Anda di halaman 1dari 2

2.

2Etiologi
Penyebab hipertensi terbagi menjadi dua, yaitu esensial dan sekunder. Sebanyak 90 %
hipertensi esensial dan hanya 10 % yang penyebabnya diketahui seperti penyakit ginjal,
kelainan pembuluh darah, dan kelainan hormonal. 5

Hipertensi primer didefinisikan jika penyebab hipertensi tidak dapat diidentifikasi.


Ketika tidak ada penyebab yang dapat di identifikasi, sebagian besar merupakan interaksi
yang kompleks antara genetic dan interaksi lingkungan. Biasanya hipertensi esensial terjadi
pada usia antara 25-55 tahun dan jarang pada usia di bawah 20 tahun. 6

Hipertensi sekunder dapat disebabkan oleh sleep apnea, obat-obatan, gangguan ginjal,
coarctation aorta,pheochromocytoma, penyakit tiroid dan paratiroid. 7
1. Penyakit ginjal
Penyakit ginjal adalah penyebab terbanyak pada hipertensi sekunder. Hipertensi dapat
timbul dari penyakit diabetes nefropati ataupun inflamasi glomerulus, penyakit intertisial
tubulus, dan polikista ginjal. Kebanyakan kasus berhubungan dengan peningkatan volume
intravascular atau peningkatan system renin-angiotensin-alodesteron.8
2. Renal vascular hypertension
Arteri stenosis ginjal dapat muncul pada 1-2 % pasien hipertensi. Penyebabnya pada
orang muda adalah fibromuscular hyperplasia. Penyakit pembuluh darah ginjal yang lain
adalah karena aterosklerosis stenosis dari arteri renal proksimal. Mekanisme
hipertensinya berhubungan dengan peningkatan renin berlebih karena pengurangan dari
aliran darah ke ginjal. Hipertensi pembuluh darah ginjal harus dicurigai jika terdapat
keadaan seperti berikut: (1) terdapat pada usia sebelum 20 tahun atau sesudah usia 50
tahun. (2) bruit pada epigastrik atau artery renal. (3) jika terdapat penyakit atrerosklerosis
dari arteri perifer, 15-25 % pasien dengan aterosklerosis tungkai bawah yang simtomatik
terdapat artery stenosis ginjal. (5) terjadi penurunan fungsi ginjal setelah pemberian
penghambat ACE.8
3. Hiperaldosteron primer
Penyakit ini timbul karena sekresi yang berlebihan dari aldosteron oeh korteks adrenal.
Pada pasien hipertensi dengan hipokalemia, krn pengeluaran kalium yang berlebih
melalui urin (biasanya > 40 mEq/L). 9
4. Sindrom Cushing
Pada penderita sindroma Cushing, hipertensi timbul sekitar 75-85 %. Patogenesis tentang
terjadinya hipertensi pada sindroma Cushing masih tidak jelas. Mungkin dihubungkan
dengan retensi garam dan air dari efek mineralocorticoid karena glukokortikoid berlebih.
5. Pheochromocytoma
Tumor yang mensekresikan katekolamin yang berada di medulla adrenal dan
menyebabkan hipertensi sekitar 0,05 %. 8

6. Coarctation of the aorta


Coarctation of the aorta merupakan penyakit jantung congenital tersering yang
menyebabkan hipertensi. Insiden sekitar 1-8 per 1000 kelahiran. 8

2.3 Klasifikasi
Tabel 1 Klasifikasi Hipertensi7

Pada tabel 1 merupakan klasifikasi hipertensi pada usia 18 tahun atau lebih.
Penggunaan klasifikasi ini ini didasarkan dengan pengukuran tekanan darah dua atau lebih. 7