Anda di halaman 1dari 16

TUGAS MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN

CRITICAL JURNAL REVIEW


PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA(PEER TEACHING) TERHADAP
HASIL BELAJAR SISWA(STUDI EKSPERIMEN PADA KELAS X DALAM MATA

PELAJARAN EKONOMI

D
I
S
U
S
U
N
OLEH :

MARSINTA SILITONGA
7143141052
C REGULER

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


FAKULTAS EKONOMI
TA. 2016/2017

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan dan karunia-Nya
penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Critical Review Pengaruh Metode
Pembelajaran Tutor Sebaya ( Peer Teaching ) Terhadap Hasil Belajar Siswa ( Studi
Eksperimen Pada Kelas X Dalam Mata Pelajaran Ekonomi sebagai tugas dari mata kuliah
Metodologi Penelitian.
Penulis berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah banyak membantu dalam
proses penyusunan dan penyelesaian makalah ini. Dan terima kasih yang sebesar-besarnya
penulis sampaikan kepada dosen mata kuliah Metodologi Penelitian Dra. Effie Aswita Lubis
yang telah membimbing penulis dalam menyelesaikan critical jurnal review ini.
Penulis menyadari bahwa mungkin critical jurnal review ini kiranya masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak
sangat penulis harapkan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat
memberikan masukan informasi serta wacana yang bermanfaat bagi masyarakat pada
umumnya.

Medan, April 2017

Marsinta Silitonga
(7143141052)

DAFTAR ISI
2
KATA PENGANTAR ........................................................................................................... i
DAFTAR ISI
...........................................................................................................................ii BAB I
PENDAHULUAN ..........................................................................................................1
A. Latar Belakang
...............................................................................................................1
B. Tujuan..1
C. Identitas Jurnal ..............................................................................................................2
BAB II REVIEW JURNAL
....................................................................................................3
BAB III CRITICAL REVIEW ..............................................................................................7
BAB VI PENUTUP ..............................................................................................................12
A. Kesimpulan...................................................................................................................12
B. Saran..............................................................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA
............................................................................................................13

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan pondasi utama untuk menunjang pengembangan sumber daya


manusia yang peranannya sangat penting bagi pembangunan suatu bangsa. Berhasil tidaknya
pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas bangsa itu sendiri. Sumber daya manusia
yang berkualitas merupakan modal dasar dalam menghadapi persaingan di era globalisasi
sekarang ini. Keberhasilan belajar seseorang, ditentukan oleh berbagai faktor yang
mempengaruhinya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar seseorang yaitu,
kemampuan guru (profesionalisme guru) dalam mengelola pembelajaran dengan metode-
metode yang tepat, yang memberi kemudahan bagi siswa untuk mempelajari materi pelajaran,
sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih baik.
Metode pembelajaran yang cocok dalam interaksi di kelas tersebut adalah tutor sebaya
(peer teaching), karena adanya interaksi yang penuh antara siswa dalam kegiatan belajar-
mengajar, dimana siswa tersebut ada yang berperan sebagai pendidik dan siswa yang lain
berperan sebagai peserta didik. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis merasa tertarik untuk
melakukan suatu penelitian yang berjudul: Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer
Teaching) Terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Eksperimen Pada Kelas X dalam Mata Pelajaran
Ekonomi di SMK Budi Arti Cirebon Pada Tahun Ajaran 2013/2014).

B. Tujuan

Adapaun tujuan dari penulisan makalah critical review ini adalah sebagai berikut:

1. Mengetahui seberapa besar pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya ( Peer


Teaching ) Terhadap Hasil Belajar Siswa ( Studi Eksperimen Pada Kelas X Dalam Mata
Pelajaran Ekonomi.
2. Mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan pada jurnal yang dikritisi.

4
C. IDENTITAS JURNAL

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN


Judul TUTOR SEBAYA(PEER TEACHING)
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA(STUDI
EKSPERIMEN PADA KELAS X DALAM
MATA PELAJARAN EKONOMI
Penulis Yati
Nama Jurnal Ekonomi
Vol / No Vol.VII No.4 Nov 2016
ISBN / ISSN 1693-7945
Tahun Terbit 2016

