Anda di halaman 1dari 2

Kisah Negeri Buah

pada zaman dahulu, ada sebuah negeri yang sangat makmur. Negeri itu disebut
dengan negeri Buah. Negeri itu dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raja Fruit.
Raja Fruit sangat bijaksana. Kerana itulah rakyat sangat sayang padanya.

Raja Fruit sangat bersahabat dengan rakyatnya. Seperti biasa, setiap sebulan
sekali Raja mengelilingi negerinya sembari berkunjung ke rumah-rumah rakyatnya.

Pada suatu ketika, Sang Raja tidur dan bermimpi. Di dalam mimpinya, Raja menangis
tersedu-sedu melihat rakyaknya tergeletak tak berdaya kerana kelaparan. Raja
terbangun dan menceritakan mimpinya kepada penduduk istana.

Percayalah, tidak akan terjadi apa-apa Raja. Mimpi itu hanyalah bunga tidur belaka
hibur seluruh penduduk istana. Mereka tidak ingin rajanya bersedih dengan mimpinya.
Hingga lambat laun Raja lupa dengan mimpinya.

Waktu berjalan dengan cepat. Hingga pada akhirnya, timbulah suatu peristiwa
yang tak pernah disangka-sangka oleh Raja Fruit. Negerinya dilanda bencana
kemiskinan. Raja tak pernah membayangkan, negerinya akan kehabisan buah. Kerana
selama ini, buah-buahan di sana sangatlah berlimpah.

Setelah diteliti, ternyata penyebab kemiskinan itu adalah tidak seimbangnya buah yang
dikonsumsi rakyat dengan berbuahnya pohon itu sendiri. Setiap hari rakyat selalu
makan buah sampai tak kenal kenyang. Sehingga, lambat laun pohon-pohon buah di
sana sangat kelelahan dan tidak berbuah lagi.

Raja Fruit sangat kebingungan, dengan kondisi negeri dan rakyatnya yang demikian.
Hanya tinggal sedikit pohon yang masih berbuah. Raja berfikir dan merenung
bagaimana caranya menangani bencana yang tengah melanda. Akhirnya, Raja
menemukan ide dan menyuruh seluruh rakyatnya berkumpul di lapangan istana.

Raja Fruit bertanya kepada rakyatnya,

Pohon siapa yang masih berbuah ?

Saya Raja Saya Raja Saya Raja dan seterusnya.


Setelah itu, Raja Fruit menyuruh rakyatnya supaya mengkonsumsi buah secukupnya
dan tidak berlebihan. pohon-pohon lama tersenyum dan kembali berbuah. Akhirnya, di
negeri Buah itu, semakin banyak pohon buah karena bibit baru sudah mulai tumbuh
besar. Rakyat negeri buah hidup makmur dan sejahtera kembali kerana mereka
mempunyai Raja yang bijak.

Jam tangan

- saya merupakan seorang yang selalu lewat bangun dan ini meyebabkan saya selalau
lewat datang ke sekolah.

Pada minggu lepas, ibu telah membeli sebuah jam tangan kepada saya

- saya berasa sangat gembira kerana mempunyai jam tangan baru.

- sejak hari itu, saya selalu melihat masa pada jam tangan saya. Saya tidak bangun
lewat lagi kerana setiap malam sebelum tidur saya akan memasang alarm pada jam
tangan saya.