Anda di halaman 1dari 24

USULAN PENELITIAN TENTANG

Desain Perancangan Siste m Pengunci Pintu Kendaraan Menggunak an Sensor Suara dengan Microcontroller

Penelitian i ni dibiayai dengan Dana Kemenristek DIKT I

Nomor SP Kemenris tek DIKTI:…………………….tanggal …… ………….

Po liteknik Negeri Malang Tahun 2016

Dengan Su rat Perjanjian Nomor : ……/……/……/2016

Oleh

Bagus Dwi Cahyo

NIM. 1441220049

Perjanjian Nomor : ……/……/……/2016 Oleh Bagus Dwi Cahyo NIM. 1441220049 P OLITEKNIK NEGERI MALANG MEI, 2016

P OLITEKNIK NEGERI MALANG

MEI, 2016

HALAMAN PENGESAHAN

USULAN PENELITIAN

1. Judul Penelitian

: Desain Perancangan Sistem Pengunci Pintu

Kendaraan Menggunakan Sensor Suara

dengan Microcontroller

2. Bidang Kegiatan

3. Ketua PelakasanaKegiatan

a. Nama Lengkap

b. NIM

c. Jurusan

d. Universitas/Jurusan/Politeknik

e. Alamat Rumah dan No. Telepon

4. Anggota PelaksanaKegiatan Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar

b. NIP

c. Alamat dan Telepon Rumah

: PKM-P

: Bagus Dwi Cahyo : 1441220049 : Teknik Mesin : Politeknik Negeri Malang : Jalan Raya Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang dan 081333149408 : 4 orang

: Fatkhur Rokhman, SST., MT

:

:JL. DS. Brumbung Kepung-Kediri

085749095553

5. Biaya yang Diperlukan

6. Sumber Dana: Penelitian Ini dibiayai dengan Dana Kemeristek DIKTI Nomor :……

: Rp. 12.155.000,00

tanggal ………, Politeknik Negeri Malang dengan Surat Perjanjian Nomor: ………/………./………/2016

Dosen Pendamping,

Fatkhur Rokhman, SST., MT

NIP.

Menyetujui,

Pembantu Direktur III

Drs. Sidik Ismanu, M.Si

NIP. 19561108 198803 1 001

Malang, 29 Juni 2016

Ketua Pelaksana Kgiatan

Bagus Dwi Cahyo

NIM. 1441220049

Ketua Jurusan Teknik Mesin

Ir. Kasjianto, M.T

NIP. 19580815 199003 1 001

ABSTRAK

Peningkatan kejahatan pencurian di daerah maupun di kota semakin kian bertambah. Kejahatan itu sering terjadi pada sebuah kendaraan bermotor yang mudah sekali menjdai target sasaran kejahatan. Salah satu penyebab yaitu mudahnya dalam pembukaan kunci mobil pada saat kendaraan dalam kondisi terkunci.

Untuk itu diperlukan penelitian dengan judul Desain Perancangan Sistem Pengunci Pintu

Kendaraan Menggunakan Sensor Suara dengan Microcontroller.

Hipotesis nul (H 01 ) adalah tidak ada pengaruh rata-rata frekuensi suara terhadap sistem pengunci pintu kendaraan. (H 02 ) adalah tidak ada pengaruh rata rata intensitas terhadap sistem pengunci pintu kendaraan. (H 03 ) adalah tidak adanya interaksi antara rata-rata frekuensi suara dan intensitas suara terhadap sistem pengunci kendaraan. Hipotesis alternative (H 11 ) adalah ada pengaruh rata-rata frekuensi suara terhadap sistem pengunci pintu kendaraan. (H 12 ) adalah ada pengaruh rata rata intensitas terhadap sistem pengunci pintu kendaraan. (H 13 ) adalah adanya interaksi antara rata-rata frekuensi suara dan intensitas suara terhadap sistem pengunci kendaraan.

Kata kunci: Desain, perancangan, sensor suara, microcontroller.

