Anda di halaman 1dari 19

DASAR DASAR PEMOGRAMAN WEB

Nama : Muhammad Dianto Sujud


Nim : 1400330018
Semester :V

D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN DAN INFORMATIKA(STMIK)
BUMIGORA MATARAM
2006/2017
1. Sejarah Internet

Sejarah internet. Internet merupakan suatu jaringan komputer yang sebelumnya sudah
dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui suatu
proyek ARPA yang disebut dengan ARPANET. ARPANET merupakan kepanjangan dari
Advanced Research Project Agency Network, di mana mereka akan mendemonstrasikan
bagaimana caranya suatu hardware dan software komputer yang memiliki basis UNIX
dapat melakukan suatu komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran
telepon.

Proyek ARPANET merancang merancang bentuk dari suatu jaringan, kehandalan,


seberapa besar informasi tersebut dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang
telah mereka tentukan sekaranb menjadi sebuah cikal bakal pembangunan protokol baru
yang dikenal sebagai TCP/IP.

Tujuan awal proyek tersebut dibangun adalah untuk keperluan militer saja. Pada saat itu
ARPANET dibuat sebagai suatu sistem jaringan komputer yang dapat tersebar dengan
menghubungkan komputer yang berada pada daerah-daerah vital untuk mengatasi berbagai
masalah apabila terjadi berbagai serangan seperti serangan nuklir serta untuk menghindari
terjadinya informasi terpusat, apabila terjadi suatu perang pada daerah tersebut dapat
mudah untuk dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya dapat menghubungkan 4 situs saja, di mana mereka
membentuk satu jaringan yang terpadu pada tahun 1969 dan secara umum ARPANET telah
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ARPANET tersebut
berkembang sangat pesat di seluruh daerah, dan semua universitas ingin bergabung dengan
ARPANET, sehingga membuat ARPANET mengalami kesulitan dalam mengaturnya.

Oleh sebab itu, ARPANET kemudian pecah manjadi dua, yaitu "MILNET" yang
digunakan sebagai keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil yang
digunakan sebagai keperluan non-militer. Gabungan kedua jaringan tersebut akhirnya
mulai dikenal dengan nama DARPA Internet yang kemudian telah disederhanakan menjadi
Internet.

Internet pada saat ini

Internet dijaga oleh sebuah perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal
(protokol yang menerangkan tentang suatu perpindahan data antara rangkaian). Protokol-
protokol tersebut dibentuk berdasarkan perbincangan dengan Internet Engineering Task
Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan sebuah dokumen
yang dikenali sebagai RFC atau Request for Comments. Sebagian dari data RFC tersebut
dijadikan sebagai Standar Internet, oleh Badan Arsitektur Internet. Protokol-protokol
Internet yang saat ini sering digunakan seperti, IP, TCP, UDP, DNS, IMAP, SMTP, HTTP,
HTTPS, Telnet, FTP, LDAP, SSL, dan sebagainya.

2. Arsitektur Web
Definisi

Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang,
seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam
arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal
ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain
interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif
perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide
Web.
Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain,
Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur
situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website
arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini
dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan
aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang
telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan
postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian
arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.
Suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri,
melibatkan teknis, kriteria estetika dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional,
fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan
perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan
desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi
tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.

