Anda di halaman 1dari 6

UJI SCHEFFE

Uji Scheffe dilakukan melalui distribusi probabilitas pensampelan F-Fisher Snedecor.

Langkah-langkah yang perlu ditempuh pada metode Scheffe ialah:

1. Identifikasikan semua pasangan komparasi rataan yang ada. Jika terdapat k


k ( k 1)
perlakuan, maka ada pasangan rataan dan rumuskan hipotesis yang
2
bersesuaian dengan komparasi tersebut.

2. Tentukan tingkat signifikan (pada umumnya yang dipilih sama dengan pada uji
analisis variansinya).

3. Carilah nilai statistic uji F dengan menggunakan formula berikut

Fi j
X i Xj
2

1 1
RKG
n n
i j

dengan:

Fi-j = nilai Fobs pada pembanding perlakuan ke-i dan perlakuan ke-j;
Xi = rataan pada sample ke-i;
Xj = rataan pada sample ke-j;
RKG = rataan kuadrat galat, yang diperoleh dari perhitungan analisis variansi;
ni = ukuran sample ke-i;
nj = ukuran sample ke-j;
4. Tentukan daerah kritis dengan formula berikut:
= {| > ( 1);1, }

5. Tentukan keputusan uji untuk masing-masing komparasi ganda.


6. Tentukan kesimpulan dari keputusan uji yang ada.

Contoh :
Di suatu sekolah pada saat yang hampir bersamaan kedatangan tiga orang salesman dari tiga
penerbit bahan belajar mandiri, yaitu Penerbit A, Penerbit B, Penerbit C. Menurut masing-masing
penerbit bahan belajar terbitannya paling baik di antara bahan belajar yang ada. Tentu saja,
sekolah tidak akan membeli ketiga-tiganya sekaligus, namun hanya akan membeli bahan belajar
yang paling baik diantara ketiganya. Untuk memilih bahan belajar yang paling baik, kepala
sekolah mengujicobakan bahan belajar tersebut kepada tiga kelompok, yaitu kelompok I, II, III.
Siswa-siswa kelompok I (7 orang) diminta mempelajari bahan belajar penebit A, siswa-siswa
kelompok II (9 orang) diminta untuk mempelajari bahan belajar penerbit B, dan siswa-siswa
kelompok III diminta untuk mempelajari bahan belajar penerbit C. Setelah selesai mempelajari
bahan tersebut, kepada mereka diberikan tes yang sama. Skor mereka adalah sebai berikut:
Kelompok I : 87 80 74 82 74 81 97
Kelompok II : 58 63 64 75 70 73 80 62 71
Kelompok III : 81 62 70 64 70 72 92 63
Jika diambil = 5%, bagaimana kesimpulan penelitian tersebut? Diasumsikan semua persyaratan
analisis variansi dipenuhi.

Solusi:

Pertama-tama, lakukanlah ANAVA terlebih dahulu sebagai berikut :

1. Perumusan Hipotesa
H0 : 1 = 2 = 3
H1 : paling sedikit ada dua rataan yang tidak sama
2. Taraf Signifikan = 5%
3. Statistik Uji
RKA
F
RKG
4. Komputasi
Tabel Analisis Variansi

Total
Bahan Ajar
A B C
87 80 58 63 81 62
74 82 64 75 70 64
Data
74 81 70 73 70 72
Amatan
97 80 62 92 63
71
nj 7 9 8 N = 24
Tj 575 616 574 G = 1765

Xj 82.14 68.44 71.75 X = 73.54

X j
2
j 47615 42568 41918 X
j
2
j = 132101

T2 T j2
n
47232.14 42161.78 41184.5 n
j
= 130578.42
j

SSj
382.86 406.22 733.5 SS
j
j = 1522.58

JKA = 777.38 JKG = 1522.58 JKT = 2299.96


dkA = 2 dkG = 21 dkT = 23
RKA = 388.69 RKG = 72.50
Diperoleh Fobs = 5.36
Dan diperoleh juga
Tabel Rangkuman Analisis Variansi

