Anda di halaman 1dari 8

TABEL PERBANDINGAN SUBFILUM PISCES

NO PERBANDINGAN OSTEICHYTYES (IKAN BERTULANG KERAS) CHONDREICHTYES (IKAN BERTULANG RAWAN)


1. MORFOLOGI - Tubuhnya berskeleton tulang keras - Rangka tulang rawan; Kerangka bertulang rawan pada
- Terbungkus oleh kulit yang bersisik bertipe sikloid
- Berenang dengan sirip ikan-ikan kelas ini adalah karakteristik yang diperoleh,
- Bernapas dengan insang
- Bagian kepala (caput) terdiri dari celah mulut, cekung bukan karakteristik primitif.

hidung, mata, dan tutup insang - Ada yang bersisik dan ada pula yang tidak
- Bagian badan (truncus) terdiri dari sisik, sirip, gurat sisi,
- Letak celah insang lateral dan ventral
anus, dan sirip.
- Bagian ekor (cauda) terdiri dari sirip ekor. - Mulut terletak pada sisi ventral

- Ada yang mempunyai spirakulum dan ada yang tidak

- Sirip berpasangan

- Lubang hidung sepasang, Lubang hidung pada kelas

Chondrichtyes hanya berfungsi untuk penciuman,


2. ANATOMI - Celah-celah pharyngeal tertutup - Mulut ventral, dengan banyak gigi yang terlapisi email,
- Kulit banyak mengandung kelenjar mukosa
- Mulut terletak diujung dan bergigi rahang tumbuh dengan kantung olfaktori berjumlah 2 (atau 1), tidak terhubung

baik dan bersendi pada tulang tempurung. dengan rongga mulut, dengan rahang bawah dan atas,
- Mempunyai dua sacci olfactorious yang umumnya
usus dengan katup spiral.
berhubungan dengan rongga mulut, bermata besar, dan - Kerangka bertulang rawan, tidak ada tulang yang

tidak berkelopak mata berpasangan, cranium bergabung dengan kapsul indra


- Usus panjang, ramping dan menggulung
yang berpasangan, notokorda bertahan, tulang belakang
banyak, lengkap, dan terpisah.
- Jantung beruang dua (1 atrium, 1 ventrikal), dengan

sinus venosus dan konus arteriosus, hanya mengandung

darah vena, beberapa pasang lengkung aorta, sel darah

merah berinti dan berbentuk oval.


- Respirasi dengan menggunakan 5 atau 7 pasang insang,

masing-masing terdapat pada belahan yang terpisah ( 3

pasang pada chimaera ).


- Sepuluh pasang sarap cranial, setiap organ auditori

dengan tiga kanalis semisirkularis.


3. MAKANAN DAN - Makanan pada ikan yaitu plankton - Makanan pada ikan yaitu plankton maupun ikan-ikan
- Sistem pencernaan pada ikan terdiri dari dua bagian besar
PENCERNAAN kecil lainnya
yaitu saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran
- Sistem pencernaan pada ikan terdiri dari dua bagian
pencernaan dmulai dari rongga mulut faring esfagus
besar yaitu saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
pendek lambung usus anus.
- Kelenjar pencernaan pada ikan berupa kelenjar mukosa, - Saluran pencernaan terdiri atas cavum aris, pharynx,

hati dan pancreas. oesophagus, ventriculum, intestinum cloaca dan anus.


4. SIRKULASI / - Sistem sirkuasi pada ikan yaitu tunggal - Sistem sirkuasi pada ikan yaitu tunggal
- Jantung memiliki 2 ruang yaitu 1 atrium dan 1 ventrikel.
TRANSPORTASI - Jantung beruang dua (1 atrium, 1 ventrikal), dengan
Selain itu jantung juga dilengkapi dengan 2 ruang
sinus venosus dan konus arteriosus, hanya mengandung
tambahan yaitu bulbus yang berbatasan dengan ventrikel
darah vena, beberapa pasang lengkung aorta, sel darah
dan sinus venosus yang berbatasan dengan atrium.
- Mekanisme peredaran darah pada ikan : merah berinti dan berbentuk oval.
Darah kotor dari seluruh tubuh berkumpul melalui ductus
cuvieri, kemudian menuju sinus venosus atrium - Mekanisme peredaran darah pada ikan anataramikan

ventrikel bulbus arteriosus dan aorta ventralis menuju tulang keras dan rawwan umumnya sama, yaitu :

insang, yaitu arteria branchialis afferent. Arteria ini Darah kotor dari seluruh tubuh berkumpul melalui

bercabang-cabang lagi menjadi pembuluh-pembuluh yang ductus cuvieri, kemudian menuju sinus venosus atrium

lebih kecil (kapiler) pada hemibranchii (daun insang) ventrikel bulbus arteriosus dan aorta ventralis

