Anda di halaman 1dari 6

Laporan Hari/tanggal : Senin,6 Februari 2017

Pemasaran dan Riset Pasar Dosen : Ir. Wien Kuntari,M.Si

PERILAKU KEPUTUSAN KONSUMEN


Disusun oleh :
Kelompok : 2/A P2
Dwi Septia Kurniawan (J3E115005)
Dian Indriana K.P (J3E115021)
Nico Noviar C P (J3E115044)
Eva Ayu Nabilah (J3E115088)
Anggun Sukma Bela (J3E115099)

SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN


PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2017
Ringkasan Jurnal

Kepuasan pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang


sebagai hasil dari perbandingan antara prestasi atau produk yang dirasakan dan
yang diharapkannya. Tingkat kepuasan konsumen adalah salah satu faktor yang
mampu memengaruhi loyalitas konsumen. Loyalitas konsumen juga
dipengaruhi oleh kualitas servis, kepuasan konsumen dan image perusahaan.
Salah satu bentuk loyalitas konsumen adalah switching behavior konsumen atau
perilaku konsumen untuk beralih ke merek lain yang merupakan bentuk loyalitas
konsumen yang dipresentasikan dalam bentuk proporsi pembelian. Beberapa
penelitian mengenai switching behavior sebelumnya banyak dilakukan pada jasa
atau produk yang memiliki barrier yang mudah dan berbiaya rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis switching behavior
konsumen minuman teh siap saji dalam kemasan. Switching behavior adalah
bentuk loyalitas konsumen yang direpresentasikan dalam bentuk proporsi
pembelian dalam kurun waktu tertentu. Penelitian ini mempelajari pengaruh
dimensi bauran pemasaran terhadap kepuasan dan switching behavior
konsumen. Metode penelitian menggunakan metode survei dan wawancara
pengisian kuesioner dengan jumlah responden 154 orang. Variabel utama
penelitian adalah kualitas produk, harga, ketersediaan, komunikasi dan reputasi
merek. Variabel ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan
Structural Equation Model (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
dimensi bauran pemasaran yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan
konsumen adalah kualitas produk dan reputasi merek. Switching behavior
konsumen produk teh dalam kemasan adalah switcher loyalty yang mana
konsumen sebagian besar beralih ke merek lain saat merek yang diinginkan tidak
tersedia.
Tujuan
1. Dapat mengetahui proses keputusan pembelian produk-produk mulai dari tahap
identifikasi masalah sampai dengan evaluasi
2. Dapat menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen
Soal Diskusi
1. Jabarkan proses keputusan pembelian produk-produk tersebut mulai dari
tahap identifikasi masalah sampai dengan evaluasi setelah pembelian dari
artikel yang kalian dapatkan!
2. Berdasarkan uraian kelompok Anda,apakah factor budaya ,social,pribadi
atau psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli
produk tersebut?jelaskan!
3. Pilihlah salah satu jenis produk yang pernah dibuat salah satu anggota
kelompok Anda.Identifikasilah langkah-langkah yang bisa mendukung
proses keputusan pembelian konsumen untuk produk Anda!
Jawaban :
No Tahap Aktivitas Hasil
Proses
1. Pengenalan top of mind, Produk A masih menjadi
kebutuhan sumber informasi, top of mind
alasan melakukan Pada umumnya
pembelian responden mengetahui
lokasi pembelian informasi tentang produk
produk dari iklan di televisi dan
pertimbangan memperdalam media
konsumen social
frekuansi pembelian membeli di warung-
warung misal dilokasi
sikap konsumen saat
olahraga, tempat wisata,
produk dibeli tidak
sekolah
tersedia
Pembelian pada saat haus
sebagian besar responden
pada penelitian ini
membeli produk
minuman teh dalam
kemasan kurang dari 3
kali dalam satu minggu
dengan persentase 66,2
persen. Sebanyak 17,5
persen responden
menyatakan membeli
produk minuman teh
dalam kemasan 4 kali
dalam satu minggu, 11
persen lebih dari 5 kali
dalam satu minggu dan
yang terkecil
Pada penelitian ini,
sebesar 55,8 persen
responden
menyebutkan bahwa akan
membeli produk dari
merek yang lain apabila
produk yang diinginkan
tidak tersedia.

2. Penerimaan Memeringkatkan Mendapatkan informasi


Informasi kebutuhan dan mengenai produk
kemampuan minuman teh dalam
konsumen sesuai kemasan yang
dengan informasi bersumber dari iklan
yang ada pada TV (59,1%)
sumber, Salesman sebesar
Kecocokan antara (30,8%)
kebutuhan dan Spanduk sebesar (17,6%)
kemampuan dengan Teman sebesar (13,2%)
informasi yang Keluarga dan iklan
didapat akan media cetak sebesar
membentuk suatu (3,3%)
maksud pembelian.
Sumber informasi yang
Konsumen
memiliki kontribusi
membentuk minat terendah adalah
untuk memperdalam melalui brosur sebesar
informasi mengenai (1,1%)
produk atau jasa
tersebut.
3. Evaluasi Membuat program Cara yang bisa
Alternatif pemasaran yang dilakukan adalah
mampu meyakinkan dengan menggali lebih
konsumen bahwa dalam penggunaan dunia
kualitas produk maya sebagai media
yang dihasilkan promosi.
adalah yang terbaik,
terjamin kualitasnya
dan mampu
memenuhi ekspektasi
konsumen.
Mengingat bahwa
karakteristik
produk,pelayanan,
dan faktor bauran
pemasaran yang
mendasari tingkat
kepuasan konsumen
terhadap produk

4 Keputusan Melakukan penelitian Mempertimbangkan rasa


Pembelian terhadap konsumen produk pada saat
tentang alasan dan memutuskan pembelian
pertimbangan untuk dengan persentase sebesar
membeli suatu 48,1 persen,
produk minuman teh Kemudahan mendapatkan
dalam kemasan dengan persentase sebesar
18,2 persen.
Merek menjadi
pertimbangan ketiga
konsumen saat
Memutuskan pembelian
dengan persentase 14,3
persen sedangkan
Volume menjadi hal yang
paling tidak
dipertimbangkan
responden dengan
persentase sebesar 1,9
persen.

5. Perilaku Konsumen membeli Tingkat kepuasan


Pasca produk teh konsumen terhadap
pembelian produk yang telah lama
beredar di pasaran seperti
produk A ternyata tidak
lebih tinggi dariproduk
pendatang baru seperti
produk B

2. Berdasarkan urain dari kelompok kami faktor budaya ,social,pribadi atau


psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu
produk ialah perlu adanya yang dilakukan oleh produsen untuk mengintensifkan
iklan melalui televisi sebagai sarana berkomunikasi dengan konsumen seraya
mendengarkan aspirasi konsumen tentang mutu produk yang
diinginkan,meningkatkan reputasi merek dengan mendirikan layanan call center
untuk memberikan informasi pada konsumen serta menangani keluhan yang ada.

3. Identifikasi produk olahan yang pernah dibuat oleh salah satu anggota
kelompok kami ialah produk selai nanas langkah-langkah yang bisa
mendukung proses keputusan pembelian konsumen untuk membeli yang
dilakukan sebagai berikut :
Langkah mendukung proses keputusan pembelian konsumen :
* Kemasan yang unik
* Mempertahankan citarasa
* Harga jual yang terjangkau
* Ketersediaan produk
* Volume produk

DAFTAR PUSTAKA

Journal.ipb.ac.id/index.php/jikk/article/view/10012/7830