5
BAB II

REVIEW JURNAL

Pendidikan merupakan pondasi utama untuk menunjang pengembangan sumber daya


manusia yang peranannya sangat penting bagi pembangunan suatu bangsa. Berhasil tidaknya
pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas bangsa itu sendiri. Sumber daya manusia
yang berkualitas merupakan modal dasar dalam menghadapi persaingan di era globalisasi
sekarang ini. Keberhasilan belajar seseorang, ditentukan oleh berbagai faktor yang
mempengaruhinya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar seseorang yaitu,
kemampuan guru (profesionalisme guru) dalam mengelola pembelajaran dengan metode-
metode yang tepat, yang memberi kemudahan bagi siswa untuk mempelajari materi pelajaran,
sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih baik.
Metode pembelajaran yang cocok dalam interaksi di kelas tersebut adalah tutor sebaya
(peer teaching), karena adanya interaksi yang penuh antara siswa dalam kegiatan belajar-
mengajar, dimana siswa tersebut ada yang berperan sebagai pendidik dan siswa yang lain
berperan sebagai peserta didik.
Metode Penelitian Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah kelas X
SMK Budi Arti Cirebon. Masing-masing kelas akan dijadikan kelompok eksperimen dengan
menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya (peer teaching) dan kelompok kontrol dengan
menggunakan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Pre test-Post-test Control Group Design atau control group tidak menerima
perlakuan. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Budi Arti
Cirebon. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari dua
kelas dengan masing-masing 37 siswa.
Hasil Analisis Data yang digunakan adalah Hasil Uji Normalitas yang dimana Uji
normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah sampel berdistribusi normal atau tidak. Hasil
uji normalitas untuk variabel penguasaan konsep (Y1) yang dianalisis dengan menggunakan
program SPSS for Windows. Dan hasil analisis yang kedua adalah Hasil Uji Homogenitas yang
dimana Uji homogenitas data dilakukan untuk mengetahui apakah data penelitian memiliki
varian yang sama atau tidak dengan menggunakan program SPSS for Windows.
1. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran tutor sebaya (peer teaching)
antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dilakukannya pembelajaran.
Pada kelas eksperimen diperoleh nilai ttest sebesar 22,231 dengan nilai signifikansi
0,000. Diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.
6
Artinya hipotesis (H1) yang menyatakan terdapat perbedaan pre-test dan post-test
pada kelas eksperimen dinyatakan signifikan dan diterima secara statistik.
2. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran konvensional antara sebelum
(pretest) dan sesudah (posttest) dilakukannya pembelajaran .
Pada kelas kontrol diperoleh nilai ttest sebesar 7,029 dengan nilai signifikansi 0,000.
Diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Artinya
hipotesis (H1) yang menyatakan terdapat perbedaan pre-test dan post-test pada kelas
kontrol dinyatakan signifikan dan diterima secara statistik.
3. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran tutor sebaya (peer teaching)
dengan kelas pembelajaran konvensional pada saat dilakukan tes akhir (posttest)
Nilai posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai t test sebesar
12,094 dengan nilai signifikansi 0,000. Diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar
0,000 lebih kecil dari 0,05. Artinya hipotesis (H1) yang menyatakan terdapat
perbedaan post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dinyatakan signifikan
dan diterima secara statistik.
4. Perbedaan peningkatan prestasi belajar (gain) antara siswa kelas pembelajaran
tutor sebaya (peer teaching) dengan siswa kelas pembelajaran konvensional
Nilai gain pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai ttest sebesar 16,951
dengan nilai signifikansi 0,000. Diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000
lebih kecil dari 0,05. Artinya hipotesis (H1) yang menyatakan terdapat perbedaan
gain antara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol dinyatakan signifikan dan
diterima secara statistik.

Tingginya peningkatakan (gain) pada pembelajaran tutor sebaya (peer teaching),


karenaperanan guru sebagai fasilitator dan pembimbing terbatas. Artinya, guru hanya
melakukan intervensi ketika betul-betul diperlukan oleh siswa.Tutor sebaya (peer
teaching) dapat digunakan pada semua mata pelajaran dan berfungsi untuk
meningkatkan social skill, karena secara tidak langsung pembelajaran ini dapat
mendorong siswa untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kerja kelompok, bertanggung
jawab akan tugas individunya, meningkatkan semangat gotong royong, menghargai dan
menghormati pendapat orang lain, juga peduli terhadap orang lain.

7
8
9
BAB III

CRITICAL REVIEW
Abstrak Jurnal yang berjudul Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor
Sebaya ( Peer Teaching ) Terhadap Hasil Belajar Siswa ( Studi
Eksperimen Pada Kelas X Dalam Mata Pelajaran Ekonomi ini
berisi tentang dengan metode pembelajaran tutor sebaya, para
siswa dapat menumbuhkan dan meningkatkan minat belajar
mereka, sehingga materi-materi pelajaran yang diberikan dapat
dipahami, karena penjelasan materi pelajaran melalui tutor sebaya
menggunakan bahasa yang lebih akrab dan peserta didik melihat
masalah dengan cara yang berbeda dibandingkan orang dewasa.
Dengan meningkatnya minat belajar siswa maka keberhasilan
belajar siswa akan tercapai.

