Anda di halaman 1dari 8

TEORI SEL

- Robert Hooke
Teori = Merupakan penemu sel, setelah
mengamati sayatan gabus kering.
Sel merupakan unit organisasi terkecil
yang menjadi dasar kehidupan makhluk
hidup.
- Antony van Leeuwenhoek
Teori = Orang pertama yang menemukan
sel hidup (bakteri) setelah mengamati air
rendaman jerami, disebut Bapak
Biologi, merancang mikroskop.
- Scheilden & Schwann Sentrosom: membentuk silia & flagela,
Teori = Sel merupakan kesatuan
struktural.
Scheilden mengamati sel pada
tumbuhan dan Schwann mengamati sel
pada hewan.
- Max Schultze
Teori = Sel merupakan kesatuan
fungsional.
- Rudholf Virchow
Teori = Sel merupakan kesatuan
pertumbuhan (omne cellulae e cellula:
setiap sel berasal dari sel sebelumnya),
orang pertama yang menemukan sel-sel
leukemia.
- Thomas Huxley
Teori = Sel merupakan kesatuan fisik
kimia
- Watson & Crick
Teori = Sel merupakan kesatuan
hereditas
- Robert Brown
Teori = Pada sel terdapat inti sel
memproses
(Nukleus)
- Johanes Purkinye
pembelahan sel dalam membentuk benang
Teori = menemukan sel Purkinje, sebuah
spindel.
sel saraf besar dengan banyak cabang
Kloroplas: membantu fotosintesis.
dendrit, orang pertama yang Kromoplas: pigmen xantofil (oranye),
mengajukan istilah protoplasma. karoten (kuning), merah, yang memberi
- Felix Dujardin
warna pada bunga dan buah.
Teori = Bagian sel yang terpenting
Sitoplasma: semua fungsi metabolisme dan
adalah cairan dalam sel (sitoplasma).
aktivitas sel.
Retikulum Endoplasma
ORGANEL2 DAN FUNGSINYA
- RE kasar (ada ribosom): transpor dan
Membran sel: mengatur keluar masuknya
sintesis protein.
zat, penerima rangsang dari luar, sebagai
- RE halus (tanpa ribosom): transpor serta
pelindung.
sintesis lemak dan steroid.
Dinding sel: membantu menjaga tekanan
Badan golgi: sekresi zat, sintesis lisosom.
dalam sel. Leukoplas: membantu penyimpanan
pati/tepung.
Lisosom
- Membantu pencernaan intraseluler dan Pinositosis: peristiwa menelan
pembuangan zat asing. benda cair
- Menghancurkan organel yang sudah Fagositosis: peristiwa menelan
tidak berfungsi (autofage) benda padat
- Menghancurkan selnya sendiri (autolisis)
Mitokondria: respirasi sel dan sebagai (3) Eksositosis adalah peristiwa keluarnya

pusat pembangkit tenaga zat-zat dari dalam sel dengan vesikel. Zat-zat
Membran inti: membantu transportasi zat. yang akan dikeluarkan dari dalam sel akan
Nucleoulus: mengandung RNA dan
dibungkus dalam bentuk vesikel oleh
mengirim RNS ke ribosom bersama dengan
kompleks golgi.
cetak biru protein yang disintesis.
Inti sel: mengontrol semua fungsi yang PENYUSUN JARINGAN PADA TUMBUHAN

terjadi di dalam sel serta berisi cetak biru Ciri-Ciri Jaringan Mersitem (Embrionik)

kehidupan, yaitu DNA. Ukuran sel yang kecil


Ribosom: membantu sintesis protein. Terdiri dari sel-sel muda dalam fase
Vakuola pembelahan & pertumbuhan
- Berisi cairan dan membantu dalam Sel berdinding tipis
penyimpanan zat, material pembangun Banyak mengandung sitoplasma
Selnya berbentuk kubus
sel, dan air.
Ciri-Ciri Jaringan Dewasa (Permanen)
TRANSPOR PADA MEMBRAN
Tidak aktif membelah diri
Transpor pasif adalah perpindahan
Berukuran lebih besar dari pada jaringan
molekul atau ion tanpa menggunakan energi
meristem
sel. (1) Difusi: dari larutan hipertonik Di sela-sela selnya memiliki ruang antarsel
hipotonik melalui membran plasma maupun Sel telah mengalami penebalan dinding

tidak. (2) Osmosis: dari larutan hipotonik sesuai dengan fungsinya

hipertonik melalui membran semipermeable. Berikut bagian dari jaringan dewasa:

