Anda di halaman 1dari 26

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
INECU(Indonesian ECU) Sebagai Inovasi ECU (Electronic Control Unit)
pada Sepeda Motor Varian Lama Berbasis Mikrokontroler yang Mudah dan
Murah dalam Pemasanganuntuk Mewujudkan Indonesia Bebas Polusi

BIDANG KEGIATAN :
PKM KARSA CIPTA

Diusulkan oleh:
Giri Wahyu Pambudi NIM. 15504241055 Angkatan 2015
Roos Arifin Agung Y. NIM. 13518241025 Angkatan 2013
Andri Setyawan NIM.13518241030 Angkatan 2013

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


YOGYAKARTA
2015
2
3

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN............................................................................. ii
DAFTAR ISI........................................................................................................ iii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................ iv
DAFTAR TABEL................................................................................................. v
RINGKASAN....................................................................................................... vi

BAB 1PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................................... 1
1.2 PerumusanMasalah................................................................................... 2
1.3 Tujuan....................................................................................................... 2
1.4 Luaran yang Diharapkan.......................................................................... 2
1.5 Manfaat..................................................................................................... 2

BAB 2TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Konsep Sistem Kontrol Elektronik.......................................................... 3
2.2 Konstruksi Sistem Kontrol Elektronik .................................................... 3
2.3 Konsep INECU ( Indonesian ECU )........................................................ 3
2.4 Konstruksi INECU ( Indonesian ECU ).................................................. 3
2.5 Sistem Kontrol INECU ( Indonesian ECU )............................................ 4

BAB 3METODE PELAKSANAAN


3.1 TempatdanWaktuPelaksanaan.................................................................. 5
3.2 Alat dan Bahan......................................................................................... 5
3.3 ProsesPerancangandanPembuatan............................................................ 5
3.4 TahapPelaksanaandanUjiCoba................................................................. 6

BAB 4BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 AnggaranBiaya........................................................................................ 8
4.2 JadwalKegiatan........................................................................................ 8

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 9
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua, AnggotadanDosenPembimbing...................... 10
Lampiran 2.JustifikasiAnggaranKegiatan.................................................... 14
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Pelaksanadan Pembagian Tugas....... 17
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana........................................... 18
Lampiran 5.GambaranTeknologi.................................................................. 19
4

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Flow Chart Kerja INECU.................................................................. 5


5

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1Ringkasan Anggaran Biaya Kegiatan..................................................... 8


Tabel 4.2Jadwal Rencana Kegiatan....................................................................... 8
6

RINGKASAN

Angka polusi yang disebabkan oleh emisi sepeda motor di Indonesia masih
sangat tinggi. Meskipun pada sepeda motor yang diproduksi akhir-akhir ini sudah
menggunakan teknologi EFI (Electronic Fuel Injection) yang mampu mengurangi
emisi gas buang pada mesin sepeda motor namun jumlah sepeda motor yang
belum dilengkapi teknologi ini masih sangat banyak dijumpai di masyarakat.
Bahkan mayoritas belum menggunakan teknologi ini, sehingga pengurangan
polusi akibat emisi gas buang sepeda motor masih sangat kecil. Teknologi mesin
EFI hanya mampu mengurangi penambahan polusi akibat emisi gas buang sepeda
motor, karena masyarakat belum mau meninggalkan kendaraan yang belum
menggunakan teknologi EFI dan masih enggan untuk merubah sistem bahan bakar
sepeda motor lama menjadi sistem EFI. Hal ini dikarenakan harga ECU
(Elektronik Control Unit) yang digunakan sebagai otak dari sistem Teknolgi EFI
yang mahal dan dalam pemasangannya harus melakukan banyak perubahan dari
mesin bawaan sepeda motor tersebut.