Website arsitektur memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin
intelektual mengatur konten website. Web desain, dengan cara kontras, menggambarkan
tugas-tugas praktis, bagian-bagian-grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah
situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran
atau majalah dan desain grafis dan pencetakan. Tetapi hubungan antara editorial dan kegiatan
produksi adalah lebih dekat untuk publikasi web daripada untuk penerbitan cetak. Tiga
standar utama untuk penerapan web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data
berbasis XML. Tiga standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI. Berikut bakal tak
jelaskan secara singkat mengenai standar tersebut. SOAP ( Simple Object Access Protocol )
Protokol ini mendukung proses pengkodean data (biasanya XML) dan transfernya melalui
HTTP (Hyper Text Transfer Language). Dalam konteks web services, SOAP adalah suatu
bahasa versi bebas dari protokol RPC (Remote Procedure Caoll) yang berguna untuk proses
transaksi melalui HTTP standar. SOAP membuat klien web service dapat memilih beberapa
parameter mengenai permintaannya dan memberikannya kpd si penyedia. Ketika penyedia
menganggapi permintaan tersebut, maka terjadilah web services.WSDL ( Web Services
Description Language ) Merupakan bahasa berbasis XML yang menjelaskan fungsi-fungsi
dalam web services. WSDL menyediakan cara untuk memanfaatkan kapabilitas web
services. WSDL memberi tahu mesin lain bagaimana memformat/ menterjemahkan
permintaan yang diterima berikut respon mereka agar proses web service bisa berjalan.
Singkatnya, WSDL adalah bahasa yang memungkinkan berbagai dokumen yang dibuat
dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi.
UDDI (Universal Description Discovery and Integration ) Adalah semacam direktori
global untuk mengelola web services. Fungsinya mirip dengan Yellow Pages untuk versi web
services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan apa yang ditawarkan
perusahaan berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya. Inforamsi tersebut
ditulis dalam bentuk file-file WSDL.
Hal lain yang harus Anda ingat adalah setiap halaman website hendaknya tidak lebih dari
2 (dua) level kedalaman atau 2 (dua) kali klik dari halaman depan (home). Bila tidak, spider
tidak akan membuat indeks semua halaman website. Halaman depan (home page) website
harus memiliki tautan ke halaman-halaman utama, baik melalui isi halaman depan maupun
melalui menu website.
Masing-masing halaman utama juga harus memiliki tautan ke subhalaman. Satu halaman
utama bisa terhubung ke lebih dari satu subhalaman. Sebaliknya setiap subhalaman juga
harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman utama dan setiap halaman utama harus
memiliki tautan untuk kembali ke halaman depan. Spider atau web crawler hanya bisa
mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman yang lain dan dari satu website ke website
yang lain. Oleh karena itu semakin banyak tautan dari website lain yang mengarah ke
website Anda maka website Anda akan semakin dikenal oleh mesin pencari.
Selanjutnya, setiap halaman baik itu halaman depan, halaman utama dan subhalaman harus
menggunakan kata kunci yang telah Anda pilih. Halaman depan dan halaman-halaman utama
harus menggunakan kata-kata kunci yang paling banyak dicari.

Struktur 3 (tiga) lapisan ini menghasilkan sebuah website yang mudah ditelusuri bagi
pengunjung dan spider. Selain mengikuti tautan-tautan untuk menemukan website, Anda juga
bisa memberikan alamat website Anda kepada spider. Misalnya melalui Googlebot,
spidernya Google. Cukup ketikkan alamat website Anda, kemudian spider atau web crawler
akan menelusuri semua halaman website dan membuat indeksnya. Sekarang, mari kita bahas
halaman-halaman yang ada pada sebuah website.

1. Halaman Depan (Home Page)


Setiap website memiliki halaman depan. Pada umumnya, halaman depan merupakan
halaman pertama yang dilihat oleh pengunjung dan juga merupakan halaman yang paling
penting dalam mendapatkan urutan pencarian yang tinggi dari mesin pencari, karena mesin
pencari memberikan lebih banyak bobot kepada halaman depan darimana halaman lainnya.
Halaman depan harus memberikan informasi yang jelas dan singkat kepada pengunjung
mengenai apa website Anda, produk dan/atau jasa apa yang tersedia. Halaman depan harus
memiliki tautan ke semua halaman website dan setiap halaman harus memiliki tautan untuk
kembali ke halaman depan.

2. Halaman Produk/Jasa
Bagian utama dari website berisi penawaran produk dan/atau jasa. Apapun kategori
website Anda, yang penting Anda harus menggambarkan secara singkat dan tepat apa yang
Anda tawarkan, bantu pengunjung untuk menentukan pilihan dan melakukan transaksi
dengan cara yang semudah mungkin. Jumlah halaman produk/jasa hendaknya disesuaikan
dengan jumlah produk/jasa yang ditawarkan. Apabila jumlah produk/jasa yang ditawarkan
banyak, maka halaman utama produk/jasa bisa berisi ringkasan dari keseluruhan produk/jasa
kemudian Anda buat lagi beberapa subhalaman yang berisi detil dari masing-masing
produk/jasa.

