Anda di halaman 1dari 110

Roda Gigi (Gear)

Perencanaan
Daya yang
Material
ditransmisikan

Kecepatan Efisiensi

Geometri
(jumlah gigi,
Gear Perencanaan
poros
involute teeth)
Box
Friction Wheels
Gerak dan daya yang ditransmisikan oleh gigi adalah setara dengan yang
dikirimkan oleh roda. untuk memahami bagaimana gerakan dapat
ditularkan oleh dua roda bergigi, mempertimbangkan dua roda
melingkar polos A dan B dipasang pada poros.
Velocity Ratio

2 N 2 d1 T1

1 N1 d 2 T2
Gear Drives
Advantages
1. Dapat mentransmisikan rasio kecepatan yang tepat.
2. Dapat digunakan untuk mengirimkan daya yang besar.
3. Memiliki efisiensi tinggi.
4. Memiliki tata letak yang kompak.
Disadvantages
1. Karena pembuatan gigi memerlukan peralatan dan perlengkapan
khusus , oleh karena itu lebih mahal dari drive lainnya.
2. Kesalahan dalam pemotongan gigi dapat menyebabkan getaran dan
kebisingan selama operasi.
3. Hal ini membutuhkan pelumas yang sesuai dan metode yang dapat
diandalkan untuk menerapkannya, untuk operasi yang tepat dari drive.
Klasifikasi Kecepatan Roda Gigi
1. Low velocity ( < 3 m/s )
2. Medium velocity ( 3 - 15 m/s )
3. High velocity ( > 15 m/s )
Bentuk Gigi
CYCLOIDAL INVOLUTE
Bentuk Gigi
CYCLOIDAL INVOLUTE

1. Lebih kuat pada pitch yang 1. Pressure angle konstan


sama dengan involute
2. Velocity ratio tidak berubah
2. Tidak terjadi interference dengan berubahnya ukuran gigi
(lebih smooth)
Sistem Gigi
1. 14 1/2 Composite
2. 14 1/2 Full depth involute
3. 20 Full depth involute
4. 20 Stub involute
Sistem Gigi
Interference Gigi Involute
Interference Gigi Involute
Interference Gigi Involute
Material Roda Gigi
Pertimbangan dalam pemilihan material roda gigi
1. Kekuatan ijin
2. Noise
3. Keausan
4. Dan lain-lain
Material roda gigi
1. Metallic
2. Non-Metallic

Table 28.3. Properties of commonly used


gear materials
Pertimbangan Desain Roda Gigi
1. Kekuatan yang ditransmisikan,
2. Kecepatan dari roda gigi penggerak,
3. Kecepatan dari roda gigi yang digerakkan atau rasio kecepatan, dan
4. Jarak titik pusat.
Syarat yang harus dipenuhi :
1. Gigi pada roda gigi harus memiliki kekuatan yang cukup sehingga tidak
rusak dibawah beban statis dan beban dinamis.
2. Gigi pada roda gigi harus memiliki karateristik keausan yang tinggi.
3. Penggunaan ruang dan material harus ekonomis.
4. Penyelerasan gigi dan defleksi pada poros harus diperhatikan karena
berpengaruh pada kinerja pada roda gigi.
5. Pelumasan roda gigi harus cukup.
28.17 Kekuatan Batang Gigi pada Roda Gigi Lewis Equation
28.18 Tengangan Izin yang bekerja untuk roda gigi pada Persamaan Lewis
Tegangan kerja yang diizinkan ( w) dalam persamaan Lewis tergantung pada bahan
yang tegangan statis yang diijinkan ( o) dapat ditentukan. Tegangan statis yang
diijinkan adalah tegaangan pada batas elastis bahan. Hal ini juga disebut tegangan
dasar.

Mekanisme gigi sepeda mengganti rantai antara sprocket


ukuran yang berbeda di pedal dan roda belakang. Naik
bukit, depan kecil dan sproket belakang yang besar yang
dipilih untuk mengurangi tekanan diperlukan untuk
pengendara. Pada tingkat, depan dan belakang besar
kecil. sproket digunakan untuk mencegah Pembalap
harus mengayuh terlalu cepat
28.19 Beban Dinamis pada Gigi
Faktor kecepatan digunakan untuk membuat perkiraan koreksi untuk efek
pembebanan dinamis. Beban dinamis disebabkan berikut :
1. Ketidakakuratan dari jarak gigi,
2. Penyimpangan dalam profil gigi, dan
3. Lendutan gigi bawah beban.
28.20 Beban Statis pada Gigi