DAFTAR ISI

USULAN PENELITIAN

i

DAFTAR ISI

iv

BAB I

1

PENDAHULUAN

1

1.1

Latar Belakang

1

1.2

Rumusan Masalah

2

1.3

Batasan Masalah

2

1.4

Tujuan Penelitian

3

1.5

Manfaat Penelitian

3

1.6

Luaran Penelitian

3

BAB II

4

TINJAUAN PUSTAKA

4

2.1

Bunyi

4

2.2

Frekuensi

4

2.3

Microcontroller

4

2.4

Microprocessor

5

2.5

Sensor Suara

5

2.6

Keterkaitan Tingkat Kebisingan dan Frekuensi pada Rangkaian Microcontroller

5

2.7

Formula yang Digunakan

6

2.7.1

Perhitungan Frekuensi

6

2.7.2

Perhitungan Tingkat Kebisingan Suara

6

2.7.3

Pendeteksian Frekuensi dan Tingkat Kebisingan Suara dengan Microcontroller

7

BAB III

8

METODE PENELITIAN

8

3.1

Diagram Alir Penelitian

8

3.2 Metode Pendekatan

9

3.3 Hipotesis

9

3.4 Jenis Penelitian

9

3.5 Tempat

9

3.6 Populasi dan Sampel

10

3.6.1 Populasi

10

3.6.2 Sampel

10

3.7

Vriabel-variabel yang akan diteliti

10

3.8

Data Penelitian

10

3.9

Teknik pengumpulan data

10

3.10

Analisis

10

BAB IV

13

BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN

13

4.1 Rencana Biaya Penelitian

13

4.2 Jadwal Penelitian

14

 

DAFTAR

PUSTAKA

15

DAFTAR

RIWAYAT HIDUP

16

Biodata Pembimbing

17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada saat ini, perkembangan dunia otomotif sangatlah berkembang. Terutama pada perkembangan mesin dari konvensional sampai yang sekarang Electronik Fuel Injection (EFI). Pada kendaraan modern sistem pengaman dari tahun ke tahun terus berkembang, berawal dari sistem penguncian manual menggunakan kunci logam yang dikunci setiap pintu pada kendaraan, kemudian berkembang menjadi sistem semi automatis yang dikunci pada satu pintu yang lain ikut terkunci hingga saat ini menggunakan sistem tombola tau botton yang menggunakan remote jarak jauh.

Penggunaan kendaraan khususnya mobil dari tahun ke tahun selalu meningkat pada tahun 2011 contohnya sebesar 13,64 juta unit. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan semakin meningkat pula tindak kriminalistas pada kasus pencurian mobil. Pencurian (Tamin, Boy Yendra) Pada tahun 2011 tindak kriminalitas pencurian mobil mencapai sebanyak 828 mobil lenyap. Lalu, tahun 2012 angkanya naik jadi 852. Kemudian pada tahun 2013 melonjak jadi 987 mobil lenyap. Namun di tahun 2014 naik lagi jadi 998. Dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Dari hasil data tersebut, maka pengembangan pada sistem pengunci pada kendaraan dikembangkan lagii dengan berbagai jenis penguncian. Salah satunya penguncian dengan menggunakan sensor suara. Sensor suara mendeteksi level suara dan panjangnya gelombang. Level suara merupakan tingkat kekerasan suara yang dihasilkan sesuatu yang berbunyi bisa juga manusia saat berbicara. Dalam sistem penguncian diperlukan tingkat intensitas suara untuk memenuhi tegangan untuk menjalankan aktuator. Diperlukan microcontroller untuk menentukan berbedaan frekuensi suara agar beda dari yang lain.

Pada tabel 1.1 (Level suara memiliki ambang batas yang memungkinkan sebagi penerima untuk mengaktifkan tegangan pengendali. Nilai ambang Batas Kebisingan adalah angka 85 dB yang dianggap aman untuk sebagian besar tenaga kerja bila bekerja 8 jam/hari

atau 40 jam/minggu. Nilai Ambang Batas untuk kebisingan di tempat kerja adalah intensitas tertinggi dan merupakan rata-rata yang masih dapat diterima tenaga kerja tanpa mengakibatkan hilangnya daya dengar yang tetap untuk waktu terus-menerus tidak lebih dari dari 8 jam sehari atau 40 jam seminggunya. Waktu maksimum bekerja adalah sebagai berikut.

Tabel 1.1 Tingkat Kebisingan Suara dalam Waktu Maksimum

No.

TINGKAT KEBISINGAN (dBA)

PEMAPARAN HARIAN

1.

85

8

jam

2.

88

4

jam

3.