Berikut akibat peristiwa osmosis: Ciri-Ciri Jaringan Epidermis

Lisis: robeknya membran sel jika Susunan sel rapat tanpa disertai ruang

dicelupkan ke larutan hipotonik antarsel


Terdiri dari satu lapis sel dan sel-sel nya
dibanding sel itu sendiri.
Krenasi: mengerutnya membran sel hidup
Memiliki protoplasma hidup yang
jika dicelupkan ke larutan hipertonik
mengandung kristal garam, getah, kristal
dibanding sel itu sendiri.
Plasmolisis: lepasnya membran sel silikat, dan minyak.
Tidak berkloroplas, kecuali pada sel
jika dicelupkan ke larutan hipertonik
penutup, pada hidrofit, dan tumbuhan
dibanding sel itu sendiri.
dibawah naungan
Transpor aktif adalah perpindahan molekul Mengalami modifikasi dengan membentuk
atau ion dengan menggunakan energi dari derivat jaringan epidermis seperti
sel itu. Zat berpindah dari konsentrasi stomata, vilamen, trikomata (rambut-
rendah ke konsentrasi tinggi. (1) Pompa rambut), sel kersik (sel silika), dsb
Natrium (Na+) Kalium (K+): terjadi Ciri-Ciri Jaringan Parenkim (Dasar)
karena konsentrasi K+ > Na+. Membran sel Sel-sel berukuran besar dan berdinding
memompakan 3 ion K+ keluar dan 2 ion
tipis
Na+ ke dalam demi memperoleh Terletak di bawah jaringan epidermis
Memiliki bentuk sel segi enam
kesetimbangan. (2) Endositosis adalah
Letak inti sel mendekati dasar sel
peristiwa masuknya zat-zat ke dalam sel Dapat bersifat embrional dan
melalui pembentukan kantung membran sel. meristematik
Mempunyai ruang antarsel
Jaringan Penyokong: Ciri Jaringan KULTUR JARINGAN
Kolenkim Kultur Jaringan adalah suatu teknik untuk
Memiliki struktur yang tebal dan juga kuat membudidayakan jaringan tanaman menjadi
Dapat mengalami spesialisasi tanaman baru yang mempunyai sifat sama
Terdapat pada batang, daun dan biji
Selnya mengalami penebalan pada bagian dengan induknya.

sudutnya Tujuan dilakukannya kultur jaringan


Penebalan berupa selulosa adalah:
Pada umumnya berkelompok membentuk
-Memeroleh bibit tanaman baru yang lebih
untaian atau silinder
Jaringan Penyokong: Ciri Jaringan
Sklerenkim
Terjadi penebalan pada seluruh bagian
dinding sel
Penebalan yang berupa lignin
Berupa sel mati
Pada umumnya ditemukan pada organ
tumbuhan yang tidak lagi mengalami
pertumbuhan dan perkembangna
Terletak pada perisikel, korteks dan baik
-Memperbanyak tanaman dgn sifat seperti
diantara xilem dan floem
induknya
Jaringan Pengangkut: Ciri Jaringan
Keuntungan:
Xilem
-Lebih cepat dabn lebih banyak, dalam waktu
tipe selnya trakeid, tersusun dari berbagai
yang tidak terlalu lama dengan anakan
macam sel, sel-sel penyusun telah mati,
yang seragam
dinding sel tebal, mengandung lignin, terdiri -Perbanyakan tanaman dgn teknik ini
atas trakea, trakeid serabut xilem, parenkim membuat tanaman bebas dari penyakit
kayu. karena dilakukan scr aseptik
Jaringan Pengangkut: Ciri Jaringan -Sangat ekonomis dan komersial
Floem Kelemahan:
terdiri dari sel yang hidup, berdinding -Kesulitan dlm penanganan planlet kecil yg
selulosa, berdinding melintan dan berpori, dihasilkan.
-Kestabilan genetik yg tidak slalu dapat
terdiri dari pembuluh tapis sel pengantar, sel
dipertahankan.
albumen, parenkim floemdan serat floem -Tingkat keberhasilan teknik kultur jaringan ini
Ciri-Ciri Jaringan Gabus sangat tergantung pada optimalisasi dari
Disusun dari sel-sel parenkim gabus genotipe, penyakit, juvenilitas, seleksi
Merupakan sel mati dan kosong
Berbentuk memanjang dan berdinding bahan tanam serta pengaruh media dan