Berdasarkan keterangan diatas kami bermaksud untuk membuat ECU


(Elektronik Control Unit) yang lebih murah dan mudah dalam pemasanganya pada
sepedamotor varian lama untuk mengurangi penambahan polusi di Indonesia
khuhusnya emisi yang dihasilkan dari gas buang dari sepeda motor varian lama.
ECU yang akan kami buat akan memanfaatkan konstruksi bawaan sepeda
motor vrian lama dan teknologi mikrokontroler agar dalam pembuatannya tidak
terlalu menggunakan banyak bahan sehingga mampu menekan biaya
pembuatannya. Dan mudah disesuaikan dengan karakter mesin sepeda motor
yang berbeda-beda di Indonesia.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, namun bukan
berarti dengan berkembangnya teknologi yang pesat mampu mengatasi
permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan, salah satunya adalah
teknologi sistem bahan bakar EFI ( Elektronic Fuel Injektion ) pada mesin
Sepeda motor varian baru saat ini. Teknologi ini bertujuan untuk menambah
efisiensi penggunaan bahan bakar yang diperlukan oleh mesin sehingga
didapatkan konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit, performa mesin yang
maksimal dan emisi gas buang yang ramah lingkungan.
7

Teknologi ( Elektronic Fuel Injektion ) pada Sepeda Motor pertama


kali diperkenalkanoleh Astra Honda Motor pada Sepeda motor Supra X 125
PGM FIpada tahun 2005 (Sumber : Otomotif.metrotvnews.com/2014 )
Berdasarkan data di atas maka dapat disimpulkan bahwa Sepeda Motor
yang beredar di Indonesia sebelum tahun 2005 masih menggunakan sistem
bahan bakar karburator yang masih menggunakan cara manual untuk
mengatur efisiensi penggunaan bahan bakarnya agarmendapatkan konsumsi
bahan bakar yang lebih sedikit, performa mesin yang maksimal dan emisi gas
buang yang ramah lingkungan.
Tercatat pada tahun 2004 Jumlah Sepeda Motor di Indonesia mencapai
23.061.021unit ( Sember : Badan Pusat Statistik )
Artinya 23.061.021 unit sepeda motor yang berada di Indonesia yang
belum memakai Teknologi ( Elektronic Fuel Injektion ) ini menjadi salah satu
sumber polusi yang berbahaya bagi lingkungan.
Teknologi ( Elektronic Fuel Injektion ) pada sepeda motor varian baru
yang diproduksi mulai tahun 2005 dirasa belum mampu mengurangi polusi
yang berbahaya bagi lingkungan di Indonesia, karena karakteristik Orang
Indonesia yang akan tetap memakai Sepeda Motornya selama masih bisa
digunakan.
Sebenarnya pada Sepeda motor yang diproduksi sebelum tahun 2005
dan masih menggunakan sistem bahan bakar karburator ini bisa dimodifikasi
menjadi sistem bahan bakar EFI( Elektronic Fuel Injektion ), namun harga
modul / control unit untuk system bahan bakar EFI( Elektronic Fuel Injektion
) di pasaran masih terlalu mahal dan pemasangannya dibutuhkan perubahan
yang cukup banyak pada mesin Sepeda motor. Sehingga biaya yang
dibutuhkan juga lebih banyak. Maka dari itu kami bermaksud untuk membuat
modul / control unit untuk system bahan bakar EFI yang mudah diaplikasikan
di mesin Sepeda motor yang masih menggunakan sistem bahan bakar
Karburator dengan memanfaatkan beberapa komponen asli Sepeda motor
tersebut, sehingga tidak terlalu banyak melakukan perubahan pada Mesin
Sepeda motor itu sendiri sehinggabiaya yang dikeluarkan bisa di lebih
sedikit

1.2 Perumusan Masalah


Berdasarkan uraian di atas, maka penulis merumuskan
permasalahannya adalah bagaimana membuat Modul / Control Unit sistim
bahan bakar EFI ( Elektronic Fuel Injektion ) dengan Teknologi
Mikrokontroler yang membutuhkan biaya yang murah dan mudah dalam
pemasanganya sehingga mampu mampu mengurangi polusi yang dihasilkan
sepeda motor varian lama di Indonesia.
8

1.3 Tujuan Penelitian


Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Modul / Control Unit
sistim bahan bakar EFI ( Elektronic Fuel Injektion ) dengan teknologi
Mikrokontroler yang membutuhkan biaya yang murah dan mudah dalam
pemasanganya pada sepeda motor varian lama untuk mengurangi polusi di
Indonesia.

