Anda di halaman 1dari 4

CHAPTER 8: DATA COLLECTION METHODS: OBSERVATION

CHAPTER 8: DATA COLLECTION METHODS: OBSERVATION

Tindakan dan kebiasaan pekerja, konsumen, dan investor memainkan peranan penting dalam
penelitian bisnis. Teknik yan sangat berguna dan natural untuk mengumpulkan data dari tindakan
dan kebiasaan adalah observasi. Observasi merupakan tinjauan langsung ke lapangan untuk
melihat langsung fenomena untuk digambarkan, dianalisis, dan diinterpretasikan apa yang sudah
dilihat. Observasi merupakan metode terbaik untuk penelitian non-self-report descriptive data.

Definition and Purpose of Research

Observasi menekankan pada rencana mengamati/menonton, merekam, menganalisis, dan


menginterpretasi kebiasaan, tindakan atau peristiwa.

Four Key Dimensions that Characterize the Type of Observation

Controlled versus Uncontrolled Observational Studies

Perbedaan dapat dibuat antara observasi yang dilakukan terkontrol (atau buatan) dengan
pengaturan yang tidak terkendali (atau alami). Observasi sering dilakukan dalam pengaturan alam.
Namun demikian, observasi juga merupakan metode potensi pengumpulan data dalam sebuah
tradisi penelitian terkontrol yang eksperimental.

Sebuah studi observasional dikatakan tinggi dalam kontrol ketika situasi atau pengaturannya dapat
dimanipulasi atau dibikin oleh peneliti, paparan subyek (misalnya, konsumen, karyawan, atau
investor) terhadap situasi atau kondisi tertentu (misalnya, tata letak toko yang spesifik, kondisi kerja
tertentu, atau sejumlah tekanan waktu) memungkinkan peneliti untuk mengamati perbedaan antara
reaksi perilaku individu dengan situasi. Observasi yang dikendalikan dapat dilakukan di
laboratorium atau di lapangan.

Pengamatan terkendali/terkontrol terjadi ketika penelitian observasional dilakukan hati-hati pada


suatu kondisi. Sementara itu, pengamatan tidak terkendali adalah teknik observasional yang
didalamnya tidak terdapat usaha untuk mengontrol, memanipulasi, atau mempengaruhi situasi.
Objek yang diteliti terjadi apa adanya tanpa intervensi peneliti. Sebuah keuntungan dari
pengamatan yang tidak terkendali adalah bahwa orang dapat diamati dalam berbelanja atau
bekerja dalam lingkungan alam mereka. Dan kerugiannya adalah sering sulit untuk menguraikan

OMAR SHAZAKI DILAGA (A311 11 259)


CHAPTER 8: DATA COLLECTION METHODS: OBSERVATION

situasi kompleks karena kita tidak mengontrol faktor dalam hal ini. Dengan demikian, sangat sulit
untuk membedakan penyebab peristiwa, tindakan, dan perilaku.

Participant versus Nonparticipant Observation

Peneliti dapat memainkan peran ganda dalam pegumpulan data observational, yaitu partisipatif
atau tidak partisipatif. observasi yang tidak partisipatif adalah observasi dimana peneliti tidak
pernah secara langsung berinteraksi ke dalam objek penelitian sebagai aktor, tetapi hanya
mengamati dari luar.

Sementara observasi yang partisipatif adalah suatu pendekatan observasi yang sering dilakukan
dalam studi kasus, studi etnografi, dan studi berdasarkan teori. Dalam observasi ini, peneliti
mengumpulkan data dengan cara berpartisipasi atau terjun langsung dalam keseharian suatu
kelompok atau organisasi yang diteliti.

Structured versus Unstructured Observational Studies

Seperti yang telah kita lihat sebelumnya, observasi ada yang partisipatif dan ada yang tidak. Oleh
karena itu disini dibedakan kembali, bahwa ada observasi yang terstruktur dan ada pula yang tidak
terstruktur. Dimana penelti memiliki seperangkat yang telah ditentukan sebagai kategori aktivitas
atau fenomena yang direncanakan untuk dipelajari, hal ini merupakan penelitian observasional
yang terstruktur. Format untuk merekam pengamatan dapat secara khusus dirancang dan
disesuaikan dengan masing-masing studi yang sesuai dengan tujuan penelitian itu. Observasi
terstruktur umumnya bersifat kuantitatif.