gabus hormon.

GAMBAR ORGAN TUMBUHAN Tahapan Kultur Jaringan:


Daun dikotil 1. Pembuatan media kultur
2. Intisiasi: pengambilan eksplan dari bagian
tumbuhan.
3. Sterilisasi: melakukan kegiatan tsb di
tempat yg steril serta bahan dan peralatan
yg steril.
4. Multiplikasi: kegiatan memperbanyak Fungsi: sekresi, penyerapan, penghasil
calon tanaman mucus, dan pelumas permukaan saluran.
5. Pengakaran: fase dimana eksplan akan
Epitel Silindris Berlapis Banyak
menunjukan adanya pertumbuhan akar.
6. Aklimatisasi: memindahkan eksplan yg tersusun oleh banyak lapisan sel

telah menjadi planlet keluar dari ruangan berbentuk batang


Letak: mata, faring, laring, uretra.
aseptik ke bedeng.
Fungsi: tempat sekresi
Kultur jaringan dengan beberapa
Epitel Kubus Selapis
metode,
Letak: permukaan ovarium, nefron, ginjal,
yaitu:
lensa mata.
a. Me
Fungsi: tempat sekresi.
Epitel Kubus Berlapis Banyak
Letak: folikel, ovarium, testis, kelenjar
keringat, kelenjar ludah.
Fungsi: pelindung dari gesekan dan
penghasil mukus
Epitel Transisi
bentuknya berubah-ubah dan berlapis-
ristem culture, eksplan dari jaringan lapis.
Letak: saluran pernapasan, ureter,
meristem.
b. Pollen culture, eksplan dari pollen atau kandung kemih.
benang sari. Fungsi: tempat sekresi zat metabolisme.
c. Protoplas culture, eksplan dari protoplas. Kelenjar Endokrin
d. Chloroplas culture, dgn kloroplas utk fusi
tidak memiliki saluran, sehingga hasilnya
protoplas.
e. Somatic cross, menyilangkan 2 macam langsung masuk ke dalam peredaran

protoplas
Anatomi batang monokotil & darah.
dikotil Letak: kelenjar adrenal, timus, dan tiroid.
JARINGAN EPITEL (STRUKTUR, LETAK, Fungsi: menghasilkan hormon
FUNGSI) Kelenjar Eksokrin
Epitel Pipih Selapis terdapat pada saluran keluar tubuh.
Inti sel berbentuk bulat di tengah dan sel- Letak: kelenjar keringat dan kelenjar

selnya tersusun rapat. ludah.


Letak: pembuluh darah, pembuluh limfa, Fungsi: menghasilkan mucus

paru-paru, alveoli, selaput perut.