1.4 Luaran yang Diharapkan


Modul / Control Unit sistim bahan bakar EFI ( Elektronic Fuel
Injektion ) dengan teknologi Mikrokontroler yang membutuhkan biaya yang
murah dan mudah dalam pemasanganya pada sepeda motor varian lama

1.5 Manfaat Penelitian


1. Mampu mengurangi pencemaran lingkungan yang berasal dari emisi gas
buang yang dihasilkan Sepeda motor varian lama.
2. Terciptanya Modul / Control Unit Sistim Bahan Bakar EFI ( Elektronic
Fuel Injektion ) Sepeda Motor varian lama yang mudah dan murah
dalam pemasangan.
3. Terciptanya Modul / Control Unit sistim bahan bakar EFI ( Elektronic
Fuel Injektion ) yang mampu mengurangi penghasilan emisi gas buang
yang berbahaya bagi lingkungan pada Sepeda motor varian lama
4. Menambah kreativitas Mahasiswa Indonesia dalam menciptakan produk
yang mampu dipersaingkan di Pasar Global

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Konsep Sistem Kontrol Elektronik


Sistem kontrol elektronik merupakan bagian dari sistem bahan bakar
injeksi (EFI) yang berfungsi untuk mengontrol jumlah penginjeksian bahan
bakar pada setiap kondisi kerja mesin. Pemanfaatan elektronik sebagai
pengontrol sistim bahan bakar injeksi memungkinkan dihasilkan akurasi
campuran bahan bakar injeksi memungkinkan dihasilkannya akurasi
campuran bahan bakar dan udara, serta saat pengapian yang paling optimal,
sehingga konsumsi bahan bakar dapat lebih ekonomis, emisi gas buang yang
dihasilkan lebih rendah, dan performa mesin lebih maksimal (Sutiman : 2005)
2.2 Konstruksi Sistem Kontrol Elektronik
9

Sistem kontrol elektronik terdiri dari beberapa komponen yang


bekerja untuk mendeteksi kondisi mesin, diantaranya adalah IAT (IntakeAir
Temperature) sensor, Sensor MAP (Manifold Air Pressure), Throtle Position
Sensor, EOT (Engine Oil Temperature) sensor, Crankshaft position sensor,
Bank Angle Sensor,O2Sensor dan Sensor Sensor lainya.
2.3 Konsep INECU (Indonesian ECU)
Berdasarkan Penjelasan diatas maka INECU (Indonesian ECU)
sebagai Control Unitdari Sistem kontrol elektronik bahan bakar injeksi (EFI)
akan dibuat dengan beberapa inovasi agar didapatkan konstruksi yang lebih
sederhana sehingga mudah dalam pemasangannya pada sepeda motor varian
lama sehingga tidak perlu melakukan banyak perubahan pada konstruksi
bawaan sepeda motor varian lama sehingga biaya yang dibutuhkan bisa lebih
sedikit namun tidak menguragi kinerjanya dalam menentukan campuran
bahan bakar dan udara yang tepat sehingga dihasilkan Emisi Gas buang yang
lebih ramah lingkungan.
2.4 Konstruksi INECU (Indonesian ECU)
INECU (Indonesian ECU) akan dibuat dengan tetap memanfaatkan
Pulser ( Pick Up Coil )Sebagai Pendeteksi Posisi Poros Engkol, tidak
menggunakan Crankshaft Position Sensor karena apabila menggunakan
Crankshaft PositionSensor seperti pada sepeda motor varian baru saat ini
harus melakukan perubahan konstruksi mesin yang dirasa Sulit dilakukan,
meliputi penggantian Magnet dan membuat dudukan Crankshaft Position
Sensor yang baru pada mesin sepeda motor varian lama tersebut.
Selanjutnya Sinyal yang diterima Pulser ( Pick Up Coil )akan dikirim
ke IC ( Integrated Cicuit ) Mikrokontroler yang digunakan untuk menentukan
timing pengapian dan timing injeksi yang selanjutnya dikirim ke Actuator
(Ingition Coil dan Injektor)
Selain itu INECU (Indonesian ECU) juga akan dibuat dengan
memanfaatkan 02 sensor sebagai koreksi ketepatan jumlah campuran bahan
bakar dan udara yang diabakar di ruang bakar, INECU (Indonesian ECU)
juga akan dibuat menggunakan engine Temperatur sensor dengan konstruksi
yang lebih sederhana dengan menggunakan NTC ( Negative Temperature
Coeficient ) untuk memenuhi tujuan dari diciptakannya INECU (Indonesian
ECU), Throtle Position Sensor yang diguanakan juga akan mengadpsi
Throtle Position Sensor sepeda motor varian baru dengan konstruksi yang
sederhana tetapi memiliki keakurasian dalam mendeteksi posisi bukaan katup
throttle.
2.5 Sistim Kontrol INECU (Indonesian ECU)
10