91

2

jam

4.

94

1

jam

5.

97

30

menit

6.

100

15

menit

1.2 Rumusan Masalah Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja mesin pada saat suhu tidak stabil maka

rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimana pengaruh tingkat suara yang dihasilkan terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller?

2. Bagaimana pengaruh frekuensi terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller?

Untuk itu perlu dilakukan analisis dengan judul Desain Perancangan Sistem Pengunci Pintu Kendaraan menggunakan Sensor Suara dengan microcontroller.

1.3 Batasan Masalah

Agar pembahasan penelitian ini tidak meluas, maka peneliti hanya membatasi tentang analisis pengaruh frekuensi dan tingkat level suara terhadap sistem pengunci dengan

microcontroller.

2

1.4

Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari analisis ini adalah sebagai berikut.

1. Dapat menganalisis pengaruh tingkat suara yang dihasilkan terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller.

2. Dapat menganalisis pengaruh frekuensi terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller

1.5 Manfaat Penelitian Manfaat yang ingin dicapai dari analisis ini adalah sebagai berikut.

1. Bagi Peneliti Meningkatkan pengetahuan tentang sistem pengunci pintu kendaraan.

2. Bagi Lembaga Polinema Hasil Penelitian ini dapat dijadikan dapat dijadikan sebagai bahan studi kasus bagi peneliti lainnya dan bagi mahasiswa serta dapat memberikan bahan referensi bagi pihak perpustakaan sebagi bacaan yang dapat menambah sumber ilmu.

3. Bagi Jurusan Hasil penelitian ini dapat membantu Jurusan untuk meningkatkan kompetensi di bidang kelistrikan otomofi dan mata kuliah sensor dan aktuator bagi mahasiswa.

1.6 Luaran Penelitian Luaran dari hasil analisa ini adalah, sebagai berikut.

1. Laporan Hasil Penelitian.

2. Atikel Ilmiah yang diseminarkan.

3. Hasil penelitian ini sebagai bahan simulasi atau percobaan desain perancangan sistem pengunci pintu kendaraan mengunakan sensor suara dengan microcontroller.

4. Menghasilkan sebuah alat sistem pengunci pintu kendaraan menggunakan suara dengan microcontroller.

5. Artikel ilmiah ini sebagai bahan penulisan proposal maupun makalah yang ada di luar maupun di dalam lingkungan Polinema.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Bunyi

Bunyi merupakan hasil getaran dari suatu benda. Kekuatan bunyi ditentukan oleh besarnya amplitude dan jarak sumber bunyi dari penangkap bunyi. Bunyi merupakan gelombang longitudinal

hasil dari suatu getaran. Bunyi memiliki cepat rambat yang terbatas. Bunyi memerlukan waktu

untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Cepat rambat bunyi sebenarnya tidak

terlampau besar. Cepat rambat bunyi jauh lebih kecil dibandingkan denga cepat rambat

cahaya. Bahkan sekarang orang telah mampu membuat pesawat yang dapat terbang beberapa

kali daripada cepat rambat bunyi. Cepat rambat bunyi sering dirumuskan sebagai berikut:

Bunyi memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu: (1)merupakan gelombang longitudinal,

(2)tidak bisa merambat pada ruang hampa, (3)kecepatan rambatnya dipengaruhi oleh

kerapatan medium perambatannya (padat, cair, gas). (4) Dapat mengalami resonansi dan

pemantulan.

2.2 Frekuensi Frekuensi merupakan jumlah getaran gelombang dalam satu detik. Frekuensi dapat

dibagi menjadi tiga golongan berdasarkan sistem pendengaran manusia. (1) Frekuensi

infasonik yang rentang gelombangnya 0-20Hz. (2) Frekuensi audible yang rentang

gelombangnya 20-20.000Hz. Frekuensi ultrasonik yang rentang gelombangnya lebih dari

20.000Hz.

2.3 Microcontroller Microcontroller (Ebiezer dan Raden Supriyanto:4) merupakan Central Processing

Unit (CPU) yang disertai sarana memori input maupun output dan dibuat dalam bentuk chip.

Sebuah microcontroller tidak dapat bekerja bila tidak adanya sebuah program di dalamnya.

