Anda di halaman 1dari 11

TUGAS SEDIMENTOLOGY DAN STATIGRAFI

STRUKTUR SEDIMEN FLUTE CAST

Nama: Novri Nataniel Toban

Nim: 410015097

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional

Yogyakarta

2016

1
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat,
hidayah dan karunia-Nya penulis dapat menyusun makalah yang bertemakan
STRUKTUR SEDIMEN FLUTE CAST, tanpa ada halangan suatu apapun dan
sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. artikel ini disusun berdasarkan referensi
dan ilmu yang penulis peroleh melalui sumber-sumber, baik melalui buku ataupun
internet. artikel ini dibuat sebagai salah satu syarat mata kuliah SEDIMENTOLOGY
DAN STATIGRAFI Penulis menyadari bahwa artikel ini tidak akan tersusun dengan
baik tanpa adanya bantuan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, pada kesempatan
ini tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena
itu kritik dan saran yang membangun, sangat penulis harapkan. Akhir kata penulis
mohon maaf apabila dalam laporan ini banyak kesalahan. Semoga bermanfaat bagi
penulis sendiri dan bagi pembaca.

2
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ....1

KATA PENGANTAR .. 2

DAFTAR ISI..... 3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG ..........................4

1.2 RUMUSAN MASALAH ..4

1.3 TUJUAN ......................................4

BAB II PEMBAHASAN

2.1 FLUTE CAST.................................5

BAB III PENUTUP

3.1 KESIMPULAN 9

DAFTAR PUSTAKA . 10

3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Struktur sedimen merupakan pengertian yang sangat luas, meliputi


penampakan dari perlapisan normal termasuk kenampakan kofigurasi perlapisan
dan/atau juga modifikasi dari perlapisan yang disebabkan proses baik selama
pengendapan berlangsung maupun setelah pengendapan berhenti. Oleh sebab itu
perlu kiranya dijelaskan dulu apakah sebenarnya yang dimaksud dengan perlapisan
(bedding) itu, sehingga selanjutnya akan memperjelas batasan struktur sedimen.
Sebenarnya belum ada difinisi perlapisan yang memuaskan semua fihak,
walaupun sebenarnya istilah perlapisan sudah luas sekali digunakan dalam pemerian
runtunan sedimen. Difinisi yang paling luas digunakan adalah yang diusulkan Otto
(1938), suatu perlapisan tunggal adalah satuan sedimentasi yang diendapkan pada
kondisi fisik yang tetap konstan. Sejalan dengan itu mengartikan perlapisan sendiri
sebagai bidang-bidang permukaan pengendapan yang disebabkan oleh suatu
perubahan rezim sedimentasi dari waktu ke waktu

1.2 Rumusan Masalah

1.Apakah yang dimaksud dengan struktur flute cast ?


2. Bagaimana pembentukannya ?
3. Lingkungan pengendapannya dimana ??

1.3 Tujuan

1.Menjelaskan apa itu struktur sedimen flute cast


2. Menjelaskan bagaimana proses terbentuknya
3. Dimana saja bisa kita temui

4
Struktur Flute cast
Struktur Flute cast Adalah struktur sedimen yang terjadi akibat material-material
yang dibawa arus menggerus bagian dasar sungai. Arus sungai mempunyai
arah menuju ke bagian yang memanjang. Dengan demikian, struktur ini juga
penentu paleocurrent. Karena struktur ini hanya ada di bagian dasar suatu tubuh arus
dan bagian yang menggembung selalu di bawah, maka flute cast pun handal dalam
menentukan top-bottom perlapisan sedimen. Struktur ini lebih diakibatkan karena
adanya pengaruh benturan atau pembebanan dari batuan atau saltation endapan
misalnya kerakal, sehingga berbentuk seperti lubang, ini diakibatkan karena
pengendapan yang belum sempurna tersebut terbebani mineral endapan diatasnya
sehingga endapan menjadi berlubang dan tidak rata.