Sistem Kontrol pada mikrokontroler akandiprogram menggunakan


Program Kontrol percabangan bahasa C

if (expression)
<statement>;
else< statement>;

Untuk memproses data yang diterima dari Sensor Sensor dan


selajutnya dikirim ke Actuator( Ignition Coil dan Injektor ). Sedangkan untuk
menentukan waktu / TimingPenginjeksian dan pengapian akan di gunakan
fungsi delay pada Program Mikrokontroler

Instruction;
delay_ms ( time );

BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1 TempatdanWaktu
Program ini dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta selama 4
bulan, yaitu dari bulan Februari 2016 sampai dengan bulan Mei 2016.
3.2 Alat dan Bahan
Alat Bahan
02 Sensor Kunci
Thermo Sensor Bor Listrik
Ignition Coil Assy Gergaji Besi
Rectifier & Regulator Assy Ember Plastik
Injektor Assy Cutter
Throotle Body Assy Inverter DC
Magnetik Switch Atraktor
Fuel Hose Lem tembak
Joint Fuel Hose Gunting
Fuel Pump Assy Solder
11

Unit Trainer Mini Drill


Intake Manifold
Mur Baut
Cat Semprot
Plat Siku 30 mm x 2 mm
Atmega 32
Komponen pendukung
Soket dan kabel
LCD
Battery Assy
Tenol
Pcb
Box komponen

3.3 ProsesPerancangandanPembuatan

a. PersiapanUmum
Dalam tahap ini kegiatan yang dilakukan yaitu adalah menyiapkan
alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang pembuatan Modul /
Control Unit sistim bahan bakar EFI ( Elektronic Fuel Injektion ) Sepeda
Motor Varian Lama Berbasis Mikrokontroler yang Mudah dan Murah
dalam Pemasangan Mewujudkan Indonesia Bebas Polusi ini. Persiapan
umum juga meliputi kegiatan perancangan dan juga persiapan
administratif dari program.
b. RacanganDesain
Rancangan desain Modul / Control Unit sistim bahan bakar EFI
(Elektronic Fuel Injektion ) Sepeda Motor Varian Lama Berbasis
Mikrokontroler yang Mudah dan Murah dalam Pemasangan Mewujudkan
Indonesia Bebas Polusiini dijelaskan dalam dua bentuk yaitu dalam bentuk
diagram blok dan juga flowchart kerja alat.
12

Gambar 3.1 Flow Chart Kerja INECU

3.4 TahapPelaksanaan dan Uji Coba


Dalam Pelaksanaanya program ini dibagi kedalam 6 tahap yaitu meliputi
tahap persiapan umum, pembuatan alat, pengujian alat, perancangan ulang
alat, penerapan alat, dan evaluasi.