Beban statis gigi (disebut juga kekuatan batang atau kekuatan daya tahan
pada gigi) diperoleh dari rumus lewis dengan mengganti batas ketahanan
lentur dan batas tegangan elastis (e) pada tegangan izin (w) yang bekerja.
Untuk keamanan, terhadap kerusakan gigi,
beban statis (WS) harus lebih besar
dibandingkan beban dinamis (WD).
Buckingham menyarankan mengikuti
hubungan antara WS dan WD
Untuk steady loads, WS 1,25 WD
Untuk pulsating loads, WS 1,35 WD
Untuk shock loads, WS 1,5 WD

Note :
Untuk baja, batas ketahanan lentur (e) dapat
diperoleh dengan menggunakan hubungan
berikut :
Causes of Gear Tooth Failure
1. Bending Failure
Every gear tooth acts as a cantilever. If the total repetitive dynamic
load acting on the gear tooth is greater than the beam strength of
the gear tooth, then the gear tooth will fail in bending, i.e. the gear
tooth will break.
The module and face width of the gear is adjusted so that the
beam strength is greater than the dynamic load.
2. Pitting
The failure occurs when the surface contact stresses are higher than
the endurance limit of the material.
The dynamic load between the gear tooth should be less than
the wear strength of the gear tooth.
Causes of Gear Tooth Failure
3. Scoring
The excessive heat is generated when there is an excessive surface
pressure, high speed or supply of lubricant fails.
By properly designing the parameters such as speed, pressure
and proper flow of the lubricant, so that the temperature at the
rubbing faces is within the permissible limits.
4. Abrasive Wear
The foreign particles in the lubricants such as dirt, dust or burr enter
between the tooth and damage the form of tooth.
By providing filters for the lubricating oil or by using high
viscosity lubricant oil which enables the formation of thicker oil film.
Causes of Gear Tooth Failure
5. Corrosive Wear
The corrosion of the tooth surfaces is mainly caused due to the
presence of corrosive elements such as additives present in the
lubricating oils.
Proper anti-corrosive additives should be used.
Spur Gear Construction
a. The dedendum circle diameter is slightly greater than the shaft
diameter, then the pinion teeth are cut integral with the shaft
Spur Gear Construction
a. If the pitch circle diameter of the
pinion is less than or equal to
14.75 m + 60 mm (where m is
the module in mm), then the
pinion is made solid with uniform
thickness equal to the face width
b. Small gears up to 250 mm pitch
circle diameter are built with a
web, which joins the hub and the
rim. The web thickness is
generally equal to half the
circular pitch or it may be taken
as 1.6 m to 1.9 m, where m is the
module. The web may be made
solid.
Gear with Arms
Gear with Arms
Gear with Arms

The hub diameter:


1. 1.8 times the shaft diameter for steel gears
2. Twice the shaft diameter for cast iron gears
3. 1.65 times the shaft diameter for forged steel gears used for light
service.
The length of the hub is kept as 1.25 times the shaft diameter for light
service and should not be less than the face width of the gear.
Gear with Arms
Design of Shaft for Spur Gears
Design of Shaft for Spur Gears
Design of Arms for Spur Gears
1. The cross-section of the arms is calculated by assuming
them as a cantilever beam fixed at the hub and loaded
at the pitch circle.
2. It is also assumed that the load is equally distributed to
all the arms.
3. It may be noted that the arms are designed for the
stalling load.
4. The stalling load is a load that will develop the maximum
stress in the arms and in the teeth. This happens at zero
velocity, when the drive just starts operating.
Design of Arms for Spur Gears
Stalling load
Design of Arms for Spur Gears
Maximum bending moment on each arm
Design of Arms for Spur Gears
Section modulus of arms for elliptical cross-section
Helical Gear
Definisi
1. A helical gear has teeth in form of helix around the gear.
2. The helixes may be right handed on one gear and left
handed on the other.
3. Helical gears give smooth drive with a high efficiency of
transmission.
Helical Gear Type
1. Single helical gear menghasilkan gaya aksial pada gigi
2. Double helical gear terjadi keseimbangan gaya aksial
Nomenclature
1. Helix angle. It is a constant angle made by
the helices with the axis of rotation.
2. Axial pitch. It is the distance, parallel to the
axis, between similar faces of adjacent
teeth. The axial pitch may also be defined
as the circular pitch in the plane of rotation
or the diametral plane.
3. Normal pitch. It is the distance between
similar faces of adjacent teeth along a helix
on the pitch cylinders normal to the teeth.
It is denoted
Face Width of Helical Gears
Face Width of Helical Gears
Formative or Equivalent Number
of Teeth for Helical Gears
Proportions for Helical Gears
American Gear Manufacturer's Association (AGMA)
Strength of Helical Gears
Strength of Helical Gears
Strength of Helical Gears
Contoh
Contoh
Contoh
Contoh
Contoh
Bevel Gears
Introduction
Used for transmitting power at a constant velocity ratio
between two shafts whose axes intersect at a certain
angle.
The pitch surfaces for the bevel gear are frustums of
cones.
The elements of bevel gear pitch cones and shaft axes
must intersect at the same point.
Classification of Bevel Gears
Mitre gears
Angular bevel gears
Crown bevel gears
Internal bevel gears
Nomenclature
Nomenclature
Nomenclature
Contoh Soal 1:

