Anda di halaman 1dari 23

TUGAS FISIKA DASAR II (Gelombang)

SOAL DAN PEMBAHASAN

OLEH : TEKNIK GEOFISIKA2014

Contoh 13-1

Tegangan pada tali diberikan dengan cara menggantung sebuah benda bermassa 3 kg pada salah
satu ujung terlihat dalam gambar 13-11. Panjang tali 2,5 m dan massa nya 50 gr. Berapakah laju
gelombang pada tali ?

Jawab :

Tegangan pada tali

m
F = mg = (3 kg ) ( 9,81 s2 ) = 29,4 N

Massa per satuan panjang

m 0,05 kg kg
= = = 0,02
L 2,5 m m

oleh karena itu, laju nya:

f 29,4 m

v= = 0,02 = 38,3 s

Contoh 13-2

Tegangan pada tali diberikan dengan cara menggantung sebuah benda bermassa 3 Kg pada salah
satu 5 ujung seperti terlihat dalam gambar 13-1. Panjang tali 2,55 meter dan massanya 50 gr.

Fungsi gelombang untuk suatu gelombang harmonic pada tali adalah y = 0,03 sin ( 2,2x 3,5t ).
Dengan y dan x dalam meter dan t dalam sekon hitung amplitude. Panjang gelombang,
Frekuensi, Periode dan Laju Gelombang.

Di ketahui : y = 0,03 sin (2,2 x 3,5 t)

Di Tanya : A, , f, T, v

Teknik kimia 2010 1


Jawab:

y = 0,03 Sin ( 2,2 x 3,5 t)

y = A sin (Kx w.t)

A = 0,03 m

Kx = 2,2 x

2
= 2,2

= 2,8 m

wt = 3,5 t

2 f = 3,5

F = 0,5 Hz

1 1
T= F = 0,5 = 1,80

m
V = f = 2,8 m . 0,5 Hz = 1,59 s

Contoh 13 - 3

Gelombang dengan panjang gelombang 35 cm dan amplitudo 1,2 cm bergerak sepanjang tali 15
m yang memiliki massa 80 gr dan tegangan 12 N. A) berapa energi total gelombang pada tali?
B) hitung daya yang ditransmisikan melalui suatu titik tertentu pada tali.

Diketahui :

= 35 cm = 0,35 m

A = 1,2 cm = 0,012 m
Teknik kimia 2010 2
L = 15 m

F = 12 N

m = 80 gr = 0, 08 kg

Ditanya : E, P

Jawab :

= m/l = 0,08 kg/15 m = 5, 33.10

V = F/ = 12N/5, 33.10 kg/m = 47, 4 m/s

W = 2f = 2v/ = 2 47, 4 m/s/0, 35 m = 851 rad/s

A) E = W A
= (5, 33.10 kg/m) (851 rad/s) (0, 012 m) (15 m)
= 4, 17 J

B) P = WAV
= (5, 33. 10 kg/m) (851 rad/s) (0, 012 m) (47, 4 m/s)
= 13, 2 W

Contoh 13-4

Seutas tali direntangkan antara dua tiang tetap berjarak 1 m dan tegangan diatur hingga frekuensi
nada dasar tali 440 hz. Berapakah laju gelombang transversal pada tali?

Penyelesaian :

Dari syarat gelombang berdiri ( persamaan 13- 20 ), panjang gelombang untuk harmonic pertama
= 2L =2m. jadi laju gelombang v = f = ( 2m ) ( 440 Hz ) 880 m/s.

Contoh 13 5

Seutas tali sepanjang 3 m dan rapat massa 0,0025 kg/m terikat pada kedua ujungnya. Salah satu
frekuensi resonansinya 252 Hz. Frekuensi resonansi berikutnya 336 Hz. Hitunglah:

a). Frekuensi nada dasar dan b). Tegangan tali

Penyelesaian:

Teknik kimia 2010 3


a). Menurut persamaan 13-21, masing- masing frekuensi resonanasi merupakan suatu bilangan
bulat kali frekuensi nada dasar. Rasio dua frekuensi resonansi berurutan karenanya harus dua
bilangan bulat berurutan. Rasio frekuensi yang diberikan adalah 336/252=1,33 yaitu 4
berbanding 3. Jadi 336 Hz harus merupakan harmonik ke empat dan 252 Hz harus merupakan
harmonik ke tiga. Jadi frekuensi nada dasar

1 252
f 1= f 3= =84 Hz
3 3

b). Kita mencari tegangan tali dengan terlebih dahulu mencari laju gelombang. Karena panjang
gelombang nada dasar =2l=6 m , maka laju gelombangnya adalah

=f =(84 Hz)(6 m)=504 m/s kemudian tegangan yang diperoleh dari =


f
,
2
kg m
f = 2
(
0,025
m )
(504 )
s
635

Contoh 13-7

Tunjukkan bahwa y = a sin (kx-wt) memenuhi persamaan 13-34 b dengan menghitung secara
eksplisit turunan-turunannya.