3. Halaman Informasi
Profil: berisi sejarah mengenai bisnis atau perusahaan, visi dan misi, siapa saja
pengurus inti website atau perusahaan, dan hal-hal penting lainnya mengenai bisnis
atau perusahaan.
FAQ (Frequently Asked Question): berisi pertanyaan-pertayaan umum mengenai
produk, jasa, maupun perusahaan.
Testimoni: berisi kesaksian pelanggan mengenai penggunaan produk dan/atau jasa
yang ditawarkan. Halaman ini digunakan untuk membangun reputasi.
Surat kabar elektronik: berisi berita-berita mengenai produk dan/atau jasa baru, tips-
tips, promo-promo yang diadakan, serta pengumuman-pengumuman lain yang mau
disampaikan kepada pelanggan.

3. Halaman Keanggotaan
Halaman keanggotaan merupakan bagian yang penting sekali untuk
pengembangan website di masa mendatang. Dengan mengetahui siapa saja pengunjung
dan perkembangan jumlah pengunjung aktif Anda bisa menganalisa hal-hal yang perlu
diperbaiki, memenuhi kebutuhan-kebutuhan pengunjung dengan lebih tepat, sehingga
pada akhirnya website Anda bisa terus berkembang. Ada beberapa hal yang sangat
penting apabila Anda hendak meminta data pribadi pengunjung website yaitu Anda harus
bisa menjaga kerahasiaan data tersebut dan privasi pengunjung, mereka juga harus bisa
menghentikan keanggotaannya kapan saja.

5. Halaman Kontak
Halaman kontak berisi cara-cara untuk menghubungi pengurus website, bisa melalui
email, telepon, fax, chatting, surat, ataupun dengan cara mengisi formulir pertanyaan atau
komentar secara online. Hal ini akan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung karena
mereka bisa berhubungan dengan pemilik website, mengetahui alamat kantornya, berbicara
dengan pengurus website baik untuk bertanya atau untuk menyampaikan keluhan.
4. PENGERTIAN DOMAIN, FUNGSINYA

Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer
seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Fungsi Domain
adalah untukmempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain
juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan
angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai
sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain
kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

Contoh : misal alamat IP server tempat file web kita disimpan adalah 77.165.90.89
sebenarnya kita bisa saja mengetikkan 77.165.90.89 langsung di browser untuk mengakses
website kita, namun hal ini tentunya sangat tidak baik bagi ingatan orang khususnya ingatan
pengunjung website yang mengakses website kita. Sehingga fungsi domain lebih untuk
mudahkan orang mengingat sebuah nama url dibanding deretan deretan angka IP. Untuk itu
diperlukan domain guna mengganti deretan angka tersebut agar menjadi deretan kata yang
tentunya gampang diingat. misal:namadomain.com akan lebih mudah diingat ketimbang
angka 218.719.51.617
Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label),
dipisahkan dengan titik.

Bagian dari Arsitektur Website :

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)


HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem
informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak
pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan
dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh
fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP,
yakni
HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1
yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian,
HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan
koneksi berulang-ulang.Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium
World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task
Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments
(RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan
Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.

WWW (World Wide Web)


WWW (World Wide Web) merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang
berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.WWW atau biasa
disebut web adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, dapat mengakses
informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara,
video dan animasi.
Fasilitas ini tergolong masih baru dibandingkan surel (email), sebenarnya WWW
merupakan kumpulan dokumen-dokumen yang sangat banyak yang berada pada komputer
server (web server), di mana server-server ini tersebar di lima benua termasuk Indonesia, dan
terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan
atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen
informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan
dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini
tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip
video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia. Jadi dapat
disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling terkoneksi
menggunakan hyperteks link. Dengan mengklik hyperlink, maka bisa berpindah dari satu
dokumen ke dokumen lainnya.

