Anda di halaman 1dari 24

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : VIII / I
Tahun pelajaran : 2017/ 2018
Materi Pokok : SISTEM PENCERNAAN
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit

KOMPETENSI INTI
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret(menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR
3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang
berhubungan dengan system pencernaan, serta upaya menjaga
4.5 Menyajikan hasil penyelidikan tentang pencernaan mekanis dan kimiawi

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui diskusi, studi literature dan melakuan percobaan, peserta didik mampu
menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang
berhubungan dengan system pencernaan, serta upaya menjaga serta dapat menyajikan hasil
penyelidikan tentang pencernaan mekanis dan kimiawi baik melalui laporan tertulis
maupun presentasi.

1
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOPETENSI
Kompetensi Dasar Indikator PencapaianKompetensi
3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada 3.5.1. Menjelaskan pengertian system
manusia dan memahami gangguan pencernaan manusia (c1)
yang berhubungan dengan system 3.5.2. Menjelaskan sruktur bangun dan
pencernaan, serta upaya menjaga. fungsi alat alat pencernaan manusia
(c2)
3.5.3. Menguraikan proses yang tejadi
dalam system pencernaan manusia.
(c2)
3.5.4. Menganalisis gangguan yang terjadi
pada sistem pencernaan serta upaya
menjaga (c4)
4.5 Menyajikan hasil penyelidikan tentang 4.5.1. Mengumpulkan data mengenai
pencernaan mekanis dan kimiawi perbedaan proses pencernaan
mekanis dan kimiawi melalui studi
pustaka
4.5.2. Mempresentasikan laporan hasil
penyelidikan tentang pencernaan
mekanis dan kimiawi

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian sistem pencernaan
2. Organ Pencernaan Makanan
3. Pencernaan Mekanik dan Kimiawi
4. Gangguan system pencernaan

D. METODE PEMBELAJARAN
1) Pendekatan:
Pendekatan saintifik

2
2) Model :
Discovey Learning
Problem Based Learning
3) Metode :
Diskusi kelompok
Ceramah
Studi pustaka

E. MEDIA PEMBELAJARAN
LCD
Slide presentasi
Bangun model alat-alat pencernaan

F. SUMBER BELAJAR
Buku BSE Biologi kelas VII
o Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Guru Ilmu Pengetahuan
Alam SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
o Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013.Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs
Kelas VIII Semester I. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
LKPD
Sumber lain yang relevan (misalnya buku atau majalah ekologi dan internet).
Video model penyerapan di usus halus

3
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan Kesatu
Kegiatan Langkah-Langkah Diskripsi Kegiatan Alokasi
Model Discovery waktu
Pendahuluan Menciptakan situasi - Mengucapkan salam 10 menit
(stimulasi) - Guru membisakan siswa berdoa sebelum
memulai pembelajaran
- Menanyakan keadaan peserta didik
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
- guru melakukan pemusatan perhatian:
Guru memperlihatkan gambar ataupun
bangun/ model alat pencernaan
Guru memancing peserta didik agar
mengajukan pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar ataupun model alat
system pencernaan manusia
Guru melakukan apersepsi sesuai dengan
gambar yang ditunjukkan dengan
mengajukan pertanyaan seperti Proses
apa yang terjadi pada organ pencernaan
makanan?
Guru membimbing dan memberi
penjelasan kepada siswa tentang
pengertian system pencernaan.
Kegiatan Inti Pembahasan tugas Menyampaikan informasi tentang 70 menit
dan identifikasi kegiatan yang akan dilakukan yaitu
masalah mengisi lembar LKPD yang telah di
sediakan
Mengelompokkan peserta didik menjadi

4
8 kelompok ( 1 kelompok terdiri dari 4
peserta didik )

Observasi Peserta didik memperhatikan gambar


organ pencernaan makanan yang ada
pada LKPD
Siswa dibimbing untuk melakukan
studi literatur

Peserta didik berdiskusi menjawab


Pengumpulan data, pertanyaan yang ada di LKPD untuk
pengolahan data dan memperoleh konsep keterkaitan
analisis struktur saluran pencernaan dengan
fungsinya.
Diskusi :
- nama organ dan fungsinya
- enzim-enzim yang berperan pada
organ saluran pencernaan beserta
fungsinya.
- Perbedaan pencernaan mekanik da
kimiawi

