Anda di halaman 1dari 3

A51.

5 Early Syphilis, Latent

1. Definisi :

Sifilis laten merupakan stadium sifilis tanpa manifestasi klinis, dapat berlangsung
bertahun-tahun atau seumur hidup.

2. Terminologi Medis
3. Etiologi
T. Pallidum adalah spirokaeta yang pejamu alami satu-satunya adalah manusia.
Bentuknya sebagai spiral teratur, panjangnya antara 6-15 um, lebar 0,15 um, terdiri
atas 8-24 lekukan. Gerakannya berupa rotasi sepanjang aksis dan maju seperti gerakan
pembuka botol. Membiak secara pembelahan melintang, pada stadium aktif terjadi
setiap 30 jam. Diluar badan kuman tersebut mudah mati, sedangkan di dalam darah
untuk tranfusi dapat hidup 72 jam.
Spirokaeta ini memperoleh akses melalui kontak langsung antara lesi basah terinfeksi
dengan setiap kerusakan, walaupun mikroskopik, dikulit atau mukosa pejamu.

4. Patofisiologi
stadium laten yang tidak di sertai gejala, meskipun infeksi yang aktif masih terdapat.
Sebagai contoh pada stadium ini seorang ibu dapat melahirkn bayi dengan sifilis
kongenital.
Kadang-kadang proses imunitas gagal mengontrol infeksi sehingga troponema
palllidum membiak lagi pada tempat S I dan menimbulkan lesi rekuren atau kuman
tersebut menyebar melalui jaringan menyebabkan reaksi serupa dengan lesi rekuren S
II. Yang terakhir ini lbeih sering terjadi daripada yang terdahulu. Lesi menular
tersebut dapat timbul berulang-ulang tetapi tidak melebihi dua tahun.
Masa laten ini terbagi dua yaitu:

Laten dini, kurang dari 1 tahun, masih bisa menular

Laten lanjut, lebih dari 1 tahun, jarang menular, kecuali pada wanita
hamil dapat menularkan sifilis pada bayi yang dikandungnya

Diagnosis hanya berdasarkan pada tes serologis. Pada laten dini titer tinggi,
namun setelah diberi pengobatan akan rendah atau non reaktif, sedangkan
laten lanjut selalu dengan titer rendah dan sedikit perubahan setelah diberikan
pengobatan.

5. Terapi dan pengobatan


PENGOBATAN

Sifilis dini (primer, sekunder, laten dini)

Benzatin benzilpenisilin G 2,4 juta IU intra muskuler, dosis tunggal atau

Prokain benzilpenisilin 0,6 juta IU/ hari, intramuskuler selama 10 hari


berturut-turut.

Untuk penderita yang alergi penisilin:


i. Doksisiklin 2 x 100 mg/ hari per oral, selama 30 hari

ii. Tetrasiklin 4 x 500 mg/ hari, selama 30 hari

iii. Eritromisin 4 x 500 mg/ hari selama 30 hari

Sifilis lanjut (sifilis > 2 tahun, laten yang tidak diketahui lama infeksi,
kardiovaskular, syphilis late benign kecuali neurosifilis)

Benzatin benzilpenisilin G 2,4 juta IU/ minggu, intramuskuler, selama 3


minggu berturut-turut, atau

Prokain benzilpenisilin 0,6 juta IU/ hari, intramuskuler selama 3 minggu


berturut-turut.

Untuk penderita yang alergi penisilin:

i. Doksisiklin 2 x 100 mg/ hari selama 30 hari atau lebih

ii. Tetrasiklin 4 x 500 mg/ hari selama 30 hari atau lebih

iii. Eritromisin 4 x 500 mg/ hari selama 30 hari atau lebih

A51.9 Early Syphilis, Unspecified

1. Definisi
Sifilis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Treponema
pallidum, bersifat kronik dan sistemik yang mana ditularkan
akibat hubungan seksual dan bisa juga ditularkan dari ibu ke
janin.
2. Terminologi medis
3. Etiologi
T. Pallidum adalah spirokaeta yang pejamu alami satu-satunya adalah manusia.
Bentuknya sebagai spiral teratur, panjangnya antara 6-15 um, lebar 0,15 um,
terdiri atas 8-24 lekukan. Gerakannya berupa rotasi sepanjang aksis dan maju
seperti gerakan pembuka botol. Membiak secara pembelahan melintang, pada
stadium aktif terjadi setiap 30 jam. Diluar badan kuman tersebut mudah mati,
sedangkan di dalam darah untuk tranfusi dapat hidup 72 jam.
Spirokaeta ini memperoleh akses melalui kontak langsung antara lesi basah
terinfeksi dengan setiap kerusakan, walaupun mikroskopik, dikulit atau mukosa
pejamu.

4. Patofisiologi
Pada sifilis yang didapat, Troponema pallidum masuk kedalam kulit melalui
mikrolesi atau selaput lendir, biasanya melalui senggama. Kuman tersebut
membiak, jaringan bereaksi dengan membentuk infiltrat yang terdiri atas sel-sel
limfosit dan sel-sel plasma,terutama di perivaskular,pembuluh-pembuluh darah
kecil berploriferasi di kelilingi oleh Troponema pallidum dan sel-sel radang.
Treponema tersebut terletak di antara endotelium kapiler dan jaringan perivaskular
di sekitarnya. Enarteritis pembuluh darah kecil menyebabkan perubahan
hipertrofik endotelium yang menimbulkan obliterasi lumen(enarteritis onliterans).
Kehilangan pendarahan akan menyebabkan erosi,pada pemeriksaan klinis tampak
sebagai stadium I(S I)
Sebelum S I terlihat,kuman telah mencapai kelenjar getah bening regional secara
limfogen dan membiak. Pada saat itu terjadi pula penjalaran hematogen dan
menyebar ke semua jaringan di badan, tetapi manifestasinya akan tampak
kemudian. Multiplikasi ini di ikuti oleh reaksi jaringan sebagai S II yang terjadi
enam sampai delapan minggu sesudah S I. S I akan sembuh perlahn-lahan karena
kuman di tempat tersebut jumlahnya berkurang, kemudian terbentuklah fibroblas-
fibroblas dan akhirnya sembuh berupa sikatriks. S II juga mengalami regresi
perlahan-lahan dan lalu menghilang.

5. Terapi dan pengobatan

Pengobatan yang dianjurkan :


- Benzatinpenisilin 2,4 juta IU, intramuscular, dosis tunggal.
- Prokainpenisilin 0,6 juta IU per hari, intramuscular selama 10 hari berturut-turut.
ATAU
Pilihan lain :

- Dosisiklin 100 mg, 2 kali sehari per oral selama 30 hari.


- tetrasiklin 500 mg, 4 kali sehari per oral selama 30 hari.

Pada penderita sifilis stadium dini yang telah dilakukan pengobatan


dengan cara dan dosis yang adekuat, harus dievaluasi kembali secara
klinis dan serologis (dengan VDRL) sesudah 3 bulan pengobatan. Evaluasi
kedua dilakukan sesudah 6 bulan, dan bila ada indikasi berdasarkan hasil
pemeriksaan pada bulan ke-6 tersebut, dapat dievaluasi kembali sesudah
bulan ke-12.