URL( universal resource locator)

URL( universal resource locator) merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari
suatu file,direktori,computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan.
URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query,
dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie . secara
umum dapat digambarkan penulisan url : metode://nama_file[:nomor_port]. Jenis metode
yang digunakan pada url adalah file,http,news,gopher,telnet.
XML (Extensible Markup Language)
XML (Extensible Markup Language) merupakan bahasa web turunan dari SGML
(Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan
HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML. Teknologi XML dikembangkan
mulai tahun 1966 dan mendapatkan pengakuan dari Worl Wide Web Consortium (W3C) pada
bulan Februari 1998. Sedangkan SGML sendiri telah dikembangkan pada awal tahun 1980-
an. Pada saat HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi
bagian paling penting SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML
menghasilkan bahasa markup yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.XML tidak
mempunyai definisi secara tepat karena ada yang berpendapat bahwa XML bukanlah suatu
bahasa pemrograman,melainkan XML merupakan sintaks yang digunakan untuk
menjelaskan bahasa markup lain (Dournaee,2002), sehingga dinamakan meta-language.
Meskipun demikian pendapat yang XML bukan merupakan bahasa markup, didasarkan
bahwa XML merupakan bahasa markup terpisah untuk tujuan terpisah. Selain itu XML
bukanlah solusi semua hal untuk tujuan semua user.

JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita
berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa
pemrograman yang berjalan di browser. Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada
halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman html diantara tag atau
dibuat pada file terpisah ( eksternal ) dan lalu di link menggunakan pada bagian , seperti
CSS. Fungsi Javascript adalah Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan
akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan
javascript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data
dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.

AJAX

AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya ajax itu
merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload.
Dengan menghindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta
memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara
realtime, drag n drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa. Dengan AJAX, suatu
aplikasi web dapat mengambil data kemudian diolah di client melalui request asynchronous
HTTP yang diinisiasi oleh Javascript, sehingga dapat mengupdate bagian-bagian tertentu dari
web tanpa harus memanggil keseluruhan halaman web. Request ini dapat dieksekusi dalam
beberapa cara dan beberapa format transmisi data. Dikombinasikannya cara pengambilan
data remote dengan interaktivitas dari Document Object Model (DOM) telah menghasilkan
generasi terbaru dari aplikasi web yang mengebrak aturan-aturan tradisional tentang apa yang
dapat terjadi di dalam web.
Gambar Arsitektur Website :

Pengertian Server atau Web server

Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan
berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien
yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox,
Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa
halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.

Fungsi Server atau Web Server


Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan
mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah
ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video,
gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer
seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa
teks, video, gambar dan banyak lagi.

Salah satu contoh dari Web Server adalah Apache. Apache (Apache Web Server
The HTTP Web Server) merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di
Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX.
Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan
layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.

Beberapa dukungan Apache :

Kontrol Akses

Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP CGI (Common
Gateway Interface) Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical
Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan
menempatkannya sebagai modul (mod_perl)

PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)

Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di
server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu
modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik

SSI (Server Side Includes)

Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :

1. Apache termasuk dalam kategori freeware.

2. Apache mudah sekali proses instalasinya.

3. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.


4. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file
konfigurasi.

5. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web


servernya.

Baca juga : Pengertian Hosting dan Fungsinya

Untuk contoh lain dari Web Server.

Apache Tomcat

Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)

Lighttpd

Sun Java System Web Server

Xitami Web Server

Zeus Web Server

Website di kategorikan berdasarkan fungsi dan kegunaan :

1. Website Personal, yaitu situs yang digunakan untuk menceritakan tentang biografi diri,
pengalaman pribadi, dsb (contoh : Blog Pribadi)
2. Website Komersial (Company Profile / Online Shop, biasa menggunakan .com, .co.id,
dsb), yaitu situs yang dipakai untuk menunjukkan produk dan jasa suatu perusahaan, atau
juga dapat melakukan transaksi penjualan online (dengan sistem shopping cart system)
3. Website Instansi/ Pemerintahan (di Indonesia menggunakan .gov.id), situs jenis ini
hanya boleh dipakai untuk keperluan website pemerintahan yang resmi.
4. Website Non-Profit (biasanya menggunakan .org, .edu, dll), website jenis-jenis ini
biasanya digunakan hanya untuk yayasan, sekolahan, dsb

Berdasarkan keberadaan content management system (CMS) yang ada padanya :


1. Website Statis (Static Website)

yaitu situs web yang langsung ditulis dalam bentuk HTML dan berbentuk sederhana seperti
web design classic, desain website 5 (lima) halaman, website brosur produk dan jasa.