Verifikasi Presentasi hasil kegiatan

Generalisasi Membuat kesimpulan :


- Organ yang menyusun saluran
pencernaan

5
- factor yang mempengaruhi waktu
pencernaan berlangsung
- enzim-enzim yang berperan pada
organ saluran pencernaan beserta
fungsinya
- Perbedaan pencernaan mekanik da
kimiawi

Penutup Peserta didik dan guru mereview hasil 10 menit


kegiatan pembelajaran
Guru memberikan penghargaan pada
kelompok yang kinerjanya baik dengan
tepuk tangan dan pujian
Pemberian tugas untuk mempelajari
peristiwa fisika pada saluran pencernaan .

Pertemua Kedua

Langkah Langkah Alokasi


Kegiatan Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu
Berbasis Masalah
Pendahuluan Orientasi peserta - Mengucapkan salam 10 menit
didik kepada - Guru membiasakan siswa berdoa sebelum
masalah memulai pembelajaran
- Menanyakan keadaan peserta didik
- memberi pertanyaan berkaitan dengan materi
yang akan diajarkan
- Guru menghubungkan dengan materi
sebelumnya yaitu tentang macam-macam
sistem pencernaan makanan
- Pemusatan perhatian Pemutaran video

6
pencernaan makanan
- Guru memotivasi siswa untuk menanggapi
apa yang telah ditayangkan
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran

Kegiatan Inti Mengorganisasikan - Guru menyampaikan informasi kegiatan 60 mnt


peserta didik yang akan dilakukan yaitu merancang
diskusi kelompok untuk mengumpulkan
informasi tentang gangguan ganguan system
pencernaan, serta cara pencegahan, melalui
studi pustaka dan diskusi mengenai kaitannya
dengan struktur dan fungsi organ pencernaan.

Membimbing - Guru mengelompokkan siswa menjadi 6

penyelidikan kelompok untuk tugas diskusi enzim

individu dan enzim pada pencernaan kimiawi pada

kelompok organ-organ saluran pencernaan


- Secara berkelompok siswa berdiskusi
untuk mencari informasi tentang
gangguan ganguan system pencernaan, serta
cara pencegahan, melalui studi pustaka dan
diskusi mengenai kaitannya dengan struktur
dan fungsi organ pencernaan

7
Mengembangkan - Siswa secara perwakilan kelompok
dan menyajikan hasil mempresentasikan hasil laporan diskusi
karya tentang gangguan ganguan system
pencernaan, serta cara pencegahan, melalui
studi pustaka dan diskusi mengenai kaitannya
dengan struktur dan fungsi organ pencernaan
- Kelompok lain menanggapai hasil laporan
diskusi tentang tentang gangguan ganguan
system pencernaan, serta cara pencegahan,
melalui studi pustaka dan diskusi mengenai
kaitannya dengan struktur dan fungsi organ
pencernaan yang telah dipresentasikan

Menganalisa dan - Guru beserta siswa bersama-sama

mengevaluasi menyimpulkan tentang tentang gangguan

proses pemecahan ganguan system pencernaan, serta cara


pencegahan, melalui studi pustaka dan diskusi
masalah
mengenai kaitannya dengan struktur dan
fungsi organ pencernaan

Penutup Mengevaluasi - Siswa dan guru merefleksi hasil kegiatan 20 menit


pengalaman belajar belajar dengan mengungkapkan perasaan
dan pengalamannya selama kegiatan
belajar
- Guru memberi reward pada siswa atau
kelompok yang kinerjanya baik.
Siswa menjawab soal / pertanyaan tentang
tentang ganguan system pencernaan, serta cara
pencegahan, melalui studi pustaka dan diskusi
mengenai kaitannya dengan struktur dan fungsi
organ pencernaan
8
- Guru memberikan tugas pada siswa untuk
mengunduh di internet tentang kelainan
lainnya / penyakit yang ada pada sistem
pencernaan manusia

H. PENILAIAN

1. Metode penilaian
NO. METODE BENTUK INSTRUMEN Ket.
1 Sikap Lembar pengamatan sikap
2 Penilaian unjuk Lembar penilaian diri dan
kerja/praktikum rubric
3 Tes tertulis Tes pilihan ganda dan uraian

2. Bentuk sintrumen
a. Lembar observasi penilaian sikap
NO Nama siswa Aspek yang diamati skor
Spiritual Disiplin Bertanggung Kerja
jawab sama
1
2