Program tersebut meberi perinah kepada microcontroller apa yang harus dikerjakan. Dengan

adanya microcontroller mempermudah untuk seseorang merancang sebuah program dengan

sesuai kemauan dan kegunaannya. Microcontroller merupakan gabungan dari sebuah

microprocessor, internal random access memory (RAM), internal electrical erasable

programmable read only memory (EEPROM) dan I/O port yang berfungsi sebagai in-put dan

out-put data.

2.4 Microprocessor

Microprocessor

(Ebiezer

dan

Raden

Supriyanto:4)

merupakan

otak

dari

microcontroller. Suatu Central Processing Unit tanpa adanya suatu memori.

2.5 Sensor Suara Sensor (Saputri, Zaratul Nisa:2) merupakan komponen pendeteksi suatu besaran yang

dikonversikan menjadi sebuah tegangan. Sensor suara merupakan sensor pendeteksi suara

yang dikonversikan menjadi suatu sinya tegangan. Suara dapat dibedakan dengan sebuah

microcontroller. Dalam gelombang suara terdapat frekuensi yang dapat terdiri dari setiap

peak yang akan dideteksi dan kemudian sebuah bank akan disaring guna mendapatkan tingkat

kejelasan yang baik. Hal ini bertujuan sebuah suara yang dideteksi oleh sensor suara akan

dikirim ke microcontroller guna menggerakan sesuatu yang diinginkan.

2.6 Keterkaitan Tingkat Kebisingan dan Frekuensi pada Rangkaian Microcontroller Dalam sistem penguncian pintu kendaraan lebih banyak menggunakan sitem remote

control. Oleh kaena itu menembangkan dengan metode suara sebagai sistem pembuka atau

pengunci yang dilakukan dengan menyebutkan kata sandi atau dengan satu suara saja.

Sistem itu dapat dilakukan dengan mendeteksi tingkat kebisingan suara dengan

menguraikan frekuensi yang dapat disimpan dengan bantuan microprocessor yang digunakan

sebagai kata sandi. Menguraikan frekuensi dapat dilakukan dengan bantuan sensor pendeteksi

suara. Rangkaian dengan sistem microcontroller ini dapat berguna sebagai pengendali dan

penerima sinyal yang diterima oleh sensor suara. Sinyal tersebut akan dideteksi sesuai

fekuensi yang telah disimpan pada microprocessor yang telah dikaitkan sebagai kata sandi

pembuka atau penutup dan kemudian sinyal tersebut akan dikonversi sebagai sinyal tegangan

yang dapat menyuplai tegangan pada setiap pembuka atau penutup kunci pada setiap pintu

kendaraan.

2.7

Formula yang Digunakan Beberapa formula / rumus yang digunakan di dalam perhitungan penelitian desain

perancangan sistem pengunci pintu kendaraan menggunakan sensor suara dengan

microcontroller.

2.7.1 Perhitungan Frekuensi Secara teoritis frekuensi suara yaitu jumlah getaran gelombang suara dalam satuan

waktu. Sehingga dalam penentuan sistem pengamanan dalam setiap orang memiliki frekuensi

yang berbeda pada setiap pengucapan. Menurut dasar perhitungan freuensi dapat dirumuskan

sebagai berikut.

=

Keterangan:

f= frekuensi (Hz)

n= jumlah gelombang

t= waktu dalam jumlah gelombang (sekon)

2.7.2 Perhitungan Tingkat Kebisingan Suara

Secara teoritis daerah dibagi sesuai dengan titik kebisingan yang diizinkan.

1)

Zona A : Intensitas 35 – 45 dB. Zona yang diperuntukkan bagi tempat penelitian,

RS, tempat perawatan kesehatan/sosial & sejenisnya.

2)

Zona B : Intensitas 45 – 55 dB. Zona yang diperuntukkan bagi perumahan, tempat

Pendidikan dan rekreasi.

3)

Zona C : Intensitas 50 – 60 dB. Zona yang diperuntukkan bagi perkantoran,

Perdagangan dan pasar.

4)

Zona D : Intensitas 60 – 70 dB. Zona yang diperuntukkan bagi industri, pabrik,

stasiun KA, terminal bis dan sejenisnya.

5)

Zona Kebisingan menurut IATA (International Air Transportation Association)

Zona A: intensitas > 150 dB → daerah berbahaya dan harus dihindari.