Sumber JK dk RK Fobs F p

Perlakuan 777.38 2 388.69 5.36 3.47 > 0.05

Galat 1522.58 21 72.50 - - -

Total 2299.96 23 - - - -

5. Daerah Kritik DK = {F|F > 3.47} ; Fobs = 5.36 DK


6. Keputusan Uji : Ho ditolak
7. Kesimpulan : Ketiga bahan belajar tersebut tidak mempunyai mutu yang sama

Setelah dalam keputusan uji Ho ditolak, maka untuk menentukan bahan belajar manakah yang
paling baik, dilakukan uji komparasi ganda dengan Metode Scheffe, sebagai berikut :
1. Komparasi rataan Ho dan H1-nya tampak pada table berikut
Komparasi Ho H1

1 vs 2 1 = 2 1 2

2 vs 3 2 = 3 2 3

1 vs 3 1 = 3 1 3

2. Taraf signifikansi : = 5%
3. Komputasi
F1 2 10.20 F23 0.64 F13 5.56

4. Daerah Kritik : DK = {F|F>(2)(3.47))}={F|F>6.94}


5. Keputusan Uji :
Dengan membandingkan Fobs dengan daerah kritik, tampak bahwa perbedaan yang signifikan
hanyalah antara 1 dan 2

6. Kesimpulan :
Bahan Ajar A sama baiknya dengan Bahan Ajar C, Bahan Ajar B sama baiknya dengan Bahan Ajar
C, tetapi Bahan Ajar A lebih baik daripada Bahan Ajar B

Dari dua analisis tersebut (ANAVA dan komparasi ganda), dapat disimpulkan bahwa ketiga bahan
belajar tersebut mempunyai kualitas yang berbeda. Dari ketiganya, yang paling baik adalah bahan
belajar dari penerbit A, disusul dari penerbit B, dan dari penerbit C.

Atau


( )2
=

( ) + ( )

UJI SCHEFFE
Contoh
Di suatu sekolah pada saat yang hampir bersamaan kedatangan tiga orang salesman dari tiga
penerbit bahan belajar mandiri, yaitu Penerbit A, Penerbit B, Penerbit C. Menurut masing-masing
penerbit bahan belajar terbitannya paling baik di antara bahan belajar yang ada. Tentu saja,
sekolah tidak akan membeli ketiga-tiganya sekaligus, namun hanya akan membeli bahan belajar
yang paling baik diantara ketiganya. Untuk memilih bahan belajar yang paling baik, kepala
sekolah mengujicobakan bahan belajar tersebut kepada tiga kelompok, yaitu kelompok I, II, III.
Siswa-siswa kelompok I (7 orang) diminta mempelajari bahan belajar penebit A, siswa-siswa
kelompok II (9 orang) diminta untuk mempelajari bahan belajar penerbit B, dan siswa-siswa
kelompok III (8 orang) diminta untuk mempelajari bahan belajar penerbit C. Setelah selesai
mempelajari bahan tersebut, kepada mereka diberikan tes yang sama. Skor mereka adalah sebagai
berikut:
Kelompok I : 87 80 74 82 74 81 97
Kelompok II : 58 63 64 75 70 73 80 62 71
Kelompok III : 81 62 70 64 70 72 92 63
Jika diambil = 5%, bagaimana kesimpulan penelitian tersebut? Diasumsikan semua persyaratan
analisis variansi dipenuhi.

1. Hipotesis
2. Taraf nyata = 5%

3. Statistik Hitung
No Kelompok I Kelompok II Kelompok III
1 87 58 81
2 80 63 62
3 74 64 70
4 82 75 64
5 74 70 70
6 81 73 72
7 97 80 92
8 62 63
9 71
Rata-Rata

4. Kriteria Pengujian
5. Simpulan

UJI RENTANG NEWMAN-KEULS


Langah perhitungan :
1. Urutkan nilai tengah perlakuan (biasanya urutan menaik)
2. Hitung wilayah nayat terpendek untuk wilayah dari berbagai nilai tengah dengan
menggunakan rumus berikut:
= , ,

= ,,

Dimana:
KTG = kuadrat Tengah Galat
R = ulangan
,, = nilai wilayah nyata dari student
= jarak(2,3,t);
= derajat kebebasan

3. Kriteria Uji
Bandingkan nilai mutlak selisih kedua rata-rata yang akan kita lihat perbedaannya
dengan nilai wilayah nyata terprndek dengan kriteria pengujian sebagai berikut:
Jika |1 +
4. bnm