a. Persiapan Umum
Bentuk persiapan yang dilakukan untuk menunjang program ini
yaitu meliputi persiapan administratif seperti pembuatan kerangka
laporan, pembuatan instrumen monitoring dan evaluasi program, dan juga
persiapan lain yang bertujuan untuk lebih menata pelaksanaan program
agar dapat terlaksana dengan baik.

b. Pembuatan
Pada tahap ini, pembuatan alat dilakukan dalam empat tahap yaitu
meliputi pembelian komponen (komponen elektronik maupun Unit
Trainer), pembuatan modul injeksi, instalasi diUnit Trainerdan finishing.
Pembuatan Modul / Control Unit yaitu meliputi pembuatan komponen -
komponen elektrik seperti pembuatan sistem minimum mikrokontroler,
pembuatan program, perakitan inputan (berupa sensor) dan output. Dari
Modul / Control Unit yang telah dibuat kemudian dilakukan
instalasi/perakitan di Unit Trainer. Finishing yaitu merapikan dan
memperindah tampilan dari alat yang telah dibuat.

c. Pengujian
Pengujian dilakukan pada alat secara dua tahap. Pada tahap pertama
pengujian dilakukan terhadap komponen pembentuk alat seperti pelipat
tegangan, penyimpanan energi listrik, dan regulator tegangan. Pengujian
tahap kedua dilakukan terhadap Unit Trainer yang telah dirangkai
menjadi satu kesatuan dengan Modul / Control Unitmenggunakan cara
Dyno Testdan Uji Emisi Gas Buang untuk mengetahui daya Mesin dan
Kualitas Emisi setelah di pasangnya INECU ( Indonesian ECU ).
Pembagian tahap pengujian ini dilakukan untuk lebih mempermudah
pemecahan masalah yang mungkin terjadi.

d. Perancangan Ulang
Perancangan ulang dilakukan sebagai bentuk respon terhadap hasil
pengujian yang dilakukan. Tahap ini bertujuan untuk memberikan desain
alat yang lebih baik dari desain sebelumnya. Tahap ini juga dapat dilewati
13

jika pada pengujian pertama tidak didapat masalah yang berarti dari alat
yang dibuat.

e. Penerapan
Pada tahap INECU ( INDONESIAN ECU ) berupa Modul / Control
Unit sudah berhasil dibuat secara keseluruhan dan siap untuk diterapkan
ke sepeda motor varian lama Sebagai Inovasi ECU (Electronic Control
Unit) pada Sepeda Motor Varian Lama Berbasis Mikrokontroler yang
Mudah dan Murah dalam Pemasangan Mewujudkan Indonesia Bebas
Polusi

f. Evaluasi
Tujuan dilakukannya evaluasi adalah untuk mengetahui ketercapaian
tujuan dari program yang dilaksanakan, sehingga nantinya dapat
dilakukan perbaikan dan pengembangan menjadi lebih baik lagi. Evaluasi
dilakukan dengan cara diskusi satu kelompok dan juga dosen
pembimbing.

BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


Penggunaan anggaran yang dibutuhkan untuk penelitian ini sebesar
Rp11,435,000,-
Tabel 4.1 .Ringkasan Anggaran Biaya Kegiatan
No Jenis Pengeluaran Biaya
.
1. Peralatan Penunjang (25%) Rp 2,850,500
2. Bahan Habis Pakai (35%) Rp 3,998,500
3. Perjalanan (25%) Rp 2,975,000
4. Laporan, meterai, dokumentasi, komunikasi, Rp 1,611,000
publikasi (15%)
Jumlah Rp 11,435,000

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 4.2. Jadwal Rencana Kegiatan
Bulan
N
Jenis Kegiatan 1 2 3 4
o
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Perencanaan
14

kegiatan
2 Desain
Rangkaian
3. Pembuatan
Rangkaian
4. Pembuatan
Frame Unit
Trainer
5. Instalasi
INECU di Unit
Trainer
6. Mencari
Settingan yang
tepat
7. Finishing
8. Evaluasi
Program
9. Penyusunan
Laporan