Zona B: intensitas 135-150 dB → individu yang terpapar perlu memakai

pelindung telinga (earmuff dan earplug).

Zona C: 115-135 dB → perlu memakai earmuff.

Zona D: 100-115 dB → perlu memakai earplug.

Tingkat kebisingan suara dapat dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan :

=

v

= cepat rambat bunyi (m/s)

s

= jarak sumber ke pengamat (m)

t = selang waktu (s)

2.7.3 Pendeteksian Frekuensi dan Tingkat Kebisingan Suara dengan Microcontroller Microcontroller mendeteksi jumlah getaran dalam satuan waktu dengan bantuan

microprocessor. Dengan microprocessor suara dapat di install sebagaimana suatu kode pada

sebuah jawaban yang tepat. Microcontroller bertugas menerima kode yang diucapkan melalu

pendeteksi sinyal yaitu sensor suara yang kemudian dibaca dan dicocokan sesuai penyetelan

kode awal apakah sesuai atau tidak.

Berhubungan dengan frekuensi dan tingkat kebisingan suara, dengan mengingat pada

setiap manusia memiliki bergam jenis tingkat suara dan jumlah getaran gelombang suara

yang berbeda dapat dilakukan sebagai acuan sebagi kode kedua yang menjadi kunci utama

dalam melakukan pembukaan atau penguncian pada sistem pengunci pintu kendaraan.

Dengan memanfaatkan microprocessor dapat dilakukan penyetelan awal dengan frekuensi

yang dikeluarkan oleh manusia dan dapat sebagai acuan dalam awal dalam sistem

microcontroller.

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Diagram Alir Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan langkah seperti diagram alir berikut ini:

Studi Lapangadn

Studi Lapangadn

Studi Lapangadn

PERSIAPAN

seperti diagram alir berikut ini: Studi Lapangadn PERSIAPAN Identifikasi Masalah Perumusan Masalah Pemilihan Sampel

Identifikasi Masalah

berikut ini: Studi Lapangadn PERSIAPAN Identifikasi Masalah Perumusan Masalah Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan

Perumusan Masalah

Lapangadn PERSIAPAN Identifikasi Masalah Perumusan Masalah Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur

Pemilihan Sampel Penelitan

Masalah Perumusan Masalah Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi

Pengumpulan Data

Studi Literatur

Studi Literatur

Studi Literatur
Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis
Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis
Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis
Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis
Pemilihan Sampel Penelitan Pengumpulan Data Studi Literatur Revisi Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis
Revisi
Revisi

Revisi

Eksperimentasi Diterima Pengolahan Data Analisis KESIMPULAN
Eksperimentasi
Diterima
Pengolahan Data
Analisis
KESIMPULAN

Gambar 3.1 Diagram alir kegiatan penelitian

3.2

Metode Pendekatan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental one way anova. Variable yag digunakan adalah pengaruh frekuensi dan tingkat level suara terhadap penguncian pintu kendaraan dengan microcontroller.

3.3 Hipotesis Hipotesis penelitian adalah :

1. Hipotesis Nul (H 0 ) adalah sbb :

H 01 : Tidak ada pengaruh rata-rata frekuensi suara terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller. H 02 : Tidak ada pengaruh rata rata intensitas terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microntroler. H 03 : Tidak adanya interaksi antara rata-rata frekuensi suara dan intensitas suara terhadap sistem pengunci kendaraan dengan microcontroller.

2. Hipotesis alternative (H 1 ) adalah sbb :

H 11 : Ada pengaruh rata-rata frekuensi suara terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller. H 12 : Ada pengaruh rata rata intensitas terhadap sistem pengunci pintu kendaraan dengan microcontroller. H 13 : Adanya interaksi antara rata-rata frekuensi suara dan intensitas suara terhadap sistem pengunci kendaraan dengan microcontroller.

3.4 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah merancang simulasi desain perancangan sistem

pengunci pintu kendaraan menggunakan sensor suara dengan microcontroller.

3.5 Tempat Penelitian ini akan dilakukan di laboratorium Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri

Malang

3.6

Populasi dan Sampel

3.6.1 Populasi Pengaruh adanya sensor suara.

3.6.2 Sampel Frekuensi dan tingkat kebisingan suara terhadap sensor suara yang berpengaruh pada

sistem pengunci kpintu kendaraan dengan microcontroller.

