Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Laporan kewirausahaan ini merupakan penerapan pengetahuan dasar
tentang ilmu mata kuliah kewirausahaan. Dengan adanya mata kuliah
kewirausahaan, mahasiswa diharapkan bisa mengeksplor kemampuan mereka
dalam bidang berwirausaha dan menumbuhkan semangat untuk menciptakan
suatu inovasi baru atau membuka lapangan usaha sendiri.
Pilihan sebuah usaha yang tepat sangat mempengaruhi kesuksesan sebuah
usaha. Dalam laporan wirausaha, penulis mencoba mengamati sebuah usaha yang
bergerak dibidang makanan, karena kenyataannya pada saat sekarang ini banyak
masyarakat umum yang hobi akan kuliner kuliner unik yang menurut mereka
sesuai dengan lidah dan kantong mereka. Hal ini menjadikan penulis tertarik
untuk mempelajari dan mengembangkan usaha Nasi Uduk dan Jamur Crispy.
Nasi Uduk adalah nama sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih
yang di aron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang diparut, serta di bumbui
dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Makanan ini kemudian di
hidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/ telur goreng yang
sudah di iris-iris, abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun, dn
sambal dari kacang. makanan ini biasanya sering dijual dipagi hari untuk sarapan
dan malam hari untuk makan malam. Pada malam hari, biasanya nasi uduk dijual
di warung pecal lele, yaitu warung yang menjual nasi uduk beserta lauknya,
seperti: lele, ayam bakar dan goreng dan lain-lain.
Jamur crispy adalah jamur tiram yang dibalut dengan tepung beras dan
maizena yang digoreng hingga renyah. Pemilihan jamur tiram ini bukan semata-
mata karna satu-satunya jenis jamur, tetapi memang diantara yang lain jamur
tiramlah yang paling kandungan betaglucan (salah satu komponen penyusun
dinding sel jamur) mudah diencerkan kembali.

1.2 Tujuan

1
Membuat suatu usaha dibidang kuliner yaitu Nasi Uduk dan Jamur Crispy
yang memiliki nilai jual ekonomis dan disukai oleh kalangan masyarakat
umum.

1.3 Manfaat Kegiatan


1. Mengamati aspek-aspek penting dalam berwirausaha yang harus
diperhatikan sebelum memulai usaha.
2. Menambah wawasan tentang cara memulai usaha.
3. Melatih dalam pembuatan rencana anggaran secara sistematis.
4. Sebagai pedoman wirausaha untuk tetap fokus pada tujuan dan target
bisnisnya.

2
BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM

2.1 Ringkasan Eksekutif

Nasi uduk adalah khas betawi. Berbeda dengan nasi putih pada umumnya,
nasi uduk tidak terlihat putih dan butiran nasinya tidak lengket satu sama lain. Hal
itu dikarenakan proses memasak beras yang terlebih dahulu diaron dengan
menggunakan air santan, daun salam, daun jeruk, laos, dan serai, untuk kemudian
dikukus hingga matang. Hasilnya, rasanya pun menjadi gurih dan beraroma
harum.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan taburan bawang goreng, dengan lauk
berupa ayam goreng, tahu dan tempe goreng, sambal kemiri kental berwarna
kemerahan yang rasanya pedas, serta daun kemangi. Kadang-kadang dilengkapi
juga dengan sambal bercampur kecap manis.

Nasi Uduk adalah nama sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih
yang di aron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang diparut, serta di bumbui
dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Makanan ini kemudian di
hidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/ telur goreng yang
sudah di iris-iris, abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun, dn
sambal dari kacang. makanan ini biasanya sering dijual dipagi hari untuk sarapan
dan malam hari untuk makan malam.

Jamur adalah bahan masakan yang spesial, karena jamur secara alami sudah
memiliki rasa penyedap , sehingga tanpa MSG pun, jamur tetap sedap dan
nikmat. Dengan demikian, walaupun hanya ditumis secara sederhana, jamur selalu
enak. Jamur tiram adalah jamur yang paling banyak dibudidayakan, sehingga
sangat banyak tersedia dan harganya murah. Tidak seperti jamur kancing yang
bentuknya kecil atau jamur merang yang bentuknya seperti bulat telur, jamur
tiram bentuknya seperti tiram laut yang mempunyai tudung setengah lingkaran
dan bisanya berwarna putih sampai warna krem.

3
Sebenarnya, jamur tiram bisa juga dibuat dalam berbagai macam resep
masakan jamur, seperti resep jamur tiram kuah, jamur tiram asam pedas, jamur
tiram goreng tepung dan lainnya.