DAFTAR PUSTAKA

Andrianto, Heri.2008. Pemrograman Mikrokontroler AVR ATmega 16. Bandung


: Informatika Bandung

Solikin, Moch. 2005. Sistim Injeksi Bahan Bakar Motor Bensin ( EFI System ).
Yogyakarta : Kampoeng ILMU

Sugiarto. 2014. Modifikasi Sistem Bahan Bakar Karburator Menjadi System


Bahan Bakar Injeksi Pada Suzuki Smash AD 2663 ZG. Yogyakarta :
FT UNY

Asmara, Andik. 2015. Panduan Praktik Mikrokontroller . Yogyakarta : UNY


Press
15
16

LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing
Ketua
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Giri Wahyu Pambudi
2. Jenis Kelamin Laki Laki
3. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif-S1
4. NIM 15504241055
5. Tempat dan Tanggal Lahir Wonogiri, 08 April 1997
6. E-mail Giriwahyu08@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 085728775753
B. Riwayat Pendidikan
Jenjang SD SMP SMA
SDN 4 SMPN 1 SMK N 2
Nama Institusi
EROMOKO WORYANTORO WONOGIRI
Jurusan Otomotif (TKR)
2003-
Tahun Masuk-Lulus 2006-2012 2015-2012
2006
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Waktu dan
Judul Artikel Ilmiah
. Ilmiah/Seminar Tempat
1. 16 Des 2014,
Kunci Pengaman Kendaraan
Seminar Kantor Litbang
Bermotor Ber Password dengan IC
IPTEKDA 2014 Iptek Kab.
LM-4017
Wonogiri
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi
lainnya)
No Institusi Pemberi
Jenis Penghargaan Tahun
. Penghargaan
1. Juara 1 LKS Automobile Dinas Pendidikan
2014
Technology Kabupaten Wonogiri
2. Juara 1 IPTEKDA Litbang Iptek Kab. Wonogiri 2014
3. Juara 5 LKS Automobile Dinas Pendidikan Provinsi
2014
Technology Jawa Tengah
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.
17

Anggota 1
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Roos Arifin Agung Yananto
2. Jenis Kelamin Laki Laki
3. Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika S1
4. NIM 13518241025
5. Tempat dan Tanggal Lahir Tegal, 27 Juni 1995
6. E-mail roos.arifin@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 085742959533
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 MTs N SLAWI SMK N 1
KALISAPU ADIWERNA
Jurusan Teknik
Kendaraan
Ringan
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2013-2010
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Judul Artikel Waktu dan Tempat
. Ilmiah/Seminar Ilmiah
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi
lainnya)
No Institusi Pemberi
Jenis Penghargaan Tahun
. Penghargaan
1.
2.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.

Yogyakarta, 16 November 2015


Pengusul,

[Roos Arifin Agung Yananto]


18

Anggota 2
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Andri Setyawan
2. Jenis Kelamin Laki Laki
3. Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika S1
4. NIM 13518241030
5. Tempat dan Tanggal Lahir Wonogiri, 14 Juni 1994
6. E-mail setya.andri@yahoo.com
7. Nomor Telepon/HP 085726146797
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SMA N 1
SDN 1 SMP N 1
Nama Institusi PURWANTOR
GONDANG PURWANTORO
O
Jurusan IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2013-2010
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Judul Artikel Waktu dan Tempat
. Ilmiah/Seminar Ilmiah
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi
lainnya)
No Institusi Pemberi
Jenis Penghargaan Tahun
. Penghargaan
1.
2.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.
19