3.7 Vriabel-variabel yang akan diteliti Variabel dalam penelitian adalah :

1. Frekuensi Suara.

2. Tingkat Kebisingan Suara.

3. Sensor Suara.

3.8 Data Penelitian

Eksperimentasi atau pendekatan kuantitatif dengan menggunakan statik uji eksperimental design.Data diambil dari hasil dengan menggunakan alat ukur oschiloscope,

sound level meter.

3.9 Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data adalah dengan cara,

1. Data diambil dari hasil pengukuran.

2. Uji eksperimentasi.

3.10 Analisis Analisis dengan menggunakan desain eksperimental one way anova dengan model

matematis, sbb :

y ij = µ + A i + ε ij

Tabel 3.1

Lembaran pengumpulan data untuk perancangan eksperimen one way anova

Replika

 

Perlakuan

   

1

2

J

 

k

 
 

y

11

y

21

y

1j

y

1k

 
 

y

21

y

22

y

2j

y

2k

 
 

y

ij

y

ij

y

ij

y

ik

 
 

y n11

y

11

y

njj

y nkk

 

Total

T1

T2

Tj

Tk

T

Jumlah

n1

n2

Nj

nk

N

Rataan

y1

y2

Yj

yk

y/j

Tabel 3.2

One Way Anova

Sumber

Dk

Jumlah Kuadrat

Rataan Kuadrat

Antar perlakuan τj

k-1

= 2

2

JKP/(k-1)

   

 

Dalam Perlakuan

N-k

JKG =Σy ij 2

JKG/(N-k)

atau galat

   

Total

N-1

JKT =Σy ij 2

 

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN

4.1 Rencana Biaya Penelitian Anggaran kegiatan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

1.

Rencana Anggaran pengeluaran

 
 

2.

Tabel 4.1. Rincian Biaya Komponen (Rp)

 

No

 

Biaya Komponen

Satuan

Harga / Satuan

 

Jumlah

1

Honorarium Penelitian

     
 

1.

Dosen Pembimbing

1

Orang

Rp. 1.000.000,00

Rp.

1.000.000,00

 

2.

Ketua

1

Orang

Rp.

750.000,00

Rp.

750.000,00

 

3.

Anggota

4

Orang

Rp.

400.000,00

Rp.

1.600.000,00

I

Peralatan Penunjang

     
 

1. Pembeli Digital Sound Level

1 Unit

Rp.

2.000.00,00

Rp.

2.000.000,00

 

2. sewa Oscilloscope

1 Unit

Rp.

500.000,00

Rp.

200.000,00

 

3. Pembelian Microprocessor

1 Unit

Rp. 1.500.000,00

Rp.

1.500.000,00

 

4. Pembelian Komponen

1 Unit

Rp.

500.000,00

Rp.

500.000,00

 

5. Pembelian sensor suara

2 Unit

Rp.

350.000,00

Rp.

700.000,00

 

6. Sewa Tool Box

1 Unit

Rp.

200.000,00

Rp.

200.000,00

 

7. Pembuatan Microcontroller

2 Unit

Rp.

250.000,00

Rp.

500.000,00

II

Bahan Habis Pakai

     
 

1.

Pembelian Buku Folio

1

Exp.

Rp.

15.000,00

Rp.

15.000,00

III

Lain-lain

     
 

1. Konsumsi Kegiatan

6

Keg.

Rp.

250.000,00

Rp.

1.500.000,00

 

2. Biaya pembuatan proposal

5

Exp.

Rp.

15.000,00

Rp.

75.000,00

 

3. Biaya pembuatan laporan

5

Exp.

Rp.

55.000,00

Rp.

275.000,00

 

4. Biaya pengolahan data

2 Keg.

Rp.

100.000,00

Rp.

200.000,00

 

5. Biaya pengambilan data

2

Keg.

Rp.

150.000,00

Rp.

300.000,00

 

6. Biaya sewa manual book

2

Unit

Rp.

50.000,00

Rp.

100.000,00

 

7. Biaya Dokumentasi

7

Keg.

Rp.

20.000,00

Rp.

140.000,00

 

8. Pembuatan artikel dan seminar

1

Keg.

Rp.

600.000,00

Rp.

600.000,00

 

TOTAL

Rp. 12.155.000,00

3.