Diketahui:
2 buah bevel gear 200 full depth steel dengan
N1 = 40 gigi
N2 = 60 gigi
Pd = 4 pada diameter luar
b = 2,5 in
b = 1,5 in
BHN = 300
AGMA quality No.8
Ditanyakan:
1. Kecepatan ( Vb )?
2. Daya transmisi ( hp ) ?
Apabila gear beroperasi dalam kapasitas maksimum

Keterangan :
N = Number of teeth
Pd = diameter pitch
b = face width of tooth
b = thickness thickness bevel gears
BHN = Brinell Hardness Number
AGMA = American Gear Manufacturers Association
Flowchart : A

Mulai Pitch cone angle of


bevel gears

2 buah bevel gear 200
full depth steel Pitch radius
N1 = 40 ; N2 = 60 ; Pd = 4 r1
b = 2,5 in ; b = 1,5 ; Pitch diameter
BHN = 300 d1
AGMA quality no.8

Outside radius of
Factor in wear
pitch cone equation
ro1 dan ro2 Q

A B
B C

Pitch radius, formative


gear Limit Load for wear
r1 Fw

Konstanta
( dari grafik ) Dynamic tooth load
K Fd

C
Perbandingan jml gigi
C

D
D E

Massa ekuivalen dari Spring konstans


2 gear k
me

Typical error in tooth


outline Speed of rotation
e n

E F
F

Kecepatan ( Vb )
Daya transmisi ( hp )

Selesai
Penyelesaian:

Keterangan :
ro = outside radius of pitch cone (in)
= pitch cone angle (o)
r1 = pitch radius (in)
d1 = diameter pitch (in)
BHN = 300 maka K= 136 ( dari Grafik/tabel)
Dengan interpolasi

Keterangan:
Q = factor in wear equation of bevel gears
r1 = pitch radius formative gears (in)
Fw = limit load of wear (lb)
Jika power maksimum maka:

Keterangan:
Fd = dynamic tooth load (lb)
Fp = horsepower force
C = perbandingan jml gigi
me = massa ekuivalen dari 2 gear
( lb sec2 / in)
= weight per unit volume ( 0,283 lb/in3 )
e = 0,0035 + 0,0036 = 0,0071 ( dari tabel )

k = 1.667.000 x 2,5 = 4.167.000 lb/in


Contoh Soal 2:

Bevel gear pada soal pertama


mentransmisikan 100 horsepower pada saat
beroperasi pada kapasitas maksimum.
Carilah BHN dan kecepan maupun kecepatan
putaran gear tersebut harus dioperasikan.

Ditanya :
BHN = ?
Vb = ?
n1 = ?
Flowchart :

Mulai
A

hp = 100
e = 0,0071 Wear Capacity of
N1 = 40 gigi tooth
k = 4.167.000 lb/in Fw
me = 304 ( lb sec2 / in)
d1 = 8,612 in
= 20 derajat
Konstanta
K
Dynamic force
Fd

B
A
B

BHN
Kecepatan ( Vb )
Kecepatan putaran (n1 )

Selesai
Penyelesaian:
Subtitusi persamaan 1 dan 2

Jika power maksimum :


= 153

BHN = 318 ( dari grafik / tabel ) dengan cara interpolasi


Worm Gears
Introduction
Transmit power at high velocity ratios up to 300 : 1
Lower efficiency
The worm gearing is mostly used as a speed reducer
The worm (which is the driving member) is usually of a cylindrical
form having threads of the same shape as that of an involute rack
The threads of the worm may be left handed or right handed and
single or multiple threads
The worm wheel or gear (which is the driven member) is similar to a
helical gear with a face curved to conform to the shape of the worm.
The worm is generally made of steel while the worm gear is made of
bronze or cast iron for light service.
PENGGUNAAN
Roda gigi cacing digunakan untuk meneruskan ratusan kilowatt
horsepowers pada ratio kecepatan yang tinggi.
Roda gigi cacing juga digunakan untuk mentrasmisikan daya dari motor
listrik untuk menggerakan axle-shafts dari suatu trolley buses.

