Anda di halaman 1dari 25

64

C.PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Nama
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan
perawat
17 1 07.10 1. Memantau tanda-tanda vital Ongan
April Hasil :
2008 TD = 160/100 mmHg
N = 104 X/menit,cepat,lemah
P = 32 X/menit,cepat,dangkal
S = 37C

1 07.15 2. Mengkaji nadi perifer,pengisian Ongan


kapiler,turgor kulit dan membran mukosa
Hasil :
- Pengisian kapiler kembali dalam 3 detik
- Turgor kulit menurun, tidak elastis
- Mukosa mulut kering
- Finger print +

2 07.20 1. Mengkaji frekuensi, kedalaman Ongan


pernapasan dan penggunaan oto aksesori
Hasil :
- Pasien tampak bernafas pendek dan
cepat (32X/menit)
- Pasien menggunaka pernafasan dada
dengan retraksi otot-otot interkosta.

1 07.35 1. Berkolaborasi dengan dokter dalam Ongan


pemberian therapi : cairan infus
(parenteral)
Hasil :
Pasien mendapatkan cairan pengganti
Nacl 0,9 % (500 cc)

1 07.45 6. Memantau adanya rasa mual, Ongan


muntah,nyeri abdomen dan distensi
lambung
Hasil :
- Pasien mengatakn mual dan muntah
- Pasien mengatakan perut terasa
kembung
- Pasien mengatakan nyeri uluhati
65

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

2 08.00 6. Mengevaluasi tingkat toleransi Perawat ruangan


aktivitas dan membantu pasien dalam Ongan
personal hygiene: memandikan
Hasil :
- Pasien mengatakan tidak mampu
beraktivitas secara mandiri
- Pasien tampak bersih dan rapih
setelah dimandikan oleh perawat

2 08.50 2. Memberi posisi sesuai kebutuhan Ongan


pasien
Hasil :
- Pasien diberi posisi semi fowler
- Pasien mengatakan merasa nyaman
dengan posisi kepala ditinggikan
(setengah duduk)

2 09.15 3. Mengajarkan tehnik nafas dalam pada Ongan


pasien
Hasil :
Pasien tampak menarik nafas panjang
dan menghembuskan secara perlahan
melalui bibir.

1 10.00 1. Memantau tanda-tanda vital Ongan


Hasil : Perawat ruangan
TD =170/90 mmHg
N =100 X/menit,cepat,lemah
P =28 X/menit,cepat,dangkal
S =36C

3. 10.10 1. Menimbang BB pasien Ongan


Hasil :
BB = 43 kg

2 10.20 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Ongan


pemberian oksigen sesuai indikasi
Hasil :
Pasien diberi O2 3 ltr/menit
66

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
17 2 10.25 4.2. Mengkaji warna kulit dan membran Ongan
April mukosa pasien
2008 Hasil :
- Kulit tampak kering dan pucat
- Mukosa bibir tampak kering dan
sianosis

1 10.30 5. Mengauskultasi bunyi nafas pada Ongan


kedua lapang dada
Hasil :
Suara nafas terdengar meritik kasar
pada kedua lapang dada.

1,2 11.50 5. Membantu memberi minum pada Ongan


pasien
Hasil :
Pasien minum air putih gelas
(200 cc)

3. 12.00 1,1. Memantau TTV dan kedalaman Ongan


pernafasan
Hasil :
TD = 140/100 mmHg N = 96
X/mnt
P = 24 X/menit,cepat,dangkal

3. 12.15 7. Berkolaborasi dengan dokter dalan Ongan


pemeriksaan GDS
Hasil : GDS = 323 mg/dl
3. 12.20 3. Menyajikan makanan dalam keadaan Ongan
hangat dan memonitor intake nutrisi
Hasil :
Pasien hanya mampu menghabiskan
porsi bubur biasa,minum air putih
1 gelas (200 cc).
1 12.35 2. Mengkaji pola makan pasien Ongan
Hasil :
Pasien mengatakan kurang nafsu
makan, merasa mual dan ingin
muntah setiap kali makan
67