2. Website Dinamis (Dynamic Website)

yaitu situs web yang ditulis dalam bentuk bahasa pemrograman dan database, seperti PHP,
ASP, Javascript, Ajax, jQuery, MySQL. Dalam perkembangannya web dinamis
menggunakan CMS sebagai back-end untuk administrator web tersebut. Salah satu yang
paling terkenal karena sangat SEO Friendly adalah WordPress. Website dengan program
WordPress sangat handal sekali untuk dipakai sebagai website dinamis karena kecepatan dan
struktur front end yang Google Friendly. Membuat website dengan wordpress sangat
mudah dan cepat untuk dipelajari. Adapun CMS lain adalah Joomla, Drupal, dll.

5. Pengertian Client Side dan Server Side Web Programming

Client-side Web Programming

Secara umum, suatu client adalah satu aplikasi komputer, seperti web browser yang
berjalan pada satu komputer lokal dari pengguna atau workstation, dan terhubung ke
suatu server. Client-side programming adalah program komputer pada web yang
dijalankan pada sisi client, oleh web browser. Hal ini berlawanan arti dengan Server-side
scripting.
Operasi dapat dilakukan oleh client-side karena operasi tersebut membutuhkan akses ke
informasi atau fungsi yang tersedia pada client tetapi tidak pada server, karena pengguna
membutuhkan observasi terhadap operasi tersebut atau menyediakan input, atau server
kekurangan kekuatan pememrosesan untuk melakukan operasi yang tepat waktu untuk
seluruh client yang harus dilayaninya.
Sebagai tambahan, jika operasi dapat dilakukan oleh client tanpa mengirim data melalui
jaringan, maka hal itu memakan waktu lebih sedikit, menggunakan lebih kecil bandwidth
dan mengurangi resiko keamanan.

Client-side Script seringkali dimasukkan (embedded) di dalam dokumen


HTML, tetapi
dapat juga berada di dalam file terpisah, yang direferensikan oleh
dokumen yang
menggunakannya. Atas sebuah request, file yang diperlukan dikirimkan
oleh web server
kepada komputer user.

Web browser milik user melakukan eksekusi terhadap Script, lalu


menampilkan dokumen,
termasuk output yang dapat terlihat dari Script. Client-side Script juga
dapat berisikan
perintah yang harus diikuti oleh web browser jika user berinteraksi
dengan dokumen
dengan cara tertentu, contohnya klik sebuah tombol. Server-side Web
Programming

Terminologi Server-side memiliki arti operasi yang dilakukan oleh server


didalam sebuah
client-server relationship. Umumnya, sebuah server adalah program,
seperti web server, yang berada pada sebuah remote server, yang dapat
dijangkau oleh komputer lokal milik user.
Operasi dilakukan pada sisi Server, karena memerlukan akses atas
informasi atau fungsi
yang tidak tersedia pada client, atau pada aplikasi yang tidak dapat
dilakukan pada Client-
side.
Operasi Server-side

juga meliputi proses dan penyimpanan data dari client ke suatu


server, yang dapat dilihat oleh sekelompok Client. Server-side Scripting
adalah teknologi Web Server dimana request oleh user dipenuhi dengan
cara menjalankan script langsung pada web server untuk menghasilkan
halaman HTML dinamis. Umunya menyediakan website interaktif pada
database dan penyimpanan data lainnya.

Keuntungan utama dari Server-side Script adalah kemampuan untuk


mengatur response
berdasarkan keperluan user, hak akses, atau query ke dalam data store.
Contoh Teknologi Server-side Programming :

1. ASP (Active Server Page) Solusi yang dirancang Microsoft


memungkinkan berbagai bahasa (meskipun umumnya VBScript
digunakan) di dalam halaman HTML, terutama digunakan pada
Windows tapi dengan terbatas dukungan pada platform lainnya.

2. ColdFusion Tag lintas platform berbasis server side scripting


sistem komersial.

3. JSP (Java Server Page) Sebuah sistem berbasis Java untuk


embedding kode dalam halaman HTML.

