Anda di halaman 1dari 1

0

triase

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/APK/I/25 00 1/1
TanggalTerbit Ditetapkan:
STANDAR Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL
30 April 2016
Proses tata laksana asuhan pada pasien dengan melakukan pengkajian
menggunakanskalatriaseuntuk menilai tampilanklinispasien yang paling
PENGERTIAN mendesak, risikotinggi, reaksi yang harussegeradimulai sesuai dengan
tingkat kegawaatan terhadap pasien di IGD yang dilakukan oleh dokter jaga
IGD
Sebagai acuan penerapan langkah langkah dalam memberikan pelayanan
TUJUAN
triase di IGD
KEBIJAKAN .
1. Dokter Jaga/perawat melakukan primary survey dengan menilai jalan
nafas, pernafasan, refill kapiler/ nadi, GCS, pupil
2. Dokter Jaga/perawat berteriak, mengumumkan bila skala triase 1 atau 2
agar petugas IGD menyiapkan ruangan resusitasi
3. Kepala tim danperawat pelaksana IGD; menjamin oksigenasi, memasang
infus dan mengambil sampel darah, sambil mendorong pasien ke kamar
merah (ruang resusitasi) bila skala triase 1 atau 2 dan ST 3,4 ke kamar
kuning, ST 5 ke kamar hijau.
4. Dokter Jaga/perawatmelakukan tindakan resusitasi sesuai kebutuhan
pasien
5. Dokter Jaga/perawatmelakukanpemeriksaan sekunder setelah pasien
stabil atau sesuai protokol yang berlaku serta melakukan konsultasi ke
Dokter Spesialis sesuai kebutuhan pasien.
PROSEDUR 6. Kepala tim dan perawat membantu resusitasi atau melakukan
resusitasidan mengatasiperdarahan, memasang jalur IV tambahan, kateter
urin dan NGT, melakukan pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan
diruang resusitasi/ruang merah dan mengirim pemberitahuan ke kamar
operasi atau ICU dll, bahwa akan ada pasien yang akan dikirim
7. Jika pada anamnesis pasien menghendaki untuk tidak diresusitasi (baik
menggunakan atau tidak menggunakan gelang ungu / Do Not
Resuscitate), maka petugas tidak melakukan tindakan Bantuan Hidup
Dasar (BHD)
8. Petugas melakukan dokumentasi tata kelola pasien saat triase di rekam
medik IGD
9. Dokter Jaga IGD melakukan pemberian penjelasan dan informasi kepada
pasien / keluarga terhadap tata kelola pasien yang dikerjakan dan rencana
selanjutnya dan mendokumentasikan dalam form pemberian informasi
UNIT TERKAIT Instalasi Gawat Darurat