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

17 3. 14.00 1. Memantau tanda-tanda vital Ongan


April Hasil :
2008 TD = 160/100 mmHg
N = 100 X/menit
P = 24 X/menit
S = 36,5C

1 14.25 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Ongan


pemberian therapi insulin sesuai
indikasi
Hasil :
Pasien mendapat injeksi
actrapid/humalog 24 U/Subcutan

3. 15.00 7. berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemberian therapi cairan infus
(parenteral)
Hasil :
Pasien mendapatkan cairan
parenteral Nacl 0,9 % (500 cc).

1 16.00 1. Memantau TTV Perawat ruangan


Hasil :
TD = 140/90 mmHg
N = 100 X/menit
S = 36C
P =24 X/menit

1 16.10 5. Melibatkan keluarga dalam Perawat ruangan


pemberian cairan peroral
Hasil :
Pasien minum 1 gelas air putih
(250 cc)

3. 17.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemberian therapi nutrisi parenteral
Hasil :
Pasien diberi cairan PAN-AMIN G
+ KAEN G3 (1000 cc).
68

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
3. 17.30 4. Melibatkan keluarga untuk Perawat ruangan
memberi makan dalam porsi kecil
tapi sering
Hasil :
Pasien tampak makan 1 buah roti
kukus
1 17.35 4. Memantau masukan dan haluaran Perawat ruangan
Hasil :
- Intake : parenteral = 1050 cc
enteral = 800 cc
CM = 1850 cc
- Output : urine = 1750 cc
muntah = 200 cc
IWL = 322 cc
CK = 2272 cc
Jadi, BC/12 jam = CM-CK
=1850CC -2272CC
= - 442 CC
3. 18.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam: Perawat ruangan
- Pemeriksaan GDS dengan
menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 208 mg/dl
3. 18.15 Pemberian obat-obatan : anti emetik Perawat ruangan
Hasil :
Pasien diberi injeksi tomit 1
amp/IV
3. 18.30 3. Menyajikan makanan dalam Perawat ruangan
keadaan hangat serta memonitor
intake nutrisi
Hasil:
Pasien hanya menghabiskan porsi
bubur dan minum gelas (150 cc)
air putih.
1 19.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan
pemberian cairan parenteral
Hasil :
Pasien diberi cairan parenteral Nacl
0,9 % + KCL 2
69

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
1 19.15 1. Memantau TTV Perawat ruangan
Hasil :
TD = 140/100 mmHg
N =80 Xmenit
P = 22 X/menit
S = 36
3. 20.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam
Perawat ruangan
pemberian obat-obatan : vitamin
Hasil :
Pasien diberi injeksi neurobion 1
amp/12 jam/drips
1,2 21.00 1. Memantau TTV dan mengkaji Frederika
kedalaman pernafasan
Hasil :
TD = 130/80 mmHg
N = 88 x/menit
S = 36,7C
P =28 x/menit,cepat,dangkal

2 22.15 2. Memberi posisi sesuai kebutuhan Frederika


pasien
Hasil :
Pasien mengatakan merasa nyaman
dengan posisi setengah dudukdan
sesak berkurang.

2 23.30 6 . Memberi bantuan sesuai kebutuhan Frederika


pasien: membantu pasien
BAB/BAK
Hasil :
Konsistensi feses padat(100cc),
warna kuning kecoklatan.BAK
warna kuning, bau khas,jumlah
150cc.