4. Lasso Sebuah DataSource netral bahasa pemrograman


ditafsirkan dan platform server lintas.

5. SSI
Sebuah sistem yang cukup mendasar yang merupakan bagian
umum dari web server Apache.

6. PHP (Hypertext PreProcessor) Merupakan jenis pemrograman


web yang dasarnya dari linux. Bahasa pemrograman ini
termasuk open source karena sumbernya dari sistem operasi
linux dan juga menggunakan database SQL (Structure Query
Language).

6. Pengertian & Sejarah HTML

HTML merupakan sebuah dasar ataupun pondasi bahasa pemograman sebuah web page,
HTML muncul sebagai standar baru dari kemajuan dan berkembangnnya internet, pada
pertama kali muncul internet masih dalam keadaan berbasis text dimana tampilan sebuah
halaman web hanya berisikan sebuah text yang monotone tanpa sebuah format dokumen
secara visual, bayangkan saja sebuah dokument text yang dikemas dalam bungkus format
seperti tipe file .txt atau sering disebut notepad, tanpa paragraph, satu warna, satu ukuran
huruf tanpa gambar serta tidak adanya visual format dokumen seperti halnya Ms. Word, hal
ini akan sangat membosankan dalam membaca. dan selain itu pertamakali muncul internet
user mengakses masih menggunakan sebuah terminal, hal itu jelas sangatlah tidak friendly.
Pemograman HTML muncul seiring perkembangan teknologi dan informasi.

Pada tahun 1980 IBM mulai untuk mengembangkan sebuah bahasa pemograman
dimana text dan format sebuah dokumen dijadikan satu dalam bahasa
pemrograman yang sering kita sebut sebagai HTML (Hyper Text Markup
Language) akan tetapi pada saat itu pihak IBM memberikan sebuah nama GML
(Generalized Markup Language).
Pada tahun 1986 ISO mengeluarkan sebuah standarisasi tentang bahasa
pemograman tersebut dan menyatakan sebuah nama baru dari GML tersebut
dengan sebutan SGML (Standard Generalized Markup Language)
Nah mulai pada tahun kelahiran saya yaitu tahun 1989, Sebuah nama HTML
muncul dari pemikiran Caillau Tim yang bekerja sama dengan Banners Lee
Robert yang ketika itu masih bekerja di CERN memulai mengembangkan bahasa
pemrograman ini, dan dipopulerkan pertama kali dengan browser Mosaic. Nah
mulailah dari tahun 1990 HTML sangat berkembang dengan cepat hingga
mencapai versi HTML versi 5.0 yang digarap pada 4 Maret 2010 kemarin oleh
W3C
HTML versi 1.0 ini adalah versi pertama sejak lahirnya nama html tersebut,
memiliki sebuah kemampuan untuk heading, paragraph, hypertext, bold dan italic
text, wrapping serta memiliki dukungan dalam peletakan sebuah gambar
HTML versi 2.0 pada 14 Januari 1996, pada versi ini ada beberapa tambahan
kemampuan diantaranya penambahan form comment, hal ini menyebabkan
adanya sebuah interaktif dan mulai dari versi ini yang menjadikan sebuah pioneer
dalam perkembangan homepage interaktif.
Tak lama kemudian HTML versi 3.0 dirilis pada 18 Desember 1997 yang sering
disebut sebut sebagai HTML+ yang mempunyai kemampuan dalam beberapa
fasilitas diantaranya adalah penambahan fitur table dalam paragraph, akan tetapi
versi ini tidak bertahan lama.
Dan pada bulan Mei 1996 dikeluarkan versi baru sebagai pengganti dan
penyampurnaan versi 3.0 ini yaitu HTML versi 3.2, keluarnya versi ini
dikarenakan adanya beberapa kasus yang timbul pada pengembang browser yang
telah melakukan pendekatan dengan cara lain yang justru hal tersebut menjadi
popular, maka di bakukan versi 3.2 untuk mengakomodasi praktek yang banyak
digunakan oleh pengembang browser dan diterima secara umum, dapat dikatakan
bahwa versi 3.2 ini merupakan versi 3.0 yang dikembangkan oleh beberapa
pengembang browser seperti Netscape dan Microsoft.
Nah yang terakhir perombakan terjadi pada tahun 1999 tepatnya tanggal 24
Desember yaitu HTML versi 4.0, seperti yang kita kenal HTML pada saat ini
penambahan link, meta, imagemaps , image dan lain lain sebagai penyempurnaan
versi 3.2
Pada tanggal 4 Maret 2010, terdapat sebuah informasi bahwasanya HTML versi
5.0 masih dikembangkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) dan IETF
(Internet Engineering Task Force) yaitu sebuah organisasi yang menangani
HTML sejak versi 2.0
Pengertian HTML
HTML merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berisikan perintah kepada browser
yang telah terinstal pada computer client, HTML adalah kependekan dari Hyper Text Markup
Language, dokumen dalam HTML merupakan file text murni yang dibuat dengan
sembarang, sembarang dalam hal ini pengerjaannya bisa menggunakan editor apa saja
seperti notepad, editplus ataupun editor lainnya. File file HTML adalah berisikan beberapa
instruksi atau perintah yang kemudian di terjemahkan oleh browser yang ada dikomputer
client (user) sehingga isi informasinya dapat ditampilkan secara visual dikomputer pengguna.
HTML dikenal sebagai standar bahasa yang digunakan untuk menampilkan dokumen web.