Penyelesaian:

Dengan mengambil turunan parsial y terhadap x kita akan memperoleh

y/x = /x [A sin (kx-wt)] = A cos (kx-wt) (kx)/x

= KA cos (kx-wt)

dengan mengambil turunan parsial kedua terhadap x, kita akan mendapatkan :

2y/x2 = - K2A sin (kx-wt)

dengan cara serupa, turunan terhadap t adalah:

y/t = /t [A sin (kx-wt)] = A cos (kx-wt) (-wt)/t

= wA cos (kx-wt)

dan

Teknik kimia 2010 4


2y/t2 = -w2A sin (kx-wt)

kemudian persamaan 13-34 b memberikan

-k2A sin (kx-wt) = 1/v2 [-W2a sin (kx-wt)]

yang berlaku jika V = w/k

contoh 14.1

Hitunglah laju bunyi di udara pada a) 00 C dan b) 200 C

Penyelesaian :

a) Temperatur mutlak yang bersesuain dengan temperature 00 C adalah


T=tc + 273 = 0 + 273 = 273 K
Dengan demikian laju bunyi pada 00 C adalah
b) Untuk mendapatkan laju pada 200 C=293 K, kita memperlihatkan bahwa laju bunyi
sebanding dengan akar kuadrat temperature mutlak .
Dengan demikian nilainya pada suhu 293 K, V293 , dapat dihubungkan dengan nilainya
pada suhu 273 K, V273 , melalui
Atau V= (331 m/s)

= 343 m/s

Contoh 14-2

Telinga manusia dapat mendengar bunyi dengan frekuensi yang berkisar dari kira-kira 20
Hz hingga kira-kira 20.000 Hz ( meskipun banyak orang yang mempunya pendengaran
yang agak terbatas diatas kira-kira 15.000 Hz).Jika laju bunyi diudara 340 m/s, berapakah
panjang gelombang yang berkaitan dengan frekuensi ekstrim ini ?

Penyelesaian :

Jika laju bunyi diudara 340 m/s, panjang gelombang yang berkaitan dengan frekuensi
audio terendan adalah

v 340 m/ s
= f = 20 Hz = 17 m

Dan yang berkaitan dengan frekuensi audio tertinggi adalah

Teknik kimia 2010 5


v 340 m/ s
= f = 20 KHz = 1,7 cm

Contoh 14 3

Seekoranjing yang menggonggongmelepasdaya 1 mW.

a. Jikadayainiterdistribusisecaraseragamkesemuaarah,
berapatingkatintensitasbunyipadajarak 5 m?
b. Berapatingkatintensitasdariduaanjing yang menggonggongsecarabersamaajikamasing
masingmelepasdaya 1 mW?

Jawab :

a. Intensitaspadajarak 5 m adalahdaya di bagidenganluas ( persamaan 14 19) :

P 103 w 6 2
I= 4 X r2 = 4 x (5 m)2 = 3.18 x 10 w/ m

Tingkat intensitaspadajarakiniadalah

I 3 , 18 X 106
= 10 log I = 10 log 1012

6
= 10 log (3,18x 10 )

6
= 10 (log 3,18 + log 10

= 10 (0,50 + 6) = 65,0 dB

b. Jikaadaduaanjing yang menggonggongpadasaatbersamaan,intensitasakanmenjadidua kali


lebihbesar, atau
6 2 6 2
I = 2x (3,18x 10 w/ m ) = 636 x 10 w/ m

Maka I/I akanmenjadi

Teknik kimia 2010 6


I 6
I = 6,36 x 10

dantingkatintensitasmenjadi
6
= 10 log (6,36 x 10 ) = 68,0 dB

Contoh 14-5

Dua sumber bunyi berosilasi sefase. Pada suatu titik 5,00 m dari satu sumber dan 5,17 m dari
yang lain, ampitudo bunyi dari masing masing sumber adalah po . hitunglah amplitudo
gelombang resultan jika frekuensi bunyi (a) 1000 Hz (b) 2000 Hz (c) 500 Hz. ( Gunakan 340
m
s untuk laju bunyi ).

