Anda di halaman 1dari 8

BAB II

PEMBAHASAN

2.1. PERSAMAAN BOLA

Bola merupakan tempat kedudukan titik-titik yang berjarak


sama ke satu titik tetap. Jarak yang sama disebut jari-jari bola
dan titik yang tetap disebut pusat bola. Hubungan antara x, y,
dan z dari semua titik pada bola menyatakan persamaan bola.

2.1.1. Persamaan Pusat

Misal P(x,y,z) sebarang titik pada permukaan bola, maka jarak P


ke O(0,0,0) tetap = R.


PO=R

R= ( x0 ) + ( y 0 ) + ( z0 )
2 2 2
atau

R2=x 2 + y 2+ z2

R2=x 2 + y 2+ z2
Jadi,
Gambar
1

2.1.2. Bola Pusat M(a,b,c) jari-jari R.

Untuk sebarang titik P(x,y,z) pada bola selalu berlaku, bahwa PM


= tetap = R ,atau:

( xa )2 + ( y b )2 + ( zc )2=R

Jadi, 2 2 2
R =( xa ) + ( yb ) + ( zc )
2

Adalah persamaan bola pusat (a,b,c) jari-jari R


Contoh 1

( x1 )2+ ( y+ 3 )2+ ( z5 )2=36, artinya bola dengan pusat M(1,-3,5)

jari-jari R = 6.

2.1.3. Persamaan Parameter Bola.

Bola pusat O jari-jari R dapat ditulis dalam bentuk


persamaan Parameter :

x=R sincos

y=R sinsin

z=R cos

Dimana dan parameter

Bila dari persamaan tersebut, parameter dan dieliminir

terdapat persamaan
2 2 2 2
x + y + z =R .

Bola melalui pusat M(a,b,c) jari-jari R dapat ditulis dalam


bentuk persamaan parameter

xa=R sincos

yb=R sinsin

zc=R cos

2.1.4. Persamaan Bola dalam Koorddinat Bola


Pada bab 1 telah dijelaskan tentang sistem Koordinat Bola, dan
hubungan antara sistem koordinat kartesius dengan sistem
koordinat bola yaitu:

x=rsincos

y=r sinsin

z=r cos

Keterangan:
r = radius = jarak titik P pada bola ke titik pusat O
= sudut antara sumbu z tehadap garis OP, dan

= sudut antara sumbu x terhadap OP1 dengan P1 adalah

proyeksi P pd alas xy
Persamaan bola dalam koordinat bola adalah sebagai berikut:
a. Bola Pada Pusat O jari-jari = a
2 2 2 2
Persamaan bolanya x + y + z =a . r = a
b. Bola pusat (a,0,0), jari-jari = a
r=2 asincos .
c. Bola pusat (0,a,0), jari-jari =a
r=2 asinsin .

d. Bola pusat (0,0,a), jari-jari =a


r=2 cos .

2.2. Bola dan Bidang Rata

Ada tiga kemungkinan kedudukan sebuah bidang rata terhadap


bola:

1. Bidang memotong bola, bila jarak pusat bola ke bidang (d)


kurang dari jari-jari R; d < R.
Irisannya berupa sebuah lingkaran dengan jari-jari r =

R 2d 2 dan pusat lingkarannya adalah titik kaki garis

normal yang melalui pusat bola.


2. Bidang menyinggung bola, bila jarak pusat bola ke bidang
sama dengan jari-jari bola; d = R.
3. Bidang di luar (tidak memotong) bola, bila jarak pusat bola
ke bidang lebih dari jari-jari; d > R

d
d d R R

M R

Gambar 2.a Gambar 2.b Gambar 2.c

Contoh 2.

Selidiki kedudukan bidang V : x + 2y + 2z = 0 terhadap bola

B: x 2+ y 2 + z 2 +2 x + 4 y +4 z =16 . Bila berpotongan, tentukanlah

pusat dan jari-jari lingkarannya.


Penyelesaian:

Bola pusat M (-1,-2,-2) jari-jari R = 1+ 4+ 4+ 16=5

Jarak M ke bidang d = |
144
1+ 4+ 4
=3
|
Ternyata d < R, Jadi bidang memotong bola menurut sebuah

lingkaran, jari-jari lingkaran r = R 2d 2= 259=4

Pusat lingkaran dicari sebagai berikut:


Bilangan arah normal, 1,2,2

Garis normal melalui M (-1,-2,-2) mempunyai persamaan :

x = -1 + t, y=-2 +2t, z = -2 + 2t

disubstitusikan ke persamaan bidang, terdapat nilai t = 1, nilai t


= 1 substitusikan ke persamaan bidang normal, didapat x = 0 , y
= 0, dan z = 0. Jadi pusat lingkarannya (0,0,0).

