Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH

HYDROPOWER ( ENERGI AIR )


Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Energi

Disusun Oleh Kelompok II :


Ajeng Masito ( 1603018 )
Rahmatdan ( 1604029)
Basok Wahyu (1604045 )
Andre Septa Fanny ( 1604035 )
Arditya Thalib A.A ( 1604012 )
Hasbullah Agus Prajoko ( 1604002 )
Galung Ade Putra ( 1604007 )
Miranda Nurhasanah ( 1604023 )
Susanto ( 1604040 )

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BATUBARA


POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG
2016

1
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Energi yang sering kita pakai sehari-hari semakin lama semakin berkurang
atau menipis. Karena banyaknya pemakaian yang tidak terkontrol sehingga
menimbulkan kelangkaan atau bahkan habis sama sekali. Untuk itu sekarang perlu
dipikirkan adanya energi alternative untuk pengganti dari energi yang biasanya
sering dipakai .
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang
dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional
tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Umumnya, istilah ini
digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang
mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang tinggi,
yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global berdasarkan
Intergovernmental Panel on Climate Change. Selama beberapa tahun, apa yang
sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah berubah akibat banyaknya
pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang berbeda dalam penggunaannya.
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang
digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif
yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak
menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.
Tenaga air pada dasarnya adalah sebuah kekuatan yang berasal dari energi
air yang mengalir. Hal pertama yang perlu diketahui adalah tenaga air merupakan
sumber energi bersih yang terbarukan dan tidak mencemari planet kita dengan
emisi CO2 yang berbahaya, tidak seperti pembakaran pada bahan bakar fosil.
Meskipun tenaga air tidak menimbulkan polusi udara dan tidak berkontribusi pada
masalah perubahan iklim seperti pada bahan bakar fosil, tenaga air tidak
sepenuhnya merupakan sumber energi ramah lingkungan.
Energi air adalah energi yang telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia
yang dalam skala besar telah digunakan sebagai pembangkit listrik. Beberapa

2
perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri
yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan pedesaan
termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi yang
dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara pesat.

1.2 Rumusan Masalah


Pada penulisan makalah ini perumusan masalah antara lain :
1. Apakah pengertian dari hydropower (energi air) ?
2. Apa jenis-jenis dari kincir air ?
3. Apa keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis kincir air ?
4. Apa fungsi atau kegunaan dari kincir air ?
5. Apa saja jenis-jenis turbin air ?
6. Apa saja kelebihan dan kelemahan dari turbin air ?

1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah
1. Memahami dari pengertian hydropower (energi air).
2. Memahami jenis-jenis dari kincir air.
3. Memahami keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis kincir air.
4. Memahami fungsi atau kegunaan dari kincir air.
5. Memahami jenis-jenis turbin air
6. Memahami kelebihan dari kekurangan dari masing-masing jenis turbin air.

1.4 Manfaat
Dari pembuatan makalah ini diharapkan dapat berguna bagi proses
pembelajaran mengenai energi terbaharukan terutama mengenai Energi Air yang
menjadi fokus pada pemabahasan di makalah ini.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

3
1.1 Hydropower
Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat,
karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik
(pada air mengalir). Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari
air yang mengalir. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan
dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. Pemanfaatan energi air
banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang
memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Sejak awal abad
18 kincir air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum,
penggergajian kayu dan mesin tekstil. Memasuki abad 19 turbin air mulai
dikembangkan.
Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada
besarnya head dan debit air. Dalam hubungan dengan reservoir air maka head
adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar
dari kincir air/turbin air. Total energi yang tersedia dari suatu reservoir air adalah
merupakan energi potensial air yaitu :
E mgh .............................................................................(1.1)

dengan
m adalah massa air
h adalah head (m)
m
g adalah percepatan gravitasi 2
s
E
Daya merupakan energi tiap satuan waktu , sehingga persamaan (1.1) dapat
t
dinyatakan sebagai :
E m
gh
t t
E
Dengan mensubsitusikan P terhadap dan mensubsitusikan Q terhadap
t

m
maka :
t

4
P Qgh ..........................................................................(1.2)

dengan
P adalah daya (watt) yaitu
m3
Q adalah kapasitas aliran
s

adalah densitas air kg3


m
Selain memanfaatkan air jatuh hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar.
Dalam hal ini energi yang tersedia merupakan energi kinetik
1
E mv 2 ..........................................................................(1.3)
2
dengan
m
v adalah kecepatan aliran air
s
Daya air yang tersedia dinyatakan sebagai berikut :
1
P Qv 2 .......................................................................(1.4)
2
atau dengan menggunakan persamaan kontinuitas Q Av maka
1
P Av 3 .......................................................................(1.5)
2

dengan
A adalah luas penampang aliran air m 2

1.1 Kincir Air (Water Wheel)


Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi
mekanik berupa torsi pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air yaitu :
1. Kincir Air Overshot
2. Kincir Air Undershot
3. Kincir Air Breastshot
4. Kincir Air Tub