1 23.40 5 . Melibatkan keluarga dalam Perawat ruangan


pemberia cairan peroral pada pasien
Hasil :
Pasien minum 1 gelas (250 cc) air
putih
70

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
1 24.00 1. Memantau TTV Perawat ruangan
Hasil : Frederika
TD = 150/100 mmHg
N = 100 x/menit
S = 36,8C
P = 26 x/menit

3 01.15 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemberian :
- Oksigen sesuai yang dapat
ditoleransi pasien
Hasil :
Pasien diberi O2 2 ltr/menit, pasien
mengatakan sesak berkurang setelah
mendapat O2
3 02.00 - Therapi obat-obatan : anti emetik Perawat ruangan
Hasil :
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV

1,2 02.15 1,1. Memantau TTV dan mengkaji Frederika


kedalaman pernafasan
Hasil :
TD = 170/120 mmHg
N = 92 x/menit,cepat lemah
S = 36,2C
P = 26 x/menit,cepat,dangkal

1 03.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam: Perawat ruangan


- Pemberian obat-obatan:
vitamin,antibiotik
Hasil:
Pasien diberi injeksi neurobion 1
amp/drips dalam peggy back dan
cefnos 1 gr/IV

1 04.00 - Pemberian obat-obatan : vitamin Perawat ruangan


Hasil :
Pasien diberi injeksi Becombin 1
amp/IV
71

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
1,2 06.00 1.Memantau TTV Frederika
Hasil :
TD = 210/100 mmHg
N = 120 x/menit,cepat,lemah
S = 36C
P = 28 x/menit,cepat,dangkal

3 06.10 7. Berkolaborsi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemeriksaan gula darah dengan
menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 130 mg/dl

1 06.15 2. Memantau masukan dan Perawat ruangan


haluaran Frederika
Hasil :
Intake : parenteral = 1150 cc
Enteral = 400 cc
CM = 1550 cc

Output : urine =1200 cc


Muntah = 150 cc
BAB = 100 cc
IWL = 322 cc
CK = 1772 cc

BC/12 jam = CM-CK


= 1550 cc -1772 cc
= - 222 cc

Jadi, BC/24 jam :


CM = 1850 cc + 1150 cc
=3400cc
CK = 2272 cc + 1772 cc =
4044 cc
BC = CM CK
= 3400 cc 4044 cc
= - 644 cc
Hasil tidak balance karena cairan
keluar lebih banyak dari pada
72

cairan masuk
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
18 1,2 07.00 1,1. Memantau TTV dan mengkaji Perawat ruangan
April kedalaman pernafasan
2008 Hasil :
TD = 200/120 mmHg
N = 96 x/menit,cepat,lemah
S = 36,5 C
P = 20 x/menit, nafas panjang
3 07.15 7.Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan
pemberian nutrisi parenteral.
Hasil :
Terpasang cairan KAEN G3 + PAN
AMIN G (300cc), 20 tts/menit

3 07.20 6. Memberi perawatan mulut pada Feika


pasien
Hasil :
- Pasien tampak menggosok gigi
dengan bantuan perawat
- Pasien mengatakan merasa nyaman
dan segar pada mulut

3 07.35 3. Menyajikan makanan dalam keadaan Feika


hangat dan memantau masukan nutrisi
Hasil :
- pasien tampak kurang nafsu makan
- pasien hanya mampu menghabiskan
4 sendok makan bubur, minum air
putih gelas (100 cc)
1 07.40 6. Memantau adanya keluhan rasa Perawat ruangan
mual,muntah,nyeri abdomen dan
distensi lambung
Hasil :
- pasien tampak mual
- pasien mengatakan mual dan muntah
2x serta nyari pada uluhati.
1 09.50 5. Melibatkan keluarga untuk memberi Perawat ruangan
minum sedikit-sedikit tapi sering
Hasil :
Keluarga tampak memberi minum air
73

teh 1 gelas (200 cc


PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat
3 10.40 3. Melibatkan keluarga untuk memberi Perawat ruangan
makan dalam porsi kecil tapi sering
Hasil :
Pasien mampu menghabiskan 1
potong roti kukus rendah gula +
buh appel, minum the gelas ( 100
cc).

3 11.15 6. Memberi bantuan sesuai kebutuhan Feika


pasien : membantu pasien BAK
Hasil :
Jumlah urine 200 cc, warna kuning,
bau amoniak.

