Anda di halaman 1dari 4

Hasilnya, kebiasaan itu diduga mampu menurunkan badan rata-rata 4,3 kg per hari

jika dilakukan 3 kali dalam sehari. Atau, jika dilakukan satu kali dalam sehari, dapat
memangkas berat badan sekitar 0,8 kg per hari.

Penelitian yang dilakukan di Inggris itu melibatkan 84 orang yang tergolong obesitas.
Kemudian dibagi dalam dua kelompok. Jika kelompok pertama diminta minum air
sebelum makan, maka kelompok kedua hanya diminta membayangkan dirinya
sudah kenyang. Kelompok pertama mengalami penurunan berat badan lebih banyak
sekitar 1,3 kg dibanding kelompok kedua.

Bukti ilmiah lain yang dilakukan peneliti asal Jerman membuktikan, konsumsi air
putih dapat mendukung penurunan berat badan dengan memungkinkan lebih
banyak kaloriyang terbakar.

Penelitian berbeda juga menunjukkan kaitan antara asupan air dan


penurunan berat badan. Orang yang semakin banyak minum air
serta makan buah dan sayur akan mengurangi kebiasaan minuman
mengandung gula tinggi. Kebiasaan baru ini juga diikuti kurangnya
keinginan mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Hal ini berarti semakin
sedikit kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Itu sebabnya selain air yang diminum secara langsung, untuk menurunkan
berat badan perlu memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Kedua jenis
makanan tersebut mengandung sekitar 90% air yang dapat dimanfaatkan
untuk memenuhi kebutuhan cairan setiap hari. Sebuah penelitian di
Jepang mengungkap, wanita yang banyak mengonsumsi dua jenis
makanan tersebut memiliki ukuran indeks massa tubuh dan lingkar
pinggang lebih kecil.

Salah satu keuntungan dari metode memanfaatkan air sebagai


pendukung penurunan berat badan yaitu kemudahan melakukannya di
tengah padatnya aktivitas, dibandingkan metode penurunan berat badan
lain. Hanya saja, perlu diingat bahwa untuk mencapai penurunan berat
badan sebanyak itu, harus disertai perubahan gaya hidup dan pilihan
makanan lebih sehat, juga aktvitias olahraga yang dilakukan secara
teratur

Apakah kamu semakin semangat mencapai berat badan ideal? Yuk sama-
sama coba cara ini dan nikmati saat timbangan bergerak semakin ke kiri.
Tapi, untuk yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, jangan lupa
konsultasi dulu dengan dokter ya.

Tabloid-Nakita.com - Usai hamil dan melahirkan, biasanya berat badan Ibu


bertambah dengan cepat. Coba bandingkan berat badan Mama sebelum dan
sesudah hamil? Jawabannya pasti jauh banget kan? Ini karena saat hamil, Ibu
cenderung meningkatkan porsi makan dengan anggapan, "Makan untuk
berdua, bagi ibu dan janin." Apalagi, tidak semua makanan sehat Ibu santap
saat hamil. Akibatnya, mata Mama akan terbelalak demi melihat jarum
timbangan yang terus merangkak naik. Tidak hanya usai melahirkan,
beberapa Ibu baru juga banyak yang mengeluh kesulitan menurunkan berat
badan.

Baca juga: Diet Langsing Usai Melahirkan Tanpa Olahraga dan Diet Ketat

Nah, bila hal itu terjadi, sejatinya Ibu tidak usah kelewat panik. Sebab, kini
ada cara diet yang mudah, murah, dan cepat untuk turunkan berat badan.
Dietnya adalah dengan mengatur asupan air putih, sehingga banyak orang
yang mengenal diet ini dengan diet air putih. Diet ini tidak menurunkan
asupan air putih yang Ibu konsumsi setiap hari, melainkan lebih ke mengatur
waktu minum air putih dengan cara yang berbeda.

Sebuah riset di Inggris menyebutkan, cara minum air putih yang berbeda
sangat efektif dalam menurunkan berat badan berlebihan. Biasanya, air putih
diminum setelah makan. Nah, dalam prinsip diet ini, air putih sebaiknya
diminum sebelum makan makanan utama. Ini dilakukan agar sebelum
menyantap makan makanan utama, perut ibu sudah terisi, sehingga dapat
mengontrol nafsu makan yang tak terkendali. Minumlah air putih sebanyak
500 ml atau sekitar dua gelas setengah jam sebelum menyantap makanan
utama, di pagi, siang, dan malam hari. Air putih yang dipilih adalah air
mineral, jangan air soda atau minuman tinggi kalori lainnya ( soft drink).

Baca juga: Turunkan 5,5 Kg dalam Seminggu dengan Diet Telur. Begini
Caranya!

Menurut penelitian, bila ini rutin dilakukan dapat menurunkan berat badan
hingga 1 kilogram sehari, bahkan lebih. Riset ini dilakukan di Inggris dengan
melibatkan 84 orang yang memiliki berat badan berlebih. Mereka dibagi ke
dalam dua grup. Grup pertama diminta untuk minum air sebelum makan,
sedangkan grup kedua hanya diminta membayangkan dirinya sudah kenyang.
Hasilnya, kelompok pertama mengalami penurunan berat badan lebih banyak
sekitar 1,3 kg dibanding kelompok kedua.

Periset lainnya dari negeri Jerman mengatakan, konsumsi air putih dapat
mendukung penurunan berat badan dengan memungkinkan lebih banyak
kalori yang terbakar. Penelitian lain juga menunjukkan kaitan antara asupan
air dan penurunan berat badan. Orang yang semakin banyak minum air serta
makan buah dan sayur akan mengurangi kebiasaan minuman mengandung
gula tinggi. Bahkan, ada sebuah anggapan, kebiasaan minum air putih dapat
menurunkan keinginan mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Tubuh pun
terhindar dari tumpukan sarat kalori seperti makanan berlemak, gorengan,
makanan bersantan, dan sebagainya. Hal yang harus diingat, air penuh
mineral bermanfaat ini memiliki kalori nol yang ramah dan sehat bagi tubuh.

Baca juga: Berat Badan Turun 4 Kilo dalam 3 Hari dengan Diet Militer

Selain itu, tubuh yang cukup air terhindar dari keinginan Ibu untuk minum
minuman manis. Disarankan, bagi Mama selain cukup asupan air minum, juga
perbanyak konsumsi serat yang berasal dari buah-buahan dan sayuran. Dua
bahan makanan itu sangat sarat dengan air. Kedua jenis makanan tersebut
mengandung sekitar 90% air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi
kebutuhan cairan setiap hari.

Diet ini sangat mudah dan murah. Air putih ada di mana-mana, kalaupun
harus membeli, harganya pun relatif murah. Cara ini juga aman, utamanya
bila dilakukan oleh Ibu usai melahirkan. Meski begitu, khusus untuk ibu
menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan ahli. Agar hasilnya maksimal,
perbaiki juga gaya hidup sehari-hari seperti rutin berolahraga, istirahat cukup,
dan bijak memilih makanan sehat.

Baca juga: Kembali Langsing Usai Melahirkan, Lakukan Diet Sehat ini

Bila semua cara itu dilakukan, yakinlah berat badan Ibu akan turun drastis.
Saat mengukur berat badan di timbangan, wajah Mama tak lagi terbelalak,
melainkan memunculkan senyum sumringah.