5
2.2.1 Kincir Air Overshot
Kincir air overshot bekerja bila air yang
mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu sisi
bagian atas, dan karena gaya berat air roda
kincir berputar. Kincir air overshot adalah
kincir air yang paling banyak digunakan
Gambar 1.1 Kincir air Overshot
dibandingkan dengan jenis kincir air yang lain.
Sumber. http://osv.org/education/WaterPower

Keuntungan
Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%.
Tidak membutuhkan aliran yang deras.
Konstruksi yang sederhana.
Mudah dalam perawatan.
Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di daerah yang terisolir.
Kerugian
Karena aliran air berasal dari atas maka biasanya reservoir air atau
bendungan air, sehingga memerlukan investasi yang lebih banyak.
Tidak dapat diterapkan untuk mesin putaran tinggi.
Membutuhkan ruang yang lebih luas untuk penempatan.
Daya yang dihasilkan relatif kecil.

2.2.2 Kincir Air Undershot

6
Kincir air undershot bekerja bila air yang
mengalir, menghantam dinding sudu yang
terletak pada bagian bawah dari kincir air.
Kincir air tipe undershot tidak mempunyai
tambahan keuntungan dari head.Tipe ini
cocok dipasang pada perairan dangkal pada
daerah yang rata. Tipe ini disebut juga
dengan Vitruvian. Disini aliran air
Gambar 1.2 Kincir air Undershot
Sumber. http://osv.org/education/WaterPower berlawanan dengan arah sudu yang memutar
kincir.

Keuntungan
Konstruksi lebih sederhana
Lebih ekonomis
Mudah untuk dipindahkan
Kerugian
Efisiensi kecil
Daya yang dihasilkan relatif kecil

2.2.3 Kincir Air Breastshot


Kincir air Breastshot merupakan perpaduan
antara tipe overshot dan undershot dilihat
dari energi yang diterimanya. Jarak tinggi
jatuhnya tidak melebihi diameter kincir, arah
aliran air yang menggerakkan kincir air
Gambar 1.3 Kincir air Breastshot disekitar sumbu poros dari kincir air. Kincir
air jenis ini menperbaiki kinerja dari kincir
Sumber. http://osv.org/education/WaterPower
air tipe under shot

Keuntungan

7
Tipe ini lebih efisien dari tipe under shot
Dibandingkan tipe overshot tinggi jatuhnya lebih pendek
Dapat diaplikasikan pada sumber air aliran datar
Kerugian
Sudu-sudu dari tipe ini tidak rata seperti tipe undershot (lebih rumit)
Diperlukan dam pada arus aliran datar
Efisiensi lebih kecil dari pada tipe overshot

2.2.4 Kincir Air Tub


Kincir air Tub merupakan kincir air yang
kincirnya diletakkan secara horisontal dan
sudu-sudunya miring terhadap garis vertikal,
dan tipe ini dapat dibuat lebih kecil dari pada
tipe overshot maupun tipe undershot. Karena
arah gaya dari pancuran air menyamping

Gambar 1.4 Kincir air Breastshot maka, energi yang diterima oleh kincir yaitu
Sumber. http://osv.org/education/WaterPower energi potensial dan kinetik.

Keuntungan
Memiliki konstruksi yang lebih ringkas
Kecepatan putarnya lebih cepat
Kerugian
Tidak menghasilkan daya yang besar
Karena komponennya lebih kecil membutuhkan tingkat ketelitian yang
lebih teliti

2.2.5 Penggunaan Kincir Air

8
Mesin penggiling gandum
Mesin penggiling gandum dengan penggerak kincir air sudah digunakan
sejak abad pertama sebelum masehi, pada jaman kerajaan Romawi dan walaupun
terkesan kuno tapi mesin penggiling ini masih tetap dipakai sampai sekarang.

Mesin pemintal benang


Mesin pemintal benang yang digerakan oleh kincir air ini pertama kali
diperkenalkan oleh dua insinyur Inggris, adalah Richards Arkwright dan James
Hargreaves yang pada tahun 1773. dan mulai dibuat di USA pada tahun 1780-an.
Pada abad ke-19 penggunaan mesin ini sudah digunakan untuk pembuatan secara
massal, jadi orang tidak lagi membuat pakaiannya sendiri.