2 12.00 1. Memantau TTV Perawat ruangan


Hasil : Feika
TD = 160/100 mmHg
N = 84 x/menit,kuat
P = 20 x/menit
S = 36,5C

3 12.30 3. Menyajikan makanan dalam keadaan Feika


hangat dan memonitor intake nutrisi
Hasil :
Pasien tampak menghabiskan
porsi bubur biasa, minum 1 gelas
(200 cc) air puti + 1 buah jeruk
manis.

18 3 14.15 3. Berkolaborasi dengan dokter dalam Ongan


April pemberian obat-obata : vitamin
2008 Hasil :
Pasien diberi injeksi Neurobion 1
amp/drips

1 15.45 4. Membantu memberi minum pada Ongan


pasien
Hasil :
Pasien tampak minum gelas air
74

putih (100cc).
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat


75

1,2 15.55 4,2. Mengkaji warna kulit dan membran Ongan


mukosa, pengisian kapiler serta turgor kulit
Hasil :
- Pasien tampak anemis (konjungtiva)
- Mukosa bibir kering
- Turgor kulit mulai elastis
- Pengisian kapiler kembali dalam waktu
<2 menit
3 16.00 4. Melibatkan keluarga dalam memberi Ongan
makan dalam porsi kecil
Hasil :
Pasien tampak makan 1 buah jagung
rebus, minum teh 1 gelas (200 cc)

1 17.30 2. Mengkaji adanya rasa mual, nyeri Ongan


abdomen dan distensi lambung
Hasil :
- pasien mengatakan mual dan muntah
1x
- pasien mengatakan pasien terasa
kembung
1 18.00 Ongan
1. Memantau TTV
Hasil :
TD =150/100 mmHg
N = 88 x/menit
S =36 C
1 18.10 P = 20 x/menit Perawat ruangan
4. Memantau masukan dan haluaran Ongan
Hasil :
Intake : parenteral = 1580 cc
Enteral = 800 cc
CM = 2380 cc
Output : urine = 1250 cc
Muntah = 150 cc
IWL = 322 cc
CK = 1722 cc
Jadi BC/12 jam = CM CK
= 2380 cc 1722 cc
= + 658 cc
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
76

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

3 18.20 7. Berkolaborasi dengam dokter dalam: Ongan


- Pemberian obat-obatan : anti emetik
Hasil :
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV

3 18.25 - Pemeriksaan gula darah dengan Ongan


menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 454 mg/dl

1 18.35 - Pemberian therapi insulin Perawat ruangan


Hasil : Ongan
Pasien mendapatkan injeksi insulin 24
U/subcutan

3 18.45 3. Menyajikan makanan dan memonitor Ongan


intake nutrisi
Hasil :
Pasien mampu menghabiskan porsi
bubur biasa, minum gelas (100 cc) air
putih dan makan 1 buah jeruk manis.

1 19.15 7. Berkolaborasi dalam pemberian therapi Perawat ruangan


cairan infus (parenteral) Ongan
Hasil :
Terpasang cairan Nacl 0,9 % (300 cc)
berisi KCl.

18 1 21.30 1. Memantau TTV Ice


April Hasil :
2008 TD = 150/100 mmHg
N = 92 x/ menit, kuat, teratur
S = 36,5 C
P = 20 x/menit
3 22.00 7. Berkolaborasi dalam pemberian terapi Ice
obat-obatan : vitamin
Hasil :
Pasien diberi injeksi insulin Neurobion 1
amp/drips
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
77

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

1 23.15 7. Berkolaborasi dalam pemberian cairan Ice


parenteral
Hasil :
Pasien diberi cairan parenteral Nacl 0,9 %
(500 cc ) 24 tts/mnt dan KAEN G3 (500
cc) 20 tts/mnt.