87
KEUNTUNGAN
Menggunakan roda gigi cacing memberikan keuntungan, yaitu:
Compact layout
Dependable operation and simple maintenance
High velocity ratio ( i > 8 )

88
KERUGIAN
Banyak tenaga yang hilang
Membutuhkan bahan dengan kualitas tinggi
Digunakan pada cutting tools yang mahal

89
90
Lubrication (Pelumasan)
When the temperature of the ambient air is Lair = 200 and the mean
temperature of oil bath tbath = 700
Velocity of
sliding Vsl in 1 2,5 5 5-10 10-15 15-25
m/sec

Service Severe Severe Medium


Kinematic oil
viscosity in
450 350 180 120
centistokes at 80 60
(55) (35) (20) (12)
500 (in brackets
at 1000)
Method of Stream or
Immersion Immersion
Pressure
lubrication

91
MATERIAL
Low Coefficient of Friction : Combining heterogeneous materials with a
high-quality finish of the contact surfaces.

High-tin bronze O10-1 and


Gray cast iron of grades CH15-
OH have the best antifriction
32 to CH21-40
properties as compared to other
Low velocities of sliding (Vsl
grades of bronze.
< 2m/sec)
Vital gears at velocities of
sliding of Vsl > 3m/sec

92
CONTOH SOAL #1
Tiga buah ulir cacing memiliki gigi dari modul 6 mm dan pitch lingkaran
diameter 50 mm. Jika gigi cacing memiliki 30 gigi dari 14 dan
koefisien gesekan dari gigi cacing adalah 0,05, tentukan :
1. sudut utama gigi cacing,
2. kecepatan rasio,
3. jarak pusat, dan
4. efisiensi dari gigi cacing.

93
A

Mulai
kecepatan ratio
(VR)

Diket : n = 3, m = 6; Dw=
jarak center
50 mm, Tg= 30; = 14,5 ;

= 0,05.

sudut utama gigi Effisiensi


cacing
()

A
finish

94
Penyelesaian :
Diket :
n=3
m=6
Dw= 50 mm,
Tg= 30
= 14,5
= 0,05

95
96
97
CONTOH SOAL #2
Sebuah drive cacing mentransmisikan 15 kW pada 2000 rpm ke
kereta mesin di 75 rpm gigi cacing ini berulir tiga dan memiliki diameter
pitch 65 mm. Gigi cacing memiliki 90 gigi dari modul 6 mm. Bentuk gigi
menjadi 20 ke dalaman penuh. Koefisien gesekan antara gigi pasangan
dapat diambil 0,10.Hitung :
1. gaya tangensial yang bekerja pada gigi cacing;
2. aksial dorong dan gaya yang memisahkan pada gigi cacing, dan
3. efisiensi drive cacing.

98
A

Mulai
gaya tangensial

Diket : P = 15 kW =
15 W; Nw= 2000 rpm;
Ng= 75 r.p.m; N = 3; sudut utama
Dw= 65 mm; Tg= 90;
m = 6 mm; = 20 ;
= 0,10

Aksial dorong pada gigi


cacing
torsi

A B

99
B

Gaya yang memisahkan


pada gigi cacing

Effisiensi

Selesai

100
Penyelesaian :
Diket :
P = 15 kW = 15103 W;
Nw= 2000 rpm;
Ng= 75 rpm;
N = 3;
Dw= 65 mm;
Tg= 90;
m = 6 mm;
= 20 ;
= 0,10

101
102
103
CONTOH SOAL #3
A 10:1 worm gear reduction has a quadruple-thread worm and a center
distance of 8,9333 inch. Worm turns 600 rpm. = 3. Find the
horsepower.

104
A

Mulai
mencari dan

Diket : ratio = 10:1 ; c =


8,9333 inch ; = 600rpm ;
mencari dan
= 3

mencari sudut Mencari daya


HP
(lihat grafik)

A
Selesai

105
Penyelesaian :
N2=4x10=40
2 238.933
= = 13400
2 40
4
= = 0.1
40

=24

106
1 4
1 = = = 3.1807in
sin 30.419
2 4
2 = = = 14.6859in
sin 30.90790

b2=2 .256 in
1 1 3.1807600
1 = = = 500fpm
12 12
1 500
= = = 550fpm
0.90790

0.85 =213.6
6008.9332.26514.68590.10.92 180
= = 20.0
330(180+213.6)

107
108
109
110