Adapun cara penulis dalam mewujudkan usaha di bidang kuliner nasi uduk dan
jamur tiram yaitu :

A. Materi Pelatihan
Materi dari kegiatan pembuatan nasi uduk dan jamur tiram adalah melatih
ketrampilan, kesabaran dan ketekunan serta inovasi baru dalam pembuatan,
serta pemasaran dan pengemasannya.

B. Tempat Pelaksanaan
Tempat pelaksanaan di gerobak di lingkungan GOR Agus Salim Padang
usaha ini baru dalam tahap gagasan dan rencananya akan diwujudkan setelah
penulis menyelesaikan pendidikan penulis di fakultas kedokteran universitas
baiturrahmah.

C. Aspek Pemasaran
Dalam melakukan promosi ini dengan menyebarkan brosur kepada
masyarakat dan memasang iklan di media sosial seperti yang lagi marak
akhir-akhir ini. Serta mempromosikan secara langsung kepada pelanggan
dengan cara mulut ke mulut.

D. Aspek Organisasi dan Manajemen


Untuk usaha ini masih terbilang kecil jadi masih belum ada aspek
organisasi maupun manajemen dikarenakan usaha ini direncanakan akan
dikelola oleh saya sendiri dan dibantu oleh keluarga maupun kerabat saya
sendiri

E. Analisis SWOT.
Setiap kegiatan untuk memulai usaha saya harus mengukur kemampuan
saya terhadap lingkungan atau pesaing yaitu melalui analisis SWOT.

4
1. Strength ( kekuatan)
Kekuatan dari produk ini ialah :
a. Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat.
b. Harga terjangkau.
c. Bahan produk terjamin sehat dan higienis.
d. Memberikan inovasi produk yang baru seperti pengembangan dalam
proses pengolahan makanan tersebut.
2. Weaknes (Kelemahan).
Kelemahan dari produk ini :
a. Tidak dapat tahan lama
b. Produknya mudah di tiru
c. Pemasaran cukup lama.
3. Oportunity (Peluang)
a. Harga murah
b. Banyak yang menyukai produk ini
4. Thereath (Ancaman)
Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang tidak
terlalu mahal dan meniru produk yang telah ada.

F. Rencana Desain dan Pengembangan


Penulis berharap usaha ini dapat berkembang dan bisa diterima di
kalangan masyarakat serta digemari oleh semua kalangan umur dan bisa
membuka outlet yang lebih besar sehingga bisa melayani permintaan
konsumen secara besar dan banyak.

G. Strategi usaha
1. Gunakan resep khusus yang dapat membedakan nasi uduk dan jamur tiram
yang dibuat buat dengan penjual lainnya.
2. Jaga peralatan memasak, kebersihan dapur serta peralatan makan yang
dipergunakan.
3. Bersihkan dapur sebelum dan sesudah digunakan.
4. Gunakan bahan baku yang berkualitas.
5. Berikan inovasi dengan menambah aneka jenis lauh pauk yang lengkap
yang bermacam-macam.

H. Cara Pengolahan dan Bahan Bakunya


a. Nasi Uduk

5
Bahan dari Nasi Uduk

2 lembar daun salam


1 sendok teh ketumbar bubuk
1 sendok makan garam
2 lembar daun pandan, sobek-sobek, dan ikat
1 batang sereh
500 gram beras, cuci bersih, tiriskan
600 ml santan
1 kg ayam
100 gr Tahu
100 gr Tempe
1 bungkus Telur puyuh

Bahan sambal kacang

30 gram kacang tanah


30 ml air
10 buah cabai rawit merah
6 sendok makan kecap manis
2 sendok makan saus tomat
1 sendok makan cuka masak
sendok teh garam

Cara membuat nasi uduk


1. Masak beras setengah matang kurang lebih 25 menit, pindahkan ke panci.
2. Rebus santan campur bersama bahan yang diperlukan lainnya hingga
mendidih.
3. Lalu tuangkan ke beras tadi sampai kurang lebih satu ruas jari di atas
beras.
4. Masak di atas api kecil sampai santan teresap habis.
5. Setelah itu kukus selama 30 menit dalam panci pengukus sampai nasinya
lunak dan matang kemudian angkat.

6
6. Sajikan dalam kondisi hangat, bisa di tambah dengan ayam goreng, lele
goreng, tempe sambal goreng, irisan telor dadar, tomat, mentimun, bawang
goreng, emping, dan sambal kacang.
Cara membut sambal kacang
1. Goreng kacang tanah terlebih dahulu, haluskan kacang tanah dengan cabai
merah.
2. Campurkan dengan kecap manis, saus tomat, cuka, garam, air, lalu aduk
hingga merata.
3. Masak hingga mengental dan mendidih, angkat.