3 02.00 7. Berkolaborasi dalam : Ice


- Pemberian obat-obatan : anti emetik
Hasil :
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV

3 05.00 - Pemeriksaan gula darah dengan Ice


menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 104 mg/dl

1 05.15 6. Memenuhi kebutuhan pasien yang tidak Ice


dapat dilakuakn secara mandiri :
membantu pasien BAK
Hasil :
Jumlah urin 200 cc, warna kuning dan
bau amoniak.

1,2 06.00 1,1. Memantau TTV dan mengkaji Ice


kedalaman pernafasan
Hasil :
TD = 150/90 mmHg
N = 88 x/menit,kuat
P = 20 x/menit,nafas panjang
S =36,6 C

1 06.10 6. Memantau adanya rasa mual, muntah, Ice


nyeri abdomen dan distensi lambung
Hasil :
Pasien mengatakan merasa mual dan
perut terasa kembung.

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
78

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

1 06.20 4. Memantau masukan dan haluaran/12 jam Ice


(18.00-06.00)
Hasil :
Intake : parenteral =1270 cc
Enteral = 400 cc
CM = 1670 cc
Output : urine = 850 cc
IWL = 322 cc
CK = 1172 cc

BC /12 jam = CM CK
= 1670 cc 1172cc
= + 498 cc
Jadi, BC/24 jam = CM CK
= (2580 +1670) (1722 +
1172)
= 4050 cc- 2894 cc
= + 1154 cc

19 2,1 07.00 1. Memantau TTV dan kedalaman Ongan


April pernafasan
2008 Hasil :
TD = 150/90 mmHg
N = 100 x/menit
P = 20 x/menit, dalam, pernafasan dada
S = 37C
3 07.10 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan
pemberian insulin sesuai indikasi
Hasil :
Pasien diberi injeksi actrapid 24 U/
subcutan.
3 07.15 6. Mengajarkan kepada pasien dan keluarga Ongan
tentang tehnik dan lokasi pemberian
insulin
Hasil :
- Pasien diberi penjelasan tentang lokasi
pemberian insulin yaitu : abdomen,
lengan (permukaan posterior), paha
(permukan posterior) dan bokong.
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
79

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

- Pasien diberi penjelasan tentang


pentingnya melakuakan penyuntikan
secara sistematis, misalnya menyuntik
satu kali pada lengan kanan, kemudian
satu kali pada abdomen kanan,
kemudian satu kali pada tungkai kanan.
- Pasien mengatakan mengerti penjelasan
perawat dan akan melakukan di rumah
setelah perawatan di RS.

3 07.30 3. Menyajikan makanan dan memonitor Ongan


intake nutrisi
Hasil :
Pasien mampu menghabiskan porsi
bubur, minum gelas air the (100 cc).

3 08.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemberian nutrisi parenteral Ongan
Hasil :
Pasien diberi cairan nutrisi parenteral
PAN AMIN G (500 cc), 20 tts/menit.

3 08.30 5. Memberi perawatan mulut pada pasien Ongan


Hasil :
- Pasien tampak menggosok gigi
dengan bantuan perawat
- Pasien mengatakan merasa nyaman
dan segar pada mulut

2 08.45 6. Membantu pasien dalam pemenuhan Ongan


kebutuhan yang tidak dapat dilakukan
secara mandiri : memandikan
Hasil :
- Pasien tampak bersih dan rapih
setelah dimandikan oleh perawat
- Pasien mengatakan merasa nyaman
dan segar

PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
80

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

1 09.15 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam Perawat ruangan


pemberian: Ongan
Cairan parenteral
Hasil :
Pasien diberi cairan parenteral Nacl
0.9 % (400 cc) berisi KCl
3 10.00 Obat-obatan : anti emetik Perawat ruangan
Hasil : Ongan
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV

3 10.30 Pemeriksaan kadar glukosa darah Perawat ruangan


dengan menggunakan finger stick Ongan
Hasil :
GDS = 313 mg/dl

1 12.00 1. Memantau TTV Ongan


Hasil :
TD = 160/100 mmHg
N = 80 x/menit
P = 20 x/mnt
S = 36 C

1 14.45 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam : Perawat ruangan


