Anda di halaman 1dari 2

7.

Bakteri gram positif :

Memiliki dinding sel yang sederhana dan memiliki jumlah peptidoglikan


yang relatif banyak
Berwarna ungu jika diwarnai dengan pewarnaan Gram

Bakteri gram negatif :

Memiliki dinding sel lebih kompleks dan memiliki jumlah peptidoglikan


yang lebih sedikit
Berwarna merah atau merah muda jika diwarnai dengan pewarnaan Gram

Task Basic of Parasitology

1. Cestoda :
Bentuknya panjang dan pipih seperti pita
Tubuh bersegmen
Tidak memiliki saluran pencernaan
Parasit bagi manusia, biasanya Cestoda dewasa mendiami usus kecil
Bersifat hermafrodit
Trematoda
Bentuknya memanjang seperti daun
Tubuh tidak bersegmen
Sudah memiliki saluran pencernaan yang sederhana
Parasit bagi manusia, biasanya mendiami usus, hati, pembuluh darah,
dan paru-paru
Bersifat hermafrodit, kecuali genus Schistosoma
Nematoda
Bentuknya silindris memanjang
Tubuhnya tidak bersegmen
Sudah memiliki saluran pencernaan yang kompleks
Parasit bagi manusia, biasanya mendiami usus
Reproduksi secara seksual, dimana jantan lebih kecil daripada betina

Task General Pharmacology

1. Secara Sistemik
Oral melalui mulut, contohnya : Parasetamol oral
Sublingual obat ditaruh di bawah lidah, contohnya : nitrogliserin
sublingual
Rektal melalui rectum, contohnya : Microlax
Intravenous melalui injeksi langsung pada vena, contoh : diazepam
Intramuscular melalui injeksi langsung pada otot (musculus), contoh
: Duradryl
Subcutaneous menyuntikkan obat ke dalam jaringan yang berada
dibawah lapisan dermis, contoh : insulin

Secara Non systemic

Inhalation disemprotkan dan dihirup melalui mulut, contoh :


salbutamol inhalasi
Topikal dioleskan pada kulit, contoh : Hydrocortisone salep
Transdermal obat berupa krim, gel atau patch (koyo) yang
digunakan pada permukaan kulit, contoh : nitrogliserin

Task Pharmacodynamics

Saraf eferen, aferen, ganglion, dan neuron

Drug Interaction

2. Untuk mempertimbangkan indikasi pemberian obat, apakah ada reaksi alergi


atau tidak, contohnya : Asam valproat dengan karbamazepin karena asam
valproat dapat menghambat bersihan/pengeluaran karbamazepin sehingga
kadar karbamazepin dalam darah meningkat sehingga dapat menjadi racun
bagi tubuh