Anda di halaman 1dari 2

Bahasa Gaul dan cara mengatasinya di Kalangan Remaja

Saat ini banyak sekali remaja yang menciptakan bahasa gaul, yaitu bahasa baku
yang dipelesetkan, sehingga terkadang orang dewasa tidak memahami bahasa apa yang
dikatakan oleh para remaja tersebut.
Contoh bahasa gaul yang sering dipakai adalah beud, yang berasal dari kata banget. Selain itu
Uang, yang berasal dari kata yang. Lalu ada pula kata kakak yang dalam bahasa Inggris
adalah sister, menjadi sista, dan brother menjadi bro.
Masih banyak sekali bahasa gaul yang digunakan para remaja dalam percakapan sehari-hari.
Penyebabnya adalah kurangnya kecintaan terhadap bahasa Indonesia baku. Namun,
tidak semua remaja menggunakan bahasa gaul ini. Yang menggunakannya pada umumnya
adalah remaja yang ingin dianggap beken atau tenar di kalangan teman-temannya
Penggunaan bahasa gaul nan norak ini banyak sekali digunakan dalam penulisan
status Facebook. Di jejaring sosial ini, kita dapat menuliskan status yang menggambarkan
keadaan kita. Nah, di sinilah yang menjadi ajang anak layanga=n menunjukkan
keberadaannya. Contoh status Facebook anak layangan
Menulis dengan huruf besar dan kecil dalam satu kalimat, contoh SaYaSedAnG TiDAk AdA
di RuMah SaaT iNi. Dalam hal ini, karakter nasional yang sesuai dengan ideologi
pancasila bisa terkikis apabila pengguna bahasa tersebut tidak mengerti
penggunaan bahasa Indonesia yang benar. Dengan kata lain, tidak apa2 jika
digunakan asalkan tidak melupakan jati diri bangsa Indonesia dan bahasa
nasionalnya.
Struktur Dalam Pemakaian Bahasa Gaul Struktur dan tatabahasa dari bahasa prokem
tidak terlalu jauh berbeda dari bahsa formalnya ( bahasa Indonesia ). Pada dasarnya ragam
bahasa gaul remaja memiliki ciri khusus, singkat, lincah, dan kreatif. Dalam banyak kasus
kosakata yang digunakan cenderung pendek, sementara kata yang agak panjang diperpendek
melalui proses morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek. Hal itu dapat
dilihat dari : a. Pengunaan awalan e Kata emang itu bentukan dari kata memang yang
disisipkan bunyi e. Disini jelas terlihat terjadi pemendekan kata berupa mengilangkan huruf
depan (m). Sehingga terjadi perbedaan saat melafalkan kata tersebut dan merancu dari kata
aslinya.
Cara Mengatasi Perkembangan Bahasa Gaul Tidak dapat dipungkiri kita
bermasyarakat, bersosialisasi lebih sering menggunakan bahasa gaul. Anak-anak
dan para remaja dalam perkembangan psikologis pun tidak bisa ditolak atau
dicegah untuk tidak terbiasa dengan bahasa gaul, karena itu memang suatu
proses dalam psikologisnya. Dengan kata lain penggunaan bahasa gaul tidak
bias kita hilangkan atau cegah perkembangannya. Yang dapat kita lakukan
yaitu : 1. memberi pengertian yang lebih mendalam akan pentingnya berbahasa
yang baik dan benar, 2. menanamkan sikap cinta bahasa sendiri pada anak-anak
atau remaja dengan berbagai cara, contohnya mengadakan lomba puisi dan lain-
lain, 3. dan yang paling penting dimulai dari diri sendiri Jadi, keberadaan bahasa
gaul memang sangat mengganggu eksistensi bahasa Indonesia. Namun disisi
lain kita tidak bisa mencegahnya apalagi dikalangan anak-anak dan remaja
karena perkembangan psikologis keduanya menuntut mereka agar diakui di
masyarakat dan salah satunya dengan mengikuti tren bahasa gaul itu sendiri.
Oleh karena itu perkembangan bahasa gaul tidak dapat dicegah tetapi dapat
diminimalisir jika kita kembali meningkatkan eksistensi bahasa Indonesia
itu sendiri.: 1. Hendaknya lebih diadakan pemahaman yang lebih kepada
anak-anak dan remaja. 2. Mualilah dari diri sendiri untuk
membudidayakan bahasaa