Pemberian insulin sesuai indikasi Frederika
Hasil :
Pasien diberi injeksi actrapid 24 U/
subcutan
3 15.00 Pemberian terapi obat-obatan :vitamin Perawat ruangan
Hasil : Frederika
Pasien diberi injeksi Neurobion 1
amp/drips.
1 15.10 2. Mengkaji nadi perifer, pengisian kapiler, Frederika
turgor kulit dan membran mukosa
Hasil :
- Pengsian kapiler < 2 detik
- Turgor kulit sudah elastis
- Membran mukosa lembab
- Finger print
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/Kamar : ICU/VIP A
81

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

1,3 16.25 5,4. Melibatkan keluarga untuk membantu Frederika


pemberian minum dan makan dalam porsi
kecil tapi sering sesuai diet
Hasil :
Pasien tampak makan jagung rebus 1
buah, minum air the 1 gelas (200 cc).

1 17.45 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam : Perawat ruangan


Pemberian therapi insulin sesuai indikasi Frederika
Hasil :
Pasien diberi injeksi actrapid 24
U/subcutan
3 18.00 Pemeriksaan gula darah dengan Frederika
menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 54 mg/dl
1 18.10 Pemberian therapi cairan infus Frederika
(parenteral)
Hasil :
Pasien diberi cairan parenteral Dex 5 %
(500 cc), 24 tts/mnt
3 18.30 Pemberian therapi obat-obatan : anti Perawat ruangan
emetik Frederika
Hasil :
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV
3 18.35 3. Menyajikan makan dan memonitor intake Frederika
nutrisi
Hasil :
Pasien mampu menghabiskan porsi
bubur biasa, minum air putih gelas (100
cc) dan 1 buah sangkis.
3 18.50 2. Mengkaji pola makan pasien Frederika
Hasil :
- Pasien mengatakan rasa mual
berkurang dan nafsu makan mulai
bertambah
- Pasien mengatakan sudah mampu
menghabiskn porsi bubur
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


82

Ruang/Kamar : ICU/VIP A

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

1 19.00 4. Memantau masukan dan haluaran/ 12 jam Perawat ruangan


Hasil : Frederika
Intake : parenteral = 1150 cc
Enteral = 400 cc
CM = 1550 cc
Output : urine = 750 cc
IWL = 322 cc
CK = 1072 cc
BC = CM CK
= 1550 cc 1072 cc
= + 478 cc

3 19.15 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam : Perawat ruangan


Pemeriksaan glukosa darah dengan Frederika
menggunakan finger stick
Hasil :
GDS = 238 mg/dl
Pemberin therapi insulin sesuai indikasi
Hasil :
Pasien diberi injeksi actrapid 24
U/subcutan

19 2, 1 21.00 1. Memantau TTV dan kedalaman Perawat ruangan


April pernafasan Feika
2008 Hasil :
TD = 130/100 mmHg
N = 92 x/ mnt,kuat,cepat
P = 20 x/mnt,pernafasan dada, dalam
S =36 C
3 23.00 7. Berkolaborasi dengan dokter dalam : Perawat ruangan
Pemberian therapi obat-obatan :vitamin Feika
Hasil :
Pasien diberi injeksi Neurobin 1
amp/drips
1 24.00 Pemberian therapi cairan infus Feika
(parenteral)
Hasil :
Pasien diberi cairan parenteral Nacl 9 %
(500 cc).
PELAKSANAAN KEPERAWATAN

Nama/Umur : Ny.S/33 tahun


83

Ruang/Kamar : ICU/VIP A

Tgl DP Waktu Pelaksanaan keperawatan Nama perawat

3 02.00 Pemberian obat-obatan : anti emetik Perawat ruangan


Hasil : Feika
Pasien diberi injeksi tomit 1 amp/IV
Memantau glukosa darah dengan
menggunakan finger stick
Hasil :
GDS =67 mg/dl