Struktur dasar HTML


HTML merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berisikan perintah kepada browser
yang telah terinstal pada computer client, Untuk pemahaman dan sejarah HTML silahkan
baca Pengertian dan sejarah HTML, Bahasa pemograman ini terdapat sebuah elemen, tag
dan attribute didalam perintahnya.
Secara umum Web dokumen terdiri dari menjadi dua elemen ataupun section yaitu head
dan body, kedua elemen tersebut dipisahkan oleh beberapa tag, untuk lebih jelasnya dapat
anda lihat sebuah pola dasar HTML dibawah ini:
<html>

<head>
Informasi Tentang Dokumen HTML
</head>

<body>
Informasi yang akan ditampilkan dalam web Browser
</body>

</html>
Dari pola diatas dapat digambarkan adanya sebuah dokumen HTML mulai dari tag pembuka <html>
sampai tag penutup </html>, sedangkan isi dari dokumen html tersebut adalah dua buah elemen atau
section yaitu
HEAD yang dimulai dari tag pembukanya <head> sampai tag penutup head </head>,
Pada elemen ini biasanya berisikan Title, merupakan judul dokumen Meta tag, informasi yang akan
diberikan oleh pengunjung tentang isi halaman web

Referensi:

Disalin dari : http://www.burung-net.com/2015/05/pengertian-html-fungsi-html-serta-


sejarah-html.html
Read more: http://woocara.blogspot.com/2015/02/pengertian-internet-dan-sejarah-
internet.html#ixzz4N15Dgb1h- damardwi.blogspot.com.(2012),"web
arsitektur".http://damardwi.blogspot.com/2012/03/web-arsitektur.html
- visilubai.wordpress.com.(2010),"Arsitektur
Website".http://visilubai.wordpress.com/2010/05/06/arsitektur-website/
- bagusbayubaskara.blogspot.com.(2012)."arsitektur-
web".http://bagusbayubaskara.blogspot.com/2012/04/arsitektur-web.html
- edwinghofamz.wordpress.com.(2011)."arsitektur-
website".http://edwinghofamz.wordpress.com/2011/04/07/arsitektur-website/
- dfootballoverz.blogspot.com.(2011)."arsitektur-
website".http://dfootballoverz.blogspot.com/2011/03/arsitektur-website.html
- thearczoro.blogspot.com.(2012)."sejarah-internet-website-dan-
arsitektur".http://thearczoro.blogspot.com/2012/03/sejarah-internet-website-dan-
arsitektur.html
- Kadir, Abdul. 2003. Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP. Andi.
Yogyakarta.
- Prasetyo, Didik. 2005. Solusi Menjadi Web Master Melalui Manajemen Web dengan PHP.
PT Elex Media Komputindo. Jakarta.
- Supono. 2006. Pemrograman Web dengan Javascript. Yrama Widya. Bandung.