Mesin gergaji kayu


Mesin gergaji kayu dengan penggerak kincir air banyak ditemukan di New
England,USA, pada tahun 1840-an

Mesin tekstil
Mesin tekstil dengan penggerak kincir air ini digunakan oleh industri
tekstil pada abad ke-19. karena sumber energinya berupa air, maka pengeluaran
untuk produksi dapat diminimalisir. Tetapi seiring dengan perkembangan
teknologi, lambat laun mesin ini mulai ditinggalkan

2.3 Turbin air


Turbin air dikembangkan pada abad 19 dan digunakan secara luas untuk
pembangkit tenaga listrik.. Turbin air mengubah energi potensial air menjadi
energi mekanis. Energi mekanis diubah dengan generator listrik menjadi tenaga
listrik. Berdasarkan prinsip kerja turbin dalam mengubah energi potensial air
menjadi energi mekanis, turbin air dibedakan menjadi dua kelompok yaitu turbin
impuls dan turbin reaksi.

9
Tabel 1.1 Pengelompokan Turbin

high medium head low head


head

impulse Pelton cross-flow cross-flow


turbines Turgo multi-jet Pelton
Turgo

reaction Francis propeller


turbines Kaplan

2.3.1. Turbin Impuls


Energi potensial air diubah menjadi energi kinetik pda nozle. Air keluar
nozle yang mempunyai kecepatan tinggi membentur sudu turbin. Setelah
membentur sudu arah kecepatan aliran berubah sehingga terjadi perubahan
momentum (impulse). Akibatnya roda turbin akan berputar. Turbin impuls adalah
turbin tekanan sama karena aliran air yang keluar dari nosel tekanannya adalah
sama dengan tekanan atmosfir sekitarnya. Semua energi tinggi tempat dan tekanan
ketika masuk ke sudu jalan turbin dirubah menjadi energi kecepatan.

2.3.1.1 Turbin Pelton

Turbin pelton merupakan turbin impuls. Turbin


Pelton terdiri dari satu set sudu jalan yang diputar
oleh pancaran air yang disemprotkan dari satu atau
lebih alat yang disebut nosel. Turbin Pelton adalah
Gambar 1.5 Turbin Pelton salah satu dari jenis turbin air yang paling efisien.
Sumber.
Turbin Pelton adalah turbin yang cocok digunakan
http://en.wikipedia.org/wiki/pelton_wheel
untuk head tinggi.

10
Gambar 1.6a. Nozle
Sumber: http://europa.eu.int/en/comm/dg17/hydro/layman2.pdf

Gambar 1.6b. Nozle


Sumber: http://europa.eu.int/en/comm/dg17/hydro/layman2.pdf

Bentuk sudu turbin terdiri dari dua bagian yang simetris. Sudu dibentuk
sedemikian sehingga pancaran air akan mengenai tengah-tengah sudu dan
pancaran air tersebut akan berbelok ke kedua arah sehinga bisa membalikkan
pancaran air dengan baik dan membebaskan sudu dari gaya-gaya samping. Untuk
turbin dengan daya yang besar, sistem penyemprotan airnya dibagi lewat beberapa
nosel. Dengan demikian diameter pancaran air bisa diperkecil dan ember sudu
lebih kecil.

Gambar 1.7 Turbin Pelton dengan banyak nozle


Sumber. http://en.wikipedia.org/wiki/pelton_wheel

11
Turbin Pelton untuk pembangkit skala besar membutuhkan head lebih kurang 150
meter tetapi untuk skala mikro head 20 meter sudah mencukupi.

2.2.1.2 Turbin Turgo


Turbin Turgo dapat beroperasi pada head 30 s/d 300 m. Seperti turbin
pelton turbin turgo merupakan turbin impulse, tetapi sudunya berbeda. Pancaran
air dari nozle membentur sudu pada sudut 20 o. Kecepatan putar turbin turgo lebih
besar dari turbin Pelton. Akibatnya dimungkinkan transmisi langsung dari turbin
ke generator sehingga menaikkan efisiensi total sekaligus menurunkan biaya
perawatan.

Gambar 1.8. Sudu turbin Turgo dan nozle


Sumber: http://europa.eu.int/en/comm/dg17/hydro/layman2.pdf

12
2.2.1.3 Turbin Crossflow
Salah satu jenis turbin impuls ini juga dikenal dengan nama Turbin
Michell-Banki yang merupakan penemunya. Selain itu juga disebut Turbin
Osberger yang merupakan perusahaan yang memproduksi turbin crossflow.
Turbin crossflow dapat dioperasikan pada debit 20 litres/sec hingga 10 m3/sec dan
head antara 1 s/d 200 m.