untuk pengambilan oksigen. Kemudian berkumpul lagi menuju insang, yaitu arteria branchialis afferent. Arteria

menjadi arteria branchialis efferent yang menuju kepala ini bercabang-cabang lagi menjadi pembuluh-pembuluh

bersatu membentuk aorta carotis, dan ke tubuh bagian yang lebih kecil (kapiler) pada hemibranchii (daun

belakang aorta dorsalis. Aorta dorsalis bercabang-cabang insang) untuk pengambilan oksigen. Kemudian

menuju organ-organ tubuh darah kembali ke jantung berkumpul lagi menjadi arteria branchialis efferent yang

mengalir kembali melalui : Vena cardialis posterior, dari menuju kepala bersatu membentuk aorta carotis, dan ke

tubuh bagian belakang, Vena cardialis anterior, dari tubuh tubuh bagian belakang aorta dorsalis. Aorta dorsalis

bagian depan., Vena hepatica dari hepar (hati) bercabang-cabang menuju organ-organ tubuh darah

membentuk vena cuvieri dan masuk ke dalam kembali ke jantung mengalir kembali melalui : Vena

cor(jantung). cardialis posterior, dari tubuh bagian belakang, Vena

cardialis anterior, dari tubuh bagian depan., Vena

hepatica dari hepar (hati) membentuk vena cuvieri

dan masuk ke dalam cor(jantung).


5. EKSRESI ATAU - Sistem eksresi pada ikan berfungsi untuk regulasi kadar air - Sistem ekskresi ikan berfungsi fungsi antara lain untuk
PENGELUARAN tubuh, menjaga keseimbanga garam, dan mengeliminasi regulasi kadar air tubuh, menjaga keseimbangan garam

sisa nitrogen bebas. dan mengeliminasi sisa nitrogen hasil dari metabolism
- Secara umum ginjal ikan memiliki tipe mesonefros. Ginjal
protein. Untuk itu berkembang tiga tipe ginjal yaitu
ikan tersusun atas glomerulus, kapsula bowman, tubulus
pronefros, mesonefros dan metanefros. Pada ikan hiu
proksimal, distalis dan duktus arkinefridikus.
- Air, garam dan sisa metabolism dalam aliran darah masuk fungsi duktus gonad dan ginjal telah berkembang

ke dalam kapsula tubulus kantung yang merupakan dilengkapi dengan duktus urinaria. Ginjal ikan ini

penampungan sisa hasil dari sistem pencernaan berperan besar untuk menjaga keseimbangan garam

tubuh.

6. RESPIRASI - Respirasi pada ikan yaitu melalui insang. - Insang ikan bertulang rawan tidak mempunyai tutup
- Insang ikan tersimpan dalam rongga insang yang terlindung
insang (operkulum) misalnya pada ikan hiu. Masuk dan
oleh tutup insang (operkulum).
- Insang ikan terdiri dari lengkung insang yang tersusun atas keluarnya udara dari rongga mulut, disebabkan oleh

tulang rawan berwarna putih, rigi-rigi insang dan filamen perubahan tekanan pada rongga mulut yang ditimbulkan

atau lembaran insang. oleh perubahan volume rongga mulut akibat gerakan
- Filamen insang tersusun atas jaringan lunak, berbentuk sisir
naik turun rongga mulut. Bila dasar mulut bergerak ke
dan berwarna merah muda karena mempunyai banyak
bawah, volume rongga mulut bertambah, sehingga
pembuluh kapiler darah dan merupakan cabang dari arteri
tekanannya lebih kecil dari tekanan air di sekitarnya.
insang. Di tempat inilah pertukaran gas CO2 dan O2
Akibatnya, air mengalir ke rongga mulut melalui celah
berlangsung.
- Gas O2 diambil dari gas O2 yang larut dalam air melalui mulut yang pada akhirnya terjadilah proses inspirasi.
insang secara difusi. Dari insang, O2 diangkut darah Bila dasar mulut bergerak ke atas, volume rongga mulut

melalui pembuluh darah ke seluruh jaringan tubuh. Dari mengecil, tekanannya naik, celah mulut tertutup,

jaringan tubuh, gas CO2 diangkut darah menuju jantung. sehingga air mengalir ke luar melalui celah insang dan

Dari jantung menuju insang untuk melakukan pertukaran terjadilah proses ekspirasi CO2. Pada saat inilah terjadi

gas. Proses ini terjadi secara terus-menerus dan berulang- pertukaran gas O2 dan CO2.

ulang.
- Mekanisme pernapasan ikan bertulang sejati dilakukan

melalui mekanisme inspirasi dan ekspirasi.