Gambar 2.1. Nasi Uduk


b. Jamur Tiram Tumis Pedas

Bahan:

1. 1/4 kg jamur tiram segar, bersihkan, dan bilah bilah sesuai selera

2. Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Bumbu sambal :

1. 2 buah cabe merah besar

2. 8 buah cabe rawit merah

7
3. 3 siung bawang merah

4. 1 buah bawang putih

5. 1 sdt terasi

6. 1/4 sdm gula

7. 1/4 sdt garam

Cara Membuat:

Campur semua bumbu sambal, diulek menjadi setengah halus.


Panaskan minyak, lalu tumis bumbu sambal yang setengah dihaluskan bersama
dengan jamur tiramnya.

Masak sambil sesekali dibolak balik, dan tunggu sampai jamur terlihat
layu.

Angkat dan sajikan.

Gambar 2.2. Jamur Tiram Tumis Pedas

8
c. Jamur Tiram Crispy

Bahan bahan Resep Jamur Tiram Crispy

1. Seperti namanya, bahan utama yang dibutuhkan adalah 400 gram jamur
tiram kualitas bagus. Cuci bersih jamurnya kemudian diperas supaya kadar
airnya berkurang lalu potong acak menggunakan tangan (suwir suwir) besar
sesuai ukuran yang diinginkan.

2. Tepung terigu kualitas bagus kurang lebih sebanyak 600 gram. 500 gram
nanti digunakan untuk membuat pelapis nya dan 100 gram untuk membuat
bahan celupan.

3. Baking powder kurang lebih sebanyak 1/2 sendok teh untuk bahan
pelapisnya dan 1 sendok teh untuk membuat bahan celupannya.

4. Bawang putih ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 2 siung. Kupas
kulitnya lalu haluskan untuk bahan celupannya.

5. Merica halus atau bubuk kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil/teh
untuk bahan pelapisnya dan sedikit saja untuk campuran bahan celupannya.
Bisa dihilangkan, ditambah atau dikurangi sesua selera.

6. Tepung maizena kurang lebih sebanyak 50 gram untuk bahan pelapisnya.

7. Kaldu ayam instan yang berbentuk bubuk untuk bahan pelapisnya kurang
lebih sebanyak setengah sendok kecil supaya rasa jamur tiram kriuknya lebih
gurih.

8. Garam dapur beryodium secukupnya.

9. Air bersih secukupnya untuk bahan pencelupnya.

Cara Membuat jamur Tiram Crispy Renyah Gurih

1. Langkah pertama adalah membuat bahan pencelupnya. Ambil satu wadah


dan masukkan 100 gram tepung, baking powder, bawang putih yang sudah
dihaluskan, garam dapur dan merica bubuknya.

2. Campur semua bahan sampai benar benar tercampur sempurna.

9
3. Beri air secukupnya atau kurang lebih sebanyak 250 ml. Campur dan aduk
aduk semua bahan sampai rata dan tidak ada gumpalan. Cicipi dulu dan
tambahkan bahan lain apabila diperlukan.

4. Sekarang membuat bahan pelapis resep jamurnya. Ambil satu wadah dan
masukkan 500 gram tepung terigu, tepung maizena, merica bubuk, kaldu ayam,
garam dan baking powdernya. Aduk aduk sampai semua bahan tercampur rata.

5. Sekarang proses pembuatannya. Masukkan jamur tiram yang sudah dicuci


ke dalam adonan celupannya.

6. Masukkan jamur tiram yang sudah dicelup ke dalam bahan pelapisnya.


Gulirkan jamur tiram ke dalamnya smapi semua bahagian tertutup rata.

7. Siapkan penggorengan dengan api sedang dan beri minyak agak banyak
sampia benar benar panas.

8. Masukkan jamur tiram crispy yang sudah diberi bahan pelapis dan goreng
sampai matang atau berwarna kuning agak kecoklatan. Tiriskan sebentar
sebelum dihidangkan.

Gambar 2.3. Jamur Tiram Crispy

2.2 Analisis Rencana Keuangan

1. Modal Awal

Bahan-bahan.