Jawab :

Pada semua kasus di atas beda lintasannya adalah x = ( 5,17 5,00 ) m = 0,17 m = 17 cm.

v 340
(a) = f = 1000 = 0,34 m = 34 cm = 2 x

340
(b) = 2000 = 17 cm = x

340
(c) = 500 = 68 cm = 4 x

dengan demikian beda fasenya adalah

x x
=2 =2 4 x = 2

1
Faktor 2 po cos 2 dalam persamaan 14-25 adalah amplitudo gelombang resultan. Untuk


= 2 , amplitudonya adalah

Teknik kimia 2010 7


1
2 po cos 2 2 = 2 po cos 4 = 1,41 po

Contoh 14-7

Jik a laju bunyi 340 m/s, berapakah frekuensi dan panjang gelombang yang memungkinkan
untuk gelombang bunyi berdiri dalam tabung tertutup sepanjang 1 meter?

Diket : v=340 m/s

L=1 m

Dit : f dan

Jwb : = 2L = 2(1m) = 2 m
1

v 340 m/ s
f1 = 1 = 2m = 170 Hz

f2 = 2 f1 = 2(170 Hz) = 340 Hz

f3 = 3 f1 = 3(170 Hz) = 510 Hz

fn = n f1 = 170n Hz

2L 2( 1m)

2 = 2 = 2 = 1m

2L 2( 1m) 2m

n = n = n = n

Contoh 14-8

Bila garputala berfrekuensi 500 Hz dipegang diatas tabung dalam gambar 14-17, resonansi
dijumpai ketika permukaan air berjarak 16,0; 50,5; 85,0 dan 119,5 cm dari atas tabung. a).
Berapakah laju bunyi udara? b). Berapakah jauhkah dari ujung tabung letak simpul tekanan?

Penyelesaian:

Teknik kimia 2010 8


a). Jarak antara masing-masing air untuk dua resonansi berturutan adalah 34,5 cm. Dengan
demikian, panjang gelombang sama dengan dua kali jarak ini atau 69,0 cm = 0,690 m. Dari
data 1 m laju bunyi di udara adalah :

v = f = 500 Hz 0,690 m = 349 m/s

b). Karena jarak keposisi resonansi pertama 16,0 dan /4= 69,0 cm/4 = 17,25 cm, maka jarak
dari ujung tabung ke simpul tekanan atau perut simpangan adalah :

L = L = 17,25 cm 16,0 cm = 1,25 cm

Contoh 14-9

Frekuensi sebuah klakson mobil adalah 400 Hz. Berapakah frekuensi yang teramati jika
m
mobil bergerak melalui udara tenang menuju penerima diam dengan laju Vs = 34 s (kira-kira

mil m
76 jam ) ? ambillah laju bunyi di udara 340 s .

Menurut persamaan 14-36 panjang gelombang di depan mobil adalah

m
V Vs 34034 306
= = s = m = 0,765 m
f fo 400
400 Hz

Jadi frekuensi yang teramati adalah

Teknik kimia 2010 9


m
V 340
f = = = s = 444 Hz
f
0 ,765 m

perhatikan bahwa frekuensi yang termati 11 % lebih tinggi daripada frekuensi klakson mobil
mula-mula.

Penyelesaian:

Untuk menerima yang bergerak, panjang gelombang tidak berubah.

Penerima semata-mata hanya melewati lebih banyak gelombang dalam suatu waktu tertentu.
Frekuensi yang teramati adalah ( persamaan 14.39a)

Contoh 14.10

Klakson sebuah mobil yang diam mempunyai frekuensi 400hz. Berapakah frekuensi yang
teramati oleh penerima yang bergerak melalui udara tenang menuju mobikl dengan laju 34 m/s?

Penyelesaian:

( xv )=( 400 Hz ) (1+ 340


f ' =f 0 1+ r 34
)
= (400 Hz) (1,10)

= 440 Hz

Dalam kasus ini peningkatan frekuensi yang teramati adalah 10 persen.