Abstrak yang disajikan penulis hanya menggunakan Satu Bahasa


yaitu Bahasa Indonesia. Secara keseluruhan isi dari abstrak ini
langsung menuju ke topic bahasan yang dibahas dalam jurnal ini,
yang menurut saya pembaca menjadi mudah memahami jurnal ini.

Pengantar Didalam Paragraf pertama, penulis menegaskan bahwa Pendidikan


merupakan pondasi utama untuk menunjang pengembangan
sumber daya manusia yang peranannya sangat penting bagi
pembangunan suatu bangsa. Berhasil tidaknya pembangunan suatu
bangsa ditentukan oleh kualitas bangsa itu sendiri.
Saya pribadi sangat setuju dengan hal tersebut, kemudian di
paragraph kedua penulis mengatakan bahwa Dalam pembelajaran,
interaksi sosial menjadi salah satu faktor penting bagi
perkembangan skema mental yang baru.
Pembahasan Pada bagian pembahasan, penulis membagi sub pokok bahasan
menjadi empat bagian, yaitu :
1. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran tutor

10
sebaya (peer teaching) antara sebelum (pretest) dan sesudah
(posttest) dilakukannya pembelajaran.
2. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran
konvensional antara sebelum (pretest) dan sesudah
(posttest) dilakukannya pembelajaran .
3. Perbedaan hasil belajar siswa kelas pembelajaran tutor
sebaya (peer teaching) dengan kelas pembelajaran
konvensional pada saat dilakukan tes akhir (posttest)
4. Perbedaan peningkatan prestasi belajar (gain) antara siswa
kelas pembelajaran tutor sebaya (peer teaching) dengan
siswa kelas pembelajaran konvensional

Dalam sub pokok bahasan diatas penulis hanya menjelaskan


perbedaan perbedaan nya saja tidak disertai dengan contoh
contoh nya. Sehingga pembahasan yang dilakukan oleh penulis
kurang memahami maksud dan tujuannya oleh pembaca .

Simpulan 1. Pada bagian kesimpulan, penulis membuktikan dan


menjelaskan bahwa respon terhadap Pengaruh Metode
Pembelajaran Tutor Sebaya ( Peer Teaching ) Terhadap
Hasil Belajar Siswa ( Studi Eksperimen Pada Kelas X
Dalam Mata Pelajaran Ekonomi Signifikan antara
sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dilakukannya
pembelajaran.
4. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan
pada kelas pembelajaran konvensional antara sebelum
(pre-test) dan sesudah (post-test) dilakukannya
pembelajaran.
5. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan
kelas pembelajaran tutor sebaya (peer teaching) dengan
kelas pembelajaran konvensional pada saat dilakukan
tes akhir (post-test).

11
6. Terdapat perbedaan peningkatan prestasi belajar (gain)
yang signifikan antara siswa kelas pembelajaran tutor
sebaya (peer teaching) dengan siswa kelas
pembelajaran konvensional, dimana pembelajaran yang
menggunakan metode tutor sebaya lebih tinggi
dibandingkan kelas yang menggunakan metode
konvensional.
Pada bagian kesimpulan ini penulis cukup baik dalam menjelaskan
apa saja ke 4 faktor faktor yang mempengaruhi metode
pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar mata pelajaran
ekonomi. Namun penulis kurang lengkap dalam menyimpulkan
keseluruhan isi dari jurnal ini dan menurut saya penulis kurang
detail dalam memberikan hasil yang didapat dalam melakukan
penelitiannya.

Kelebihan Penelitian Teori dan model analisis yang digunakan tepat.


Bahasa yang digunakan oleh penulis mudah dipahami
maksud dan tujuannya oleh pembaca.
Analisisnya sangat rinci dan mudah dipahami. Penulis juga
menjelaskan secara runtut bagaimana cara penulis dalam
meneliti variabel independen terhadap pengaruh metode tutor
sebaya terhadap hasil belajar kelas X mata pelajaran ekonomi
dan penulis menyantumkan penelitian-penelitian sejenis yang
diambil dari jurnal lain sebagai referensi.
Di dalam jurnal penulis menggunakan bahasa formal dengan
pemilihan ukuran huruf, margin sesuai dengan jenjang usia
dan sasaran pembaca yaitu calon guru serta guru sehingga
memudahkan pembaca dalam memahami isi jurnal. Dalam
jurnal ini, sebuah masalah dikupas dengan baik oleh penulis.
Penulisan jurnal Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor
Sebaya ( Peer Teaching ) Terhadap Hasil Belajar Siswa
( Studi Eksperimen Pada Kelas X Dalam Mata Pelajaran