2, 1 06.00 1. Memantau TTV dan kedalaman Feika


pernafasan
Hasil :
TD = 160/90 mmHg
N = 100 x/mnt,kuat,cepat
S = 36C
P = 20 x/mnt,pernafasan dada dan
panjang

1 06.10 4. Memantau masukan dan haluaran /12 jam Perawat ruangan


Intake : parenteral = 1050 cc Feika
Enteral = 450 cc
CM = 1500 cc

Output : urine = 550 cc


IWL = 322 cc
CK = 872 cc

Jadi, BC/12jam = CK CM
= 1500 cc- 872 cc
= + 625 cc
BC/24 jam = CM - CK
= (1550 + 1500) (1072 +
872)
= 3050 1944
= + 1106 cc

E. EVALUASI KEPERAWATAN

Nama Umur : Ny.S/33 tahun


84

Ruang/ kamar : ICU/ VIP A


TANGGAL Evaluasi S O A P Nama perawat
18 April 2008 1. Kekurangan volume cairan dan elektrolit b/d Ongan
diuresi osmotik
06.00
S : - pasien mengatakan masih sering merasa
haus
- Pasien mengatakan masih sering BAK
- Pasien mengatakan masih mual dan
muntah
O:
- Membran mukosa mulut tampak kering
- Turgor kulit belum elastis
- Muntah 2x
- Finger print +
- Balance cairan = - 544 cc
- Obs. TTV :
TD = 210/100mmHg
N = 120x/menit
P = 28x/menit
S = 36 C
- GDS = 130 mg/dl
- Laboratorium : tgl 17-04-
2008
Na = 132 mmol/ltr
K = 2,5 mmol/ltr
A : volume cairan dan elektrolit belum
seimbang, balance cairan =- 544 cc

P : lanjutkan intervensi 1-7


18 April 2008
2. Kerusakan pertukaran gas b/d Ongan
06.15 ketidakseimbangan asam basa; asidosis
metabolik

S : - Pasien mengatakan masih sesak


- Pasien mengatakan susah bernafas bila
tidur terlentang
O:
- KU lemah
- Pasien tampak sesak
- Pernafasan dangkal
- Pasien tampak bernafas dengan cuping
EVALUASI KEPERAWATAN
85

Nama Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/ kamar : ICU/ VIP A
TANGGAL Evaluasi S O A P Nama perawat

- hidung
- Sianosis pada kuku dan mukosa bibir
- Rales +
- Pernafasan : 28 x/menit
- Nadi :120 x/menit
- O2 3 ltr/mnt
- Pem. Laboratorium : tgl 17-04 2008
BLOOD GAS
PCO2 = 29 mmHg
PO2 = 76,8 mmHg

A : Kerusakan pertukaran gas belum teratasi

P : lanjutkan intervensi 1-7

18 April 2008 3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubu Ongan


b/d ketidakcukupan insulin dan anoreksia
07.40
S : - Pasien mengatakan masih kurang nafsu
makan
- Pasien mengatakan hanya mampu
menghabiskan 4 sendok makan bubur
- Pasien mengatakan ingin muntah setiap
kali makan
- Pasien mengatakan perut terasa kembung
dan nyeri uluhati
O:
- Pasien tampak mual
- Pasien tampak kurang nafsu makan
- Porsi makan tidak dihabiskan (1/4 porsi)
- Konjungtiva masih tampak anemis
- GDS = 130 mg/dl

A : Kebutuhan nutrisi pasien belum


adekuat,porsi makan belum dihabiskan.