Contoh 30 1

Diameter orbital bumi 3,00 x 1011 m. Jika cahaya memerlukan 16,6 menit untuk melalui syarat
itu, berapa laju cahaya ?

Jawab :

C = X = 3,00 x 1011 m = 3,01 x 108 m/s

t 966 s

Teknik kimia 2010 10


Contoh 30-2

Dalam percobaan Fizeau, roda memiliki 720 gerigi, dan cahaya diamati ketika roda diputar pada
laju 25,2 putaran perdetik. Jika jarak dari roda ke cermin 8,63 km, berapa nilai laju cahaya yang
didapat oleh Fizeau?

Jawab:

Jarak total yang dilalui oleh cahaya dari celah pada roda ke cermin dan kembali ke celah adalah
2 x 8,63 km = 17,3 km. Cahaya yang dipantulkan melalui celah erikutnya pada roda, sehingga
roda tersebut membuat 1/720 putaran adalah :

t = 1s 1 put = 5,49 x 10-5

25,3 put 720

Laju cahaya yang didapat dari percobaan ini adalah :

C= x = 17,3 x 10 3 m = 3,15 x 108 m/s

t 5,49 x 10-5 s

Contoh 30-3

Penjelajah ruang angkasa di bulan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk


berkomunikasi dengan pusat kontrol ruang angkasa di bumi. Berapa waktu tunda bagi sinyal dari
bulan ke bumi jika jaraknya 3,84 x 108 m?

Jawab:

t = x = 3,84 x 108 m = 1,28 s


C 3 x 108 m/s
30 4

Matahariberjarak 1,50 x 1011 m daribumi. Berapa lama cahayadarimataharimencapaibumi ?

Penyelesaian :

t = X = 1.50x1011 m
C 3x108 m s-1

Teknik kimia 2010 11


= 500 s

Contoh 30 4

Matahariberjarak 1,50 x 1011 m daribumi. Berapa lama


cahayadarimataharimencapaibumi ?

Penyelesaian :

t =X = 1.50x1011 m
C 3x108 m s-1

= 500 s
= 8,33 menit

Contoh 30-5

Cahaya yang berjalan di udara memasuki air dengan sudut datang 450. Jika indeks bias air
adalah 1,33. Berapa sudut biasnya ?

Penyelesaian :

n1 Sin1 = n2 Sin2

1 (Sin450) = 1,33 (Sin2)

0,707 = 1,33 (Sin2)

0 ,707
Sin2 = 1, 33

= 0,33

2 = 320

Contoh 30-6

Sebuah kaca tertentu memiliki indeks bias n=1,5. Berapa sudut kritis untuk pemantulan internal
total bagi cahaya yang meninggalkan kaca tersebut dan memasuki udara dengan n=1,00?

Diketahui :

nk=1,5

nu=1,00

Teknik kimia 2010 12


ditanya : kritis

jawab :

nu 1 , 00
sin = nk = 1,5 = 0,667

c = sin-1 0,667

= 42

30-7

Intensitas cahaya yang tidak berpolaritas sebesar 3,0 W/m2 masuk pada dua film polarisasi yang
sumbu-sumbu transmisinya membentuk sudut 60. Berapa intensitas cahaya yang ditransmisikan
oleh kedua film tersebut?

Jawaban:

Intensitas cahaya yang ditransmisikan oleh film pertama adalah setengah dari intensitas
masuknya yaitu 1,5 W/m2

I = Io cos2

= (1,5 W/m2) cos2 60

= (1,5 W/m2) (0,500)2

= 0,375 W/m2

Contoh 31-1

Sebuah obyek 12 cm dari cermin cekung dengan jari-jari kelengkungan 6 cm. tentukan pangjang
fokus cermin tersebut dan jarak bayangannya.
Dari persamaan 31-5, panjang fokus adalah

1 1
F= 2 r= 2 (6 cm) = 3 cm

Persamaan 31-6 mermberikan

Teknik kimia 2010 13


1 1 1
12 cm + s
' = 3 cm

1 4 1 3
=
s' = 12 cm 12cm 12cm

s = 4 cm
Contoh 31-2

Sebutkan obyek dengan tinggi 2 cm berada 10 cm dari sebuah cermin cembung dengan jari-jari
kelengkungan 10 cm. tentukan letak bayangan dan tentukan tinggi bayangan tersebut!