Gambar 1.9. Turbin Crossflow


Sumber: http://europa.eu.int/en/comm/dg17/hydro/layman2.pdf

Turbin Zcrossflow menggunakan nozle persegi panjang yang lebarnya sesuai


dengan lebar runner. Pancaran air masuk turbin dan mengenai sudu sehingga
terjadi konversi energi kinetik menjadi energi mekanis. Air mengalir keluar
membentur sudu dan memberikan energinya (lebih rendah dibanding saat masuk)
kemudian meninggalkan turbin. Runner turbin dibuat dari beberapa sudu yang
dipasang pada sepasang piringan paralel.

13
Gambar 1.10. Turbin Crossflow
Sumber: http://home.carolina.rr.com/microhydro

2.2.4. Turbin Reaksi


Sudu pada turbin reaksi mempunyai profil khusus yang menyebabkan
terjadinya penurunan tekanan air selama melalui sudu. Perbedaan tekanan ini
memberikan gaya pada sudu sehingga runner (bagian turbin yang berputar) dapat
berputar. Turbin yang bekerja berdasarkan prinsip ini dikelompokkan sebagai
turbin reaksi. Runner turbin reaksi sepenuhnya tercelup dalam air dan berada
dalam rumah turbin.

2.2.4. Turbin Francis


Turbin francis merupakan salah satu turbin reaksi. Turbin dipasang
diantara sumber air tekanan tinggi di bagian masuk dan air bertekanan rendah di
bagian keluar. Turbin Francis menggunakan sudu pengarah. Sudu pengarah
mengarahkan air masuk secara tangensial. Sudu pengarah pad turbin Francis dapat
merupakan suatu sudu pengarah yang tetap ataupun sudu pengarah yang dapat
diatur sudutnya. Untuk penggunaan pada berbagai kondisi aliran air penggunaan
sudu pengarah yang dapat diatur merupakan pilihan yang tepat.

Keterangan gambar ;
1. Generator Rotor
2. Generator Stator
3. Turbine Shaft
4. Runner
5. Turbine Head Cover
6. Stay Ring Discharge Ring
7. Supporting Cone
8. Guide Vane
9. Operating Ring
10. Guide Vane Servomotor

14
11. Lower Guide Bearing
12. Thrust Bearing
13. Upper Guide Bearing
14. Spiral Case
15. Draft Tube Cone

Gambar 1.10. Turbin Francis


Sumber. http://en.wikipedia.org/wiki/francis_turbine

Gambar 1.11. Sketsa Turbin Francis


Sumber : http://lingolex.com/bilc/engine.html

2.2.5. Turbin Kaplan & Propeller


Turbin Kaplan dan propeller merupakan turbin rekasi aliran aksial. Turbin ini
tersusun dari propeller seperti pada perahu.. Propeller tersebut biasanya
mempunyai tiga hingga enam sudu.

15
Gambar 1.11. Turbin Kaplan
Sumber. http://en.wikipedia.org/wiki/Kaplan_turbine

16
KESIMPULAN

Dari makalah yang telah dibuat, maka ada beberapa point penting yang
mampu diambil, yaitu :
1. Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir.
Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud
energi mekanis maupun energi listrik. Pemanfaatan energi air banyak
dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan
adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai.
2. Ada beberapa tipe kincir air yaitu :
a. Kincir Air Overshot
b. Kincir Air Undershot
c. Kincir Air Breastshot
d. Kincir Air Tub
3. Turbin air di dalam pengapliaksiaanya memiliki banyak manfaat dalam
penggunaannya yaitu :
a. Mesin penggiling gandum
b. Mesin pemintal benang
c. Mesin gergaji kayu
d. Mesin tekstil
4. Turbin di PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Air) memiliki tipe-tipe turbin,
sesuai dengan keadaan geografis, jenis aliran dan hasil yang ingin di dapatkan,
jenis-jenis turbin itu diantaranya itu adalah :
a. Turbin impuls
1.1 Turbin Crosflow
1.2 Turbin Turgo
1.3 Turbin Pelton
b. Turbin kaplan dan Propeller
c. Turbin Reaksi
d. Turbin Francis

DAFTAR PUSTAKA

17
http://4bri.blogspot.com/2011/11cara-kerja-pembangkit-listrik
tenaga.html#ixzz2TBJzkFqd Diakses : 1 januari 2017

http://iskandardotmansyur.blogspot.com/2011/04/pltmh.html Diakses : 1 januari


2017

http://www.usu.ac.id/id/files/pidato/ppgb/2008/ppgb_2008_farel_napitulupu.pdf
Diakses : 1 januari 2017

http://www.alpensteel.com/article/66-105-energi-sungai-plta--waduk--
bendungan/4164--sembilan-plta-di-sumatera-bagian-selatan-dan-tengah.html
Diakses : 1 januari 2017

18