KriteriaPenilaian:
Nilai = JumlahSkor yang Diperoleh X 100

Jumlah skor maksimal

9
b. Penilaian Unjuk Kerja/Praktikum

Penilaian kinerja melakukan praktikum (mengamati model alat pencernaan


manusia)
No. Indikator Hasil Penilaian
3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Kurang)
1 Menyiapkan alat dan
bahan
2 Melakukan praktikum
3 Mendeskripsikan
pengamatan
4 Menafsirkan hasil
pengamatan
5 Mempresentasikan hasil

Jumlah
Skor Yang
Diperoleh

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja


No. Indikator Rubrik
1 Menyiapkan alat dan 3. Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang
bahan diperlukan.
2. Menyiapkan sebagian alat dan bahan yang
diperlukan.
1. Tidak menyiapkan seluruh alat dan bahan
yang diperlukan
2 Melakukan praktikum 3. Melakukan praktikum dengan prosedur
yang benar.
2. Melakukan praktikum dengan prosedur

10
yang kurang benar.
1. Tidak mampu melakukan praktikum dengan
benar.
3 Menulis hasil pengamatan 3. Menulis hasil pengamatan benar dan
lengkap.
2. Menulis hasil pengamatan benar tapi kurang
lengkap.
1. Tidak menulis hasil pengamatan, atau
menulis namun kurang lengkap dan tidak
benar.
4 Menafsirkan hasil 3. Mampu memberikan penafsiran hasil
pengamatan pengamatan dengan benar.
2. Mampu memberikan penafsiran hasil
pengamatan tetapi kurang benar.
1. Tidak mampu memberikan penafsiran hasil
pengamatan dengan benar.
5 Mempresentasikan hasil 3. Mampu mempresentasikan hasil praktikum
praktikum dengan benar, bahasa mudah dimengerti,
dan disampaikan secara percaya diri.
2. Mampu mempresentasikan hasil praktik
dengan benar, bahasa mudah dimengerti,
tetapi disampaikan kurang percaya diri.
1. Mampu mempresentasikan hasil praktik
dengan kurang benar, bahasa sulit
dimengerti, dan disampaikan tidak percaya
diri.

Keterangan :
Skor 2 untuk YA
Skor 1 untuk TIDAK

11
c. Tes Tertulis

Pilihan Ganda
1. Seseorang yang hanya mengkonsumsi nasi saja dalam menu makanannya menjadi
tidak sehat, karena....
a. dalam jumlah banyak nasi akan merusak sistem pencernaan
b. nasi tidak mengandung cukup karbohidrat untuk aktivitas normal tubuh
c. nasi tidak mengandung cukup protein dan lemak untuk tubuh
d. nasi termasuk bahan yang tidak dapat dicerna dengan sempurna
2. Sistem pencernaan yang melakukan gerak peristaltik pertama adalah...
a. mulut
b. lambung
c. kerongkongan
d. usus
3. Organ pencernaan yang ber sifat sangat asam, bertugas untuk membunuh bakteri dan
mencerna protein adalah....
a. mulut
b. lambung
c. usus halus
d. usus besar
4. Pencernaan pada tubuh manusia meliputi pencernaan...
a. mekanik dan kimiawi
b. mekanik dan biologis
c. biologis dan kimiawi
d. kimiawi dan enzimatis
5. Proses pemecahan karbohidrat dalam tubuhmu terjadi pada...
a. mulut dan lambung
b. lambung dan usus halus
c. usus halus dan usus besar
d. mulut dan usus halus

12
Tes Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Sebutkan urutan saluran pencernaan dari awal hingga akhir! Mengapa waktu yang
diperlukan makanan untuk dicerna pada tiap organ pencernaan berbeda-beda? Jelaskan!
2. Makanan yang dikonsumsi seseorang dapat mengandung bakteri. Untuk mencegah
berkembangnya bakteri tersebut, organ apakah yang dapat membunuh bakteri tersebut?
Bagaimana cara kerja organ tersebut?
3. Mengapa pencernaan memerlukan enzim?
4. Mengapa struktur usus halus yang memiliki vili lebih efektif saat menyerap bahan
makanan?
5. Apa perbandingan pencernaan makanan secara mekanis dan kimiawi?
6. Apa yang akan terjadi pada beberapa zat makanan dalam kimus jika pankreas tidak
mengeluarkan getahnya ke dalam usus halus?
7. Jelaskan 5 gangguan system penernaan serta cara pencegahannya