Diketahui : h = 2 cm

S = 10 cm

r = 10 cm

1 1
Ditanya : f= 2 r= 2 ( 10 cm ) = 5 cm

1 1 1 1 3
f = s + s' s' = 10

1 1 1
5 = 10 + s' S = - 3,33 cm

( Tanda ( - ) menunjukkan bayangan maya dibelakang cermin itu )

s' 3 , 33 cm
m=- s =- 10 cm = + 0,333

h'
m= h = h = h = m.h

= 0,333 . 2

2
= 0,666 = 3

Teknik kimia 2010 14


Contoh 31 -3

Seekor ikan dalam sebuah mangkok bulat berisi air dengan indeks bias 1,33. Jari jari mangkok
15 cm. Ikan melihat menembus mangok tersebut dan melihat seekor kucing sedang duduk diatas
meja dengan hidungnya 10 cm dari mangkok tersebut. Dimanakah bayangan hidung kucing
tersebut? Dan berapa perbesarannya (Abaikan semua efek kaca tipis yang menjadi dinding
mangkok tersebut.

Penyeesaian :

Jarak obyek antara kucing dan mangkok adalah 10 cm. Indek bias n1 = 1 dan n2 = 1,33. Jari
jari kelengkungan +15cm. Persamaan 31-12 untuk jarak bayangan memberikan

1,00 + 1,33 = 1,33 1,00

10 cm s 15 cm

Dengan memecahkan untuk s, kita dapatkan

S = - 17,1 cm

Jarak bayangan negatif berarti bahwa bayangan tersebut adalah nyata dan di depan permukaan
membias, pada sisi yang sama dengan obyeknya, seperti ditunjukkan pada gambar 31-23.
Perbesaran bayangannya adaalah

M = n1 s = -17.1 cm = 1,2

n2 s 1,33(10 cm)

Jadi ruang tersebut kelihatan lebih jauh dan sedikit lebih besar.

Contoh 31-4

Tentukankedalaman yang tampakdariseekorikan yang diam 1 cm di bawahpermukaan air yang


4
memilikimemilikiindeks bias 3 !

Jawab :

4
n1 n
Denganmemakai = 3 dan 2 = 1 persamaan 31- 14,kitadapat :

Teknik kimia 2010 15


n2 1
' 3
s =- s =- 4 (1m) = - (1m) = - 0,75 m
n1 4
3

Kedalaman yang kelihatan adalah tiga-perempat kedalaman sesungguhnya, sehingga ikan


tersebut kelihatan 75 cm di bawah air.Perhatikan bahwa hasil ini berlaku hanya saat objek
tersebut dilihat dari atas sehingga sinar-sinarnya adalah paraksial

Contoh 31-5

Sebuah lensa cembung tipis ganda yang terbuat daari kaca dengan indeks bias n = 1,5
yang memiliki jari-jari kelengkungan 10 cm dan 15 cm seperti ditunjukkan pada gambar 31-28.
Tentukan panjang fokusnya !

Kita anggap bahwa cahaya datang pada permukaan dengan jari-jari kelengkungan lebih
kecil (permukaan diri pada Gambar 31-28). Pusat kelengkungan perukaan pertama, c1, berada
pada sisi transmisi lensa, sehingga r1 positiff dan sama dengan +10 m. Pusat kelengkungan
permukaan kedua, c2, berada pada sisi datang, sehingga r2 negatif dan sama dengan -5 cm.
Persamaan 31-18 adalah

1
f = (1,5 1) ( +101cm 151 cm )
1
= 0,5 ( 303cm + 302cm ) = 0,5
(
6 cm
)

f = 12 cm

Contoh 31 6

Sebuah lensa cekung ganda memiliki bias 1,5 dan jari jari kelengkungan dengan nilai 10cm
dan 15cm. tentukan panjang fokusnya!

Diketahui : n =1,5 r2=10cm r1= -1,5cm

Ditanya : f

Jawab :

Teknik kimia 2010 16


1
f
( n1 ) ( r11 r12 ) ( 1 ,51 )

( 151 101 )
1
f
( 0 , 5) ( 25
150 )

f - 12cm

Contoh 31-7

Sebuah obyek tingginya 1,2cm diletakan 4 cm dari lensa cembung ganda seperti contoh 31-5.
Tentukan letak bayangan. Nyatakan apakah bayangan tersebut nyata atau maya, dan tentukan
tinggi?

