Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS USAHA PEMBENIHAN KAKAP PUTIH

Analisis pemeliharaan larva kakap untuk memproduksi bibit kakap ukuran 3 inchi
menggunakan asumsi sebagai berikut:

1. Pemeliharaan larva dilakukan d hatchery dan di kolam tanah untuk pendederan


2. Larva hari pertama di tebar 1 juta ekor di hatchery
3. Pemeliharaan dilakukan 20 hari di hatchery dan hari berikutnya di kolam tanah untuk
pendederan
4. Lama pemeliharaan 3 bulan, dengan tingkat kehidupan 10% dan di panen dengan ukuran
3 inchi
5. Ikan di jual di lokasi panen dengan harga Rp.2000/ekor

1. BIAYA OPERASIONAL HATCHERY

- Harga Bibit Rp. 5,- @ 1 juta Ekor Rp. 5.000.000,-


- Biaya Pakan Rucah ( Untuk Hasil Panen 100.000 ekor )
Untuk Pakan 200 kg @ Rp. 3.000,- Rp. 600.000,-
- Obat obatan :
1. Pro-one 3 bks @ Rp. 80.000,- Rp. 240.000,-
2. Pupuk 40 kg @ 12.000 Rp. 480.000,-
3. Kapur 15 goni ( 750 kg @ Rp. 500,- ) Rp. 375.000,-

TOTAL Rp. 6.695.000

2. BIAYA TETAP

- Gaji Karyawan ( 5 org ( Rp. 7.500.000,-/bln )


Rp. 7.500.000,- X 3 Bulan Rp. 22.500.000,-
- Rekening Listrik ( Rp. 2.000.000/bln X 3 Bln ) Rp. 6.000.000,-

TOTAL Rp. 28.500.000

TOTAL BIAYA (1+2) = Rp. 6.695.500 + Rp. 28.500.000


= Rp. 35.195.500

3. PENERIMAAN

Hasil panen 100.000 ekor @ Rp. 2000 = Rp.200.000.000

4. LABA ( PENERIMAAN TOTAL BIAYA)

Rp. 200.000.000 Rp. 35.195.500 = Rp. 164.804.500


5. TITIK IMPAS

Total biaya Rp .35 .195.500


BEP Volume produksi = Harga per unit = Rp .2 .000 = 17.597,75

Artinya, titik impas akan dicapai saat satu unit hatchery dan pendederan dapat
menghasilkan bibit kakap sebanyak 17.597,75 ekor

Total biaya Rp .35 .195.500


BEP Harga produksi = Total produksi = 100.000 ekor = Rp.352

Artinya, titik impas akan dicapai pada tingkat harga jual Rp.352/ekor

ANALISIS USAHA BUDIDAYA KAKAP PUTIH :

Analisis pemeliharaan kakap di tambak untuk memproduksi kakap ukuran (500 g/ekor)
menggunakan asumsi sebagai berikut:

1. Ukuran awal bibit 3 inchi


2. Padat tebar ikan 5 kg/m2
3. Lama pemeliharaan 4 bulan, dengan tingkat kematian 20% dan di panen dengan bobot
400-600 g/ekor dengan berat rata-rata 500 g/ ekor
4. Ikan di jual di lokasi dengan harga Rp. 35.000/kg.
1. BIAYA OPERASIONAL
- Bibit 10.000 Ekor @ Rp. 2.000,- Rp. 20.000.000,-
- Pakan 4.000 Kg X 5 kg = 20.000 @ Rp. 3.500,- Rp.70.000.000,-
- Obat Obatan :
1. Probiotik 10 bks @ Rp. 100.000,- Rp. 1.000.000,-
2. Pupuk Urea 25 kg @ Rp. 4.000,- Rp. 100.000,-
3. Pupuk NPK BOSF ( Buah ) 25 kg @ Rp. 7.000,- Rp. 175.000,-
4. Kapur 15 goni ( 750 kg @ Rp. 500,- ) Rp. 375.000,-
- Rekening Listrik ( Rp. 1.000.000/bln X 4 Bln ) Rp. 4.000.000,-

