Anda di halaman 1dari 2

CONTOH OPC KURSI

Komponen :
1. Komponen rangka, terbuat dari profil besi
2. Komponen tempat duduk kursi, terbuat dari kayu jati
3. Komponen sandaran kursi, terbuat dari kayu jati
4. Komponen alas tempat menulis, terbuat dari kayu jati

Komponen rangka merupakan komponen utama, sehingga dalam peta proses operasi dipetakan
disebelah kanan kertas. Waktu yang dihabiskan di masing-masing kegiatan, biasanya dinyatakan
dalam jam, walaupun tidak mengikat. Untuk pemeriksaan tidak diberikan waktu tertentu. Para
pemeriksa dianggap sudah mampu bekerja secara tetap/biasa. Keterangan yang lebih lengkap tentang
operasi dan pemeriksaan untuk pembuatan kursi kuliah adalah sebagai berikut :
Operasi 1. Besi profil yang panjangnya rata-rata 6 meter diukur sesuai ukuran rangka untuk kursi
tersebut.
Operasi 2. Setelah ukurannya sesuai, kemudian profil tersebut dipotong-potong dengan
menggunakan gergaji besi.
Operasi 3. Untuk keperluan penggabungan nanti, ada beberapa bagian profil tersebut yang perlu
dilubangi sesuai dengan ukuran baut, dengan menggunakan mesin bor.
Operasi 4. Bagian profil yang dipotong dan yang dilubangi, dihaluskan oleh gerinda dan secara
keseluruhan profil tersebut disisihkan dari kotor-kotoran karat dengan amplas.

Pemeriksaan 1 Profil-profil yang telah dipotong diperiksa ukurannya sekali lagi agar pada saat
disambung-sambungkan dengan las tidak merubah keseimbangan (comfortable) kursi tersebut.

Operasi 5. Profil-profil yang telah dipotong disambung-sambungkan dengan las karbit, membentuk
rangka kursi.

Pemeriksaan 2 Hasil pengalasan diperiksa, mungkin ada bagian yang belum tersambung dengan baik
atau sebaliknya ada bagian hasil las yang berlebih, sehingga perlu dikikir/dibuang.
Operasi 6. Setelah rangka kursi selesai dibuat, kemudian rangka tersebut dicat dengan menggunakan
penyemprot cat air brush.
Operasi 7. Kayu jati yang dibentuk papan diserut sehingga mencapai ketebalan yang sesuai dan
cukup halus.
Operasi 8. Papan yang sudah cukup halus digambar dengan menggunakan mal untuk membuat
tempat duduk sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
Operasi 9. Setelah diukur (digambar dengan alat tulis), kemudian dipotong dengan gergaji. (Dan
seterusnya hingga operasi 24).