Diketahui :

h =1,2cm

s = 4cm

ditanya :

s1 . h1

jawab :

f =12cm

1/f = 1/s + 1/s1

1/12 = 1/4 + 1/s1

1/s1 =-1/6

S1 = -6cm

M =- s/s1
Teknik kimia 2010 17
= -6cm/4cm

=1,5

M= h 1 /h

h 1 = m .h

= 1,5 . 1,2 cm = 1,8 cm

Contoh 31-8

Sebuah lensa kedua dengan panjang fokus +6 cm diletakkan 12 cm di kanan lensa pada contoh
31-7. Tentukan letak akhir bayangannya!

F2

F1 4cm F2 F1

6cm

12 cm

12cm

Bayangan maya dari lensa pertama terletak 6 cm di kiri lensa,

1 = 1 + 1

f2 s2 s2

1 = 1 + 1

6 18 S

S = 9 cm

Teknik kimia 2010 18


Contoh 31-10

Dua buah lensa tipis dengan panjang focus masing-masing f 1 dan f2 ditempatkan bersamaan.
Tunjukkanlah bahwa focus ekivalen yang merupakan kombinasi kedua adalah

1 1 1
+
f f1 f2

Misalkan s adalah jarak obyek bagi lensa pertama yang berartijuga bagi kombinasi lensa tertentu
dan s1 adalah jarak bayanganya. Dengan menrapkan persamaan lensa tipis pada lensa pertama,
kita dapat

1 1 1
+ =
s s '1 f 2

Karena kedua lensa disatukan, jarak obyek bagi lensa kedua adalah negatifnya jarak bayangan
bagi lensa pertama, sehingga s2 = -s1. Dengan mengingat jarak bayangna akhir s, kita dapatkan
bagi lensa kedua

1 1 1
+ =
s'1 s' f 2

Dengan menjumlahkan kedua persamaan di atas untuk mengrliminasi s1, kita dapatkan

1 1 1 1 1
+ = + =
s s' f 1 f 2 f

Contoh 31 11

Sebuah lensa memiliki kekuatan 2,5 dioptri . Berapa panjang fokusnya ?

Jawab :

f= 1 = 1 = - 0,40 m = 40 cm

p - 2,5

Teknik kimia 2010 19


Contoh 32-1 :

Berapakah seharusnya perubahan panjang fokus sistem lensa kornea mata, ketika suatu benda
bergerak dari tak terhingga ke titik dekat berjarak 25 cm?
Anggap bahwa jarak dari kornea ke retina 2,5 cm.

Jawab :
1 1 1
= +
f s s
1 1 11
= + =
25 2,5 25

f = 2,27 dioptri

1
P = = 40 dioptri
2,27

Jadi, seharusnya perubahan panjang fokus lensa kornea mata tersebut adalah 40 dioptri.

Contoh 32-2

Anggap bahwa titik dekat mata anda 75 cm. Berapakah kekuatan lensa yang seharusnya anda
pakai untuk membuat titik dekat anda menjadi 25 cm ?

Jawab :

Titik dekat mata anda 75 cm, anda seorang yang berpenglihatan jauh. Untuk dapat membaca
buku anda harus memegangnya sejauh 75 cm dari mata anda agar dapar memfokuskan hurufnya.
Bayangan huruf pada retina mata anda menjadi sangat kecil. Lensa cembung, yang digunakan
pada kacamata baca, membuat buku dapat di dekatkan pada mata sehingga hurufnya menjadi
lebih besar. Apabila bukunya berjarak 25 cm dari mata, kita ingin bayangan yang dibentuk oleh
lensa cembung itu 75 cm dari mata. Ingat bahwa lensa cembung membentuk bayangan maya,
tegak apabila bendanya berada di antara lensa dan titik fokus. Oleh sebab itu kita harapkan
panjang fokus lensa tersebut harus lebih dari 25 cm.

Gambar 32-5 menunjukkan diagaram suatu bendamyang berjarak 25 cm dari lensa cembung
yang menghasilkan bayangan maya, tegak di s = -75 cm. Dengan menggunakan persamaan lensa
tipis dengan s = 25 cm dan s = -75 cm, kita peroleh

Teknik kimia 2010 20


1 1 1
25 cm + 75 cm = f

1 2 1
f = 75 cm = 0,375m = 2,67 dioptri

1
f= 2,67 m = 0,375 m = 37,5 cm

dengan demikian, kekuatan kacamata baca anda haruslah 2,6 dioptri, yang diperoleh apabila
panjang fokus kacamata tersebut 37,5 cm.