Kunci Jawaban Pilihan Ganda

1. C
2. C
3. B
4. A
5. A

Kunci Jawaban Uraian

1. Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, anus. waktu yang
diperlukan makanan untuk dicerna pada tiap organ pencernaan berbeda-beda karena
ukuran panjang setiap organ berbeda, enzim yang membantu pencernaan kimiawi
dihasilkan oleh organ yang berbeda.
2. Lambung, karena lambung menghasilkan HCl. Kondisi asam inilah yang mematikan
bakteri.

13
3. Enzim berperan untuk pencernaan kimiawi yang memecah bahan makanan melalui reksi
kimia
4. Vili atau jonjot-jonjot usus berfungsi memperluas permukaan penyerapan, sehingga
makanan dapat terserap sempurna.
5. Perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi:
Pencernaan mekanis melibatkan otot, dan gigi. Terjadi di mulut dan lambung.
Bahan makanan dicerna dari ukuran besar menjadi ukuran lebih kecil.
Pencernaan kimiawi melibatkan enim pencernaan. Terjadi di mulut, lambung,
usus halus. Bahan makanan dicerna dari molekul besar menjadi molekul yang
kecil.
6. Zat makanan dalam kimus jika pankreas tidak mengeluarkan getahnya ke dalam usus
halus, maka tidk terjad pencernaan kimiawi oleh getah getah pankreas. Amilum tidak
dicerna oleh Enzim Karbohidrase menjadi maltosa atau disakarida lainnya. Emulsi lemak
tidak diubah menjadi menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase. Protein tidak
diubah menjadi polipeptida oleh tripsin., dan amilum tidak diubah menjadi maltosa oleh
amilase.
7. Gangguan system pencernaan serta pecegahan:
1. Maag
Disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan.
Maag menyebabkan lambung menjadi perih di sebabkan oleh asam lambung yang
meningkat karena kita memakan-makanan yang pedes
Upaya mengatasinya adalah makan teratur, makan-makanan seperti
roti,singkong,nasi,dll.
Sebaiknya jangan memakan makanan pedas, keras, asam dan minum-minuman
berakohol.
2. Disentri
Penyakit menyerang pada usus besar
Disentri disebabkan oleh infeksi parasit Mycobacterium dysentriae
Gejala yang dialami penderita adalah:
a. Buang air besar dengan tinja berdarah
b. Diare encer dengan volume sedikit
14
c. BAB dengan tinja bercampur mucus
d. Nyeri saat BAB
3. Kolera
Gejala diare yang hebat : muntah, kehausan dan kejang otot.
Disebabkan oleh baktery Vibrio cholera
Gejala yang ditimbulkan penyakit kolera:
a. Diare yang encer dan berlimpah tanpa di dahului oleh rasa mulas atau
tenesmus
b. feses yang semula berwarna berubah menjadi warna cairan putih keruh dan
berbau manis menusuk
c. Diare terjadi berkali-kali dan dalam jumlah yang cukup banyak.
Pencegahan penyakit kolera
a. kebersihan air
b. buanglah kotoran pada tempatnya
4. Usus Buntu
Disebabkan adanya peradangan pada apendik (usus buntu)
Gejala;
a. Badan lemah
b. kurang nafsu makan
c. Penderita nampak sakit
d. di perut terasa nyeri
Upaya mengatasi : operasi pemotongan apendik yang terinfeksi apendectomy.
5. Tipus
Gejala: muntah, demam tinggi dan mudah letih.
Disebabkan oleh bakteri Salmonella thyposa
Pencegahan penyakit tipus
a. menjaga kebersihan makanan
b.Mengobatinya dengan berobat ke dokter

15
LAMPIRAN

16
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

SISTEM PENCERNAAN

(PENCERNAAN MEKANIK DAN KIMIAWI)

Tujuan Pembelajaran

Siswa dapat :
1. Membedakan proses pencernaan mekanik dan kimiawi
2. Menyebutkan enzim enzim pencernaan yang terdapat pada organ saluran pencernaan
3. Menyebutkan fungsi enzim enzim pencernaan yang terdapat pada organ saluran
pencernaan

Petunjuk :
1. Duduklah bersama kelompokmu!
2. Bacalah terlebih dahulu mengenai pencernaan mekanik dan kimiawi dari buku dan
sumber lain seperti internet!
3. Amatilah model alat pencernaan yang ada di dalam laboratorium biologi, kemudian cocokkan
dengan gambar alat pencernaan di dalam table tersebut.
4. Isilah table pengamatan yang telah disediakan dengan berdiskusi bersama anggota
kelompokmu!
5. Presentasikanlah hasil kerja kelompokmu didepan kelas!

