Anda di halaman 1dari 2

Nama : Riana Septiani

Kelas : I-C

NIM :

Rangkuman Jurnal Agama

Seniman dalam menciptakan seni dengan melakukan proses kreatif yang membutuhkan

adanya jaminan kebebasan berkreasi. Ekspresi kebebasan berkesenian oleh seniman hanya

tunduk pada satu perintah, yaitu hati nurani. Hati nurani selalu menyuarakan keikhlasan,

kejujuran, dan pengabdian. Bila salah satu ketiga dari unsur itu tidak terpenuhi dalam

berkesenian maka tidak akan terwujud keikhlasan dalam berkesenian. Kejujuran adalah suatu

keadaan atau kondisi yang sesuai dengan sikap dan perbuatan yang mengandung unsur-

unsur yang seharusnya sesuai dengan norma-norma masyarakat.

Tanggung jawab seniman adalah keharusan seniman menanggung berbagai

akibat dari karya seni yang di hasilkan berdasarkan kebebasan berekspresi yaitu

meliputi : nilai ibadah, kebenaran ilmiah, ilmu amaliah, dan menyebar luaskan

ilmunya. Seniman juga harus memperhatikan norma-norma dalam berkesenian,

yaitu di larang melukis lukisan yang bersifat pornografi, melukis hal-hal yang

bernyawa, di larang menceritakan dewa-dewa, kebiasaan pengarang yang

mengkritik tuhan, dll.

Kita sadari bahwa agama merupakan pedoman bagi kebahagiaan dunia akhirat.

Sehingga ilmu yang tersimpul dalam agama tidak semata ilmu yang menjurus

kepada urusan ukhrawi tetapi juga ilmu yang mengarah kepada duniawi.

Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa terdapat pengaruh

kebebasan berekspresi terhadap tanggung jawab seniman sesuai ajaran islam.

Kebebasan seniman untuk mengekspresikan ide, gagasan, sesuai hati nuraninya

yang di nyatakan dalam bentuk karya seni. Akibat adanya kebebasan berekspresi
yang berlebihan tidak sedikit seniman yang kurang memperhatikan tanggung jawab

karya seninya terhadap ajaran agama.hasilnya karya seni yang di hasilkannya pun

menyimpang dengan nilai ajaran dan aturan agama islam. Sedangkan islam

mengajarkan bahwa pada dasarnya islam merestui setiap karya yang sejalan

dengan ajarannya, namun melarangnya apabila menyimpang.