2.

Rencana Anggaran Pemasukan

Sumber dana 100 % dibiayai oleh Kementrian Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (DIKTI), apabila usulan penelitian disetujui dan segera di cairkan dana hibah

dari penelitian.

4.2 Jadwal Penelitian

Jadwal Penelitian kegiatan penelitian dapat dilihat pada tebel 4.2 berikut ini.

Tabel 4.2 Jadwal Penelitian

No.

Kegiatan

 

Bulan ke

 

1

2

3

4

5

6

1.

Studi Literatur

           

2.

Rancangan microcontroller

           

3.

Uji Eksperimen

           

4.

Pengambilan Data

           

5.

Analisis

           

6.

Presentasi hasil

           

7.

Pembuatan Laporan

           

DAFTAR PUSTAKA

Saputri, Zaratul Nisa. 2014. Aplikasi Pengenalan Suara Sebagai Pengendali Peralatan Listrik Berbasis Arduino Uno. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Malang.

Ebiezer dan Raden Supriyanto. Pembuka Pintu Otomatis Menggunakan AVR ATMEGA 8355 dan Sensor PIR. Universitas Gunadarma, Depok.

Ananda, Ardha A. Penggunaan Pengenalan Pengucap Tidak Berdasarkan Teks (Speaker Recognition Text-Independent) Sebagai Otoritas Pengakses Pintu. Universitas Diponegoro.

Prasetyo, Deddy. Sistem Pengatur Akses Pintu Menggunakan KartuMagnetik Berbasis Mikrokontroler AT89C51. Skripsi S-1, Universitas Diponegoro, Semarang, 2003

Musa, Purnawarman, Nuryaliani dan Missa Lamsani. Rancang Bangun Pengendali Pintu Automatis Berdasarkan Ciri Wajah Menggunakan Metode Euclidean Distance dan Fuzzy C- Mean. Jurnal Penelitian, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadaram, Depok.

http://ilmuta.weebly.com/computer-crime/e-procurement. Diakses 29 Mei 2016.

http://www.boyyendratamin.com/2015/09/kriminalitas-di-indonesia-dalam-1-menit.html.

Diakses 29 Mei 2016.

http://blog.isi-dps.ac.id/agusparmadi/a-pengertian-dan-arti-definisi-bunyi.

2016.

Diakses

24

Mei

Buntarto. 2015. Sistem Kelistrikan Pada Mobil. Penerbit Pustaka Baru Press.

Buntarto. 2015. Dasar-dasar Sistem Kontrol Pada Kendaraan. Penerbit Pustaka Baru Press.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI

1. Nama

: Bagus Dwi Cahyo

2. Tempat, Tgl Lahir

: Malang, 21 September 1996

3. NIM

: 1441220049

4. Jabatan

: Mahasiswa

5. Jurusan

: Teknik Mesin

6. Bidang keahlian

: Teknik Otomotif Elektronik

7. Tugas

: Ketua Tim Kegiatan

PENDIDIKAN FORMAL

Sekolah Dasar Taman Siwa, Turen, Lulus 2008

Sekolah Menengah Pertama Negeri II, Turen, Lulus 2011

Sekolah Menengah Atas Negeri I, Kepanjen, Lulus 2014

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.

Malang, 01 Mei 2016

Ketua Tim Kegiatan,

Bagus Dwi Cahyo

NIM.1441220049

Biodata Pembimbing

A. Identitas Diri

1

Nama Lengkap (dengan gelar)

Fathkur Rokhman, SST., MT

2

Jenis Kelamin

L

3

Program Studi

Teknik Mesin

4

NIP/NIDN

 

5

Tempat dan Tanggal Lahir

 

6

Alamat e-mail

 

7

Nomor Telepon/HP

085749095553

B. Riwayat Pendidikan

 

S-1

S-2

Nama Perguruan Tinggi

   

Bidang Ilmu

   

Tahun Masuk

   

Tahun Lulus

   

Judul Skripsi/Tesis/ Disertasi

   

Nama Pembimbing/ Promotor

   

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No.

Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat

1

     

2

     

3

     

4

     

5

     

H. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

     

2

     

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak- sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa-Penelitian- Kemenristekdikti

Malang, 25 Mei 2016

Pembimbing,

(Fathkur Rokhman, SST., MT)