Pembimbing Yogyakarta, 16 Oktober 2015


A. Identitas Diri Pengusul,
1 Nama Lengkap Drs. Moch Solikin,M.Kes
2 Jenis Kelamin Laki Laki
3 Program Studi Pend. Teknik Otomotif
4 NIDN 0004046804
5 Tempat dan Tanggal Lahir Surabaya, 4 April[Andri
1968 Setyawan]
6 E-Mail msoto_uny@yahoo.co.id
7 Nomor Telepon/ HP 085867096066
B. Riwayat Pendidikan
Jenjang S1 S2
Universitas Gadjah
Nama Institusi FPTK IKIP Yogyakarta
Mada
Pendidikan Teknik
Jurusan UGM Yogyakarta
Otomotif
Tahun Masuk-Lulus 1992 2005
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
N Nama Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
o
1 Seminar Redesain Alat Penekan Pegas 29 Mei 2010, UNY
Nasional, Katup Untuk Meningkatkan
Kenyamanan dan
Produktifitas Kerja
2 Seminar Nasional Technopreneurship dalam 2009
industry informasi dan
otomotif
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
N Jenis Penghargaan Instansi Pemberi Tahun
o Penghargaan
1 Sertifikat Kompetensi Servis BNSP 2009
Sepeda Motor Karburator
2 Sertifikat Kompetensi Asesor Uji BNSP 2009
Kompetensi
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata ijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.

Yogyakarta, 16 Oktober 2015


Pembimbing,
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

Drs. Moch Solikin,M.Kes


20

1. Peralatan Penunjang
Justifikasi
Material Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Bongkar Pasang
Kunci 1 Set Rp 568,000 Rp 568,000
Kendaraan
Memodifikasi
Bor Listrik 1 Unit Rp 487,000 Rp 487,000
Intake Manifold
Memotong Besi
Gergaji Besi 1 Buah Rp 45,000 Rp 45,000
Dudukan
Ember
Melarutkan FeCl 1 Buah Rp 15,000 Rp 15,000
Plastik
Memodifikasi
Cutter 1 Buah Rp 5,000 Rp 5,000
Filter
Merangkai Bahan
Inverter DC 1 Unit Rp 1,475,000 Rp 1,475,000
trainer
Membersihkan
Atraktor sisa tenol yang 1 Unit Rp 20,000 Rp 20,000
kurang sempurna
Lem tembak merapikan kabel 1 Unit Rp 36,500 Rp36,500
Mengoleskan
Kuas 1 Buah Rp 4,000 Rp 4,000
Thiner
Sebagai media
Downloader 2 Unit Rp 50,000 Rp 100,000
transfer data
Gunting Memotong Kabel 1 Unit Rp 5,000 Rp5,000
Solder Memanasi tenol 1 Unit Rp 45,000 Rp 45,000
Mini Drill Melubangi PCB 1 Buah Rp 45,000 Rp 45,000
SUB TOTAL (Rp) Rp 2,850,500

2. Bahan Habis Pakai


Justifikasi
Material Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Pendeteksi
02 Sensor Oksigen Pada Gas 1 unit Rp 220,000 Rp 220,000
Buang
Thermo Pendeteksi suhu
1 unit Rp 126,000 Rp 126,000
Sensor mesin
Penghasil arus
Ignition
bertegangan 1 unit Rp 62,600 Rp 62,600
Coil Assy
tinggi
Rectifier &
Regulator Penyearah Arus 1 unit Rp 125,000 Rp 125,000
Assy