Dasar Teori:
1. Sistem pencernaan dibedakan menjadi 2 :
a. Sistem pencernaan mekanik
Pencernaan yang dilakukan gerakan mekanik organ-organ saluran pencernaan
meliputi : mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan berakhir di
anus.
b. Sistem pencernaan kimiawi
Pencernaan makanan yang dibantu oleh enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan
oleh kelenjar pencernaan
2. Enzim-Enzim Pencernaan
Proses pencernaan makanan pada manusia tidak dapat dilepaskan dari enzim. Enzim

17
adalah sejenis protein yang mempercepat laju reaksi kimia dalam tubuh. Enzim-enzim
pencernaan dihasilkan oleh kelenjar pencernaan.

Alat dan Bahan:


1. Model alat pencernaan/ gambar alat pencernaan
2. Alat tulis

Lengkapilah table di bawah ini!

No Gambar Organ Nama Pencernaan Enzim- Fungsi Enzim


Organ Mekanik/Ki Enzim
miawi
1.

2.

3.

18
4.

5.

19
MATERI AJAR

A. Pengertian Sistem Pencernaan


Sistem pencernaan merupakan sistem yang memproses mengubah makanan dan
menyerap sari makanan yang berupa nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sistem
pencernaan juga akan memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang
sederhana dengan bantuan enzim sehingga mudah dicerna oleh tubuh.
B. Organ Pencernaan Manusia
1. Organ pencernaan makanan dibedakan organ utama dan organ tambahan. Organ utama
berupa saluran pencernaan yang dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil,
usus besar, rektum, dan berakhir di anus. Organ tambahan berupa kelenjar pencernaan
makanan. Kelenjar ini berperan membantu dalam mencerna makanan. Kelenjar
pencernaan dalam proses pencernaan berfungsi menghasilkan enzimenzim yang
digunakan membantu pencernaan makanan secara kimiawi.
2. Di dalam rongga mulut, terdapat gigi, lidah, dan kelenjar air liur (saliva). Air liur
mengandung Mukosa (lendir), senyawa antibakteri dan enzim amylase .Pencernaan
makanan di rongga mulut terjadi secara mekanis dan kimiawi.
3. Faring adalah saluran yang memanjang dari bagian belakang rongga mulut sampai ke
permukaan kerongkongan (esofagus).
4. Di dalam lambung terjadi pencernaan mekanis dan kimia. Secara mekanis, otot lambung
berkontraksi mengaduk-aduk bolus. Secara kimiawi, bolus tercampur dengan getah
lambung. Getah lambung mengandung, HCl, enzim pepsin, dan renin.
5. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus tengah
(jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Pada duodenum terdapat saluran yang
terhubung dengan kantung empedu dan pankreas. Cairan pankreas mengandung enzim
lipase, amilase, trypsin. Lipase akan bekerja mencerna lemak, amilase akan mencerna
amilum, dan tripsin yang mengubah protein menjadi polipeptida. Sementara itu cairan
empedu juga bekerja pada kimus dengan cara mengemulsikan lemak yakni mengubah
lemak jadi larut dengan air.
6. Usus besar atau kolon memiliki panjang 1 meter dan terdiri atas kolon ascendens,
kolon transversum, dan kolon decendens dan berakhir pada anus. Di antara usus halus
20
dan usus besar terdapat sekum (usus buntu). Bahan makanan yang sampai pada usus
besar dapat dikatakan sebagai zat-zat sisa. Usus besar berfungsi mengatur kadar air pada
sisa makanan. Bila kadar air pada sisa makanan terlalu banyak, maka dinding
C. Pencernaan Mekanik dan Kimiawi