5
Sole Marks adalah struktur berskala kecil pada permukaan lapisan yang
disebabkan oleh proses erosi (Nichols, 1999). Struktur yang disebabkan erosi ini akan
berbentuk cekungan pada permukaan lapisan yang disebabkan penggerusan oleh agen
erosi. Nichols (1999) membagi struktur ini menjadi dua, yaitu

a. Scour Marks, yaitu struktur yang disebabkan oleh erosi oleh air yang memiliki arus
turbulen, dan yang kedua adalah tool Marks yaitu struktur yang dihasilkan oleh
proses erosi oleh material yang dibawa oleh air.

Scour Mark ini oleh Nichol dibagi lagi menjadi dua berdasarkan faktor yang
menyebabkan adanya arus turbulen yaitu flute Mark dan obstacle scour. Perbedaanya
adalah pada flute Mark arus turbulen tercipta oleh air itu sendiri, namun pada obstacle
scour arus turbulen disebabkan adanya penghalang. Kedua struktur ini memiliki
kesamaan berupa bentuknya yang asimetri. Pada flute Mark, jika ia terisi oleh
material lain yang terendapkan setelahnya, maka bentukan tersebut disebut flute Cast.
Jadi flute Mark adalah struktur yang dimiliki lapisan di bagian bawah, sedangkan
flute cast adalah struktur yang dimiliki oleh lapisan selanjutnya yang lebih muda.
Kekhasan ini menjadikan flute cast dan flute Mark sering dijadikan sebagai Key Bed
penentu urutan batuan. Dari beberapa variasi struktur yang diproduksi oleh jalanya
arus yang paling umum adalah flute yang terbentuk dari cetakan di permukaan
lempung dan terisi dengan pasir dan oleh karena itu digambarkan sebagi
pengangkutan struktur atau flute cast berada di posisi terbawah atau lapisan dasar dari
hamparan lapisan pasir.

6
Flute cast adalah struktur yang berbentuk setengah kerucut dengan hidumg
puncakmya berbentuk bundar atau bulat dan bagian lainnya akan melebar dan
menyatu dengan bidang perlapisan. Struktur telah juga didesain seperti flute molds,
flow marks, scour cast, scour fingger, vortex cast dan turbboglyph. Flute cast
mempunyai panjang yang bervariasi dari hanya beberapa centimeter hingga struktur
berukuran raksasa sekitar 1-2 meter panjangnya, solitary flutes sangat jarang
ditemukan. Pada umumnya dia muncul sebagai suatu kelompok dimana satu jenis
flute cast dapat terbentuk dengan ruang luas, ruang tertutup bahkan pertambalan, hal
ini sangat umum umtuk laisan batu pasir yang beruntun umtuk menampilkan flute
cast, dengan kata lain ketika kondisi sangat tepat untuk memproduksi suatu kelompok
flute menjelang pengendapan dari satu lapisan pasir, kondisi ini terjadi menjelang
penbentukan dari lapisan subsekuen.
Flute cast mempunyai variasi bentuk,variasi tersebut dalam satu kelompok menjadi
lebih atau sedikit mirip, beberapa berstruktur clongate berhubungan dengan strukur
terbatas; lain mempunyai bentuk broader deltoid. Beberapa mempunyai bentuk
simetri bilateral yang bagus yang lain menunjukan sedikit bentuk pada umumnya
denagn beak terputar. Hal ini tampaknya merupakan transisi dari bentuk sempurna
flute cast hingga scour cast yang melintang lebih irregular dan juga berhubungan
dengan elongate furrow cast.
Bentuk yang kurang reguler menyerupai load cast tetapi mempunyai bentuk yang
lebih reguler dan juga menunjukan bukti jelas dari asal proses erosinya, seperti
pembagian dari laminasi di subjacent lempung atau silt.laminasi mungkin akan
tererosi berbeda sehingga pasir yang mengisi tersebut akan memperlihatkan jejak
yang membentuk Flute cast yang terpahat, sebagai perbandingan laminasi berasosiasi
dengan load cast pembentukannya tidak bergantung pada struktur melainkan
terbentuk oleh erosi. Beberapa pengisi dari struktur flute adalah penyebab dari
pembebanan dan deformasi, seperti load casted. Flute mark merupakan contoh yang
bagus dari struktur yang sangat hebat merupakan tipe yang yang sulit untuk
diklasifikasikan.