Pada awal penelitian, tidak menutup kemungkinan bahwa peneliti tidak memiliki ide yang pasti
tentang aspek-aspek tertentu yang perlu perhatian khusus. Mengamati barbagai fenomena dimana
mereka mengambil tempat juga dapat menjadi bagian dari rencana seperti bentuk penelitian
eksplorasi dan kualitatif. Dalam kasus tersebut, pengamat akan mencatat hampir segala sesuatu
yang diamati. Studi tersebut akan menjadi penelitian observasional yang tidak terstruktur. Studi
observasional yang tidak terstruktur ini diklaim sebagai ciri dari penelitian kualitatif.

Concealed versus Unconcealed Observation

Observasi secara sembunyi berkaitan dengan apakah anggota kelompok sosial yang diteliti
diberitahu bahwa mereka sedang diselidiki. Keuntungan utama dari pengamatan tersembunyi
adalah bahwa subjek penelitian tidak dipengaruhi oleh kesadaran bahwa mereka sedang diamati.
Memang, reaktivitas atau sejauh mana pengamat mempengaruhi situasi di bawah pengamatan

OMAR SHAZAKI DILAGA (A311 11 259)


CHAPTER 8: DATA COLLECTION METHODS: OBSERVATION

bisa menjadi ancaman besar bagi keabsahan hasil studi observasional. Pengamatan tidak
tersembunyi lebih menonjol, mungkin mengganggu keaslian perilaku yang diteliti tersebut.

Two Important Approaches to Observation

Participant Observation

Karakteristik kunci dari pendekatan ini adalah peneliti mengumpulkan data dalam keseharian hidup
di suatu kelompok atau organisasi.

The Participatory Aspect of Participant Observation

Observasi partisipatif mengkombinasikan proses partisipasi dengan observasi. Disini dilihat sejauh
mana kita masuk ke dalam tindakan dan kebiasan yang akan kita teliti, sehingga kita dapat
menemukan apa yang kita teliti.

The Observation Aspect of Participant Observation

Sementara berpartisipasi, kita melakukan observasi, peneliti harus mengamati dan mencatat, dan
juga menganalisa tindakan, kebiasaan, interaksi, dan peristiwa. Hal yang perlu diingat ketika
melakukan observasi ini adalah mendapatkan izin untuk meneliti sampai bagian penting suatu
kelompok/organisasi. Setelah mendapatkan izin, langkah selanjutnya adalah diterima dalam
organisasi itu.

Apa yang Perlu Diobservasi?

Masalah potensial dengan studi observasional akan semakin kewalahan oleh sejumlah besar data
yang sering hilang/terputus. Untuk alasan ini, peneliti harus mencoba untuk tetap fokus selama
berbagai tahap proses observasi.

Structured Observation: Introduction

Observasi terstruktur difokuskan di alam, terlihat selektif pada fenomena yang telah ditentukan.
Fokus observasi terstruktur terpecah menjadi potongan-potongan kecil dan informasi yang dikelola
(seperti informasi tentang perilaku, tindakan, interaksi, dan peristiwa).

The Use of Coding Schemes in Structured Observation

Pengembangan skema coding adalah aspek penting dari observasi terstruktur. Coding skema
berisi kategori yang telah ditentukan untuk merekam apa yang diamati.

OMAR SHAZAKI DILAGA (A311 11 259)


CHAPTER 8: DATA COLLECTION METHODS: OBSERVATION

Advantages and Disadvantages of Observation

Keuntungan:

Apa adanya
Dapat mengamati orang-orang tertentu
Mudah untuk melihat faktor situasional
Kerugian:

Data yang diamati dari titik peneliti pandang cenderung rentan terhadap bias pengamat
Memakan waktu lama

OMAR SHAZAKI DILAGA (A311 11 259)

Anda mungkin juga menyukai