Anda di halaman 1dari 1

Wahyu tentang Kewajiban Shalat

Suatu malam ketika Nabi Muhammad SAW sedang tidur di Mekkah

Malaikat Jibril AS tiba-tiba mendatangi beliau bersama dengan seekor binatang


yang mengagumkan.

Binatang tersebut panjang dan berwarna putih, lebih besar dari keledai tapi lebih
kecil dibandingkan kuda.

Binatang tersebut memiliki dua sayap yang disebut dengan nama Al Buraaq.

Muhammad SAW menunggangi Al Buraaq dengan kecepatan melebihi kecepatan


cahaya ke Jerusalem (Palestina)

Di Jerusalem, Al Buraaq berhenti di sebuah masjid yang dikenal dengan nama Al


Aqsa.

Di sana Nabi Muhammad SAW memimpin (mengimami shalat) para Nabi,


termasuk Nabi Isa AS dan Ibrahim AS.

Setelah itu, Muhammad SAW miraj hingga Sidratul Muntaha.

Di Sidratul Muntaha, Allah memerintahkan kepada Muhammad SAW untuk


mengerjakan shalat. Nabi kita mendengar dan menaati perintah tersebut.

Kemudian Muhammad SAW kembali pulang. Diperjalanan beliau berjumpa


dengan Musa AS.

Musa bertanya kepada Muhammad SAW, apa yang diwajibkan Allah atasmu?

Nabi menjawab Allah mewajibkan atas umat muslim untuk mengerjakan sholat
50 kali sehari semalam.

Musa berkata kembalilah kepada Allah dan mintalah keringanan karena


sesungguhnya umatmu tidak akan mampu mengerjakannya.

Muhammad SAW kembali kepada Allah dan akhirnya Allah memerintahkan shalat
menjadi 5 sehari semalam.

Namun Allah SWT menjanjikan setiap shalat akan diberi pahala 10 kali.

Jadi ketika kita mengerjakan 5 shalat maka Allah memberikan pahala senilai
mengerjakan 50 sholat.

Nabi SAW mendapatkan hikmah luar biasa pada perjalanan malamnya (isra
miraj)

Seperti ganjaran yang besar yang akan kita dapatkan di surga, insya Allah.

Kemudian beliau pun kembali ke bumi dengan selamat dan menyampaikan


kepada umat muslim tentang perjalanan Beliau yang luar biasa serta wahyu
tentang kewajiban sholat.