Anda di halaman 1dari 2

SKENARIO 3

KLB DBD
Ny. Samino tinggal di perkampungan kumuh dan padat penduduknya,
mempunyai lima anak, dua anaknya masih balita (1 tahun dan 3 tahun). Suatu
hari Ny. Samino memeriksakan kedua anaknya ke Puskesmas, karena panas tinggi
tiga hari. Oleh dokter, dua anak Ny. Samino diduga menderita DBD. Dinas
Kesehatan Kota menyatakan bahwa daerah tersebut sedang terjadi KLB demam
berdrah. Ny. Samino anik dan tidak pecaya anaknya kena DBD, karena hanya
panas saja dan dirumah sudah pakai obat nyamuk. Dokter mengatakan, bila
anaknya masih ringan, dapat berobat jalan, disarankan pemeriksaan darah. Jika
penyakit bertambah berat atau ada perdarahan segera rawat inap di rumah sakit.
Step 1
DBD : ( Demam Berdarah Dengue ) penyakit Fibril akut yang
ditemukan didaerah tropis dengan penyebaran geografis yang mirip
malaria penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes
Albopictus , penyakit ini menyebabkan angguan pada pembuluh darah
kapiler dan pada sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan
perdarahan.
KLB : ( Kejadian Luar Biasa ) Kejadian meningkatnya angka
kesakitan dan Kematian 2x lipat pada kurun waktu tertentu (menurut
Menkes no.944 Tahun 2004)
Kumuh : Suatu keadaan dimana tempat tinggl yang kotor atau tidak
memenuhi standar kesehatan lingkungan dimana keadaan lahan atau
kawasan yang kotor dan tidak memenuhi standar kelayakan.
Balita : (Bawah Lima Tahun) merupakan salah satu periode usia
manusia, setelah bayi sebelum anak awal, dengan rentang usia 24 60
bulan

Step 2
1. Apakah lingkungan yang kumuh berkaitan dengan penyakit DBD yang
dialami ?
2. Apa saja kriteria KLB ?
3. Apa saja gejala DBD ?
4. Faktor penyebab DBD ?
5. Upaya Puskesmas dalam menangani DBD ?
Step 3
1. Iya
2. Kriteria KLB :
Belum pernah terjadi sebelumnya
Terjadi peningkatan 2X lipat / lebih
Kesakitan meningkat 3X lipat (per daerah / kecamatan)
Rata-rata per bulan selama 1 tahun meningkat 2X lipat
Terjadi 3 tahun berturut-turut (endemis)
3. Gejala DBD
Secara umum :
Demam tinggi 2 7 hari berturut turut
Nyeri kepala, otot dan persendian
Bintik-bintik merah pada kulit
Sakit perut, mual dan muntah
Perdarahan pada hidung dan gusi
4. Faktor penyebab DBD :
Lingkungan yang kotor / kumuh
Keadaan rumah yang tidak memenuhi standar
Kurangnya pengetahuan akan kesehatan
Padat penduduk yang menyebabkan lingkungan kumuh
Kurangnya penyuluhan dari pihak puskesmas mengenai kesehatan
lingkungan
5. Upaya puskesmas dalam menangani KLB DBD :
Memberikan bubuk abate pada masyarakat
Memberi penyuluhan, melaksanakan dan mengawasi upaya 3M
+
Membuat surat edaran dan mengirimkannya kepada seluruh jajaran
kesehatan serta sektor terkait tentang kewaspadaan dini terhadap penyakit
DBD
Bahan-bahan anti serangga dan anti jenis serangga
Melakukan pendampingan dalam kegiatan penyelidikan epidemiologi
apabila terjadi KLB di daerah endemi
Melakukan sosialisasi daan menyampaikan analisis kasus serta program /
strategi pemberantasan penyakit DBD
Melaksanakan pemeriksaan serologis (sediaan darah penderita : trombosit,
hematokrit)
Melakukan penanggulangan fokus (PF)