Anda di halaman 1dari 3

BAB III

MINERALOGI KIMIAWI

II.3 Mineralogi Kimiawi


Mineralogi Kimiawi adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat kimiawi dari mineral.
Meliputi perubahan yang terjadi bila dipanasi oleh api oksidasi maupun api reduksi
mengenai perubahan warna, sublimasi, pengembunan, penggarangan dan lain-lain, serta
mempelajari sistematika mineral kedalam golongan-golongan atas dasar senyawa
kimianya.

A. Maksud dan tujuan


1. Mengetahui sifat-sifat kimia yang penting dari setiap mineral
dengan metode yang sesuai.
2. Melengkapi data yang diperoleh dari penyelidikan secara fisis.

B. Alat-alat yang dipergunakan


1. Pipa tiup
2. Lampu spirtus
3. Kawat platina
4. Jarum preparat
5. Gelas arloji
6. Keping gips
7. Bor tangan
8. Buluh tertutup
9. Magnet

C. Nyala Api
a. Struktur nyala api.
D. Pembagian Penyidikan
a. Penyelidikan basah dengan regensia
1. Mutiara borax
Alat-alat : - lampu spirtus
- pipa tiup
- kawat platina
- jarum preparat
- gelas arloji
Regensia : - HCl encer
- Soda
- tepung borax Na2B4O7
Bahan : - pyrolusite (MnO2)
- prusi (CuSO4)
- Magnetit (Fe3O4)
- Kalium bichromat

Cara Penyelidikan
1. Bersihkan kawat platina dengan jalan memasukkannya ke dalam
lampu spirtus, supaya cepat bersih, masukkan ke dalam HCl encer, kemudian dipanaskan.
Begitu berulang-ulang sampai bersih (berwarna putih).
2. Masukkan kawat platina ke dalam tepung borax
3. Panaskan ke dalam api oksidasi sampai terbentuk manik-manik
(mutiara borax) yang berwarna jernih tanpa noda sedikitpun.
4. Masukkan mutiara borax (dalam keadaan panas) ke dalam bubuk
mineral yang akan diselidiki.
5. Panaskan dengan api oksidasi.
6. Amati dan catat warna pada waktu panas dan pada waktu dingin.
7. Buatla mutiara borax lagi dan masukkan ke dalam tepung mineral
yang akan diselidiki.
8. Panasi dengan api reduksi.
9. Amati dan catat warna pada waktu panas dan pada waktu dingin.
10. Cocokkan dengan tabel Bead Corolation Kranss, maka dapat diketahui
unsur yang diselidiki.

Tabel Bead Coloration Kranss

No Oksidasi Borax Bead


Nyala api oksidsi Nyala api reduksi
dari
1. Mn Violet kemerahan Tak berwarna
2. Co Biru Biru
3. Cu Biru hijau Merah Opaq
4. Ni Coklat kemerahan Abu-abu Opaq
5. Fe Kuning Hijau pucat
6. Cr Hijau kekuningan Hijau pucat
7. U Kuning Hijau pucat tak berwarna
8. V Hijau kekuningan Hijau cerah
9. Ti Tak berwarna Violet Kecoklatan
10 Mo Tak berwarna Coklat
.
11. W Tak berwarna Kuning-Coklat kemerahan
12 Si Tak berwarna Tak berwarna
.