12
Ekonomi, secara keseluruhan telah menggunakan
sistematika penulisan jurnal ilmiah yang runtut yaitu judul
jurnal, identitas penulis, abstrak, pendahuluan, metode
penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan, serta
daftar pustaka.
Pada jurnal tersebut, identitas penulis ditulis dengan jelas
mulai dari nama masing- masing penulis, alamat serta email.
Begitu pula dengan penulisan abstrak yang sesuai dengan
aturan yang ada yaitu berisi tentang tujuan penelitian, metode
analisis yang digunakan dalam penelitian, serta menjelaskan
dengan singkat hasil analisis yang keseluruhannya ditulis
dalam satu paragraf.
Kelemahann Penelitian Penulis kurang lengkap dalam menyimpulkan keseluruhan isi
dari jurnal ini.
Penulis kurang detail dalam memberikan hasil yang didapat
dalam melakukan penelitiannya.
Dalam penulisan jurnal kurang memperhatikan beberapa
aturan penulisan jurnal ilmiah seperti ada yang tidak
menggunakan EYD dengan baik dan benar, sering terjadi
pengulangan kalimat, terdapat beberapa kalimat yang tidak
menggunakan kalimat yang efisien.
Selain itu, penulis tidak mencantumkan data-data awal yang
akan diteliti. Penulis hanya menyantumkan hasil perhitungan
yang telah dilakukan.
Dalam Jurnal Bahasanya terlalu kaku sehingga sulit
untuk dipahami, ada beberapa kata yang dalam
penyusunannya kurang enak dibaca sehingga
menjadikan pembaca harus mengulang kembali
membaca untuk bisa memahaminya.
Dalam Jurnal ada kata yang gandeng, padahal
seharusnya dipisah, saya menyadari bahwa hal itu
mungkin kekhilafan penulis dan editor, namun
alangkah lebih baiknya jika disempurnakan.

13
Dalam Jurnal ada beberapa kalimat yang masih
membutuhkan penjelasan namun tidak dijelaskan.
Misalnya ketika ada pendapat dari orang luar
Indonesia yang disitu menggunakan bahasa
inggris tentu dibutuhkan penjelasan mengingat
para pengkonsumsi buku ini mayoritas adalah
orang Indonesia

BAB IV
KESIMPULAN

14
A. Simpulan
Sebagai tahap akhir penulisan dan untuk menjawab rumusan penelitian, maka dapat
ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan pada kelas pembelajaran tutor
sebaya (peer teaching) antara sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test)
dilakukannya pembelajaran.
2. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan pada kelas pembelajaran
konvensional antara sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dilakukannya
pembelajaran.
3. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan kelas pembelajaran tutor
sebaya (peer teaching) dengan kelas pembelajaran konvensional pada saat dilakukan
tes akhir (post-test).
4. Terdapat perbedaan peningkatan prestasi belajar (gain) yang signifikan antara siswa
kelas pembelajaran tutor sebaya (peer teaching) dengan siswa kelas pembelajaran
konvensional, dimana pembelajaran yang menggunakan metode tutor sebaya lebih
tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan metode konvensional.

B. Saran

Berdasarkan review artikel jurnal penelitian yang berjudul Pengaruh Metode


Pembelajaran Tutor Sebaya ( Peer Teaching ) Terhadap Hasil Belajar Siswa ( Studi
Eksperimen Pada Kelas X Dalam Mata Pelajaran Ekonomi maka saran yang dapat
diberikan adalah sebaiknya metode pembelajaran tutor sebaya digunakan oleh guru
sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran karena adanya interaksi yang penuh
antara siswa dalam kegiatan belajar-mengajar, dimana siswa tersebut ada yang berperan
sebagai pendidik dan siswa yang lain berperan sebagai peserta didik dan dapat melatih
belajar kreatif disiplin, dan meningkatkan keterampilan berpikir siswa.

DAFTAR PUSTAKA

15
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Edisi Revisi VI)
Jakarta : Rineka Cipta

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Kartawidjaja, Eddy Soewardi. 1987. Pengukuran dan Hasil Evaluasi Belajar. Bandung : Sinar
Baru .

Lestariningsih. 2011. Uji Validitas dan Reliabilitas.

Pribadi, benny A. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta : PT. Dian Rakyat. Rusyan,
A. Tabrani. 1993. Proses Belajar Mengajar Yang Efektif. Bandung : Bina Budhaya

16