1. Sistem pencernaan dibedakan menjadi 2 :


a. Sistem pencernaan mekanik
Pencernaan yang dilakukan gerakan mekanik organ-organ saluran pencernaan
meliputi : mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan berakhir di
anus.
b. Sistem pencernaan kimiawi
Pencernaan makanan yang dibantu oleh enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan
oleh kelenjar pencernaan
2. Enzim-Enzim Pencernaan
Proses pencernaan makanan pada manusia tidak dapat dilepaskan dari enzim. Enzim
adalah sejenis protein yang mempercepat laju reaksi kimia dalam tubuh. Enzim-enzim
pencernaan dihasilkan oleh kelenjar pencernaan.
Enzim-enzim yang berperan dalam sistem pencernaan makanan dan sumbernya sebagai
berikut:
Organ Tempat Penghasil Enzim Yang
Fungsi
Pencernaan Getah Dihasilkan
Mulut Kelenjar Saliva Ptialin Mengubah zat tepung menjadi
zat gula

Lambung Dinding Pepsin Mengubah protein menjadi


pepton
Lambung Renin
Mengubah kasionogen menjadi
kasein

Usus Halus Pangkreas Amilase Mengubah amilum menjadi


maltosa/glukosa

21
Mengubah protein menjadi
Tripsin
asam amino

Mengubah lemak menjadi asam

Lipase lemak dan gliserol

D. Gangguan pada Sistem Pencernaan

Beberapa kelainan dan penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan antara lain:
a. Diare
Disebabkan oleh bakteri atau infeksi kuman sehingga mengganggu penyerapan air
pada feses oleh usus besar
Buang air besar yang terlalu sering dan berair
Menyebabkan tubuh kehilangan air atau dehidrasi
Upaya mengatasi dengan pemberian oralit atau larutan garam dan gula
b. Konstipasi
Kesulitan dalam buang air besar
Jika penyakit ini terus di pertahankan selama 2 minggu atau lebih tanpa adanya
nasihat dari dokter maka akan menyebabkan kanker usus besar, gangguan hormonal
atau penyakit autoimun.
Disebabkan karena feses terlalu lama di simpan di dalam usus besar sehingga terjadi
penyerapan air yang terlalu banyak oleh usus besar dan menyebabkan feses menjadi
kering serta susah di keluarkan.
c. Gastritis

22
Peradangan pada dinding lambung.
Menyebabkan rasa nyeri pada lambung.
Disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, stress, alergi dan reaksi terhadap alkohol
seperti aspirin.
d. Maag
Disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan.
Maag menyebabkan lambung menjadi perih di sebabkan oleh asam lambung yang
meningkat karena kita memakan-makanan yang pedes
Upaya mengatasinya adalah makan teratur, makan-makanan seperti
roti,singkong,nasi,dll.
Sebaiknya jangan memakan makanan pedas, keras, asam dan minum-minuman
berakohol.
e. Disentri
Penyakit menyerang pada usus besar.
Disentri disebabkan oleh infeksi parasit Mycobacterium dysentriae
Gejala yang dialami penderita adalah:
a. Buang air besar dengan tinja berdarah
b. Diare encer dengan volume sedikit
c. BAB dengan tinja bercampur mucus
d. Nyeri saat BAB
f. Kolera
Gejala diare yang hebat : muntah, kehausan dan kejang otot.
Disebabkan oleh baktery Vibrio cholera
Gejala yang ditimbulkan penyakit kolera:
a. Diare yang encer dan berlimpah tanpa di dahului oleh rasa mulas atau tenesmus
b. feses yang semula berwarna berubah menjadi warna cairan putih keruh dan
berbau manis menusuk
c. Diare terjadi berkali-kali dan dalam jumlah yang cukup banyak.
Pencegahan penyakit kolera

23
a. kebersihan air
b. buanglah kotoran pada tempatnya
g. Apendisitis
Disebabkan adanya peradangan pada apendik (usus buntu) .
Gejala;
a. Badan lemah
b. kurang nafsu makan
c. Penderita nampak sakit
d. di perut terasa nyeri
Upaya mengatasi : operasi pemotongan apendik yang terinfeksi apendectomy.
h. Tipus
Gejala: muntah, demam tinggi dan mudah letih.
Disebabkan oleh bakteri Salmonella thyposa
Pencegahan penyakit tipus
a. menjaga kebersihan makanan
b.Mengobatinya dengan berobat ke dokter

Sumber:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam
SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013.Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas
VIII Semester I. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

24

Anda mungkin juga menyukai