Fungsi: proses filtrasi, sekresi, dan difusi JARINGAN IKAT (MACAM DAN CIRINYA)
osmosis. Jaringan Ikat Longgar
Epitel Pipih Berlapis Banyak Sel-selnya jarang dan sebagian
tersusun sangat rapat. jaringannya tersusun atas matriks berupa
Letak: rongga mulut, esofagus, laring,
cairan lendir (mukus)
vagina, saluran anus, dan rongga hidung. Matriks mengandung serabut kolagen dan
Fungsi: pelindung dan penghasil mucus
elastin.
Epitel Silindris Selapis Terdapat makrofag, sel plasma, sel tiang,
inti sel bulat berada di dekat dasar sel lemak.
Letak: usus, dinding lambung, kantung
Jaringan Ikat Padat
empedu, saluran rahim, saluran
Disusun oleh sel-sel fibroblas dan terdapat
pencernaan, dan saluran pernapasan
banyak serat kolagen yang tersusun padat
bagian atas.
dan teratur.
Jaringan Tulang Rawan Nukleus adalah inti sel saraf yang berfungsi
Matriksnya elastis dan tebal dengan sel sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron).
kondrosit Neurit (Akson) untuk menjalarkan impuls
Mengandung serat kolagen saraf meninggalkan badan sel saraf ke
Jaringan Tulang neuron atau jaringan lainnya.
Sel tulang disebut osteosit yg dibentuk Selubung Mielin untuk melindungi akson dr
oleh osteoblas. kerusakan.
Osteoblas saling terhubung dengan
Sel Schwann membantu menyediakan
kanalikuli.
makanan untuk neurit (akson) dan
Matriks osteoblas mengandung kalsium
membantu regenerasi neurit (akson).
fosfat yang mengakibatkan matriks
Oligodendrosit untuk membentuk selubung
mengeras.
mielin yang sama pada sistem saraf pusat
Jaringan Darah
dan sebagai sel penyokong.
Wujudnya berupa cairan.
Matriks ekstraseluler (cairan) yaitu plasma Nodus ranvier utk mempercepat transmisi

darah. impuls saraf.

Jaringan Limfe Ujung akson adalah pertemuan antar


neuron.
Terdiri dari komponen seluler limfosit dan
Sinapsis suatu celah penghubung ujung
granulosit
Sel penyusunnya adalah leukosit akson sel saraf satu dan dendrit sel saraf
JARINGAN OTOT (CIRI, SIFAT, LETAK) lain. Terdapat cairan Neurotransmiter yang
berfungsi dalam penyampaian impuls saraf
pada sinapsis.
MACAM-MACAM TULANG PENYUSUN
TUBUH MANUSIA
Bagian kepala (os.cranium)
1 tulang dahi (os.frontale)
2 tulang ubun-ubun (os.parietale)
1 tulang kepala belakang (os.occipitale)
2 tulang baji (os.sphenoidale)
2 tulang pelipis (os.temporale)
2 tulang tapis (os.ethmoidale)
Bagian muka/wajah
(os.splanchocranium)
STRUKTUR JARINGAN SARAF BESERTA 2 tulang rahang atas (os.maxilla)
BAGIAN-BAGIAN DAN FUNGSINYA 2 tulang rahang bawah (os.mandibula)