Injektor Penyemprot 1 unit Rp 192,200 Rp 192,200


Assy Bahan Bakar Ke
21

ruang
pembakaran
Throotle Pengatur Udara
1 Unit Rp 592,800 Rp 592,800
Body Assy Masuk
Memutus dan
Magnetik menghubungkan
1 Unit Rp 64,500 Rp 64,500
Switch Arus ke Motor
Starter
Penghantar Bahan
Fuel Hose Bakar bertekanan 1 unit Rp 62,600 Rp 62,600
tinggi
Membersihkan
Thiner 1 Kaleng Rp 37,000 Rp 37,000
PCB
Melapisi Hasil
Fluks 1 Bungkus Rp 8,500 Rp 8,500
Solderan
Penghubung Fule
Joint Fuel
Hose dengan 1 Unit Rp 30,400 Rp 30,400
Hose
Injektor
Fuel Pump Membuat tekanan
1 Unit Rp 451,000 Rp 451,000
Assy pada bahan bakar
Untuk
Mengetahui
Unit Trainer 1 Unit Rp 950,000 Rp 950,000
kenerja dari
modul
Penghubung head
Intake
cylinder dan 1 buah Rp 53,900 Rp 53,900
Manifold
throttle body
Pemasang Part
Mur Baut Part pada 1 unit Rp 5,000 Rp 5,000
kendaraan
Bahan Bakar
Bensin 2 Liter Rp 7,400 Rp 14,800
Motor Riset
Cat Semprot Mengecat Trainer 1 Buah Rp 25,000 Rp 25,000
Plat Siku 30 Bahan Frame
15 Liter Rp 70,000 Rp 210,000
mm x 2 mm Unit Trainer
Sebagai
Atmega 32 2 meter Rp 50,000 Rp 150,000
processing unit
Sebagai
Komponen pendukung
3 buah Rp 100,000 Rp 200,000
pendukung rangkaian
mikrokontroler
Soket dan
Penghubung 2 Unit Rp 100,000 Rp 100,000
kabel
LCD Display output 1 set Rp 35,000 Rp 70,000
22

Battery
Sumber Arus 2 buah Rp 175,200 Rp 175,200
Assy
Menghubungkan
Tenol kaki komponen 1 Rol Rp 17,000 Rp 17,000
ke PCB
Tempat Dudukan
Komponen dan
Pcb 1 pack Rp 10,000 Rp 10,000
Media
Perangkaian
Box Tempat
1 Buah Rp 45,000 Rp 45,000
komponen Komponen
SUB TOTAL (Rp) Rp 3,998,500

3. Perjalanan
Justifikasi Harga Satuan
Material Kuantitas Jumlah (Rp)
Pemakaian (Rp)
Membawa Mesin
Perjalanan
Trainer Ke
ke tenpat 10 Kali Rp 275,000 Rp 2,750,000
Tempat Uji Dyno
Dyno Test
dan Emisi
Perjalanan
Akomodasi Membeli Alat dan 15 Kali Rp 15,000 Rp 225,000
Bahan
SUB TOTAL (Rp) Rp 2,975,000

4. Lain-lain
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Jumlah (Rp)
Pemakaian Satuan (Rp)

Membuat
Kesekretariata
Proposal dan Rp 150,000
n
Laporan

Mengetahui
Test Emisi & Progres Kualitas
10 Kali Rp 135,000 Rp 1,350,000
Dyno Test Gas Buang dan
Daya Mesin
Lain Lain Rp
111,000
Rp
SUB TOTAL (Rp)
1,611,000
Total (Keseluruhan) Rp
11,435,000
23
24

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas


Alokasi
Program Bidang Waktu
No Nama/NIM Uraian Tugas
Studi Ilmu (Jam/
Minggu)
-Mengkoordinir
Anggota
-Modifikasi
Sistem Bahan
Pend.
Giri Wahyu Teknologi 30 Jam/ Bakar dan
1 Teknik
Pambudi Rekayaasa Minggu Kelistrikan
Otomotif
Motor
-Membuat Unit
Trainer
-Melaksanakan
-Mengelola
Pend. Keuangan
Roos Arifin Teknologi 30 Jam/
2 Teknik -Membuat
Agung Y. Rekayaasa Minggu
Mekatronika Rangkaian
Mikrokontroler
-Mencatat
Semua Data
Pend.
Andri Teknologi 30 Jam/ Riset
3 Teknik
Setyawan Rekayaasa Minggu -Membuat
Mekatronika
Program
Mikrokontroler
25
26

Lampiran 5.GambaranTeknologi

Layout PCB

Scematic System Minimum Microcontroller

Wiring Diagram Control Unit