Anda di halaman 1dari 6

Upaya Kesehatan KB

Table Cakupan Peserta KB Aktif di Puskesmas Setu 1 pada tahun 2015

CAKUPAN KINERJA
No. JENIS KEGIATAN SASARAN PENCAPAIAN TARGET
(4/3 X 100%) (5/6 X 100%)
1 Cakupan peserta KB 6
Aktif 39.962 26.197 65,55 100,00 5,55

Dalam tabel tersebut, terlihat sasaran cakupan peserta KB aktif sebanyak 39.962
dengan pencapaian sebanyak 26.197 atau nilai cakupan sebesar 65,55 %. Peserta KB
aktif mencakup jumlah peserta KB MJP maupun Non MJP di wilayah kerja
Puskesmas Setu 1 dalam kurun waktu 1 tahun. Apabila dilihat dari target yang harus
dicapai yaitu sebesar 100 % maka pencapaian masih jauh dari target yang
diharapkan. Untuk melihat akar permasalahan diatas maka dibuatlah diagram
ishikawa ( fish bone ).
DIAGRAM ISHIKAWA / FISH BONE
CAKUPAN PESERTA KB AKTIF

METODE MAN
Kurangnya
Pertemuan/ skill petugas Rekruitme
meeting petugas n tidak
Penyuluha
Koordinasi n kurang Terbatasny
lintas sektor a jumlah
kurang RENDAH
PLKB
NYA
CAKUP
AN
Tidak Tidak ada
PESER
Sarana TA
informasi KB

MONEY/ MATERIAL
DANA
Rangkuman Diskusi pada Diagram Fish Bone
Possible Root Cause Discussion Root Cause
(?)
Man
Terbatasnya petugas PLKB Terbatasnya petugas PLKB karena tidak Y
adanya rekruitmen tenaga dapat di atasi
dengan membentuk Pos KB desa untuk
membantu PLKB melakukan kegiatan
penyuluhan KB.
Material
Tidak ada sarana informasi Tidak adanya sarana pendukung untuk N
penyebaran informasi alat kontrasepsi
sehingga sering terjadi kesalahan persepsi
mengenai KB di masyarakat .
Methode
Koordinasi Lintas sector Koordinasi yang dilakukan sebatas Y
kurang pelaporan bulanan dan bukan pelaksanaan
program untuk meningkatkan cakupan .
Penyuluhan kurang Kurangnya skill petugas lapangan untuk Y
melakukan penyuluhan mempengaruhi
penyebaran informasi kepada masyarakat
mengenai program.
Money
Tidak adanya dana untuk Dana untuk program KB tidak ada, hal ini N
program KB disebabkan karena kegiatan program KB
dilakukan oleh lintas sektor / UPTD KB .

Dari tabel diatasdapat diambil kesimpulan bahwa tidak tercapainya cakupan CU/PUS,
dikarenakan oleh:
Kurangnya koordinasi lintas sektor, karena tidak adanya pertemuan antara
petugas KB dan PL KB
Frekuensi penyuluhan kurang, karena PL KB kurang aktif untuk memberikan
informasi ke masyarakat ( seperti : Poster, Leaflet ) di Puskesmas, Posyandu
Jumlah petugas PL KB kecamatan kurang, karena tidak ada penerimaan
pegawai PL KB
Rencana Tindak Lanjut
no Upaya Kegiatan Sasaran Target Volume Rincian Pelaksanaan Lokasi Tenaga Jadwal Biaya
Kesehat Kegiatan Pelaksanaan pelaksana
an
1. KB Mengadakan Petugas 2 orang 4 kl Menjadwalkan pertemuan Puskesmas 1. Petugas Maret, 4 kl x 2 org
pertemuan rutin KB kegiatan rutin 3 bulan sekali antara Setu 1 KB Juni, x Rp.
3 bulan sekali puskesma PL KB dengan petugas puskesmas September 20.000 =
s dan PL KB puskesmas setu 1 , Rp.
KB 2. UPTD KB Desember 160.000
2. KB Mengadakan PUS, 5 desa 6 kali Menjadwalkan Desa 1. Petugas Mei, Snack :
penyuluhan ke WUS. kegiatan penyuluhan setiap 2 bulan KB Agustus, 25 org x 6
setiap desa di sekali di setiap desa puskesma Oktober, kl keg x
wilayah kerja wilayah kerja puskesmas s setu 1 November Rp.20.000
puskesmas setu 1 setu 1 2. UPTD , =
KB Desember Rp.3.750.0
00

Transport :
1 org x 6 kl
kegiatan x
Rp.50.000
= Rp.
300.000
3 KB Membentuk Pos Kader 5 desa 1 kali Pembentukan 1 Pos KB Desa 1. Petugas Mei 2017 Transport :
KB desa kegiatan Desa untuk setiap desa KB 1 org x 5
puskesmas desa x
setu 1 Rp.50.000
2. UPTD KB = Rp.
250.000