2.3. Bidang Singgung Bola


2.3.1. Bidang Singgung di Titik P (x1,y1,z1) pada Bola
2 2 2 2
a. Bila bolanya R =x + y + z , maka persamaan bidang
singgung di P

2
x 1 x+ y 1 y + z 1 z=R

b. Bila bolanya ( xa )2 + ( y b )2 + ( zc )2=R2 , maka persamaan

bidang singgung di P

( xa ) ( xa1 ) + ( xa ) ( xa1 )+ ( xa ) ( xa 1 )=R2


2 2 2
c. Bila bolanya x + y + z + Ax + By+Cz+ D=0 , maka persamaan
bidang singgung di P

1 1 1
x . x 1+ y . y 1+ z . z1 + A ( x + x1 ) + B ( y + y 1 ) + C( z + z 1)=R2
2 2 2
Cara di atas dikenal dengan metoda Joachimsthal atau Sistem
Bagi Adil.

Keterangan:

Bidang singgung di titik P (x1,y1,z1) pada bola pusat 0, jari-


2 2 2 2
jari R dengan persamaan R =x + y + z

2 2 2 2
P pada bola x 1 + y 1 + z 1 =R

Bilangan arah pada bidang singgung : x1,y1,z1

Persamaan bidang singgung di P pada x1,y1,z1



x 1 ( xx 1 ) + y 1 ( y y 1 ) + z 1 ( zz 1 ) =0

x 1 . x+ y 1 . y+ z1
.z = x 12 + y 12 + z 12 atau

x 1 . x+ y 1 . y+ z1 .z = R2

Dengan cara yang sama rumus b dan c dapat dengan mudah


ditemukan.

Contoh 3:
2 2 2
Tentukanlah bidang singgung bola x + y + z +2 x 6 y+ 4 z=0 di titik
O(0,0,0).

Penyelesaian:

1 1 1
x . x 1+ y . y 1+ z . z1 + .2 ( x+ x 1 ) + (6 ) ( y + y 1 ) + ( 4 ) ( z + z 1 )=0
2 2 2
x . x 1+ y . y 1+ z . z1 + ( x + x 1 )3 ( y + y 1 ) +2 ( z + z 1) =0

Atau

x-3y+2z = 0

2.4. Kutub Sebuah Bidang TErhadap Bola

Bila diketahui sebuah bola B dan sebuah bidang V, maka kita


dapat mencari sebuah titik P sebagai titk kutubnya bidang V
terhadap bola B.

Contoh 4:

Tentukan titik kutub bidang V: x 6y -5z 2 = 0 terhadap bola

x 2+ y 2 + z 23 x +2 yz=0

Penyelesaian:

Misal titik kutubnya P (x1,y1,z1)

Persamaan bidang kutub dari P:

3 1
x . x 1+ y . y 1+ z . z1 ( x+ x 1 ) + ( y + y 1 ) ( z + z 1)=0
2 2

Bidang ini harus identik dengan x 6y -5z 2 = 0

3 1 3 1
x 1 z1
x 1+ y 1 z1
2 y +1 2 2 2
= 1 = =
1 6 5 2

x 1=1 y 1=2 z 1=3


Setelah dihitung terdapat ; ;

Jadi titik kutubnya (1,2,3)

SOAL LATIHAN
1. Tentukan pusat dan jari-jari bola:
2 2 2
a. x + y + z 3 x4 y2 z19=0
2 2 2
b. x + y + z 2 y4 z8=0
2 2 2
c. x + y + z 4 x6 y8 z +29=0
2. Tentukan pusat dan jari-jari bola dengan persamaan:
a. r=8 sincos
b. r=6 sinsin

c. r=4 cos

d. r=sinsin
3. Tunjukkan bahwa bidang 2x-2y + z + 12 =0 menyinggung
bola
x 2+ y 2 + z 22 x4 y+ 2 z=3 . Tentukan titik singgungnya.
4. Tentukan garis singgung lingkaran
2 2 2
x + y + z +5 x7 y +2 z8=0 , 3x-2y +4 z + 3 =0 di titik

(-3,5,4).
5. Tentukan titik kutub bidang V: x 4y +3z 2 = 0 terhadap
bola
x 2+ y 2 + z 28 x +2 yz=0 .