Anda di halaman 1dari 3

TUGAS PKN

Ni Kadek Dian Novita Dwimas


VIIIE/12

SMP NEGERI 3 DENPASAR


SEPTEMBER 2013
UUD 1945 telah terjadi perubahan atau amandemen empat kali, yaitu:
1. Amandemen pertama
Beberapa aspek penting dalam perubahan tersebut, di antaranya
sebagai berikut.
a) Penegasan bahwa presiden berhak mengajukan Rancangan
Undang-Undang (RUU) kepada DPR (Pasal 5 ayat (1)).
b) Presiden dan wakil presiden hanya dapat menjabat sebanyak-
banyaknya dalam 2 (dua) kali masa jabatan.
c) Jika Majelis Permusyawaratan Rakyat tidak dapat mengadakan
sidang, presiden dan wakil presiden bersumpah menurut agama,
atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat dengan disaksikan oleh Mahkamah
Agung (Pasal 9 ayat (2)).
d) Dalam hal mengangkat duta dan menerima penempatan duta
negara lain, presiden memperhatikan pertimbangan Dewan
Perwakilan Rakyat (Pasal 13 ayat (2) dan (3)).
e) Presiden memberi grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan
pertimbanga Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 14 ayat (1)).
f) Presiden memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan
pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 14 ayat (2)).
g) Sikap menteri membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan
(Pasal 17 ayat (3)).
h) Presiden mengesahkan rancangan undang-undang yang telah
disetujui bersama untuk menjadi undang-undang (Pasal 21)

Selain perubahan di atas, Sidang Umum MPR juga membuat


Ketetapan MPR No. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan
Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 yang memerintahkan agar Badan Pekerja MPR mempersiapkan
rancangan termaksud untuk disahkan dalam Sidang Tahunan MPR pada
tanggal 18 Agustus 2000. Sebagaimana diamanatkan ketetapan tersebut
maka terjadilah amandemen kedua.

2. Amandemen kedua
Amandemen kedua terhadap UUD 1945, MPR mengubah dan/atau
menambah beberapa pasal, misalnya Pasal 18, Pasal 18A, Pasal 18B, Pasal
19, Pasal 20 ayat (5), Pasal 20A, Pasal 22B, Pasal 25E, Pasal 26 (2) dan
ayat (3), Pasal 27 ayat (3), Pasal 28A, Pasal 28B, Pasal 28C, Pasal 28D,
Pasal 28E, Pasal 28F, Pasal 28G, Pasal 28I, Pasal 28J, Pasal 30, Pasal 36A,
Pasal 36B, dan Pasal 36C UUD 1945.
3. Amandemen ketiga
Dalam amandemen ketiga ini, MPR mengubah dan/atau menambah Pasal
1 ayat (2) dan (3), Pasal 3 ayat (1), (3), dan (4), Pasal 22D ayat (1), (2),
(3), dan (4), Pasal 22E ayat (1), (2), (3), (5), dan (6), Pasal 23