7
Walaupun flute mungkin berasosiasi dengan saluran (alur) yang bukan merupakan
peraturannya, biasanya mereka eksklusif.
Flutte tampaknya merupakan produk dari arus local yang terputar, ukurannya sangat
bergantung pada ukuran dari putaran, kemudian mungkin menjadi rumgsi dari
kekuatan arus, ketika kondisi arus sangat tepat untuk memproduksi satu putaran maka
akan berkenbanng tetap di lapangan dari semacam vortices. Ada banyak factor yang
tidak dikenal yang mengontrol ukuran, bentuk dan keruangan dari flute
(Allen,1826,fig 1-2) menyediakan klasifikasi yang menyeluruh untuk bermacam
macam kelompok flute.
Flute merupakan paling umum dan paling brguna untuk produksi arus sole marks,
bentuk mereka adalah pemandu yang tepat atas direksi dari aliran arus, dan walaupun
tidak eksklusif flute merupakan produk dari arus turbidit yamg paling berkarakteristik
dari fasies flysch.
Struktur diproduksi oleh arus scour dan sekarang ini untuk flute adalah arus crescent
(Hufeisenwulse), tentu saja merupakan depresi berbentuk sepau kuda dikembangkan
oleh scour current,mengelilingi hamparan obstacle di permukaan pasir, pada
umumnya membentuk lingkaran innuclast shale di batu pasir fluvial,clas dan moat
terkubur dengan pasir yang ada. Akhirnya shale yang terlapukan keluar meninggalkan
lubang. Noat tampak terangkat keluar dari bagian bawah pada lapisan batu pasir
mengelilinga lubang tersebut.

8
KESIMPULAN

Struktur Flute cast Adalah struktur sedimen yang terjadi akibat material-material
yang dibawa arus menggerus bagian dasar sungai. Arus sungai mempunyai
arah menuju ke bagian yang memanjang. Struktur ini lebih diakibatkan karena adanya
pengaruh benturan atau pembebanan dari batuan atau saltation endapan misalnya
kerakal, sehingga berbentuk seperti lubang, ini diakibatkan karena pengendapan yang
belum sempurna tersebut terbebani mineral endapan diatasnya sehingga endapan
menjadi berlubang dan tidak rata. Struktur ini biasanya di temukan di sungai-sungai
yang mempunyai arus dasar lumayan deras sehingga membuat struktur ini.

9
DAFTAR PUSTAKA

https://www.scribd.com/doc/214210677/STRUKTUR-SEDIMEN
https://www.google.com/search?q=sedimen+flute+cast&client=firefox-
b&tbm=isch&imgil=vHmLkS9J41H68M%253A%253BStcdiup3JqmagM%253Bhttp
%25253A%25252F%25252Ffahriadhari.blogspot.com
%25252F2013%25252F04%25252Fstruktur-sedimen-menurut-sellay-
1970.html&source=iu&pf=m&fir=vHmLkS9J41H68M%253A
%252CStcdiup3JqmagM%252C_&usg=__JstLUnjK6gFkj8WMIQjJYfZal7Q
%3D&biw=1366&bih=628&ved=0ahUKEwjfhr-
egonPAhWMto8KHaloBtsQyjcINg&ei=ezLWV5_dKYztvgSp0ZnYDQ
https://www.google.com/search?q=sedimen+flute+cast&client=firefox-
b&tbm=isch&imgil=vHmLkS9J41H68M%253A%253BStcdiup3JqmagM%253Bhttp
%25253A%25252F%25252Ffahriadhari.blogspot.com
%25252F2013%25252F04%25252Fstruktur-sedimen-menurut-sellay-
1970.html&source=iu&pf=m&fir=vHmLkS9J41H68M%253A
%252CStcdiup3JqmagM%252C_&usg=__JstLUnjK6gFkj8WMIQjJYfZal7Q
%3D&biw=1366&bih=628&ved=0ahUKEwjfhr-
egonPAhWMto8KHaloBtsQyjcINg&ei=ezLWV5_dKYztvgSp0ZnYDQ#imgrc=AS1
2U6AwTECaDM%3A

10
11