TOTAL Rp. 95.650.000,-

2. BIAYA PENGELOLAAN
- Tenaga Kerja / PLT : 1 Orang X 4 Bln @ Rp. 1.500.000,- Rp. 6.000.000,-
- Tekhnis Rp.2.000.000/10.000 ekor/bulan x 4 bulan Rp. 8.000.000,-
- Biaya Upah Panen Pekerja
( 5 Orang @ Rp. 100.000,- ) Rp. 500.000,-

TOTAL Rp. 14.500.000,-

TOTAL BIAYA = ( BIAYA OPERASIONAL + BIAYA PENGELOLAAN )


= Rp. 95.650.000,- + Rp. 14.500.000,-
= Rp. 110.150.000,-

3. PENERIMAAN
Hasil panen 4000 kg @ Rp. 35.000 = Rp. 140.000.000

4. LABA
(Penerimaan Total biaya) = Rp.140.000.000 110.150.000
= Rp. 29.850.000

5. TITIK IMPAS

Total biaya Rp .110 .150 .000


BEP Volume produksi = Harga per unit = Rp .35.000 =3.147

Artinya, titik impas akan dicapai saat satu tambak dapat menghasilkan kakap sebanyak
3.147 kg
Total biaya Rp .110 .150 .000
BEP Harga produksi = Total produksi = 4000 kg = Rp.27.538

Artinya, titik impas akan dicapai pada tingkat harga jual Rp.27.538/kg

ANALISIS USAHA BUDIDAYA KAKAP PUTIH :

Analisis pemeliharaan kakap di tambak untuk memproduksi kakap ukuran (1000 g/ekor)
menggunakan asumsi sebagai berikut:

5. Ukuran awal bibit 3


6. Padat tebar ikan 5 kg/m2
7. Lama pemeliharaan 7 bulan, dengan tingkat kematian 20% dan di panen dengan bobot
800-1200 g/ekor dengan berat rata-rata 1000 g/ ekor
8. Ikan di jual di lokasi dengan harga Rp. 35.000/kg.

6. BIAYA OPERASIONAL
- Bibit 10.000 Ekor @ Rp. 2.000,- Rp. 20.000.000,-
- Pakan 8.000 Kg X 5 = 40.000 @ Rp. 3.500,- Rp.140.000.000,-
- Obat Obatan :
5. Probiotik 10 bks @ Rp. 100.000,- Rp. 1.000.000,-
6. Pupuk Urea 25 kg @ Rp. 4.000,- Rp. 100.000,-
7. Pupuk NPK BOSF ( Buah ) 25 kg @ Rp. 7.000,- Rp. 175.000,-
8. Kapur 15 goni ( 750 kg @ Rp. 500,- ) Rp. 375.000,-
- Rekening Listrik ( Rp. 1.000.000/bln X 7 Bln ) Rp. 7.000.000,-

TOTAL Rp. 168.650.000,-


7. BIAYA PENGELOLAAN
- Tenaga Kerja / PLT : 1 Orang X 7 Bln @ Rp. 1.500.000,- Rp. 10.500.000,-
- Tekhnis Rp.2.000.000/10.000 ekor/bulan x 7 bulan Rp. 14.000.000,-
- Biaya Upah Panen Pekerja
( 5 Orang @ Rp. 100.000,- ) Rp. 500.000,-

TOTAL Rp. 25.000.000,-

TOTAL BIAYA = ( BIAYA OPERASIONAL + BIAYA PENGELOLAAN )

= Rp. 168.650.000,- + Rp.25.000.000,-

= Rp. 193.650.000,-

8. PENERIMAAN
Hasil panen 8000 kg @ Rp. 35.000 = Rp. 280.000.000

9. LABA
(Penerimaan Total biaya) = Rp.280.000.000 193.650.000
= Rp. 86.350.000

10. TITIK IMPAS

Total biaya Rp . 193.650.000


BEP Volume produksi = Harga per unit = Rp .35 .000 =5.533

Artinya, titik impas akan dicapai saat satu tambak dapat menghasilkan kakap sebanyak
5.533 kg

Total biaya Rp .193 .650.000


BEP Harga produksi = Total produksi = 8 000 kg = Rp.24.206

Artinya, titik impas akan dicapai pada tingkat harga jual Rp.24.206/kg