Ada cara lain untuk menyelesaikan soal ini dengan menggunakan hasil yang kita peroleh pada
pasal 31-4 bahwa kekuatan 2 lensa yang hubungannya ialah penjumlahan kekuatan lensa masing
masing. Tanpa kacamata baca, apabila bendanya berada di 75 cm = 0,75 m dari mata,
bayangannya ada di 2,5 cm = 0,025 cm, jarak dari lensa mata ke retina. Panjang fokus dengan
demikian dapat ditentukan dari persamaan lensa tipis

1 1 1
0,75m + 0,025m = fe

Kekuatan lensa dengan demikian

1
Pe = fe = 1,33 m-1 + 40,00 m-1 = 41,33 dioptri

Ketika kacamata digunakan, jarak bayangan gabungan itu haruslah 0,025 m apabila benda nya
1
berada 25 cm dari mata. Jika fc merupakan panjang fokus gabungan dan Pc = fc merupakan

kekuatan gabungan kita peroleh

1 1 1
0,25m + 0,025m = fc = Pc

Atau

Pc = 4,00 m-1 + 40 m-1 = 44,0 dioptri

Kekuatan gabungan tersebut sama dengan penjumlahan kekuatan lensa kacamata baca tadi :

Pc = Pe + Pg

Teknik kimia 2010 21


Pg = Pc - Pe = 44,0 dioptri 41,33 dioptri = 2,67 dioptri

Yang sama dengan perhitungan pertama yang kita lakukan. Pada kedua perhitungan ini, kita telah
menganggap bahwa lensa kacamata baca itu kontak dengan mata. Dengan demikian hasil yang
kita peroleh berlaku untuk lensa kontak. Untuk kacamata baca yang berada pada jarak yang
dekat dengan mata, hasilnya akan berbeda.

Contoh 32-4

Panjang focus lensa kamera telah 50mm, sedangkan jauh lensa harus digerakkan untuk
mengubah pemfokusan pada benda jauh kebenda yang 2m jaraknya dari kamera?

Apabila bendanya jauh bayangan lensa berada pada panjang focus lensa sehingga filmnya harus
berjarak 50mm dari lensa. Apabila benda berjarak 2m jarak bayangan s diberikan oleh

1/2m + 1/s = 1/f = 1/50mm

1/s = 1/50mm 1/2000mm

40/2000mm 1/2000mm

S = 2000mm/39 = 51,3 mm

Dengan demikian lensanya harus digerakkan 1,3mm menjauhi film.

Contoh 32-6
Sebuah mikroskop memiliki lensa obyektif dengan panjang focus 1,2 cm dan lensa mata dengan
panjang focus 2,0 cm yang terpisah sejauh 20 cm. (a) Carilah kekuatan pembesarannya jika titik
dekat orang yang bersangkutan 25 cm (b) Di manakah seharusnya bendanya ditempatkan jika
bayangan akhir akan terlihat di tak terhingga?
Penyelesaian:
(a) Jarak antara titik focus kedua lensa objektif dan titik focus pertama lensa mata ialah 20 cm
2 cm 1,2 cm = 16,8 cm. Kekuatan pembesaran diberikan oleh Persamaan 32.7 dengan L = 16,8
cm, fo = 1,2 cm, fe= 2,0cm, dan xnp=25 cm.
16,8 cm 25 cm
M= =175
1,2cm 2 cm

Tanda negatif memperlihatkan bahwa bayangan akhirnya terbalik.

(b) Kita dapat menghitung jarak benda antara benda semula dan obyektif dari persamaan lensa-
tipis. Dari Gambar 32-8, kita dapat melihat bahwa jarak bayangannya sama dengan

Teknik kimia 2010 22


s = fo + L = 1,2 cm + 16,8 cm = 18 cm
Jarak benda dengan demikian dapat dicari dari

1 1 1
+ =
s s' f

1 1 1
+ =
s 18 1,2 cm

Dengan menyelesaikannya, kita peroleh s = 1,29 cm. Dengan demikian bendanya arus
ditempatkan sejarak 1,29 cm dari obyektif atau 0,09 cm di luar titik fokus pertama.

Teknik kimia 2010 23