Anda di halaman 1dari 2

Pitiriasis Rosea

Definisi
Adalah inflamasi kulit akut ditandai dengan lesi berbentuk eritema dan squama halus. Kemudian
disusul oleh lesi-lesi yang lebih kecil di badan, lengan dan paha atas yang tersusun sesuai dengan
lipatan kulit dan biasanya sembuh dalam waktu 3-8 minggu

Epidemiologi
Didapati pada semua umur, teutama antara 15-40 tahun, pada wanita dan pria sama banyaknya

Etiologi
Etiologinya belum diketahui, demikian pula cara infeksi. Ada yang mengemukakan hipotesis
bahwa penyebabnya virus, karena penyakit ini merupakan penyakit swasima/self limiting disease
yang umumnya sembuh sendiri dalam waktu 3-8 minggu.

Gejala klinis
Gejala konstitusi pada umumnya tidak didapat, sebagian penderita mengeluh gatal ringan.
Penyakit dimulai dengan lesi pertama, umumnya dibadan, solitary, berbentu oval dan
anular dengan diameter kira-kira 3 cm. ruam terdiri atas eritema dan skuama halus di
pinggir. Lamanya berberapa hari hingga beberapa minggu
Lesi berikutnya timbul 4-10 hari setelah lesi pertama, memberi gambaran yang khas yaitu
lesinya lebih kecil dan susunannya sejajar dengan kosta hingga menyerupai pohon
cemara

Diagnosis banding
Penyakit ini sering disangka sebagai tinea korporis, karena terdapat eritema dan skuama dpinggir
dan bentuknya anular. Perbedaannya pada pitiriasis rosea rasa gaytalnya tidak seberat pada tinea
korporis, juga pada tinea korporis memiliki skuama kasar. Pada tinea pemeriksaan KOH akan
positif

Pengobatan
Pengbatan bersifat simtomatik, untuk gatalnya dapat diberikan obat sedative, sedangkan sebagai
obat topical dapat diberikan bedak asam salisilat yang dibubuhi mentol 0,5-1%

Edukasi
Pasien diminta untuk menghindari kontak dengan bahan iritan. Pasien dan keluarga juga diberi
tahu jika penyakit ini tidak menular dan penyakitnya aka meneta relative lama. Lesi sekunder
berkembang selama 2 minggu, menetap selama 2 minggu, dan hilang selama 2 minggu tanpa
perlu perawatan. Meskipun beberapa lesi menetap sampai 3-4 bulan