Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN KETUBAN PECAH DINI

NO.DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


024.03.034 04 1 dari 3

Disahkan oleh :
SPO (Standar
Direktur RSUD KARAWANG
Tanggal terbit
Prosedur
01-0802016
Operasional)
Dr. H.ASEP HIDAYAT LUKMAN ,M.M
NIP. 19590730 198702 1 007
Keadaan dimana diagnosa dan terapi ketuban pecah dini
Kriteria diagnosa
Pengertian
1 Hamil >20 minggu
2 Keluar air ketuban dari rahim
Tujuan Sebagai acuan dalam pelaksanaan diagnosa dan terapi ketuban pecah dini
Ruang lingkup SMF obgyn paramedic ruang tindakan perawatan kebidanan
Kebijakan Standar pelayanan medis
1 Anamnesa
a Keluar air dari vagina
b Hamil 20 minggu atau lebih
c Kontraksi rahim mungkin ada mungkin tidak
2 Pemeriksaan fisik
a Umum : tanda-tanda vital, perhatian terutama pada suhu badan
b Obstetri
1 Tinggi fundus uteri letak dan presentasi janinnya turun bagian terbawah janin,
kontraksi rahim, denyut jantung rahim
Prosedur 2 Inspekulo (tampak cairan keluar dari ostium uteri eksternum)
3 Pemeriksaan penunjang
a Tes kertas lakmus : lakmus merah menjadi biru
b Laboratorium : leukosit > 15.000 menunjukan infeksi
c USG : membantu menentukan usia kehamilan letak janin, berat janin, letak dan gradasi
plasenta dan jumlah air ketuban
d CTG : untuk mendeteksi adanya gawat janin
4 Diagnosa banding
a Fistula vesiko vaginadengan kehamilan
b Stres inkotinensia
5 Therapi
a. Konservatif
1 Rawat dirumah sakit
2 Antibiotik kalau ketuban pecah > 6 jam (ampicilin atau eritomisin)
3 Bila umur kehamilan < 32-24 minggu di rawat selama air ketuban tidak keluar lagi
4 Di berikan steroid selama 7 hari untuk mematangkan paru-paru janin
5 Bila pada usia kehamilan 34 minggu masih keluar air ketuban maka usia kehamilan 35
minggu di pertimbangkan untuk terminasi
6 Nilai tanda-tanda infeksi (suhu, leukosit)
b. Aktif
1. Kehamilan > 36 minggu, induksi dengan oksitosin bila gagal seksio sesarea
2. Bila ada indikasi seperti CPD atau letak lintang, seksio sesarea
3. Bila ada tanda-tanda infeksi, berikan antibiotik dosis tinggi dan kehamilan/persalinan
diakhiri
a) Bila skore pelvic < 5 akhiri dengan seksio sesarea
b) Bila skore pelvic > 5 induksi denganpartus pervagina
c) Bila infeksi berat, seksio sesarea
6 Konsultasi
Tidak ada
7 Perawatan rumah sakit
Harus di rawat di rumah sakit sampai setelah perawatan dari tindakan terminasi kehamilan
selesai dari tindakan terminasi selesai
8 Penyulit
Infeksi sampai sepsis
9 Informed consent
Perlu bila akan di lakukan tindakan positif