Ujung
2 tulang pipi (os.zygomaticum)
Akson S
I
2 tulang lengkung pipi (os. arcus
N
A zygomaticus)
P
S 2 tulang langit-langit (os.palatum)
I
S
2 tulang hidung (os.nasale)
2 tulang mata (os.laximale)
Dendrit untuk menerima & mengantarkan 4 tulang kerang dalam hidung ( os. Concae
rangsangan ke badan sel. nasales)
Badan Sel untuk menerima rangsangan dari 1 tulang lidah (os.hyoideum)
dendrit dan meneruskannya ke akson. 2 tulang air mata (os.lacrimale)
2 tulang rongga mata (os.orbitale) 2 tulang hasta (Os. ulna)
Ruas tulang belakang (os.vertebrae) 2x8 tulang pergelangan tangan (Os. karpal)
7 ruas tulang leher (os.vertebrae cervicale) 2x5 tulang telapak tangan (Os. meta karpal)
12 ruas tulang punggung (os.vertebrae 2x14 ruas tulang jari tangan (os. phalanges)
thoracalis) PERSENDIAN
5 ruas tulang pinggang (os.vertebrae Amfiartrosis (sendi kaku): memungkinkan
lumbalis) terjadinya sedikit gerakan. Contoh: antara
5 ruas tulang kelangkang (os.vertebrae tulang betis & kering.
sacrum) Sinartrtosis: tidak memperbolehkan
4 ruas tulang ekor (os.vertebrae cocigeus) pergerakan. (1) Sinotosis: sinartrosis yang
Tulang dada (os.sternum) tulangnya dihubungkan jaringan ikat fibrosa.
1 Tulang dada hulu (os.manubrium sterni) Contoh: persendian tulang tengkorak. (2)
1 Tulang dada badan (os.corpus sterni) Sinkondrosis: sinartrosis yang dihubungkan
1 Tulang dada taju pedang (os.proccesus oleh tulang rawan. Contoh: hubungan
xyphoideus) antarsegmen pada tulang belakang.
Tulang rusuk (os.costae) Diartrosis adalah persendian yang
7 pasang tulang rusuk sejati (os.costae vera) memungkinkan terjadinya gerakan.
3 pasang tulang rusuk palsu (os.costae (1) Sendi Peluru: memungkinkan pergerakan
sporia) ke segala arah. Contoh: hubungan tulang
2 pasang tulang rusuk melayang (os.costae lengan atas dengan tulang belikat &
fluctuantes) tulang paha dengan gelang panggul
(2) Sendi Pelana: memungkinkan beberapa
Tulang gelang bahu (os.humerus)
gerakan rotasi, namun tidak ke segala
2 tulang belikat (os.scavula)
arah. Contoh: hubungan tulang telapak
2 tulang selangka (os.clavicula)
tangan dan jari tangan.
Tulang gelang panggul (os.pelvis
(3) Sendi Putar: memungkinkan gerakan
verilis)
berputar (rotasi). Contoh: hubungan
2 tulang duduk (os.ichium)
tulang tengkorak dengan tulang
2 tulang kemaluan (os.pubis)
belakang I (atlas).
2 tulang pinggul / usus (os.illium) (4) Sendi Luncur: memungkinkan gerak
1 tulang rawan (simphisis pubis) rotasi pada satu bidang datar. Contoh:
2 foramen hubungan tulang pergerlangan kaki.
(5) Sendi Engsel: memungkinkan gerakan
Tulang tungkai (os.extremitas inferior)
satu arah. Contoh: sendi siku antara
2 tulang paha (os.femur)
tulang lengan atas dan tulang hasta.
2 tulang tempurung lutut (os.patella)
(6) Sendi geser: memungkinkan gerakan
2 tulang kering (os.tibia)
bergeser. Contoh: persendian antara
2 tulang betis (os.fibula)
ruas2 tulang belakang.
2 tulang tumit (os.calcaneus)
KELAINAN PADA TULANG
2 x 7 tulang pergelangan kaki (os.tarsal)
2 x 5 tulang telapak kaki (os.meta tarsal)
2 x 5 tulang jari kaki (os.phalanges pedis)
2 x 14 ruas tulang jari kaki (os.digiti
phalanges pedis)
Tulang lengan (Os. extremitas superior)
2 tulang lengan atas (Os. humerus)
2 tulang pengumpil (Os. radius)
Rakhitis: penyakit tulang disebabkkan oleh
kekurangan vitamin D. Contoh: Kaki
melengkung menyerupai X/O.
Osteoporosis: penurunan masa tulang
sehingga tulang mudah rapuh dan patah
karena kurangnya asupan kalsium dan Contohnya: seseorang dengan golongan

vitamin D. darah A jika ditetesi dengan serum anti A

Nekrosis: kerusakan pada selaput tulang maka darahnya akan menggumpal, karena

(periosteun). aglutinogen pada darah orang tersebut

MACAM TULANG KERAS (LETAK, bercampur dengan serum anti A yang identik

SUSUNAN MATRIKS) dengan aglutinin a. Sedangkan ketika

Tulang kompak, matriksnya tersusun rapat ditetesi serum anti B darahnya tidak

dan padat yang mengandung zat kapur dan menggumpal karena orang tersebut tidak

fosfor. Tulang kompak pada sel-sel tulangnya memiliki aglutinogen B sehingga serum anti