P :Lanjutkan intervensi 1-7

EVALUASI KEPERAWATAN
86

Nama Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/ kamar : ICU/ VIP A
TANGGAL Evaluasi S O A P Nama perawat
19 April 2008 1. Kekurangan volume cairan dan elektrolit b/d Ongan
diuresis osmotik
07.00
S : - Pasien mengatakan rasa haus berkurang
- Pasien mengatakan keringat berkurang
- Pasien mengatakan berkemih mulai
berkurang

O : - Membran mukosa masih kering


- Turgor kulit mulai elastis
- Balance cairan = + 1156 cc
- Obs. TTV : TD = 150/90 mmHg
N= 88x/mnt,kuat
- GDS = 104 mg/dl

A : Volume cairan dan elektrolit mulai


seimbang

P : Lanjutkan intervensi 1,2,4,5,6,

18 April 2008 2. Kerusakan pertukaran gas b/d Ongan


ketidakseimbangan asam basa; asidosis
07.00 metabolik

S : - Pasien mengatakan sesak berkurang


- Pasien mengatakan sudah tidak
menggunakan oksigen

O : - KU lemah
- Pasien tampak tidak sesak
- Sianosis ber-
- Pengisian kapiler < 2 detik
- Pernafasan 20 x/menit
- Nadi = 100x/mnt

A : Kerusakan pertukaran gas teratasi


sebagian,sesak berkurang,pernafasan
20x/mnt

P : Lanjutkan intervensi 1,2,4,6,7


EVALUASI KEPERAWATAN
87

Nama Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/ kamar : ICU/ VIP A
TANGGAL Evaluasi S O A P Nama perawat
19 April 2008 3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan Ongan
tubuh b/d ketidakcukupan insulin dan
07.20 anoreksia

S : - Pasien mengatakan masih kurang nafsu


makan
- Pasien mengatakan hanya mampu
manghabiskan 4-5 sendok makan bubur
- Pasien mengatakan masih merasa mual
dan perut terasa kembung

O : - pasien masih tampak mual


- Porsi makan tidak dihabiskan (1/2 porsi)
- Konjungtiva tampak anemis
- GDS = 104 mg/dl
A : kebutuhan nutrisi pasien belum adekuat

P : lanjutkan intervensi 1-7

20 April 2008 1. Kekurangan volume cairan dan elektrolit b/d Ongan


diuresis osmotik
09.15
S : - Pasien mengatakan rasa haus mulai
berkurang
- Pasien mengatakan BAK berkurang

O : - Membran mukosa tampak lembab


- Turgor kulit sudah elastis
- Finger print
- Balance cairan = +1106 cc
- Obs. TTV : TD =160/90 mmHg
N =100 x/mnt, kuta cepat
- GDS = 67 mg/dl

A : Volume cairan dan elektrolit seimbang

P : Hentikan intervensi (stop)

EVALUASI KEPERAWATAN
88

Nama Umur : Ny.S/33 tahun


Ruang/ kamar : ICU/ VIP A
TANGGAL Evaluasi S O A P Nama perawat
20 April 2008 2. Kerusakan pertukaran gas b/d Ongan
ketidakseimbangan asam basa; asidosis
09.30 metabolik

S : - Pasien mengatakan sudah tidak sesak lagi


- Pasien mengatakan tidak memakai oksigen

O : - pasien tampak tidak sesak


- Sianosis ber-
- Pengisian kapiler < 2 detik
- Pernafasan = 20x/metik
- Nadi = 100x /menit

A : Kerusakan pertukaran gas teratasi

P : Hentikan intervensi (stop)

20 April 2008 3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan Ongan


nutrisi b/d ketidakcukupan insulin dan
07.20 anoreksia

S : - Pasien mengatakan nafsu makan sudah


mulai bertambah
- Pasien mengatakan mual berkurang
- Pasien mengatakan sudah mampu
menghabiskan porsi makan bubur

O : - pasien tampak mulai berselera makan


- Pasien tampak menghabiskan porsi
bubur biasa
- Konjungtiva masih tampak anemis
- GDS = 67 mg/dl
- Diet DM = 1700 kkal
- BB = 43 kg

A : Perubahan nutrisi pasien kurang dari


kebutuhan tubuh belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi 3,4,5,7