7. KOORDINASI - Otak pada ikan terdiri dari otak besar (Cererum) dan otak - Otak ikan bertulang rawan lebih maju bila dibandingkan

kecil (Cerebellum). dengan Cyclostomata. Dari dua sacci alfactorious


- Bagian-bagiannya dari cranial ke caudal terdiri dari: Bulbus
dimoncong, terjulur tractus olfactorious menuju ke lobus
olfactorius, mempunyai lanjutan sebagai benang-benang,
olfactorious, yang menempel dekat sekali pada sepasang
tractus olfactorius, lobus olfactorius, prosenphalon,
hemisferious cerebri di atas diencephalons.
mesencephalon, cerebellum, medulla oblongata, chiasma - Disebelah dorsal terdapat badan pinea dan sebelah

nervi optic dan hypophysis. ventral terdapat infudibulum dimana tertempel sebuah

hypophysa. Semua bagian yang telah disebut itu adalah

otak depan. Dua lobus opticus yang bulat tersebut

terletak sebelah dorsal dari otak tengah.


- Otak belakang terdiri atas cerebellum yang merupakan

bagian yang terbesar terletak pada puncak dari medula

oplongata. Selanjutnya bersambung dengan medula


spinalis. Nervicranialis seperti pada vertebrata lainnya.

8. REPRODUKSI - Organ genitalis atau alat-alat reproduksi pada ikan berupa : - Seks terpisah, alat kelamin jantan terdiri atas sepasang

Gonad (kelenjar kelamin), sepasang terdapat dalam testis yang panjang terletak dalam rongga tubuh, dari

abdomen bagian lateral, di antara usus dan pneumatocyst. masing-masing testis terdapat beberapa vesa efferensia

Gonad ini dapat dibedakan menjadi : Testis, pada jantan yang menuju vasa defferensia. Saluran itu terbentang

(warna putih) dan Ovarium, pada betina (tampak berupa sebelah bawah ginjal dan berakhir pada papil

seperti agar-agar jernih atau terlihat bintik-bintik karena urugenitalis. Pada perkawinan sperma tertuang pada

berisi sel-sel telur. cloaca hewan bertina dengan bantuan claspers.


- Saluran keluar dari gonad sangat pendek, bersatu dengan
- Alat kelamin betina terdiri atas sebuah ovarium yang
lanjutan dari vesica urinaria, membentuk sinus urogenitalis,
menggantung sebelah dorsal dengan satu membran. Dua
kemudian lanjut sebagai satu saluran yang sangat pendek
buah oviduct akan menjulur sepanjang tubuh, yang
dan akhirnya bermuara sebagai porus urogenitalis.
masing-masing pada anterior mempunyai saluran besar
Pembuahan pada ikan umumnya terjadi secara eksternal
dimana sel-sel telur masuk kedalamnya. Pada bagian
(terjadi di luar tubuh).
anterior masing-masing saluran menyebar sebagai

glandulae shell. Pada jenis yang ovovivipar pada bagian

posterior itu mengalami perluasan menjadi uterus

yang akan berisi hewan yang masih mudah sekali.

Saluran oviduct akan terbuka secara terpisah ke dalam

cloaca.
9. PERAN ATAU - Secara umum, banyak jenis ikan yang dimanfaatkan - Secara umum, dimanfaatkan manusia untuk memenuhi

MANFAAT manusia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Sebagai kebutuhan pangan. Penelitian dan uji klinis yang telah di

bahan pangan ikan merupakan salah satu sumber protein lakukan, membuktikan bahwa tulang rawan ikan hiu

hewani. mampu mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel


- Selain itu dapat pula dimanfaatkan untuk hal lain, seperti:
tumor, mampu menghancurkan sel kanker, selain
bahan penelitian, kesenangan dan rekreasi.
- Di bidang yang lain, seperti penelitian, ikan dapat membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri tulang.

digunakan sebagai bahan atau suatu objek yang akan - Tulang ikan hiu kaya akan kolagen. Tulang hiu

diamati baik itu dari segi morfologi dan anatominya. umumnya dimanfaatkan sebagai lem, tepung tulang atau
- Selain itu pemeliharaan ikan sangat mudah dan terjangkau.
kerajinan. Tulang hiu yang diekstrak dapat

menghasilkan kondroitin.Kondroitin dapat dimanfaatkan

untuk obat tetes mata dan mencegah penuaan sel. Gigi

ikan hiu umumnya dimanfaatkan dalam industri

kerajinan seperti mainan kalung. Isi perut hiu dapat

dimanfaatkan dalam pembuatan silase untuk pakan atau

kecap

- Selain itu dapat pula dimanfaatkan untuk hal lain,

seperti: bahan penelitian, kesenangan dan rekreasi.


- Di bidang yang lain, seperti penelitian, ikan dapat

digunakan sebagai bahan atau suatu objek yang akan


diamati baik itu dari segi morfologi dan anatominya.