(osteosit) tersusun membentuk sistem B tidak menggumpalkan darah.

havers. Letak: tulang lengan atas, tulang Contoh soal persilangan:

hasta, tulang pengumpil, tulang telapak


tangan, tulang ruas jari tangan, tulang
selangka, tulang paha,tulang kering,tulang
betis,tulang telapak kaki,dan tulang ruas jari
kaki.
Tulang spons, matriksnya berongga dan
tersusun oleh anyaman trabeculae (mirip
dengan pecahan genting) yang pipih dan
mengandung serat kolagen. Rongga yang
terdapat pada tulang spons diisi oleh
jaringan sumsum tulang. Letak: a) tulang
pipih= tulang-tulang penyusun tengkorak
dan wajah, tulang dada,tulang rusuk,dan
tulang belikat. b) tulang pendek= tulang
pergelangan tangan, pergelangan kaki.
REAKSI KIMIA KONTRAKSI OTOT
Kreatin fosfat + ADP Kreatin + ATP
ATP ADP + Energi
STRUKTUR JANTUNG (BAGIAN DAN
ADP AMP + Energi
FUNGSI)
Selama otot berkontraksi, kreatin fosfat
menyumbangkan fosforil pada ADP. ATP yg
dihidrolisis akan terurai menjadi ADP dan
menghasilkan energi. Jika kehabisan ATP dan
tinggal ADP, ADP ini pun akan terurai
menjadi AMP.
PENGGOLONGAN DARAH
menerima darah dari atrium kiri dan
membawanya ke seluruh tubuh. Fungsi
ventrikel kanan adalah menerima darah dari
atrium kanan dan membawanya ke paru-
paru.
Vena Kava Inferior, untuk membawah
darah dari bagian bawah tubuh ke atrium
kanan jantung.

Selain bagian-bagian yang disebutkan


dalam gambar anatomi di atas, berikut
adalah beberapa bagian lain jantung
Aorta, untuk membawa darah yang
manusia:
mengandung oksigen dari ventrikel kiri ke
Katup Atrioventrikular, untuk membuat
seluruh tubuh.
darah hanya dapat mengalir dari atrium ke
Vena Kava Superior, untuk membawa
ventrikel.
kembali darah kaya karbon dioksida dari
Dinding Jantung, untuk membuat jantung
seluruh tubuh bagian atas ke jantung.
berdetak dan mencegah supaya jantung
Arteri Pulmonalis, untuk mengganti karbon
tidak bocor.
dioksida dan uap air yang ada di dalam
darah dengan oksigen.
URUTAN PEREDARAN DARAH MANUSIA
Katup Aorta, untuk mencegah darah
Urutan perjalanan peredaran darah
mengalir ke arah yang salah.
kecil: ventrikel/bilik kanan arteri
Atrium, fungsi atrium kiri adalah adalah
pulmonalis paru-paru vena pulmonalis
menerima darah dari paru-paru yang kaya
atrium/serambi kiri.
oksigen dan membawanya ke ventrikel kiri.
Urutan perjalanan peredaran darah
Sedangkan fungsi atrium kanan adalah
besar: ventrikel/bilik kiri aorta seluruh
menerima darah dari seluruh tubuh yang
jaringan tubuh vena cava superior/anterior
kaya akan karbon dioksida kemudian
dan vena cava inferior/posterior
membawanya ke ventrikel kanan.
atrium/serambi kanan.
Vena pulmonalis, untuk membawa darah
kaya oksigen kembali ke jantung untuk
kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.
Katup Trikuspidalis, untuk memisahkan
atrium kanan dan ventrikel kanan dan
membantu mengalirkan darah miskin
oksigen dari atrium kanan ke ventrikel
Vena
kanan.
Katup Mitral (bikuspadalis), untuk
mencegah darah yang telah berada di
ventrikel kiri kembali ke atrium kiri.
Ventrikel, untuk menerima darah dari
atrium kemudian membawanya keluar dari
jantung. Fungsi ventrikel kiri adalah