10
Bahan dari Nasi Uduk

2 lembar daun salam = Rp. 1.000,00


1 sendok teh ketumbar bubuk = Rp. 1.000,00
1 sendok makan garam = Rp. 500,00
2 lembar daun pandan, sobek-sobek, dan ikat = Rp. 1.000,00
1 batang sereh = Rp. 2.000,00
500 gram beras, cuci bersih, tiriskan = Rp. 15.000,00
600 ml santan = Rp. 5.000,00
1 kg ayam = Rp. 30.000,00
150 gr Tahu = Rp. 5.000,00
150 gr Tempe = Rp. 5.000,00
1 bungkus Telur puyuh = Rp. 10.000,00

Bahan sambal kacang

30 gram kacang tanah = Rp. 10.000,00


30 ml air = Rp. 5.000,00
10 buah cabai rawit merah = Rp. 3.000,00
3 sachet makan kecap manis = Rp. 3.000,00
2 sachet makan saus tomat = Rp. 2.000,00
1 sendok makan cuka masak = Rp. 1.000,00
sendok teh garam = Rp. 500,00

Total Keseluruhan = Rp. 100.000,00

a. Jamur Tiram Tumis Pedas dan Jamur Tiram Crispy

Bahan:

1. 1 kg jamur tiram segar, = Rp. 15.000,00

2. Minyak goreng 1 kg = Rp.


12.000,00

3. Tepung Terigu 1 kg = Rp. 8.000,00

4. Bawang Putih 0.5 kg = Rp. 8.000,00

11
5. Merica Halus 1 bungkus = Rp. 1.000,00

6. Beking Powder 1 ons = Rp. 6.000,00

7. Tepung Maizena 1 bungkus = Rp. 3.000,00

8. Kaldu Ayam Instan 1 bungkus = Rp. 500,00

9. Cabe merah 1 ons = Rp. 2.500,00

10. Cabe rawit kg = Rp. 5.000,00

11. Terasi 1 bungkus = Rp. 1.000,00

12. Bumbu Lainnya = Rp. 10.000,00

Total Keseluruhan = Rp. 72.000,00

1. Masa pemakaian gerobak nasi selama 4 tahun


2. Masa pemakaian alat memasak selama 2 tahun
3. Masa pemakaian alat makan selama 2 tahun
4. Masa pemakaian tenda selama 4 tahun
5. Masa pemakaian meja dan kursi 2 tahun
6. Masa pemakaian yang lainya 2 tahun

Investasi

Gerobak nasi = Rp. 2000.000


Alat memasak = Rp. 700,000
Alat makan = Rp. 500,000
Tenda = Rp. 300,000
Meja kursi = Rp. 400,000
Perlengkapan lain = Rp. 100,000

Biaya tetap

Penyusutan gerobak nasi 1/48 X 2.000.000 = Rp. 41.666

12
Penyusutan alat memasak 1/24 X 700.000 = Rp. 29.166
Penysutan alat makan 1/24 X 500.000 = Rp. 20.833
Penyusutan tenda 1/48 X 300.000 = Rp. 6.250
Penyusutan meja kursi 1/24 X 400.000 = RP. 16.666
Penyusutan perlengkapan lain 1/24 X 100.000 = Rp. 4.166

Totol biaya tetap = Rp. 118.747

Biaya Variabel

Bahan Baku

Bahan nasi uduk Rp. 100.000 X 30 = Rp. 3.000.000


Bahan Jamur Tiram Rp. 72.000 X 30 = Rp. 2.160.000
Kantung plastik = Rp. 200.000
Kertas Bungkus = Rp. 250.000
Karet Gelang = Rp. 40.000
Sewa Tempat = Rp. 200.000
Biaya listrik dan kebersihan = Rp. 100.000
Gaji pegawai 2 orang X 500.000 = Rp. 1.000.000

Total Biaya Variabel = Rp. 6.950.000

Total Biaya Operasional = Rp 7.068.747

Pendapatan per bulan

Penjualan Nasi Uduk : 30 porsi X 8.000 X 30 hari = Rp. 7.200.000


Penjualan jamur tiram : 20 porsi X 5.000 X 30 hari = Rp. 3.000.000

Total penjualan Rp. 10. 200.000

Pendapatan per Bulan

Laba = Total Pendapatan Total Biaya Operasional

= Rp. 10.200.000 Rp. 7.068.747

= Rp. 3.131.253

13
2. Sumber Modal
Modal usaha berasal dari keluarga dan uang saku jajan penulis sendiri.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Secara keseluruhan penulis cukup puas meskipun dalam penulisan laporan


ini masih banyak kekurangan, tetapi penulis merasa paling tidak inilah bukti
masih adanya wirausaha yang terampil, ulet dan berjiwa interpreneur.

3.2 Saran

Penulis berharap bahwa setiap generasi muda haruslah bisa menumbuhkan


jiwa wirausaha mereka agar kita tidak terlalu bergantung kepada lapangan
pekerjaan yang pada saat sekarang ini sangat susah buat kita dapatkan maka dari
itu berusahalah kita untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri dan lebih berfikir
untuk selalu menumbuhkan inovasi yang baru.

14