perjanjian atau kesepakatan antara Rasulullah
dengan pemimpin Quraisy di desa Hudaibiyah
Baiat Ridwan : Sumpah setia kaum muslimin terhadap Allah dan
Rasul-Nya di bawah sebuah pohon
Akhir Hayat : Akhir kehidupan
Niat : Maksud atau tujuan suatu perbuatan
Tahlil : Pengucapan kalimah tauhid secara berulang-ulang
yang artinya tiada Tuhan selain Allah
Tahmid : Pengucapan pujian kepada Allah secara berulang-
ulang dengan menyebut alhamdulillah
Istighfar : Pengucapan kalimat mohon ampunan berulang-
ulang yang berbunyi astaghfirullah al Adhim
Haji Wada : Haji terakhir yang dilakukan Rasulullah saw.
sebelum wafat.
Khotbah : Pidato yang menguraikan ajaran agama
Sakaratulmaut : Deti-detik terakhir menjelang kematian seseorang
Mukjizat : Kejadian (peristiwa) ajaib yang sukar dijangkau

oleh kemampuan akal manusia.


Khalifah : Wakil (pengganti) Nabi Muhammad setelah Nabi
wafat dalam urusan negara dan agama yang
melaksanakan syariat (hukum) Islam dalam
kehidupan negara
As-Shiddiq : Sebutan bagi Abu Bakar yang selalu
membenarkan ucapan Nabi saw
Atiq : Sebutan bagi Abu Bakar karena kesucian hatinya
Murtad : Orang yang keluar dari agama Islam
Zakat : Jumlah harta tertentu yg wajib dikeluarkan oleh
orang yg beragama Islam dan diberikan kepada
golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin
dsb) menurut ketentuan yg telah ditetapkan oleh
syarak
Mushaf : Bagian naskah Al-Quran yang bertulis tangan
Baitulmal : tempat penyimpanan harta benda; rumah
perbendaharaan